Minggu, 30 April 2017

APA BEDA GEMBALA DENGAN PENDETA? - 1

Saya akan mengajak anda menelusuri dari Alkitab bagaimana ELOHIM YAHWEH, ELOHIM YESHUA dan rasul Paulus mendirikan suatu jemaat dan mengelolahnya, kemudian kita bandingkan dengan lembaga kependetaan yang ada sekarang ini.

1. ELOHIM YAHWEH MENDIRIKAN JEMAAT YAHUDI

Seperti seekor ayam betina yang hendak bertelur, dicarilah tempat yang aman di mana dia akan bertelur dan mengeraminya, demikianlah yang pertama-tama dilakukan ELOHIM YAHWEH adalah mencari seorang manusia yang berkwalitas terbaik untuk dijadikan sebagai "bapak" bangsa. Orang yang beruntung itu tidak lain adalah Abram yang kemudian diberi nama Abraham;

Kej. 17:5Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.

Jika Abraham bapak suatu bangsa, istrinya juga adalah ibu suatu bangsa;

Kejadian
17:15Selanjutnya Allah berfirman kepada Abraham: "Tentang isterimu Sarai, janganlah engkau menyebut dia lagi Sarai, tetapi Sara, itulah namanya.
17:16Aku akan memberkatinya, dan dari padanya juga Aku akan memberikan kepadamu seorang anak laki-laki, bahkan Aku akan memberkatinya, sehingga ia menjadi ibu bangsa-bangsa; raja-raja bangsa-bangsa akan lahir dari padanya."

Itulah sebabnya yang disebut anak Abraham adalah Ishak, bukan Ismael, sebab Ishak-lah yang lahir dari rahim Sara, istrinya.

Kej. 17:19Tetapi Allah berfirman: "Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya.

Abraham beranak Ishak, Ishak beranak Yakub, dan Yakub beranak 12 orang. ELOHIM YAHWEH menetapkan bahwa ke-12 orang itu akan dijadikan 12 suku dan ke-12 suku itulah yang dijadikan suatu bangsa, yaitu bangsa Israel.

Setelah ke-12 anak-anak Yakub itu berkeluarga semuanya, melalui peristiwa kelaparan panjang 7 tahun, akhirnya mereka tergiring ke negeri Mesir dan menempati tanah Gosyen sebagai tanah yang dikhususkan untuk anak-cucu Yakub. Selama di Mesir ELOHIM YAHWEH tak pernah muncul maupun berfirman apa-apa kepada ke-12 anak-anak Yakub itu. Modal keimanan mereka kepada ELOHIM YAHWEH hanya berdasarkan cerita dari Yakub, Ishak dan Abraham, sama seperti kita yang mengenal TUHAN dari Alkitab saja. Cerita Yakub, Ishak dan Abraham itulah "Alkitab" mereka, bahwa nenek-moyang mereka itu menyembah kepada ELOHIM YAHWEH.

Mereka diberi tanah Gosyen oleh firaun adalah sebab orang Mesir menganggap najis kambing dan domba. Dengan cara itulah kemurnian darah mereka sebagai keturunan Abraham terpelihara selama 430 tahun di Mesir.

Kej. 46:34maka jawablah: Hamba-hambamu ini pemelihara ternak, sejak dari kecil sampai sekarang, baik kami maupun nenek moyang kami--dengan maksud supaya kamu boleh diam di tanah Gosyen." --Sebab segala gembala kambing domba adalah suatu kekejian bagi orang Mesir.

Dengan tinggal di kampung Gosyen, terpisah dari bangsa-bangsa lain tidak sebebas ketika mereka masih berada di tanah Palestina, maka pikiran mereka tidak tercemar oleh ilah bangsa-bangsa lain. Atau, jikapun mereka menyaksikan ilah bangsa Mesir, mereka tak mungkin berpaling ke ilah Mesir, sebab bangsa Mesir mereka kenal sebagai bangsa yang kejam yang memperbudak mereka. Sama seperti kaum Muslim yang enggan masuk Kristen karena Kristen mereka kenal sebagai agamanya para penjajah bangsa Indonesia. Karena itu ketika mereka sangat menderita oleh perbudakan, mereka berdoanya kepada ELOHIM YAHWEH.

Keluaran
2:23Lama sesudah itu matilah raja Mesir. Tetapi orang Israel masih mengeluh karena perbudakan, dan mereka berseru-seru, sehingga teriak mereka minta tolong karena perbudakan itu sampai kepada Allah.
2:24Allah mendengar mereka mengerang, lalu Ia mengingat kepada perjanjian-Nya dengan Abraham, Ishak dan Yakub.
2:25Maka Allah melihat orang Israel itu, dan Allah memperhatikan mereka.

Untuk menolong bangsa Israel yang tertindas di Mesir itulah ELOHIM YAHWEH mengutus Musa
sebagai pemimpin dan nabi mereka. Di saat jumlah orang Israel diperkirakan mencapai 3 juta jiwa itulah ELOHIM YAHWEH baru mulai menyampaikan pengajaranNYA. Selama 40 tahun di padang gurun bangsa Israel dididik oleh ELOHIM YAHWEH dengan tangan yang keras disertai dengan keajaiban-keajaiban dan mujizat-mujizat, bukan dengan "gertakan" ilmu dan gelar kosong, seperti iklan jamu. Tulisan di bungkusnya jamu itu bisa menyembuhkan penyakit, tapi diminum berkali-kali tak juga menyembuhkan. Tulisan di kartu namanya; pendeta, S1, S2 atau Sth, tapi hanya pinter khotbah doank.

Tidak demikian dengan nabi Musa, seorang gembala sederhana. Sama seperti mustahilnya seorang pedagang asongan diajak ngobrol oleh presiden Jokowi selama berhari-hari, bahkan berbulan-bulan. Tak mungkin itu. Tapi bagaimana jika pedagang asongan itu menunjukkan mujizat-mujizatnya yang dahsyat yang memaksa presiden Jokowi untuk melayaninya berbulan-bulan?! Hanya cara itu yang bisa diterima oleh logika kita. Luputnya menggunakan penampilan dan gelar yang keren-keren, nabi Musa menggunakan cara-cara yang praktis, seperti perampok yang menodongkan senjatanya.

Salman, raja Arab Saudi saja diterima ngobrol oleh Jokowi hanya beberapa hari saja. Tapi nabi Musa bisa ngobrol dengan Firaun selama berminggu-minggu. Bukan khotbahnya nabi Musa yang hebat, tapi tangan ajaibnya yang lebih banyak bekerja, sehingga sangat tepatlah bila dia disebut sebagai hamba ELOHIM YAHWEH, sebab tanda-tanda ELOHIM YAHWEH ada padanya;

Kel. 7:1Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu.

Kel. 6:6(6-5) Sebab itu katakanlah kepada orang Israel: Akulah TUHAN, Aku akan membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir, melepaskan kamu dari perbudakan mereka dan menebus kamu dengan tangan yang teracung dan dengan hukuman-hukuman yang berat.

Kel. 11:9Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Firaun tidak akan mendengarkan kamu, supaya mujizat-mujizat yang Kubuat bertambah banyak di tanah Mesir."

Dengan mujizat-mujizat nabi Musa berbicara kepada Firaun, dengan mujizat-mujizat pula nabi Musa berbicara mengajar bangsa Israel. Sebab orang sakit itu butuh kesembuhan, bukan butuh gelar atau jabatan orang, apalagi hiburan-hiburan kosong. Masakan TUHAN yang di zaman dulu sakti, kini kesaktianNYA menjadi berkurang? Masakan di zaman dulu dengan Firman: "Sembuhlah! maka orang itu sembuh, kini orang sakit harus minum obat berbulan-bulan? Di manakah TUHAN? Di mana kesaktianNYA?

Yesaya
59:1Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
59:2tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.
59:3Sebab tanganmu cemar oleh darah dan jarimu oleh kejahatan; mulutmu mengucapkan dusta, lidahmu menyebut-nyebut kecurangan.

Lalu, siapakah kamu yang datang memakai atas nama ELOHIM YAHWEH, tapi sama sekali tak ada tanda-tanda yang meyakinkan bahwa kamu itu dari ELOHIM YAHWEH?!

Markus
16:17Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
16:18mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."

Dengan gelar kependetaanmu yang kamu peroleh dengan biaya kuliah berjuta-juta, kamu hendak menguasai umat ELOHIM YAHWEH?! Memangnya berapakah nabi Musa membayar kesaktiannya?

Mat. 10:8Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.

Mengapakah ajaran Injil, ajaran TUHAN diperjualbelikan dalam kedok sekolahan theologia? Untuk menjadi pemimpin jemaat[pendeta] harus bersekolah dengan biaya yang tidak sedikit? Sejak kapan kerasulan diperdagangkan? Apakah ke-12 rasul itu membayar iuran kepada ELOHIM YESHUA untuk kedudukan sebagai pengajar Israel? Apakah rasul Paulus juga membayar kerasulannya untuk menjadi pengajar di puluhan jemaat?! Tidakkah "ilmu" yang untuk pendeta itu harus diberitakan secara sama kepada semua orang? Entahkah itu ilmu Alkitab, ilmu sejarah, ilmu bahasa, ilmu berkhotbah, dan lain-lainnya, bukankah itu termasuk Injil yang harus diberitakan ke semua orang?!

Matius
28:19Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
28:20dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Bukankah ke-12 rasul itu asalnya adalah murid ELOHIM YESHUA? Bukankah yang disebut guru itu yang asalnya murid? Bukankah yang disebut penginjil itu yang asalnya pendengar Injil?

1Kor. 11:23Sebab apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Tuhan, yaitu bahwa Tuhan Yesus, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti

Paulus asal mulanya adalah muridnya Ananias. Setelah memiliki kemampuan mengajar barulah dia menjadi rasul. Jadi, pemimpin jemaat itu bisa dilahirkan oleh jemaat itu berdasarkan karunia yang diterimanya dari TUHAN. Tak perlu harus sekolah kependetaan;

1Kor. 12:28Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.

Pemimpin jemaat lahir dari antara jemaat itu, muncul dari antara jemaat itu sendiri, bukan datang dari tempat lain, dari suatu sekolahan. Tidak benar sekolahan pendeta itu! Termasuk nabi Musa, sekalipun datang dari Midian, namun Musa adalah bagian dari bangsa Israel, dari suku Lewi. Musa ke Midian bukan bersekolah tapi melarikan diri dari kejaran Firaun setelah ia membunuh orang Mesir. Dari Midian ke Mesir, Musa bukan membawa ilmu, tapi hanya sebatang tongkat saja. Posisi nabi Musa sama seperti bangsa Israel waktu itu, yaitu buta ajaran Taurat, sebab ajaran Taurat diberikan oleh TUHAN secara bersamaan baik nabi Musa maupun bangsa Israel. Bukan karena nabi sehingga ia tahu duluan, tapi secara bersamaan dengan bangsa Israel.

Dari antara jemaat di padang gurun itulah lahirlah pemimpin-pemimpin, seperti nabi Yosua yang melanjutkan kenabian Musa. Lalu di tanah Palestina mereka membagi wilayah berdasarkan kesukuan masing-masing, namun tetap disatukan sebagai bangsa Israel. Semua orang Israel adalah jemaat Taurat atau JALAN TUHAN atau JALAN YAHWEH. Jikapun ada raja atau nabi, semuanya adalah bangsa Israel, tak ada pimpinan yang diimpor dari bangsa lain. Sama seperti di kampung kita, pak RT adalah orang sekampung kita. Pak RW juga orang sekampung kita. Barulah pak Lurah dan pak Camat yang biasanya orang dari kampung lain, seperti pak pendeta yang bukan berasal dari jemaat. Pak pendeta bukan muncul dari jemaat, melainkan merupakan utusan dari organisasi gereja. Dia mengantongi surat tugas untuk ditempatkan di suatu jemaat yang orang-orangnya masih belum ia kenali. Tak ada dari antara jemaat yang bisa menjadi pendeta kalau ia tidak kuliah kependetaan, lalu ditugaskan oleh organisasi.

Malah keimamatan Lewi bukan berdasarkan kepintarannya, melainkan karena faktor kelahirannya. Begitu lahir, langsung menjadi imam tanpa bersekolah. Mengapa saya tidak bisa disebut pendeta? Walau segala kemampuan seorang pendeta ada pada saya, mengapa saya masih tetap tidak boleh disebut pendeta?! Masak kependetaan itu ditentukan oleh sehelai kertas ijasah, bukan berdasarkan kemampuannya?! Kertas atau kemampuan?!

Natan menjadi nabi yang disegani oleh raja Daud, apakah karena kenabiannya ditetapkan oleh kerajaan Daud? Apakah raja Daud mengeluarkan surat kenabian untuknya? Apakah ada orang yang mengurapi Natan, seperti Saul dan Daud yang diurapi oleh nabi Samuel untuk dijadikan raja Israel?!

Gal. 1:16berkenan menyatakan Anak-Nya di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka sesaatpun aku tidak minta pertimbangan kepada manusia;

2Kor. 11:5Tetapi menurut pendapatku sedikitpun aku tidak kurang dari pada rasul-rasul yang tak ada taranya itu.

Paulus menjadikan dirinya sendiri sebagai rasul bukan atas pertimbangan ke-12 rasul yang mula-mula itu. Bahkan dia merasa tak kalah dengan mereka itu. Jadi, jika TUHAN berkenan atas seseorang, mengapakah kamu menjadi penghalangnya?!

ELOHIM YAHWEH mendirikan sebuah jemaat, dari jemaat itulah lahirlah pemimpin-pemimpin. Bandingkan dengan keberadaan atau kehadiran dokter-dokter, guru-guru, tentara-tentara, polisi-polisi dan pendeta-pendeta, yang tidak mungkin diambilkan dari masyarakat secara langsung. Sekalipun saya bisa menyembuhkan penyakit, tak mungkin diakui sebagai dokter. Sekalipun saya memiliki kemampuan mengajar, tak mungkin diakui sebagai guru. Sekalipun saya memiliki kemampuan menembak, tak mungkin diakui sebagai tentara. Sekalipun saya memiliki kemampuan menangkap penjahat, tak mungkin diakui sebagai polisi. Orang akan disebut dokter gadungan, guru gadungan, polisi gadungan dan tentara gadungan. Hanya gara-gara selembar surat ijasah saja, saya tak bisa mendapatkan upah dokter atau upah guru atau upah polisi atau upah pendeta.

Dalam sebuah gereja, kemajelisan adalah orang-orang di gereja itu. Hanya pendeta saja yang merupakan orang luar namun yang memiliki kekuasaan yang terbesar. Itu adalah konsepnya Firaun Mesir ketika hendak menghadapi musim kelaparan, dia mengangkat Yusuf, orang Israel, menjadi perdana menterinya. Yusuf adalah orang asing yang dibayar untuk memimpin suatu bangsa. Kalau perusahaan, itu PT - Perseroan Terbatas, yang kepemimpinannya berdasarkan profesionalitas, bukan berdasarkan silsilah. Tapi kalau perusahaan saya, kelak anak sayalah yang pasti akan memimpin perusahaan itu, sama seperti Kerajaan YAHWEH yang diserahkan ke ANAKNYA; YESHUA ha MASHIA.

2Timotius
2:1Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus.
2:2Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.
 
Sejak semula ELOHIM YAHWEH adalah ajaib dan semua umatNYA menikmati keajaibanNYA. Tapi kini di mana semua keajaiban itu? Masakan keajaiban itu digantikan dengan kertas-kertas, dokumen-dokumen?

Why. 15:3Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya: "Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa!

Kisah
4:29Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu.
4:30Ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang, dan adakanlah tanda-tanda dan mujizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus."
4:31Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.

Kis. 14:3Paulus dan Barnabas tinggal beberapa waktu lamanya di situ. Mereka mengajar dengan berani, karena mereka percaya kepada Tuhan. Dan Tuhan menguatkan berita tentang kasih karunia-Nya dengan mengaruniakan kepada mereka kuasa untuk mengadakan tanda-tanda dan mujizat-mujizat.

2Kor. 12:12Segala sesuatu yang membuktikan, bahwa aku adalah seorang rasul, telah dilakukan di tengah-tengah kamu dengan segala kesabaran oleh tanda-tanda, mujizat-mujizat dan kuasa-kuasa.

Ibr. 2:4Allah meneguhkan kesaksian mereka oleh tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh berbagai-bagai penyataan kekuasaan dan karena Roh Kudus, yang dibagi-bagikan-Nya menurut kehendak-Nya.

Kependetaan telah merusakkan pekerjaan dan rencana ELOHIM YAHWEH?!

Sabtu, 29 April 2017

DUSTA BESAR NATAL

Menginjak tanggal 1 Desember mulailah gereja-gereja mengadakan "rapat Natal". Para pendeta memimpin majelis gerejanya untuk membicarakan hal perayaan Natal. Di rapat itu harus diputuskan pembentukan panitia Natal, susunan acaranya, besar biayanya, dan bagaimana menggali dananya. Kaum muda biasanya menyajikan acara drama Natal, kelompok paduan suara akan menyanyikan lagu-lagu Natal, dan panitia Natal mulai sibuk mencari sumbangan Natal.

Pendek kata bulan Desember adalah bulan totalitas umat Kristen merayakan Natal. Ya totalitas keuangannya, ya totalitas pikiran dan tenaganya. Ya disibukkan dengan acara gereja, ya disibukkan dengan acara di rumah. Ya menyumbang gereja, ya harus menyiapkan anggaran untuk Natal keluarga. Ya menghias pohon Natal di gereja, ya menghias pohon Natal di rumah. Ya pesta babi di gereja, ya pesta babi di rumah. Pendek kata uang, pohon Natal, dan babi adalah hal yang paling penting di hari Natal.

Hasil gambar untuk gambar uang


Hasil gambar untuk gambar pohon natal terbaru

Hasil gambar untuk gambar babi


Orang boleh melupakan ibadah mingguannya. Tapi ketika tiba hari Natal banyak orang Kristen di perantauan terkenang kembali dengan perayaan Natal yang meriah di kampung halamannya. Maka meneteslah airmata harunya ketika mengingat kembali masa-masa kesalehannya yang kini sudah menjadi hari-hari dosa, dan tergeraklah hatinya untuk bertobat di hari Natal ini. Berjanjilah dia kepada diri sendiri untuk menghadiri perayaan Natal seraya berdoa mohon ampun pada Yesus Kristus.

Semakin tahun ingin rasanya merayakan Natal dengan semakin besar-besaran. Ingin rasanya membeli pohon cemara yang asli dan besar dan mendatangkannya dari negeri Israel. Para pendetapun dengan semangat Natal ingin mengadakan KKR atau menyiapkan khotbah spesial. Jauh-jauh hari sudah antri ke tukang jahit jas untuk membuat jas yang terbaik, sambil berbisik: "Boleh saya cicil harga jasnya, pak?!" Sayang krisis ekonomi yang berkepanjangan sehingga terpaksa Natal tahun ini harus dirayakan dengan pohon cemara palsu dari plastik daur ulang. Pohon cemara plastik memiliki keuntungan bisa hidup bertahun-tahun tanpa disirami air.

Begitu pentingnya merayakan hari Natal bagi umat Kristen. Tapi ketika giliran ditanyakan di mana ayatnya tentang Natal? Ternyata di Alkitab tak ada istilah "Natal". Sebab itu dari bahasa Latin: Dies Natalis yang artinya hari lahir. Kalau Natal artinya hari lahir, bukan hari lahir Yesus Kristus saja, mengapa hari lahir saya disebut ulangtahun, bukan natal? Tapi yang jelas Natal itu meliputi dua hal saja, yaitu tanggal 25 Desember dan Yesus Kristus, sehingga jika ditanya: apakah Natal? Natal adalah kelahiran Yesus Kristus pada tanggal 25 Desember. Itu kesepakatan seluruh dunia, yang kalau bahasa Inggris disebut: Christmas, dari kata Cristes Maesse[tahun 1038 Tarikh Masehi], Cristes Messe[tahun 1131 Tarikh Masehi], artinya: misa Kristus.

Kalau tanggal 17 Agustus? Pasti bukan Natal itu. Kalau kelahiran Muhammad juga bukanlah Natal. Kepastian Natal adalah 25 Desember dan tentang Yesus Kristus. 

Istilah Natal di Alkitab tak ada. Bagaimana dengan tanggal 25 Desembernya? Itu juga tak ada di Alkitab. Alkitab hanya menerangkan bahwa "hari ini telah lahir bagimu MESIAS YESHUA";

Luk. 2:11Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.


Alkitab tak memuat tanggal 25 Desember. Bagaimana dengan nama Yesus Kristus? Alkitab "harusnya" tak mengenal nama Yesus Kristus. Sebab itu nama orang Yunani, sedangkan MESIAS aslinya adalah YESHUA ha MASHIA. Jikapun Yesus adalah YESHUA, namun sebutanNYA bukanlah Kristus, melainkan MESIAS. Harusnya Yesus Mesias atau Yesus al Masih, bukan Yesus Kristus. Kata-kata: "Kristus" harus dibuang dari Alkitab, diganti dengan: Mesias atau al Masih. Saya lebih mantap memanggilNYA: YESHUA ha MASHIA. Jika "Kristus" harus dibuang, maka bahasa Inggrisnya harus diralat: "Christ" menjadi "MESSIAH". Christmas menjadi Messiahmas.

Jadi, baik Natal, 25 Desember dan Yesus Kristus, semuanya diragukan oleh Alkitab. Kalau begitu sekarang kita bicara tentang perayaan kelahiran Yesus, bukan tentang Natalnya. Apakah ada perintah supaya kita memperingati kelahiranNYA? ELOHIM YESHUA mempunyai 3 fase kehidupan: kelahiran, kematian dan kebangkitanNYA. Orang-orang Kristen memperingati kelahiranNYA sebagai Natal, dan kebangkitanNYA sebagai ibadah hari Minggu karena DIA bangkit pada hari Minggu. Tapi apa kata Alkitab, yang manakah yang harus kita peringati?

Luk. 22:19Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: "Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku."

Rasul Paulus mengulang ucapan itu;

1Kor. 11:24dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya; Ia memecah-mecahkannya dan berkata: "Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!"

Dari antara surat-surat rasul Paulus rasanya hanya ucapan YESHUA yang itu saja yang diucapkan ulang oleh rasul Paulus secara persis. Padahal ketika ELOHIM YESHUA mengadakan perjamuan malam itu tak ada rasul Paulus. Paulus masih di luar murid YESHUA, bahkan dalam posisi memusuhi JALAN TUHAN.

1Kor. 11:26Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang.

Rasul Paulus menyatakan bahwa kita harus senantiasa mengadakan "perjamuan kudus" sebagai pemberitaan tentang kematianNYA. Kematian YESHUA itulah yang harus diberitakan. Kematian YESHUA itulah isi Injil;

Yoh. 12:27Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini.

YESHUA datang ke dunia spesial untuk mati, untuk menderita, sebab oleh bilur-bilurNYA kita diselamatkan;

Luk. 24:26Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?"

Luk. 24:46Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,

Yesaya
53:4Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
53:5Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.
53:6Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.

Rm. 6:3Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?

Masuk Kristen dibaptis adalah untuk menunjuk pada kematianNYA. KelahiranNYA? KelahiranNYA menyatakan bahwa JURUSELAMAT itu telah datang; MESIAS yang dinanti-nantikan itu sudah datang;

Matius
2:1Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem
2:2dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."
2:3Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.
2:4Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.

Mat. 16:16Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"

Yoh. 11:27Jawab Marta: "Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia."

MESIAS harus menderita. Penderitaan dan kematianNYA adalah pekerjaan dan persembahanNYA untuk mengasihi dunia ini.

Mat. 26:28Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.

Lalu kebangkitanNYA? Kebangkitan bukanlah pekerjaan YESHUA, melainkan pekerjaan ELOHIM YAHWEH, SANG BAPA;

Kis. 2:24Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.

Kis. 3:15Demikianlah Ia, Pemimpin kepada hidup, telah kamu bunuh, tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati; dan tentang hal itu kami adalah saksi.

Jadi, yang disebut YESHUA ha MASHIA adalah kematianNYA. Sangat salah sekali dan tidak tepat jika kita membesar-besarkan kelahiran dan kebangkitanNYA. Yang disebut Kristen atau JALAN TUHAN adalah kisah tentang kematian YESHUA yang menyelamatkan kita. Itulah yang harus kita siarkan ke seluruh dunia;

Kis. 5:42Dan setiap hari mereka melanjutkan pengajaran mereka di Bait Allah dan di rumah-rumah orang dan memberitakan Injil tentang Yesus yang adalah Mesias.

APAKAH SALAH, APAKAH DOSA MERAYAKAN NATAL?

Orang-orang Kristen sejagad menyatakan memerangi rokok, karena rokok mengandung racun tidak boleh dimasukkan ke dalam tubuh. Lebih ekstrim lagi orang Advent yang melarang orang minum teh atau kopi. Pendek kata sedikit racunpun jangan dimasukkan ke dalam tubuh. Tapi bagaimana menodai kebenaran dengan dusta Natal? Mana yang lebih jahat antara merokok dengan Natal?

Kalau saya merokok saya menodai tubuh saya sendiri. Tapi di gereja pak pendeta mendustai berapa banyak jemaatnya? Berapa banyak anak-anak Sekolah Minggu yang diracuni dengan dongeng Natal? Energi dikerahkan habis-habisan hanya untuk pepesan kosong, sebuah acara perayaan yang tak pernah dirayakan oleh para rasul.

Jikapun kelahiran YESHUA disambut meriah oleh para gembala dan para Majus, mereka menyambut "Orangnya", bukan merayakan ulangtahunnya. Dan kehadiran para gembala dan para Majus justru merusakkan ajaran Natal yang terjadi di musim salju, sebab di musim salju tidak mungkin ada orang yang berkeliaran di jalan-jalan. Karena itu ELOHIM YESHUA tidak mungkin lahir di bulan Desember, di saat Israel bermusim salju.

Sedangkan pohon yang populer di Alkitab, bahkan di cerita-cerita YESHUA adalah pohon Ara, bukan pohon cemara. Pohon Ara disebutkan pertama kali di zaman Taman Eden dan dipergunakan untuk cawat Adam dan Hawa;

Kej. 3:7Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

Lebih-lebih yang dijadikan simbol dalam perayaan-perayaan Natal bukannya pohon cemara yang asli, melainkan yang palsu[plastik]. Maka lengkaplah daftar kepalsuan Natal;

>> Yesus Kristus bukanlah YESHUA ha MASHIA.
>> Kelahiran YESHUA ha MASHIA bukan tanggal 25 Desember
>> Tak ada istilah Natal di Alkitab
>> Merayakan ulangtahun bukan tradisi bangsa Yahudi
>> Bukan kelahiranNYA yang harus diperingati
>> Tak ada perintah merayakan Natal
>> Tak ada contoh Natal di Alkitab
>> Apa hubungannya pohon cemara dengan kelahiran Yesus?
>> Sinterklas dan Swarte Pit bukanlah tokoh Alkitab

YESHUA lahir di palungan, bukan di bawah pohon cemara seperti kelahiran nabi Isa yang di bawah pohon korma. Sedangkan kisah tentang ulangtahun orang di Alkitab ada 2; di Perjanjian Lama dan di Perjanjian Baru;

Kejadian
40:20Dan terjadilah pada hari ketiga, hari kelahiran Firaun, maka Firaun mengadakan perjamuan untuk semua pegawainya. Ia meninggikan kepala juru minuman dan kepala juru roti itu di tengah-tengah para pegawainya:
40:21kepala juru minuman itu dikembalikannya ke dalam jabatannya, sehingga ia menyampaikan pula piala ke tangan Firaun;
40:22tetapi kepala juru roti itu digantungnya, seperti yang ditakbirkan Yusuf kepada mereka.

Matius
14:6Tetapi pada hari ulang tahun Herodes, menarilah anak perempuan Herodias di tengah-tengah mereka dan menyukakan hati Herodes,
14:7sehingga Herodes bersumpah akan memberikan kepadanya apa saja yang dimintanya.
14:8Maka setelah dihasut oleh ibunya, anak perempuan itu berkata: "Berikanlah aku di sini kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam."

Firaun adalah simbol kekafiran Perjanjian Lama, sedangkan Herodes simbol kekafiran di Perjanjian Baru. Kedua acara pesta ulangtahun raja itu diwarnai dengan pembunuhan, Firaun membunuh juru rotinya, Herodes memenggal kepala Yohanes Pembaptis.

Bagaimana dengan kelahiran ELOHIM YESHUA? Di hari kelahiran ELOHIM YESHUA terjadilah pembunuhan bayi-bayi di Betlehem atas perintah Herodes;

Mat. 2:16Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.

KALAU BEGITU BAGAIMANA ASAL USULNYA NATAL?

Peringatan hari kelahiran Yesus tidak pernah menjadi perintah Kristus untuk dilakukan. Cerita dari Perjanjian Baru tidak pernah menyebutkan adanya perayaan hari kelahiran Yesus dilakukan oleh gereja awal. Klemens dari Aleksandria mengejek orang-orang yang berusaha menghitung dan menentukan hari kelahiran Yesus. Dalam abad-abad pertama, hidup kerohanian anggota-anggota jemaat lebih diarahkan kepada kebangkitan Yesus. Natal tidak mendapat perhatian. Perayaan hari ulang tahun umumnya – terutama oleh Origenes – dianggap sebagai suatu kebiasaan kafir: orang orang seperti Firaun dan Herodes yang merayakan hari ulang tahun mereka. Orang Kristen tidak berbuat demikian: orang Kristen merayakan hari kematiannya sebagai hari ulang tahunnya.
Tetapi di sebelah Timur orang telah sejak dahulu memikirkan mukjizat pemunculan Allah dalam rupa manusia. Menurut tulisan-tulisan lama suatu sekte Kristen di Mesir telah merayakan "pesta Epifania" (pesta Pemunculan Tuhan) pada tanggal 4 Januari. Tetapi yang dimaksudkan oleh sekte ini dengan pesta Epifania ialah munculnya Yesus sebagai Anak Allah – yaitu pada waktu Ia dibaptis di sungai Yordan. Gereja sebagai keseluruhan bukan saja menganggap baptisan Yesus sebagai Epifania, tetapi terutama kelahiran-Nya di dunia. Sesuai dengan anggapan ini, Gereja Timur merayakan pesta Epifania pada tanggal 6 Januari sebagai pesta kelahiran dan pesta baptisan Yesus.
Perayaan kedua pesta ini berlangsung pada tanggal 5 Januari malam (menjelang tanggal 6 Januari) dengan suatu tata ibadah yang indah, yang terdiri dari Pembacaan Alkitab dan puji pujian. Ephraim dari Syria menganggap Epifania sebagai pesta yang paling indah. Ia katakan: “Malam perayaan Epifania ialah malam yang membawa damai sejahtera dalam dunia. Siapakah yang mau tidur pada malam, ketika seluruh dunia sedang berjaga jaga?” Pada malam perayaan Epifania, semua gedung gereja dihiasi dengan karangan bunga. Pesta ini khususnya dirayakan dengan gembira di gua Betlehem, tempat Yesus dilahirkan.

Perayaan Natal baru dimulai pada sekitar tahun 200 M di Aleksandria (Mesir). Para teolog Mesir menunjuk tanggal 20 Mei tetapi ada pula pada 19 atau 20 April. Di tempat-tempat lain perayaan dilakukan pada tangal 5 atau 6 Januari; ada pula pada bulan Desember. Perayaan pada tanggal 25 Desember dimulai pada tahun 221 oleh Sextus Julius Africanus, dan baru diterima secara luas pada abad ke-5. Ada berbagai perayaan keagamaan dalam masyarakat non-Kristen pada bulan Desember. Dewasa ini umum diterima bahwa perayaan Natal pada tanggal 25 Desember adalah penerimaan ke dalam gereja tradisi perayaan non-Kristen terhadap (dewa) matahari: Solar Invicti (Surya tak Terkalahkan), dengan menegaskan bahwa Yesus Kristus adalah Sang Surya Agung itu sesuai berita Alkitab (lihat Maleakhi 4:2; Lukas 1:78; Kidung Agung 6:10).

Juga dalam rangka perayaan Natal dikenal di Indonesia tradisi Sinterklaas, yang berasal dari Belanda. Tradisi yang dirayakan pada tanggal 6 Desember ini, sekarang dikenal dengan Santa Claus (atau Sint Nikolas), seorang tokoh legenda, yang mengunjungi rumah anak-anak pada malam dengan kereta salju terbang ditarik beberapa ekor rusa kutub membagi-bagi hadiah. Santo Nikolas yang sebenarnya berasal dari kota Myra dan diyakini hidup pada abad ke-4 Masehi. Dia terkenal karena kebaikannya memberi hadiah kepada orang miskin. Di Eropa (lebih tepatnya di Belanda, Belgia, Austria dan Jerman) dia digambarkan sebagai seorang uskup yang berjanggut dengan jubah keuskupan resmi, tetapi kemudian gambaran ini menjalar ke seluruh dunia dengan penambahan sejumlah atribut, seperti topi dan sebagainya. Ada pengamat agama yang menyatakan Sinterklas justru merupakan simbol-simbol sekuler dalam Kristen yang memang tidak ada Referensinya Alkitab, dan dikomersialkan sedemikian rupa sehingga simbol Sinterklas diusahakan lebih populer daripada hal-hal yang berkaitan langsung dengan Natal yang sesunggunya, misalnya gambar bayi Yesus, dalam setiap perayaan Natal.[5][6]
Dalam dunia modern, perayaan Natal secara sekuler lebih menekankan aspek saling memberi hadiah Natal, sehingga ada yang beranggapan Santa Nikolas makin lebih penting daripada Yesus Kristus. Tradisi Sinterklaas Belanda menjadi bagian dari acara keluarga (untuk mendisiplin anak-anak) dengan mengunjungi rumah-rumah disertai pembantu berkulit hitam (Zwarte Pit) yang memikul karung berisi hadiah untuk anak yang baik; tetapi karung itu juga tempat anak-anak nakal dimasukkan untuk dibawa pergi. Di Amerika Serika tokoh ini disebut "Santa Claus" dan digambarkan pertama kali oleh suatu iklan minuman Amerika sejak tahun 1931 sebagai seorang tua gendut, bercambang putih dan berpakain merah dengan sepatu bot, ikat pinggang hitam, dan topi runcing lembut. Yang sering kita lihat juga Natal dimeriahkan dengan banyak cahaya lampu berkelap-kelip. Selain untuk menambah semarak perayaan, ini juga memiliki pemahaman cahaya yang ada, maksudnya adalah Kristus akan mengusir kuasa kegelapan.[7]

Wajah sekuler Natal ini pernah mendapat tentangan dari orang Kristen Puritan di Inggris pada 1647. Demi menghapus elemen-elemen yang tidak alkitabiah, Inggris yang ketika itu dikuasai oleh Parlemen Puritan bahkan pernah melarang perayaan Natal.[5]
Mereka menganggap perayaan Natal hanyalah festival kepausan (popish) yang tidak punya pembenarannya dalam Alkitab. Akhirnya, kaum Puritan di Inggris menggantinya dengan satu hari puasa. Akibat larangan perayaan Natal ini, kerusuhan meledak di sejumlah kota di Inggris. Bahkan, Canterbury dikuasai oleh massa pemrotes selama berminggu-minggu. Kerusuhan akhirnya reda dengan pencabutan larangan lewat Restorasi Raja Charles II pada 1660, kendati sejumlah pendeta tetap tidak menyetujuinya.

Jumat, 28 April 2017

APA YANG PERLU ANDA TAHU DARI BAPTISAN?

Baptisan dari kata Yunani: "baptizo", padanan kata dari bahasa Ibrani: "Tevilah". Dan itu bukanlah ritual yang baru Kristiani, melainkan sudah sangat dikenal oleh bangsa Yahudi Perjanjian Lama. Dari sumber selain Alkitab didapatilah kisah Tevilah di zaman Perjanjian Lama, yaitu untuk orang yang hendak melakukan ritual ibadah, seperti anak-anak Yahudi yang sudah akil baliq, yang mulai dikenakan kewajiban beribadah sebagaimana orang-orang dewasa. Seorang perempuan yang selesai haid juga harus melakukan Tevilah[sebulan sekali]. Selain itu adalah kalangan "proselit", yaitu bangsa-bangsa lain yang mau masuk keagamaan Yahudi, yang diterjemahkan oleh LAI sebagai "penganut" agama Yahudi. Disebut penganut menyatakan keikutsertaannya secara sukarela, bukan sebagai kewajiban mengikat sebagaimana setiap keturunan Yahudi.

Mat. 23:15Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.

Kis. 2:11baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah."

Kis. 6:5Usul itu diterima baik oleh seluruh jemaat, lalu mereka memilih Stefanus, seorang yang penuh iman dan Roh Kudus, dan Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas dan Nikolaus, seorang penganut agama Yahudi dari Antiokhia.

Seperti apakah baptizo atau Tevilah itu? Kalau Tevilah[bahasa Ibrani] artinya adalah diselamkan[tentang orang], tapi baptizo[bahasa Yunani] artinya dicelupkan seluruhnya seperti kain yang dicelupkan ke pewarna[tentang kain]. Sebab bangsa Yunani tidak mengenal ritual orang diselamkan, maka mereka mengambilnya dari kain yang dicelupkan pewarna. Jadi, baik Tevilah maupun baptizo menunjuk ke orang yang dibenamkan seluruh tubuhnya ke dalam air. Karena itu kalau ada baptisan percik, maka itu menjadi huru-hara atau kekacauan bagi kata-kata baptis. Harusnya itu dipisahkan, baptis sendiri, percik sendiri. Dan Alkitab tidak mengenal ritual percik.

Kata-kata "percik" di Alkitab;

Ibr. 11:28Karena iman maka ia mengadakan Paskah dan pemercikan darah, supaya pembinasa anak-anak sulung jangan menyentuh mereka.

Itu adalah peristiwa malam ketika bangsa Israel hendak keluar meninggalkan tanah Mesir. Setiap pintu rumah orang Israel harus diperciki dengan darah domba yang mereka sembelih, supaya jika ada malaikat pembinasa anak-anak sulung Mesir, pintu rumah yang ada tanda percikan darah akan dilewatinya. Jadi, itu sebagai penandaan saja dan merupakan perintah TUHAN yang berlaku untuk saat itu saja.

Di Perjanjian Lama, salah satu tokoh yang diperintahkan membaptiskan dirinya sendiri adalah Naaman, untuk menyembuhkan penyakit kustanya dia harus mandi di sungai Yordan sebanyak 7 kali;

2Raja-raja 5:14Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir.

"Membenamkan diri" itulah Tevilah atau baptizo. Karena itu ketika Yohanes Pembaptis menyerukan pertobatan kembali bangsa Israel setelah mereka dibuang ke Babilon, mereka tidak ragu-ragu menerima baptisan Yohanes Pembaptis;

Matius 3:6Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan.

APA BEDA BAPTISAN YOHANES DENGAN BAPTISAN YESHUA?

Baptisan Yohanes Pembaptis adalah baptisan dalam nama ELOHIM YAHWEH. Setelah mereka ditolak ELOHIM YAHWEH, dibuang ke Babel, kini mereka diterima kembali;

Yes. 31:6Bertobatlah, hai orang Israel, kepada Dia yang sudah kamu tinggalkan jauh-jauh!

Matius
3:1Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan:
3:2"Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"

Sebagai PEMIMPIN Perjanjian Baru, ELOHIM YESHUA dibaptis oleh Yohanes Pembaptis;

Matius
3:13Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.
3:14Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?"
3:15Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.
3:16Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,
3:17lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

Seruan ELOHIM YESHUA adalah supaya orang-orang yang bertobat kepada ELOHIM YAHWEH, datang kepadaNYA, dan setiap orang yang datang kepadaNYA akan mendapatkan pendampingan ROH KUDUS;

Matius 3:11Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Matius
11:27Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.
11:28Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
11:29Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
11:30Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."

Yoh. 6:37Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.

Yoh. 14:26tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Yoh. 16:7Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.

Selama YESHUA ada[hidup], semua orang dipimpin olehNYA. Namun setelah DIA kembali ke sorga, semua orang diserahkan ke tangan BAPA kembali dan BAPA mengaruniakan ROH KUDUS untuk membimbing mereka;

Yohanes 17:11Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
17:12Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.
17:15Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat.

Kisah
1:3Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.
1:4Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang* -- demikian kata-Nya -- /"telah kamu dengar dari pada-Ku.
1:5Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."

Kisah
2:1Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
2:2Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
2:3dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
2:4Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

Yoh. 14:18Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.

Karena itu setiap orang yang percaya kepada YESHUA ha MASHIA, dibaptiskan dalam nama BAPA, ANAK dan ROH KUDUS;

Matius 28:19Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

>> BAPA sebagai Penyelamat kita.

>> ANAK sebagai Perantara keselamatan kita.

>> ROH KUDUS sebagai Pendamping kita sampai kedatangan YESHUA yang keduakalinya.

BAGAIMANA ALKITAB MENERANGKAN BAPTISAN?

Matius 3:16Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

"Keluar dari air" berarti semulanya masuk ke dalam air.

Kisah
8:36Mereka melanjutkan perjalanan mereka, dan tiba di suatu tempat yang ada air. Lalu kata sida-sida itu: "Lihat, di situ ada air; apakah halangannya, jika aku dibaptis?"
8:37(Sahut Filipus: "Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh." Jawabnya: "Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah.")
8:38Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia.
8:39Dan setelah mereka keluar dari air, Roh Tuhan tiba-tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalanannya dengan sukacita.

"Ada air", sebanyak apakah airnya? Diterangkan dengan kata-kata: "turun ke dalam air" dan "keluar dari air", menyatakan bahwa air itu cukup untuk menenggelamkan mereka, semacam kolam. Ayat ini memberikan petunjuk bahwa baptisan tidak harus di sungai, di kolampun bisa. Yang penting banyak airnya.

MELAMBANGKAN APAKAH BAPTISAN?

Baptisan melambangkan bahwa kita mengikuti YESHUA ha MASHIA ke mana saja DIA perginya;

Why. 14:4Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.

Ikut dalam penderitaanNYA, dalam kematian dan kebangkitanNYA;

Matius 10:38Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.

Flp. 1:29Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia,

2Tes. 1:5suatu bukti tentang adilnya penghakiman Allah, yang menyatakan bahwa kamu layak menjadi warga Kerajaan Allah, kamu yang sekarang menderita karena Kerajaan itu.

2Tim. 1:8Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah.

1Ptr. 2:21Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.

Rm. 6:4Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

1Ptr. 3:21Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,

APA YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM BAPTISAN?

1. Kepada siapa kita percaya dan dalam nama siapa kita dibaptiskan?

Kisah
19:3Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "Dengan baptisan Yohanes."
19:4Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus."
19:5Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.

>> Siapa yang anda percayai? ALLAH atau TUHAN atau YAHWEH?

>> Seperti apakah TUHAN anda? Allah trinitas atau YAHWEH yang esa?

Ul. 6:4Dengarlah olehmu, hai Israel! sesungguhnya Hua, Allah kita, Hua itu esa adanya. - LAI Terjemahan Lama. 

>> Siapakah MESIAS anda? Yesus Kristus atau Isa al Masih atau YESHUA ha MASHIA?

Mat. 24:24Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.

>> Siapakah ROH KUDUS menurut anda? Roh Allah atau Allah Roh Kudus atau ROH yang KUDUS dari YAHWEH?

2. Seperti apakah baptisan anda? Percik atau selam?

BAGAIMANA BAPTISAN MENJADI PERCIK?

>> Pertanyaan mendasarnya adalah apakah contoh Alkitabnya ada?

Yes. 8:20"Carilah pengajaran dan kesaksian!" Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar.

Carilah pengajarannya dari Alkitab. Carilah kesaksiannya dari Alkitab juga. Siapa saja yang tidak berbicara sesuai dengan Alkitab takkan selamat. Bagaimana kalau malaikat yang mengajarkannya?

Galatia
1:6Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain,
1:7yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus.
1:8Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. 

Kol. 2:18Janganlah kamu biarkan kemenanganmu digagalkan oleh orang yang pura-pura merendahkan diri dan beribadah kepada malaikat, serta berkanjang pada penglihatan-penglihatan dan tanpa alasan membesar-besarkan diri oleh pikirannya yang duniawi, 

 1Kor. 11:2Aku harus memuji kamu, sebab dalam segala sesuatu kamu tetap mengingat akan aku dan teguh berpegang pada ajaran yang kuteruskan kepadamu.

Sebelum membaca artikel di bawah ini, bagaimana solusi baptisan untuk orang-orang yang sedang sakit? Alkitab menyediakan kisah tentang seorang pencuri yang disalibkan bersama YESHUA, yang sekalipun tidak dibaptiskan tetap diselamatkan. Jadi, lebih baik tidak usah dibaptiskan dengan cara apapun daripada dengan cara yang menurut jalan pikiran sendiri, untuk orang-orang yang berkeadaan khusus yang tidak mungkin diselamkan.

 Lukas

23:39Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: "Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!"
23:40Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama?
23:41Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah."
23:42Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."
23:43Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

Asal Mula Baptisan Percik

https://psbobby.wordpress.com/2008/06/17/asal-mula-baptisan-percik/

percik

Pertama: Kitab Didache (diperkirakan ditulis sekitar tahun 100-120) yg ditemukan pada tahun 1873 oleh Philotheos Bryennios, Direktur Sekolah Tinggi Teologi Yunani di Konstantinopel dan dipublikasikan pada 1883, memuat cara baptis secara percik sebagai pengganti cara baptis selam, jika jumlah air yang dibutuhkan tidak memadai.
Berikut teksnya, “Concerning Baptism. And concerning baptism, baptize this way: Having first said all these things, baptize into the name of the Father, and of the Son, and of the Holy Spirit, in living water. But if you have no living water, baptize into other water; and if you cannot do so in cold water, do so in warm. But if you have neither, pour out water three times upon the head into the name of Father and Son and Holy Spirit. But before the baptism let the baptizer fast, and the baptized, and whoever else can; but you shall order the baptized to fast one or two days before.
Terjemahannya sbb: Mengenai Pembabtisan. Dan mengenai pembabtisan, babtislah dengan cara ini: Pertama tama, babtislah dalam nama Bapa, dan Putera dan Roh Kudus, dengan air kehidupan. Tapi jika tidak ada padamu air kehidupan, baptislah kedalam air yang lain, dan kalau kamu tidak dapat melakukannya dalam air dingin, lakukanlah dengan yang hangat. Tapi kalau kamu tidak juga punya semua itu, curahkanlah air tiga kali diatas kepala dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Namun sebelum pembabtisan hendaknya pembabtis berpuasa, dan yang dibabtis, dan siapapun yang dapat melakukannya, tapi kamu harus meminta orang yang akan dibabtis untuk berpuasa sehari atau dua hari sebelumnya.
Perlu dicatat juga bahwa tidak diketahui secara pasti, apakah kitab “Didache” itu telah tersebar scara universal ke seluruh gereja pada waktu itu (abad 2 ) atau hanya digunakan jemaat setempat. Penemuan kitab itu pada tahun 1873 hanya seputar teks dalam kitab tersebut.
Kedua: dalam buku History of the Christian Church, Volume II, karangan Philip Schaff, pada halaman 191, ditulis bahwa baptisan percik mulai dilakukan gereja Katolik pada awalnya terhadap orang yang sakit (orang yang bertobat tersebut menderita sakit, sehingga tidak mungkin dilakukan baptisan selam) di tempat tidurnya. Kondisi “sakit berat” merupakan alasan bagi dilakukannya baptisan secara percik pada waktu itu.
Eusebius dari Caesarea (263 – 339), yang dikenal sebagai bapak sejarah gereja perdana (karena dialah yang pertama kali menulis buku sejarah gereja yan lengkap)  menulis bahwa Novatian (250) pernah dilarang untuk menjadi pejabat gereja, karena dahulunya ia dibaptis secara percik (saat itu ia sedang sakit keras).  Selengkapnya: The first specifically documented case of sprinkling involved a man by the name of Novatian (cir. A.D. 250), who lived in Rome. Novatian was believed to be at the point of death, and so was sprinkled in his sick bed. However, the case was very unusual. Eusebius of Caesarea (cir. A.D. 263-339), known as the father of church history, described the incident. He wrote that Novatian thereafter was restricted from being appointed as a church officer. Why was this? Because it was not deemed “lawful” that one administered “baptism” by “aspersion” (percik), as he was, should be promoted to the order of the clergy” (Eusebius: Ecclesiastical History, VI.XLIII).
Ketiga: Cyprian adalah tokoh gereja yang pertama kali “mengijinkan” penggunaan baptisan percik sebagai substitusi dari baptisan selam apabila ada kebutuhan yang mendesak, misalnya dalam kasus orang yang akan menjadi Kristen dan dibaptis itu sedang sakit keras. (The first defense of sprinkling was offered by Cyprian (cir. A.D. 200-258), a writer in Carthage, who allowed sprinkling as a substitute for immersion, but only when “necessity compels” — as in the case of acute sickness (Epistle lxxv).
Keempat: informasi mengenai asal mula baptisan percik yang saya dengar dari dosen di Institut Teologi Dan Keguruan Indonesia (Seminary Bethel) Petamburan, Jakarta, yaitu Pdt. Thomas Bimo, M.Th pada mata kuliah Teologi Perjanjian Baru. Beliau mengatakan tradisi baptisan percik berawal tatkala seluruh kekaisaran Romawi harus memeluk agama Kristen, karena Kaisar Theodosius di tahun 380 M, mengeluarkan “dekrit/edict Theodosius” yang isinya mengatakan bahwa “Agama kekaisaran Romawi adalah agama Kristen“.
Dampak dari keputusan tersebut, adalah Kristenisasi massal di seluruh wilayah kekaisaran Romawi (Kalau tidak menjadi Kristen, akan berhadapan dengan tentara Romawi dan dihukum). Akibat kristenisasi massal tersebut, maka terjadilah baptisan selam besar-besaran. Situasi yang seperti itu, membuat kolam-kolam dan sungai-sungai menjadi sangat sesak. Akibatnya untuk memudahkan, maka orang-orang tersebut akhirnya dipercik dgn air. Alasan “praktis” yang terjadi karena sikon yang darurat itu, kemudian dijadikan “tradisi” oleh gereja Katolik (ingat saat itu di Barat, tidak ada aliran2 gereja, hanya ada gereja Katolik).
Demikianlah Gereja Katolik kemudian mempraktekkan dua macam baptisan, yaitu “selam = immersion” dan “percik = pouring/sprinkling) dalam kehidupan rohani gereja. Baptis percik dilakukan apabila ada kondisi yang tidak memungkinkan dilakukannya baptisan selam, misalnya orang yang akan dibaptis tersebut sedang sakit keras, ataupun situasi darurat lainnya.
Thomas Aquinas (1225-1274), salah seorang teolog terkemuka gereja katolik, pernah menyatakan bahwa baptisan selam adalah metode yang lebih “aman” meskipun ia juga mengakui baptisan dengan cara percik atau curah. (Thomas Aquinas (cir. A.D. 1225-1274), one of the most prominent Catholic theologians, acknowledged that immersion was the “safer” mode, though he allowed sprinkling or pouring). (Sumber: http://www.newadvent.org/summa/4066.htm)
Penggunaan baptisan percik yang terbatas dalam sikon darurat tsb, dikukuhkan dalam “the Council of Nemours” (A.D. 1284) yang mengeluarkan kebijakan bahwa “limited sprinkling to cases of necessity.”

Kelima: akhirnya di tahun 1311 dalam Konsili Ravenna, Gereja Katolik meresmikan “baptisan percik” sebagai satu-satunya cara baptis yang dilakukan gereja. Alasannya adalah baptisan selam tidak lagi penting sebab cara baru yaitu dengan dipercik adalah cara baptis yang dipakai gereja. (Baptism went for many years without change until the Catholic Church made the distinction that full immersion was no longer necessary in 1311 at the Council of Ravenna. They determined that full immersion was unnecessary and the term ‘pouring’ was the new accepted way of performing the baptism).
Demikianlah baptisan percik menjadi satu-satunya cara membaptis bagi petobat baru yang dipakai oleh Gereja Katolik sejak tahun 1311.
Dalam buku berjudul Historical Exhibition of Administration of Baptism, hlm 306,  seorang imam Gereja Katolik, Brenner, memberikan pernyataan mengenai hal ini “Selama 1300 tahun, baptisan umumnya dan biasanya dilakukan dengan menyelamkan seseorang ke dalam air, dan pada kasus yang luar biasa, percik atau menyiram air dilakukan. Kemudian belakangan ditolak sebagai metode baptisan, bahkan dilarang.” (For thirteen hundred years was baptism generally and regularly an immersion of the person under the water, and only in extraordinary cases a sprinkling or pouring of water; the latter was moreover, disputed as a mode of baptism, nay even forbidden).
Setelah reformasi Protestan yang dimotori Martin Luther pada tahun 1517, aliran-aliran dalam gereja Protestan banyak yang kembali pada baptisan selam (immersion) (Yunani: baptizo) seperti yang tertulis literal di Alkitab dan juga tradisi gereja (kira-kira tahun 30 M – 1311 M), namun ada juga yg tetap mempertahankan tradisi baptisan percik.

Kamis, 27 April 2017

GAMBAR TUHAN MENGGAMBAR TUHAN

Menurut Alkitab, manusia adalah gambar ELOHIM YAHWEH;

Kejadian 1:26

Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
1:27Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

ELOHIM YESHUA diciptakan menurut gambar dan rupa ELOHIM YAHWEH;

Ibrani 1:3Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,

Kol. 1:15Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan,

Yoh. 12:45dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku.

Yoh. 14:9Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.

Laki-laki diciptakan menurut gambar ELOHIM YESHUA;

Kej. 3:22Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya."

1Kor. 11:7Sebab laki-laki tidak perlu menudungi kepalanya: ia menyinarkan gambaran dan kemuliaan Allah. Tetapi perempuan menyinarkan kemuliaan laki-laki.

Ams. 8:4"Hai para pria, kepadamulah aku berseru, kepada anak-anak manusia kutujukan suaraku.

Perempuan diciptakan menurut gambar laki-laki;

Kejadian 2:21

Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.
2:22Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.
2:23Lalu berkatalah manusia itu: "Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki."

1Kor. 11:7Sebab laki-laki tidak perlu menudungi kepalanya: ia menyinarkan gambaran dan kemuliaan Allah. Tetapi perempuan menyinarkan kemuliaan laki-laki.

1Kor. 11:8Sebab laki-laki tidak berasal dari perempuan, tetapi perempuan berasal dari laki-laki.

>> Perempuan - Laki-laki - YESHUA - YAHWEH;

1Kor. 11:3Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan Kepala dari Kristus ialah Allah.

Larangan menggambar makhluk-makhluk mulia sorgawi;

Keluaran 20:4

Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.
20:5Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,
20:6tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.

Ulangan 4:12Lalu berfirmanlah TUHAN kepadamu dari tengah-tengah api; suara kata-kata kamu dengar, tetapi suatu rupa tidak kamu lihat, hanya ada suara.
4:15

Hati-hatilah sekali--sebab kamu tidak melihat sesuatu rupa pada hari TUHAN berfirman kepadamu di Horeb dari tengah-tengah api--
4:16supaya jangan kamu berlaku busuk dengan membuat bagimu patung yang menyerupai berhala apapun: yang berbentuk laki-laki atau perempuan;

Larangan menggambar sesuatu yang untuk disembah;

Ulangan 4:17

yang berbentuk binatang yang di bumi, atau berbentuk burung bersayap yang terbang di udara,
4:18atau berbentuk binatang yang merayap di muka bumi, atau berbentuk ikan yang ada di dalam air di bawah bumi;
4:19dan juga supaya jangan engkau mengarahkan matamu ke langit, sehingga apabila engkau melihat matahari, bulan dan bintang, segenap tentara langit, engkau disesatkan untuk sujud menyembah dan beribadah kepada sekaliannya itu, yang justru diberikan TUHAN, Allahmu, kepada segala bangsa di seluruh kolong langit sebagai bagian mereka,

Apa yang disebut: "tuhan" itu untuk disembah, bukan untuk hiasan dinding. Karena itu jika ada gambar tuhan haruslah disembah, jangan digantung di dinding. Tirulah orang-orang Katolik, Hindu, Buddha dan Khong Hu Chu yang menyembah patung-patung, sebab itu patung-patung tuhan mereka. Mengapa orang Kristen seperti orang kebingungan? Punya gambar tuhan tapi tak pernah disembah, malah dijadikan hiasan dinding atau stiker yang ditempel di pintu-pintu rumah. Itu namanya tidak menghargai tuhannya, malah termasuk penghinaan. Tapi orang-orang JALAN TUHAN janganlah melakukan semua itu.

Yesaya 44:13

Tukang kayu merentangkan tali pengukur dan membuat bagan sebuah patung dengan kapur merah; ia mengerjakannya dengan pahat dan menggarisinya dengan jangka, lalu ia memberi bentuk seorang laki-laki kepadanya, seperti seorang manusia yang tampan, dan selanjutnya ditempatkan dalam kuil.
44:14Mungkin ia menebang pohon-pohon aras atau ia memilih pohon saru atau pohon tarbantin, lalu membiarkannya tumbuh menjadi besar di antara pohon-pohon di hutan, atau ia menanam pohon salam, lalu hujan membuatnya besar.
44:15Dan kayunya menjadi kayu api bagi manusia, yang memakainya untuk memanaskan diri; lagipula ia menyalakannya untuk membakar roti. Tetapi juga ia membuatnya menjadi allah lalu menyembah kepadanya; ia mengerjakannya menjadi patung lalu sujud kepadanya.
44:16Setengahnya dibakarnya dalam api dan di atasnya dipanggangnya daging. Lalu ia memakan daging yang dipanggang itu sampai kenyang; ia memanaskan diri sambil berkata: "Ha, aku sudah menjadi panas, aku telah merasakan kepanasan api."
44:17Dan sisa kayu itu dikerjakannya menjadi allah, menjadi patung sembahannya; ia sujud kepadanya, ia menyembah dan berdoa kepadanya, katanya: "Tolonglah aku, sebab engkaulah allahku!"
44:18Orang seperti itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak mengerti apa-apa, sebab matanya melekat tertutup, sehingga tidak dapat melihat, dan hatinya tertutup juga, sehingga tidak dapat memahami.

Sebagai gambar TUHAN, masakan kita ganti menggambar TUHAN? Lebih-lebih jika gambarnya keliru tidak sesuai pola Alkitab;

Yesaya 53:2

Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya.
53:3Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.

Menurut Alkitab, ELOHIM YESHUA itu tidak tampan. Tapi Yesus dalam gambar-gambar itu tampan sekali. Menurut Alkitab rambutNYA tidak panjang, tapi dalam gambar-gambar rambutnya panjang;

Yeh. 44:20Rambut mereka tidak boleh dicukur atau dibiarkan tumbuh panjang, melainkan harus dipotong pendek.

1Kor. 11:14Bukankah alam sendiri menyatakan kepadamu, bahwa adalah kehinaan bagi laki-laki, jika ia berambut panjang,

Yesus adalah satu orang seribu muka, seperti pelaku kriminal yang suka melakukan operasi plastik supaya tidak dikenali;

Hasil gambar untuk berbagai versi gambar yesus

Gambar terkait


Gambar terkait

Hasil gambar untuk berbagai versi gambar yesus


Hasil gambar untuk berbagai versi gambar yesus

Hasil gambar untuk berbagai versi gambar yesus

Hasil gambar untuk berbagai versi gambar yesus


Hasil gambar untuk gambar rhoma irama muda

Hasil gambar untuk gambar rhoma irama muda


Hasil gambar untuk gambar iwan fals


Cara berdoa Yesus yang salah; lipat tangan menutup mata, tidak seperti Alkitab yang mengajarkan berdoa dengan menadahkan tangan;

1Raj. 8:54Ketika Salomo selesai memanjatkan segala doa dan permohonan itu kepada TUHAN, bangkitlah ia dari depan mezbah TUHAN setelah berlutut dengan menadahkan tangannya ke langit.

2Taw. 6:12Kemudian berdirilah ia di depan mezbah TUHAN di hadapan segenap jemaah Israel, lalu menadahkan tangannya;

Ayb. 11:13Jikalau engkau ini menyediakan hatimu, dan menadahkan tanganmu kepada-Nya;

Mzm. 143:6Aku menadahkan tanganku kepada-Mu, jiwaku haus kepada-Mu seperti tanah yang tandus. Sela

Yes. 1:15Apabila kamu menadahkan tanganmu untuk berdoa, Aku akan memalingkan muka-Ku, bahkan sekalipun kamu berkali-kali berdoa, Aku tidak akan mendengarkannya, sebab tanganmu penuh dengan darah.

1Tim. 2:8Oleh karena itu aku ingin, supaya di mana-mana orang laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan.


Hasil gambar untuk yesus berdoa

Hasil gambar untuk yesus berdoa

Hasil gambar untuk yesus berdoa

Hasil gambar untuk menadahkan tangan saat berdoa