Rabu, 29 November 2017

HARI SABAT VS CHARLES DARWIN

Perjalanan hidup manusia pada akhirnya sampai ke suatu zaman di mana ilmu pengetahuan didewa-dewakan, diagung-agungkan sedemikian rupa, yang secara terang-terangan sudah membentangkan perlawanan terhadap ELOHIM PENCIPTA SEMESTA ALAM.

Orang-orang purba sudah dianggap sebagai kebodohan dan Alkitab sebagai buku guru dusta. Alkitab bukanlah Firman ELOHIM YAHWEH, tapi hasil karya sastra yang dibuat untuk menakut-nakuti orang purba. Kini manusia merasa telah terbuka akal pikirannya dan menganggap sudah waktunya keluar dari lingkaran system yang membodohkan. Manusia modern harus berpedoman pada akal pikiran dan meninggalkan segala yang dianggap takhyul atau mustahil menurut akal pikiran kita.

Akal pikiran berusaha membuat tandingan Alkitab, berusaha menggugurkan perkataan Alkitab, bahkan kalau perlu meniadakannya dari dunia ini. Jangan percaya Alkitab, tinggalkan Alkitab, tinggalkanlah ELOHIM YAHWEH itu. Sebab sampai kiamatpun takkan pernah akan terjadi sebuah firman, sebuah kata-kata bisa menjadikan sesuatu.

Ibr. 11:3Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.

Alam semesta tidak mungkin terjadi dalam waktu sekejap, dalam sehari yang 24 jam.

Kejadian 1:3

Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.
1:4Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.
1:5Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.


Itu baru masuk akal apabila ada ledakan besar sebagaimana teori Bigbang, lalu terjadilah planet-planet dalam proses jutaan tahun untuk menjadi planet yang sempurna seperti sekarang ini.

Di teori Bigbang ada cerita detail tentang proses-proses evolusinya dan disetiap teori bisa diperagakan dan mempunyai rumus-rumus matematis yang meyakinkan. Padahal cara-cara begitulah yang dipraktekkan oleh para penipu sehingga berhasil mempedayai banyak orang. Pandai bercerita dan pandai meyakinkan orang dengan peragaan-peragaan. Kalau nggak begitu mana mungkin bisa menyihir sekian banyak orang seperti kasus penipuan Firts Travel?!

Saya tidak mengatakan teori Bigbang itu bohong, tapi mengingatkan bahwa tidak semua yang begitu meyakinkan itu kebenaran. Ada masanya orang tidak menyadari telah tertipu, yaitu ketika ia masih mempercayainya. Tapi ada masanya orang baru sadar bahwa ia telah tertipu selama ini, yaitu ketika ia mendapati ketidakbenarannya. Maksud saya, mungkin saat ini anda masih mempercayainya tapi bisa jadi kelak anda akan meninggalkannya. Karena itu jangan fanatik, jangan menutup diri terhadap informasi yang lain.

Sebab teori-teori kejadian alam semesta itu selalu berubah-ubah. Dimulai dari teori keadaan tetap atau steady state theory. Teori ini ditumbangkan oleh teori Bigbang di tahun 1927. Lalu ada lagi teori Nebular, teori pasang surut, teori bintang kembar, dan teori Creatio Continua. Semua teori itu termasuk ke dalam golongan benda-benda mati, sedangkan teori evolusi Charles Darwin berusaha menjelaskan tentang asal usul manusia atau makhluk hidup. Jadi teori alam semesta ini terpisah menjadi dua golongan yang masing-masing tidak saling berhubungan. Tapi ELOHIM YAHWEH, berdasarkan Alkitab menciptakan kedua golongan itu dalam satu waktu, yaitu enam hari penciptaan. Dalam enam hari penciptaan itulah baik benda-benda mati maupun makhluk hidup diciptakan, termasuk manusia.

Dan SANG PENCIPTA itu menguasai keseluruhannya, mulai dari awal kejadiannya, dinamikanya hingga berakhirnya. Masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang ke semuanya berada dalam genggaman sebuah buku yang bernama Alkitab.

Yes. 42:9Nubuat-nubuat yang dahulu sekarang sudah menjadi kenyataan, hal-hal yang baru hendak Kuberitahukan. Sebelum hal-hal itu muncul, Aku mengabarkannya kepadamu."

Terciptanya manusia, kelahiran manusia, kehidupan manusia, keadaan berdosa manusia, nasib manusia hingga kematiannya, semua ada di tangan SANG PENCIPTA.

Yes. 45:7yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang; Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini.

DIA menghukum orang jahat, DIA membenarkan orang benar, DIA menghajar, DIA menyembuhkan, DIA mencelakakan, DIA menyelamatkan, DIA mematikan, DIA membangkitkan, DIA memperpendek umur, DIA memperpanjang umur, DIA mendengar doa kita, DIA mengabulkan doa kita, DIA membiarkan, DIA melindungi, DIA menyiapkan neraka, DIA menyiapkan sorga. ELOHIM YAHWEH Mahakuasa atas segala-galanya;

Keluaran 34:6

Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya,
34:7yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat."

Ketika manusia memegahkan dirinya, memegahkan kekuatan dan kepandaiannya, Alkitab justru menganggap manusia hanyalah angin dan memang benar-benar hanya angin;

Mzm. 144:4Manusia sama seperti angin, hari-harinya seperti bayang-bayang yang lewat.

Sehebat-hebatnya Albert Einstein dalam teori-teori fisikanya dan sehebat-hebatnya Charles Darwin dalam teori evolusinya, di mana sekarang mereka semua? Bagaimana nasibnya? Apa guna semua kehebatan itu bila tak bisa menambahkan sejengkal saja buat masa hidupnya?

Mat. 16:26Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Mengapa orang hebat nasibnya sama dengan orang yang tak hebat? Padahal manusia menandai orang-orang hebat dengan tanda-tanda penghargaan dan kepangkatan. Ada piagam, ada piala, ada hadiah, ada kenaikan pangkat, ada kenaikan jabatan. Mengapa bukan hidup kekal yang menandai kehebatannya sebagaimana TUHAN memberikan tanda kepada orang-orang pilihanNYA?! Dari zaman dulu hingga zaman sekarang hadiah ELOHIM YAHWEH tetap sama nilainya, yaitu hidup kekal, sementara hadiah manusia selalu mengikuti perkembangan zaman. Jika dulu hadiah utama itu sepeda sekarang hadiah utamanya mobil mewah.

Jika semua buatan manusia ada nilai ekonominya, semua buatan TUHAN tak ada nilai ekonominya. Rumahsakit ada taripnya tapi siapakah yang mau membeli penyakit? Obat ada harganya tapi berapakah harganya kesehatan yang dimintakan kepada TUHAN? Peti mati ada harganya tapi siapakah yang mau membeli kematian? Orang hidup ada biaya makannya tapi hidup kekal berapa harganya? Kecelakaan ada ganti ruginya tapi siapa yang mau celaka? Alat-alat keselamatan ada harganya tapi keselamatan yang dari TUHAN berapa harganya?

Ukuran kemajuan manusia materi, ukuran kemajuan ELOHIM YAHWEH moral. Bukan hartanya tapi imannya, bukan ilmunya tapi hikmatnya, bukan rumahnya tapi hatinya, bukan pakaiannya tapi jiwanya, bukan mobilnya tapi jalan hidupnya, bukan mesinnya tapi kebijaksanaannya, bukan canggihnya tapi kebenarannya, bukan duniawinya tapi akheratnya.

Karena ukuran ELOHIM YAHWEH pada hatinya bukan pada teknologinya, maka ELOHIM YAHWEH sudah bisa membukukan orang-orang di zaman purba sebagai umatNYA, seperti Habel, Henokh, Abraham, Ishak, Yakub, Musa, Harun, Yosua, para nabi dan para rasul Perjanjian Baru. Bahwa sekalipun mereka belum berteknologi canggih namun jiwa mereka lebih mulia dari orang-orang di zaman ini. 

Kita dibentangkan pada dua hal, antara Alkitab atau buku-buku, antara ELOHIM YAHWEH atau kata orang. Maka hari Sabat merupakan penanda apakah kita mempercayai penciptaan oleh ELOHIM YAHWEH atau mempercayai teori evolusi Charles Darwin;

Keluaran 20:11Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

Yeh. 20:20kuduskanlah hari-hari Sabat-Ku, sehingga itu menjadi peringatan di antara Aku dan kamu, supaya orang mengetahui bahwa Akulah TUHAN, Allahmu.

Ibrani 4:9

Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah.
4:10Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya.

Hasil gambar untuk gambar evolusi darwin

Selasa, 28 November 2017

MENJAWAB KOLOSE 2:16-17

Kolose 2:16

Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat;
2:17semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus.

"Jangan biarkan orang menghukum kamu mengenai hari Sabat". Tentu itu yang dipertanyakan, dan yang dipertanyakan sehubungan dengan masalah peribadatan hari Minggu. Mengapa saya menggugat peribadatan hari Minggu dan menyodorkan hari Sabtu?

Baik, sebenarnya apa saja segi-segi dari hari Sabat itu? Bukankah itu tentang waktu dan hukumnya? Kapan hari Sabat itu dan bagaimana aturannya?

1. Tentang waktunya;

Di zaman Alkitab, baik zaman Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, apakah pernah ada orang yang mempertentangkan kapan atau yang mana yang disebut hari Sabat itu? Yang Sabtu atau yang Minggu? Pertanyaan itu tak pernah ada di zaman Alkitab. Sabtu atau Minggu adalah pertanyaan orang masa kini, di luar Alkitab! Karena itu pastikanlah, jika anda berpegang pada Alkitab, bahwa hari Sabat adalah hari Sabtu, bukan Minggu.

2. Tentang hukumnya;

Keluaran 20:8

Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:
20:9enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu,
20:10tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.
20:11Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

Pada hari yang ketujuh jangan melakukan pekerjaan apapun. Sekarang mari kita runut pelanggaran-pelanggaran peraturan Sabat di sepanjang zaman Alkitab, supaya kita tahu persis bahwa dosa adalah pelanggaran terhadap hukum TUHAN;

1Yoh. 3:4Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah.

Maksud saya, sekalipun hari Sabat itu dijatuhkan pada hari Minggu, jika di hari itu dibuat aturan-aturan, maka Sabat Minggupun akan dilanggar orang. Dan sekalipun hari Sabat itu Sabtu jika tidak ada aturannya, maka takkan ada orang yang melakukan pelanggaran. Coba bedakan antara hari Minggu dan hari Senen. Bukankah di hari Senen selalu terjadi pelanggaran orang bolos kerja, bolos sekolah? Tapi di hari Minggu, apa pelanggaran orang? Nggak ada, sebab hari Minggu hari yang bebas dari segala peraturan.

Jadi, yang dilanggar orang itu adalah peraturannya, bukan hari yang mananya. Hari yang mana itu bukan hal yang penting. Tapi di mana aturan itu ditempatkan? Gelas yang kosong tak pernah bermasalah. Tapi gelas yang berisi minuman manis pasti itu yang dikerumuni semut.

Gambar terkait

Pelanggaran Sabat di zaman nabi Nehemia:

Nehemia 13:19

Kalau sudah remang-remang di pintu-pintu gerbang Yerusalem menjelang hari Sabat, kusuruh tutup pintu-pintu dan kuperintahkan supaya jangan dibuka sampai lewat hari Sabat. Dan aku tempatkan beberapa orang dari anak buahku di pintu-pintu gerbang, supaya tidak ada muatan yang masuk pada hari Sabat.
13:20Tetapi orang-orang yang berdagang dan berjualan rupa-rupa barang itu kemudian bermalam juga di luar tembok Yerusalem satu dua kali.
13:21Lalu aku memperingatkan mereka, kataku: "Mengapa kamu bermalam di depan tembok? Kalau kamu berbuat itu sekali lagi akan kukenakan tanganku kepadamu." Sejak waktu itu mereka tidak datang lagi pada hari Sabat.

Yeh. 22:8Engkau memandang ringan terhadap hal-hal yang kudus bagi-Ku dan hari-hari Sabat-Ku kaunajiskan.

Apa yang dilarang itulah yang dilanggar. Bukan masalah hari yang sebelah mananya.

Matius 12:1

Pada waktu itu, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum. Karena lapar, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya.
12:2Melihat itu, berkatalah orang-orang Farisi kepada-Nya: "Lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat."

Menurut tradisi Yahudi di hari Sabat tidak boleh memetik gandum, seperti ketika di padang gurun bangsa Israel tidak diijinkan mencari roti Manna di hari Sabat. Apa letak bedanya? Ketika di padang gurun, ELOHIM YAHWEH menurunkan Manna dua kali lipat di hari Jum'at, sebelum Sabat. Perihal kebutuhan perut sudah tercukupi, dipastikan di hari Sabat tak mungkin ada yang kelaparan. Tapi di zaman YESHUA ha MASHIA diterangkan kondisi para murid yang kelaparan.

Mengapa ELOHIM YESHUA tidak mempersiapkan makanan di hari Jum'at sehingga di hari Sabat para murid tak sampai kelaparan seperti itu? Sebab ELOHIM YESHUA ingin menunjukkan ajaran kasih kemanusiaan, bahwa mengasihi orang itu lebih penting daripada peraturan hari Sabat;

Matius 12:7

Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah.
12:8Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat."

Yah, manusia itu lebih penting daripada hari Sabat. Kalau perbandingannya antara Sabat dengan perikemanusiaan. Langgarlah aturan Sabat jika itu menyangkut perikemanusiaan, misalnya, karena penghasilan kita harian sehingga jika tidak kerja sehari tidak makan, maka kerjalah di hari Sabatpun. Jika ada orang sakit, sembuhkanlah sekalipun itu hari Sabat. Jika ada orang yang perlu ditolong, tolonglah sekalipun itu hari Sabat. Tapi itu 'kan bukan berarti meniadakan hari Sabat?

Itu namanya kebijaksanaan. Dalam setiap peraturan itu harus ada kebijaksanaannya yang membedakan antara manusia dengan mesin. Kalau mesin tak mempunyai pertimbangan. Dia kerjanya berdasarkan hukum-hukum saja, mati. Tapi manusia hidup itu dinamis, ada dinamikanya. Misalnya, kepala sekolah memberikan keringanan iuran sekolah kepada beberapa orang yang miskin, itu namanya sebuah kebijaksanaan. Tapi kalau semua orang miskin diberikan keringanan uang sekolah itu namanya aturan.

Di hari kerja jika ada pekerja yang sakit diijinkan tidak masuk. Apakah berarti semua pekerja diperbolehkan tidak masuk? Jika semua pekerja diijinkan tidak masuk itu namanya hari libur. Tapi jika ketentuannya hanya untuk orang yang sakit, itu artinya hari kerja masih berlaku.

Jadi, jika di hari Sabat orang diperbolehkan menolong orang apakah berarti hari Sabat sudah ditiadakan?

Matius 12:9

Setelah pergi dari sana, Yesus masuk ke rumah ibadat mereka.
12:10Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya. Mereka bertanya kepada-Nya: "Bolehkah menyembuhkan orang pada hari Sabat?" Maksud mereka ialah supaya dapat mempersalahkan Dia.
12:11Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Jika seorang dari antara kamu mempunyai seekor domba dan domba itu terjatuh ke dalam lobang pada hari Sabat, tidakkah ia akan menangkapnya dan mengeluarkannya?
12:12Bukankah manusia jauh lebih berharga dari pada domba? Karena itu boleh berbuat baik pada hari Sabat."

Hari Sabat memang hari perhentian. Tapi jangan pernah berhenti melakukan kebaikan. Setiap hari, hari apa saja lakukanlah kebaikan. Tapi hari Sabat masih tetap hari perhentian dari segala aktifitas keduniawian. ELOHIM YESHUA tak pernah menyatakan bahwa hari Sabat sudah ditiadakan, tapi meluruskan cara-cara bangsa Yahudi yang melakukannya secara keliru; yaitu mengabaikan sisi-sisi kemanusiaan.

>> Mereka bertanya kepada-Nya: "Bolehkah menyembuhkan orang pada hari Sabat?"

Jadi, masalah anda adalah masalah waktunya; hari Sabtu atau Minggunya, tapi masalah di Alkitab adalah masalah hukumnya. Jika di zaman Alkitab orang hanya melanggar hukumnya saja, di zaman ini pelanggaran orang menjadi dobel; ya melanggar aturan Sabat, ya merubah Sabtu ke Minggu sebagaimana dinubuatkan oleh nabi Daniel;

Daniel 7:25Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Jumat, 10 November 2017

Video ngrimbi

MENGENALI SAKSI JEHOVAH

Ketika komputer saya sedang rusak, saudara harjonolay@gmail.com, menelepon saya dan menuduh saya beraliran Saksi Jehovah, pengikut Johannes Greber.

Terlepas dari benar atau tidaknya tuduhan itu yang harus menjadi pertanyaan mendasarnya adalah apakah karena namanya Saksi Jehovah sehingga harus salah dan apakah karena bukan Saksi Jehovah sehingga harus benar? Bagaimana jika fakta Alkitab berpihak pada Saksi Jehovah dan justru tidak berpihak pada Harjono Lay? Apakah yang harus dijadikan dasar kebenaran? Kata gereja-gereja? Kata pendeta-pendeta? Kata orang-orang? Banyak atau sedikitnya jemaat? Perijinan dari kementerian agama RI? Atau harus berdasarkan Alkitab?

Johannes Greber adalah penerjemah Alkitab versi Saksi Jehovah yang terjemahannya berbeda dari Alkitab-alkitab umumnya. Dan karena ia seorang imam Katolik, apakah ia menjadi salah karena imam Katolik yang melakukannya? Atau apakah karena versi terjemahannya yang berbeda yang menjadikannya bersalah?

Baik, saya akan bahas ajaran-ajaran Saksi Jehovah secara Alkitabnya, berdasarkan Alkitab yang umum, yaitu keluaran Lembaga Alkitab Indonesia.

Sumber pembahasan saya: SAKSI JEHOVAH - Wikipedia;







1. Saksi Jehovah menentang ajaran Allah Tritunggal;

Apakah Alkitab memang mengajarkan tentang Allah Tritunggal? Apakah Alkitab mengatakan bahwa Allah itu Yesus dan Yesus itu Roh Kudus, atau bolak-baliknya? Silahkan pelajari ini:



ALLAH

TUHAN

BAPA

ROH KUDUS

ANAK ALLAH

ARTI TUHAN DENGAN ALLAH

MENGAKHIRI KEKONYOLAN AJARAN TRINITAS

DENGAN BAPA DAN ANAK





ROH KUDUS TAK PERNAH DISEJAJARKAN DENGAN ELOHIM





FIRMAN NAMA DAN FIRMAN SABDA





YESHUA DI SORGA DAN YESHUA DI DUNIA

http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2016/04/yeshua-di-sorga-dan-yeshua-di-dunia.html


2. Saksi Jehovah membela hak hukum mereka untuk bisa beribadat secara bebas;

Ya, apakah tidak boleh mereka membela diri di depan hukum jika mereka dilindungi secara hukum? Kalaupun mereka sesat, apakah memang cuma mereka sendirian saja yang sesat? Mengapa hanya Saksi Jehovah saja yang dimusuhi? Apakah Alkitab mengajarkan cara-cara yang tidak berkeadilan?

3. Saksi Jehovah mengadakan acara ibadahnya di hari Minggu;

Apakah Alkitab mengajarkan pertemuan jemaat di hari Minggu? Tidak ada satu ayatpun yang mengajarkan peribadatan di hari Minggu. Karena itu siapapun yang pertemuan jemaatnya tidak di hari Sabtu jelas tidak sesuai dengan Alkitab;

Ibrani 4:9

Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah.
4:10Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya.

Luk. 23:56Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah-rempah dan minyak mur. (23-56b) Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat,

Lukas 23:56 dengan jelas mengatakan bahwa tentang perhentian Sabat dilakukan menurut hukum Taurat. Masih sama dengan Perjanjian Lama.

Kis. 15:21Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat."

Dikatakan: Sampai sekarang!

4. Nama Alkitabnya: Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru;

Di mana letak salahnya? Namanya? Pemiliknya Saksi Jehovah? Atau harus dicermati terjemahan atau isinya? Apakah versi Lembaga Alkitab Indonesia mesti benarnya? Apakah versi New King James Version mesti benarnya? Belum tentu, donk!

Pasti ada metodenya untuk memeriksa dan menetapkan benar atau salahnya suatu terjemahan, bukan?!

5. Saksi Jehovah memecat anggotanya yang merokok;

Apa benar merokok dilarang oleh Alkitab? Di mana ayatnya? Apakah perokok itu sama dengan maling ayam atau pezinah sehingga harus dikeluarkan dari jemaat?



LARANGAN MEROKOK



6. Saksi Jehovah menyebut Yesus dengan Tuan, bukan Tuhan;

Memangnya kata-kata TUHAN itu dari mana jika bukan dari kata: TUAN? Alkitab bahasa Inggris menyamakan antara tuan dengan TUHAN, hanya dibedakan dari huruf besar dan kecilnya; lord untuk tuan, LORD untuk TUHAN.

Saya kelahiran dari Kristen Protestan - GKI. Sejak SD kelas 4 dalam pelajaran agama Kristen saya diajarkan bahwa TUHAN itu dari kata: tuan, sedangkan nama ALLAH adalah YAHWEH. Itu semua diajarkan sejak saya kelas 4 SD. Cobalah cari ilmu dari rekan-rekan yang dari Protestan sejak lahirnya.

7. Saksi Jehovah dilarang melakukan transfusi darah;

Ya, soal darah, inilah yang diajarkan para rasul Kristen;

Kisah 15:20

tetapi kita harus menulis surat kepada mereka, supaya mereka menjauhkan diri dari makanan yang telah dicemarkan berhala-berhala, dari percabulan, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari darah.
15:21Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat."

8. Saksi-Saksi Yehuwa mengajarkan bahwa "kebebasan untuk mengambil keputusan harus dilakukan dalam batas-batas hukum-hukum dan prinsip-prinsip Allah."

Apakah itu salah jika dalam setiap langkah dan perilaku kita harus dikontrol oleh Alkitab? Atau kita akan mengikuti kebebasan liar ala Barat?

9. Saksi Jehovah melarang menghormati bendera negara;

Ya, menurut Alkitab, hukum ke-5; yang harus kita hormati adalah ayah-ibu kita, bukan bendera. Jangan sampai dibalik; bendera yang dihormati orangtuanya sendiri diabaikan.

Setiap hari Senin anda melakukan upacara bendera. Setiap hari apa anda melakukan penghormatan kepada orangtua? Pemerintah mengajarkan rakyatnya menghormati bendera. Mengapa pemerintah tidak mengajarkan menghormati orangtuanya juga? Kalau ada orang tidak menghormati bendera dipenjarakan, apa tindakan pemerintah jika ada anak yang tidak menghormati orangtuanya?

10. Isi pasal 29 UUD 1945;

(1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa.
(2) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

Saksi Jehovah beribadah kepada TUHAN Yang Maha Esa, bukan kepada Tuhan Trinitas. Nah, siapakah yang tidak benar?

1Tim. 1:17Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin.

Apakah saya Saksi Jehovah? Silahkan dicek nama saya didaftar keanggotaan Saksi Jehovah, apakah ada nama Rudyanto Onggobuono di sana? Bolehkah menuduh orang sembarangan, tanpa dasaran yang memadahi?