Rabu, 31 Agustus 2016

SANGKAKALA KELIMA - ISLAM TURKI

1.            Apa yang terjadi ketika sangkakala kelima ditiup ?

Wahyu 9:1Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya, dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lobang jurang maut.
Orang-orang Muslimin percaya pada para Nabi Israel [The family of Imran] dan pada YESHUA sebagai nabi ELOHIM YAHWEH yang terbesar dan terakhir sebelum datangnya Muhammad utusan itu. Pertengkaran orang-orang Islam bukan dengan nabi YESHUA tetapi dengan agama Kristen, agama resmi
di Rum [Roma], yaitu Byzantine atau Kerajaan Roma Timur. Agama ini telah menjadi jahat dengan kekafiran
Yunani yang berpaham banyak ilah [Politeisme] dan penyembah berhala. Islam menghadapi agama Kristen yang setengah kafir ini dengan memproklamasikan hanya SATU ELOHIM yang benar, sebagaimana yang dinyatakan kepada Abraham. Antara orang-orang Kristen yang setengah kafir dengan orang-orang Hindu yang politeis, proklamasi Muhammad tentang monoteism, bercahaya sebagai suatu terang yang menantang umat manusia supaya mencari ELOHIM yang benar.

Bangkitnya kekuatan Arab dibawah pimpinan Muhammad merupakan bintang yang dikirim dari sorga, kepada siapa kunci diberikan. Istilah yang diterjemahkan ‘lobang jurang maut’ adalah ‘abyssos’ dalam bahasa Yunani berarti  suatu tempat yang tandus. Itu digunakan untuk melukiskan bumi dalam keadaan tidak karuan sebelum dibentuk TUHAN pada waktu penciptaan [Kejadian 1:2] dan selanjutnya melukiskan bumi hancur luluh setelah kebinasaan pada hari kiamat. Tanah Arab di sini disebut Abyssos oleh sebab padang-padang pasirnya dan tempat-tempatnya yang tandus.

2.            Bagaimana nubuatan menggambarkan pasukan Arab ?

Wahyu
9:2Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu.
9:3Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajengking di bumi.


Tetangga-tetangga negeri Arab sudah biasa dengan pemandangan awan besar belalang-belalang yang muncul di langit sebagai asap yang tebal. Dari tanah di padang pasir tempat mereka berbiak, belalang-belalang itu bergerak maju sebagai tentara yang tidak terkalahkan. Tidak ada kekuatan yang dapat menghalangi atau membinasakan mereka. Inilah pemunculan Islam ketika ia bangkit di tanah Arab. Sama seperti gerombolan belalang-belalang yang biasa menutupi langit hingga menghalangi matahari, begitulah tentara Arab maju melintasi benua-benua sambil mengalahkan bangsa-bangsa. Sementara muncul seperti belalangbelalang yang menyerbu, namun pasukan-pasukan itu tidak mempunyai kekuatan sebagai belalang yang membinasakan, tetapi tampaknya mempunyai kekuatan kalajengking untuk menyengat.

3.            Apakah perintah nubuatan kepada kekuatan Muslimin ?

Wahyu 9:4Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya.
9:5Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia.
9:6Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati, tetapi maut lari dari mereka.


Ketika suku-suku Arab berhimpun untuk menaklukkan Syria, pada tahun 632 TM, Abu Bakar, yang mengganti tampuk pimpinan setelah kematian Muhammad, memberikan perintah, sebagai berikut: “Apabila kamu bertempur dalam peperangan TUHAN, jalankan tugasmu sendiri sebagaimana orang-orang yang
perkasa, tanpa membalikkan punggungmu; tetapi janganlah kemenanganmu dinodai oleh darah kaum wanita dan anak-anak. Janganlah membinasakan pohon-pohon palem, atau membakar ladang-ladang jagung. Janganlah menebang pohon buah-buahan, atau melakukan tindakan yang mencelakakan binatang ternak, hanyalah yang kamu akan makan yang boleh dibunuh. Bilamana kamu membuat suatu perjanjian atau pembicaraan, peganglah hal itu dengan sebaik-baiknya, dan tetaplah berlaku sesuai dengan perkataanmu. Apabila kamu bergerak maju, kamu akan menemukan orang-orang yang beragama yang tinggal dengan tenang di dalam biara-biara, dan anjurkanlah kepada mereka supaya menyembah ELOHIM seperti itu; biarkanlah mereka sendiri, dan janganlah membunuh mereka atau menghancurkan biara mereka; dan kamu akan menemukan semacam orang lain, yang tinggal di rumah sembahyang setan, yang telah mencukur gundul kepalanya; hendaklah engkau dengan pasti memecahkan tengkorak mereka, dan janganlah memberi ampun kepada mereka sebelum mereka mengaku mengikut Muhammad atau membayar pajak.” – E. Gibbon,
“THE HISTORY OF THE DECLINE AND FALL OF THE ROMAN EMPIRE.”, pasal 51, alinea 10.

Pasukan Arab tidak maju sebagai pembinasa. Warna hijau adalah lambang kehidupan dan pemeliharaan ELOHIM untuk ciptaanNYA. Pasukan-pasukan Muslimin membiarkan hidup para penduduk setempat dan ladang-ladang mereka, mereka membawa keamanan di daerah itu dan mengakhiri penganiayaan  terhadap orang-orang Kristen oleh Roma dan Byzantium di mana saja mereka menegakkan kekuasaan. Ini adalah sesuai dengan nubuatan berabad-abad sebelumnya. Namun, ramalan itu melukiskan lebih daripada kebijaksanaan para penakluk yang mendapat terang. Hal itu menunjukkan bahwa ELOHIM memilih Islam sebagai bahaya bagi mereka yang menolak meterai ELOHIM di dahi mereka [yaitu Hari Sabat]. Pada abad
Pertama Islam, orang-orang Kristen Coptic, Nestoria dan Armenia memelihara Hari Sabat bertentangan dengan orang-orang Kristen di Roma, Constantinopel, dan kota-kota yang mereka perintah.  Orang Kristen yang menghormati hari yang ketujuh menyambut para penakluk sebagai pembebas, tetapi sebaliknya Rum melawan mereka sebagai musuh dan menderita kekalahan. Kekuatan Islam bukan untuk melawan mereka yang memelihara hari Sabat ketujuh, melainkan mereka yang menolak hari Sabat ELOHIM dan menyucikan hari kekafiran matahari, hari Minggu.

4.            Apa ciri-ciri pasukan Arab ?

Wahyu
9:7Dan rupa belalang-belalang itu sama seperti kuda yang disiapkan untuk peperangan, dan di atas kepala mereka ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia,
9:8dan rambut mereka sama seperti rambut perempuan dan gigi mereka sama seperti gigi singa,
9:9dan dada mereka sama seperti baju zirah, dan bunyi sayap mereka bagaikan bunyi kereta-kereta yang ditarik banyak kuda, yang sedang lari ke medan peperangan.


-              Muka seperti muka manusia: mereka memelihara janggut.

-              Seperti rambut perempuan: rambut mereka panjang.

-              Mahkota seperti emas: mereka memakai penutup kepala atau turban yang bercahaya-cahaya.

-              Seperti gigi singa: orang-orang yang pemberani.

-              Kuda yang disiapkan untuk peperangan: Kuda Arab masih tetap merupakan ukuran mu tu di kalangan ahli menunggang kuda, sedangkan ketrampilan menunggang kuda ada
lah suatu kesenian orang Arab.

5.            Kuasa apakah yang diberikan ALLAH kepada bangsa Arab ?

Wahyu 9:10Dan ekor mereka sama seperti kalajengking dan ada sengatnya, dan di dalam ekor mereka itu terdapat kuasa mereka untuk menyakiti manusia, lima bulan lamanya.

Mereka mempunyai kuasa menyakiti. Ini berbeda dengan kuasa untuk membunuh. Kemurahan ELOHIM di sini menjadi bukti. Bahkan sampai kepada mereka yang menjadi musuhNYA, IA memberi kesempatan untuk bertobat. Sama seperti sengatan kalajengking, menyebarnya agama Islam menyakiti agama Kristen. Hanya sedikit saja yang mengetahui penghukuman ELOHIM atas kemurtadan mereka dan bertobat.

Lima bulan dihitung menurut prinsip nubuatan adalah 150 tahun.
Permulaan Muhammad mengajar kepada umum adalah tahun 612 TM, sampai pada pembangunan kota Bagdad oleh Al Mansur pada tahun 762 TM adalah 150 tahun.

6.            Nama apakah yang diramalkan akan diberikan kepada pemimpin Islam ?

Wahyu 9:11Dan raja yang memerintah mereka ialah malaikat jurang maut; namanya dalam bahasa Ibrani ialah Abadon dan dalam bahasa Yunani ialah Apolion.

Di sini kita dapati 3 nama yang diberikan kepada pemimpin Islam; masing-masing oleh sekelompok orang yang berbeda-beda. Yang pertama ialah MALAIKAT JURANG MAUT. Kita sudah mengetahui bahwa Abyssos menggambarkan Arab, tempat kelahiran Islam. Kata bahasa Yunani yang lain untuk nama ini ialah AGGELOS yang artinya adalah UTUSAN. Atau UTUSAN DARI ARAB. Namun nama ini tidak diterima oleh orang-orang Yahudi atau Yunani. Masing-masing mereka mempunyai nama bagi dia dalam bahasa mereka sendiri yang berarti ‘PEMBINASA.’ 

7.            Apakah yang diperintahkan supaya dilakukan oleh malaikat yang keenam ?

Wahyu
9:12Celaka yang pertama sudah lewat. Sekarang akan menyusul dua celaka lagi.
9:13Lalu malaikat yang keenam meniup sangkakalanya, dan aku mendengar suatu suara keluar dari keempat tanduk mezbah emas yang di hadapan Allah,
9:14dan berkata kepada malaikat yang keenam yang memegang sangkakala itu: "Lepaskanlah keempat malaikat yang terikat dekat sungai besar Efrat itu."

Panggilan terhadap malaikat yang keenam menjadi suatu pokok penyelidikan yang mendalam selama tahun 1830 – 1844 TM. Sesuai dengan nubuatan, bilamana sangkakala yang keenam dibunyikan, empat malaikat akan dilepaskan dari sungai Efrat. Sudah diketahui dengan sebaik-baiknya bahwa sungai ini muncul dari Asia Kecil di daerah yang kemudian dikuasai oleh bangsa Turki.

8.            Bagaimana nubuatan melukiskan pasukan Turki ?

Wahyu 9:17Maka demikianlah aku melihat dalam penglihatan ini kuda-kuda dan orang-orang yang menungganginya; mereka memakai baju zirah, merah api dan biru dan kuning belerang warnanya; kepala kuda-kuda itu sama seperti kepala singa, dan dari mulutnya keluar api, dan asap dan belerang.
9:18Oleh ketiga malapetaka ini dibunuh sepertiga dari umat manusia, yaitu oleh api, dan asap dan belerang, yang keluar dari mulutnya.
9:19Sebab kuasa kuda-kuda itu terdapat di dalam mulutnya dan di dalam ekornya. Sebab ekornya sama seperti ular; mereka berkepala dan dengan kepala mereka itu mereka mendatangkan kerusakan.


Dapatkah bahasa melukiskan dengan lebih tepat pasukan berkuda bangsa Turki ketika mereka mengendarai kuda menuju ke medan pertempuran dengan memakai seragam merah dan biru serta kuning ? Merah api dan biru dan kuning belerang ? 

Adalah anak buah Ottoman yang memulai senjata api dalam peperangan. Pasukan berkuda ini menembakkan senapan mereka dari pinggul mereka ketika mereka sedang mengendarai kuda, dan bagi rasul [Yohanes] itu tampaknya seakan-akan asap keluar dari mulut kuda. Cerita-cerita tentang kemenangan orang-orang Turki memenuhi banyak buku yang diterbitkan. Pada puncak kekuasaannya mereka mengancam untuk menaklukkan seluruh Eropa.

9.            Berapa lamakah waktu yang ditetapkan sebagai zaman kekuasaan Ottoman dan apakah tingkat kekuasaan ini ?  

 Wahyu
9:15Maka dilepaskanlah keempat malaikat yang telah disiapkan bagi jam dan hari, bulan dan tahun untuk membunuh sepertiga dari umat manusia.
9:16Dan jumlah tentara itu ialah dua puluh ribu laksa pasukan berkuda; aku mendengar jumlah mereka.

Ottoman bangsa Turki yang muncul di atas pemandangan sejarah di tanah mereka di sumber air sungai Efrat diberi kuasa selama 1 Jam, 1 Hari, 1 Bulan dan 1 Tahun. Berbeda dengan apa yang diumumkan pada sangkakala kelima, kekuatan ini adalah untuk membunuh dan membinasakan. Rum lama yang disakiti oleh penaklukan yang dilakukan oleh Arab telah ditakdirkan akan jatuh di hadapan Turki. Kota Constantinopel yang besar pada akhirnya akan menyerah pada kekuasaan Islam. Tetapi tidak semua orang beragama Kristen yang murtad akan diserahkan kepada kepada Ottoman. Gelombang penaklukan berhenti sebentar di Rusia dan  Eropa sementara di seberang Danube suatu pergerakan pembaruan terjadi di kalangan orang-orang Kristen. Kuasa ini diberi waktu 1 jam, 1 hari, 1 bulan dan 1 tahun, atau 391 hari nubuatan, yang berarti 391 tahun.

Inilah waktu yang ditentukan untuk kekuasaan Turki [Ottoman]. Kapankah waktu itu ?
       
Tahun 1448 TM yang sisa dari kerajaan Byzantine adalah Constantinopel dan distrik  yang disekelilingnya. Walaupun demikian ini adalah sebuah kota yang hebat dan merupakan benteng pertahanan agama Kristen dibagian timur. Amurath, sultan Ottoman secara menentukan telah dikalahkan di Varna pada tahun 1444, suatu perang salib yang timbul di bagian barat sebagai harapan terakhir untuk memulihkan kekuasaan Kristen yang hilang. Di dalam kota itu terjadi perpecahan sehubungan dengan pengganti John Palaelogus yang meninggal dunia tahun 1449 dengan tidak mempunyai anak. Beberapa dari penduduk kota itu ingin bersekutu dengan agama Kristen di bagian barat sambil mengharapkan pertolongan. Yang lain berkata: Lebih baik turban dari sultan  daripada topi Paus. Constantine adik John memperoleh dukungan yang kuat; tetapi sebelum memberanikan diri naik takhta, ia mengirim wakil-wakil sebagai duta kepada Amurath, sang sultan, untuk meminta persetujuannya. Jadi, walaupun kota itu tidak diduduki secara militer sampai setelah suatu pertarungan yang sengit pada tahun 1453, maka pada tahun 1449 itulah sultan memperlihatkan kekuasaannya yang sesungguhnya, karena pemerintahan Constantine bergantung atas persetujuannya.
       
Menghitung dari musim kemarau tahun 1449, 391 tahun akan membawa kita sampai kepada musim kemarau tahun 1840, yaitu berakhirnya masa kekuasaan Ottoman seperti yang dinubuatkan.
       
Pada tahun 1840 pasukan Muhammad Ali yang dibawah komando anaknya, Ibrahim, sudah berada di pintu gerbang Istambul. Seluruh dunia mengharapkan kota itu akan jatuh. Rusia menawarkan untuk mempertahanklan kota itu, dengan mengharapkan dapat menguasainya. Kekuatan-kekuatan Eropa lainnya bergerak untuk mencegah gerakan Rusia. Pada konferensi yang diadakan di London tahun 1840, suatu ultimatum ditujukan kepada Mesir supaya mengundurkan diri dari Asia Kecil atau menghadapi pembalasan Eropa. Ibrahim Pasha menarik mundur pasukannya, dan kota itu selamat dari pendudukan militer. SF Mahmud dalam bukunya: “STORY OF ISLAM” hal 279-280  memberikan komentar mengenai peristiwa ini:
       
“Hal itu menunjukkan satu perkara. Kerajaan Ottoman hidup dengan penderitaan mulai saat itu. Kalifah tinggal merupakan suatu bayangan dan kesultanan sudah menjadi olokan.” Tidak lama sebelum peristiwa-peristiwa ini  di Eropa, seorang mahasiswa nubuatan di Amerika, Josiah Litch, membuat kepala berita dengan meramal tanggal pada akhir musim kemarau 1840 untuk gerhana kekuasaan Ottoman. Ketika peristiwa itu terjadi sebagaimana yang diramalkan, beribu-ribu orang Kristen dituntun untuk beralih kepada Kitab Suci dan menyelidiki nubuatan-nubuatan itu untuk mendapatkan artinya. Mereka meningkatkan kedudukan pergerakan Advent yang khususnya menyebarluaskan kebenaran-kebenaran tentang hari kiamat.
       
Walaupun para sultan terus memerintah di Istambul sampai tahun 1918, mereka tidak mempunyai kuasa terhadap ekonomi dan masalah-masalah luar negeri dari kerajaan itu. Mereka kehilangan  hak milik mereka dalam peperangan dan tangan Eropa dan Rusia menguasai administrasi mereka dengan sepenuhnya.
  
Apakah peperangan Islam melawan agama Kristen yang murtad ini membawa pertobatan dan berakhirnya kemurtadan ? 

Wahyu
9:20Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobat dari perbuatan tangan mereka: mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan berhala-berhala dari emas dan perak, dari tembaga, batu dan kayu yang tidak dapat melihat atau mendengar atau berjalan,
9:21dan mereka tidak bertobat dari pada pembunuhan, sihir, percabulan dan pencurian.

       
ALLAH merencanakan supaya manusia membuat catatan tentang penghukumanNYA, dan menerima pelajaran-pelajaran yang direncanakanNYA untuk disampaikan di sana. Tetapi alangkah lambannya mereka belajar, dan betapa buta terhadap petunjuk-petunjuk Pemeliharaan! Peristiwa-peristiwa yang terjadi dibawah sangkakala yang keenam menciptakan celaka kedua, namun penghukuman-penghukuman ini tidak membawa perbaikan dalam cara-cara dan moral manusia. Mereka yang luput dari celaka-celaka itu tidak mempelajari apa-apa dengan mereka melihat penghukuman ALLAH.
     
      * Masih ada 1 sangkakala lagi yang belum ditiup!

Hasil gambar untuk gambar pasukan ottoman

Senin, 29 Agustus 2016

PENIUPAN SANGKAKALA-SANGKAKALA

Wahyu 8:1Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya.

Setengah jam nubuatan = 360 hari/tahun : 24 jam/hari = 15 hari : 2 = 7 hari. Itulah selang waktu antara Williem Miller ke Ny. Ellen G. White. Ketika ribuan orang dikecewakan oleh pekabaran Williem Miller karena pada tanggal 22 Oktober 1844 ELOHIM YESHUA tidak datang sebagaimana dikatakan oleh Williem Miller, ada sekelompok kecil orang dalam pimpinan Ny. Ellen G. White yang mulai melakukan pengkajian ulang pekabaran Williem Miller tersebut dan ROH KUDUS memberitahukan kepada mereka bahwa ELOHIM YESHUA tidak turun ke bumi melainkan masuk ke bilik Mahasuci untuk menghadap ELOHIM YAHWEH;

Mal. 3:1Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam.

Ibr. 9:24Sebab Kristus bukan masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi ke dalam sorga sendiri untuk menghadap hadirat Allah guna kepentingan kita.

Jadi, kesalahan Williem Miller adalah menafsirkan "tempat kudus" sebagai di bumi. Padahal ELOHIM YESHUA masuk ke hadirat BAPA di Bait Suci sorgawi.

Dan. 7:13Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya.

>> Lihat pembahasan nubuatan 2300 petang dan pagi.

Wahyu
8:2Lalu aku melihat ketujuh malaikat, yang berdiri di hadapan Allah, dan kepada mereka diberikan tujuh sangkakala.
8:3Maka datanglah seorang malaikat lain, dan ia pergi berdiri dekat mezbah dengan sebuah pedupaan emas. Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang kudus di atas mezbah emas di hadapan takhta itu.
8:4Maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah.

Itulah pemulihan Bait Suci, menghidupkan kembali ritual-ritual yang telah lama dilalaikan. Di saat semua gereja resmi adalah gereja Minggu, Ny. Ellen G. White mendirikan gereja kebenaran secara resmi pula, memindahkan gereja di padang gurun menjadi gereja kota;

Yes. 58:12Engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebutkan "yang memperbaiki tembok yang tembus", "yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni".

Ibrani
4:9Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah.
4:10Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya.
4:11Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorangpun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga.

Wahyu
8:5Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi.
8:6Dan ketujuh malaikat yang memegang ketujuh sangkakala itu bersiap-siap untuk meniup sangkakala.

http://www.anehdidunia.com/2014/10/bencana-alam-paling-aneh-di-dunia.html

Krakatau adalah salah satu gunung berapi yang paling aktif di dunia, dan pada tahun 1883 meletus dan menjaadi salah satu peristiwa vulkanik paling dahsyat dalam sejarah, menewaskan puluhan ribu dengan abu, lava, dan tsunami besar. Gunung berapi meletus setiap saat, jadi mengapa letusan krakatau ini aneh? Keanehannya pada ledakannya. Suara letusan ini tercatat sebagai suara paling keras yang pernah dilaporkan sepanjang sejarah dan terdengar hampir 2.000 mil jauhnya di Perth, Australia. 

Masuk akal bahwa letusan krakatau sangat keras, karena letusan itu juga menghancurkan dua pertiga dari pulau Krakatau serta menghancurkan pulau-pulau kecil lainnya disekitarnya. Dampak ledakan itu dirasakan di seluruh dunia, dengan gelombang, debu dan gelombang kejut yang bepergian jauh dari situs. Juga menarik untuk dicatat adalah bahwa debu dari ledakan menyebabkan apa yang disebut “bulan biru” terus-menerus selama hampir dua tahun.  
 
 
https://www.facebook.com/notes/kf-bumi-alam-semesta/gempa-terdasyat-yang-pernah-terjadi-di-muka-bumi/153541301377849/

Gempa Tekonik di luar arizona ini menyebabkan gempa hebat di wilayah amerika . kekuatan gempa antara 8 - 8,5 SR . gempa ini terjadi pd tahun 1811. Efek yg di timbulkan adalah Gempa sekitar skala 8-8,5 mengguncang missouri 200 tahun lalu. Goncangan menyebar begitu jauh menyebabkan bel gereja di Boston berdentang, lebih dari 500km dari Missouri. Korban jiwa mencapai 50.000

Sangkakala adalah semacam terompet sebagai penanda persiapan peperangan. Di meterai ketujuh ini ELOHIM YAHWEH memerangi segala makhluk bumi sebagai pembalasan atas dosa-dosa dan kejahatan bumi. 

SANGKAKALA PERTAMA;

Wahyu 8:7Lalu malaikat yang pertama meniup sangkakalanya dan terjadilah hujan es, dan api, bercampur darah; dan semuanya itu dilemparkan ke bumi; maka terbakarlah sepertiga dari bumi dan sepertiga dari pohon-pohon dan hanguslah seluruh rumput-rumputan hijau.

http://www.anehdidunia.com/2014/10/bencana-alam-paling-aneh-di-dunia.html

Pada hari ini dimana pemanasan global dan gelombang panas terjadi, mungkin akan sulit untuk membayangkan musim panas di mana salju masih jatuh pada bulan Juni, tetapi bagi mereka yang tinggal di Amerika Serikat timur laut, Kanada dan Eropa pada tahun 1816, itu adalah kenyataan. Masalah dimulai pada awal Mei ketika salju membuat banyak tanaman termasuk tanaman pangan yang seharusnya tumbuh, menjadi mati dan pada gilirannya menyebabkan kekurangan pangan terutama di Eropa di mana kelaparan menyebabkan kerusuhan. 

Dua badai salju besar menyelimuti Kanada dan New England pada bulan Juni, yang menyebabkan kerugian besar pada kehidupan, dan cuaca dingin bertahan sampai Juli dan Agustus, meskipun suhu sering berganti-ganti antara dingin dan panas bahkan dalam hari yang sama. Gelombang dingin aneh ini terutama disebabkan oleh letusan gunung berapi (tambora, indonesia) yang terjadi pada tahun sebelumnya, menyebabkan apa yang dikenal sebagai musim dingin vulkanik. Jadi hati-hati apa yang Anda inginkan pada saat Anda ingin hari-hari musim panas Anda menjadi dingin.


http://bagusseven.blogspot.co.id/2011/02/10-tornado-terdahsyat-yang-pernah-ada.html

Tornado berapi;


Badai ini terjadi pada 7 Mei 1840, Natchez tornado mendarat di Concordia Parish, Louisiana, dan Adams County, Mississippi. Sebagian besar kematian terjadi di Sungai Mississippi, sejak tornado dilacak untuk beberapa waktu langsung di atas sungai. Korban tewas akibat tornado diprediksi lebih banyak daripada yang terdaftar secara resmi, karena banyak orang yang tewas sulit ditemukan. Tercatat 269 orang tewas di Sungai dan 100 orang diladang pertanian. kerugian mencapai $ 1.260.000.




St.Louis Tornado (27 mei 1896)  menjadi salah satu paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat, mendarat sekitar 6 mil sebelah barat Jembatan Eads di St Louis. Dari ujung barat laut Tower Grove Park, kombinasi kompleks tornado dan downburst melebar ke lebih dari satu mil dan pindah ke timur.Tornado ini menyapu seluruh rumah, pabrik, salon-salon, rumah sakit, pabrik, kereta api meter, gereja, dan menyebabkan total lebih $ 10.000.000 pada kerusakan tersebut. korban tewas sebanyak 137 jiwa.




New Richmond Tornado di Wisconsin dimulai sebagai sebuah puting beliung di Danau St Croix, kemudian pindah ke arah timur laut New Richmond. Tornado ini melewati tengah alun kota, puing-puing reruntuhan yang beterbangan menyebabkan puluhan orang tewas. Lebih dari 300 gedung rusak dan hancur barantakan kerugian mencapai US $ 300.000.



SANGKAKALA KEDUA:

Wahyu
8:8Lalu malaikat yang kedua meniup sangkakalanya dan ada sesuatu seperti gunung besar, yang menyala-nyala oleh api, dilemparkan ke dalam laut. Dan sepertiga dari laut itu menjadi darah,
8:9dan matilah sepertiga dari segala makhluk yang bernyawa di dalam laut dan binasalah sepertiga dari semua kapal.

https://id.wikipedia.org/wiki/Segitiga_Bermuda

Pada masa pelayaran Christopher Colombus, ketika melintasi area segitiga Bermuda, salah satu awak kapalnya mengatakan melihat “cahaya aneh berkemilau di cakrawala”. Beberapa orang mengatakan telah mengamati sesuatu seperti meteor. Dalam catatannya ia menulis bahwa peralatan navigasi tidak berfungsi dengan baik selama berada di area tersebut.
Berbagai peristiwa kehilangan di area tersebut pertama kali didokumentasikan pada tahun 1951 oleh E.V.W. Jones dari majalah Associated Press. Jones menulis artikel mengenai peristiwa kehilangan misterius yang menimpa kapal terbang dan laut di area tersebut dan menyebutnya ‘Segitiga Setan’. Hal tersebut diungkit kembali pada tahun berikutnya oleh Fate Magazine dengan artikel yang dibuat George X. Tahun 1964, Vincent Geddis menyebut area tersebut sebagai ‘Segitiga Bermuda yang mematikan’, setelah istilah ‘Segitiga Bermuda’ menjadi istilah yang biasa disebut. Segitiga bermuda merupakan suatu tempat di mana di dasar laut tersebut terdapat sebuah piramid besar mungkin lebih besar dari piramid yang ada di Kairo Mesir. Piramid tersebut mempunyai jarak antara ujung piramid dan permukaan laut sekitar 500 m, di ujung piramid tersebut terdapat dua rongga lubang lebih besar.

KUBURAN KAPAL:


Salah satu bangkai kapal yang bersejarah adalah kapal Mary Celestia. Kapal milik Amerika ini memiliki kincir angin di bagian sampingnya. Kapal yang disewa selama Perang Saudara Amerika ini digunakan untuk menyelundupkan amunisi, senjata, perlengkapan dan makanan untuk para tentara di selatan.

Kapal yang memiliki panjang 68 meter ini tenggelam pada tahun 1838 setelah terkena karang di dekat pantai selatan. Saat ini bangkai kapal ini bisa dilihat di kedalaman 16 meter di bawah laut. Para penyelam biasanya menjelajah di sela-sela kincir air kapal Mary Celestia.


Selain kapal Cristobal Colon ada juga kapal perang milik Prancis, L’Herminie, yang tenggelam pada tahun 1863. Kapal ini menjadi salah satu tempat yang menarik bagi para penyelam. Kapal yang memiliki 3 layar ini mengalami kecelakaan ketika akan kembali ke Prancis. Saat ini kapal L’Herminie terbaring di bawah laut Bermuda.

SANGKAKALA KETIGA:

Wahyu
8:10Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air.
8:11Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit.

???

SANGKAKALA KEEMPAT:
Wahyu
8:12Lalu malaikat yang keempat meniup sangkakalanya dan terpukullah sepertiga dari matahari dan sepertiga dari bulan dan sepertiga dari bintang-bintang, sehingga sepertiga dari padanya menjadi gelap dan sepertiga dari siang hari tidak terang dan demikian juga malam hari.
8:13Lalu aku melihat: aku mendengar seekor burung nasar terbang di tengah langit dan berkata dengan suara nyaring: "Celaka, celaka, celakalah mereka yang diam di atas bumi oleh karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup sangkakalanya."

http://hizb-almujib.blogspot.co.id/2011/04/kesaksian-gerhana.html

“Muhammad bin Ali meriwayatkan, katanya bahwa bagi Mahdi kami, terdapat dua tanda yang tidak pernah terjadi sebelumnya sejak diciptakannya langit dan bumi, yaitu, bulan akan gerhana pada malam pertama Ramadhan (pada malam pertama dari malam-malam dimana biasa terjadi gerhana bulan) dan matahari akan gerhana pada pertengahan ramadhan (pada hari-hari dimana biasa terjadi gerhana matahari), dan tanda-tanda ini tidak pernah terjadi sejak diciptakannya langit dan bumi” (Dar Qutni, Vol.1, hal.188)

Hazrat Mirza Ghulam Ahmad a.s., pendiri Jema’at Muslim Ahmadiyah, menerima wahyu pertamanya terkait penunjukannya sebagai Mujadid pada tahun 1882. Dalam kepatuhannya terhadap perintah Allah, beliau mengumumkan bahwa dirinya adalah Mujadid abad ke-14 Hijriah. Pada tahun 1891, dengan berdasarkan wahyu yang beliau terima telah mengumumkan bahwa dirinya telah diutus sebagai Al Masih yang dijanjikan dan sebagai Imam Mahdi yang kedatangannya telah dinubuwatkan oleh Rasulullah s.a.w.. Beliau menegaskan bahwa Allah Yang Maha Kuasa telah mengutusnya untuk memberikan kehidupan ruhani bagi manusia. Namun para Ulama telah menolaknya dan beliau a.s. menghadapi badai perlawanan.

Gerhana-gerhana yang dinubuwatkan itu telah terjadi di atas negeri Qadian pada tanggal yang telah ditentukan di bulan Ramadhan. Gerhana bulan terjadi setelah matahari terbenam pada tanggal 21 Maret 1894 (13 Ramadhan 1311 H) dan gerhana matahari pada pagi hari pada hari Jum’at tanggal 6 April 1894 (28 Ramadhan 1311 H). Masih Ma’ud a.s. kemudian menulis sebuah buku yang berjudul “Nurul Haq” (Cahaya Kebenaran) bagian ke-2, dimana beliau mengumumkan bahwa gerhana-gerhana tersebut adalah tanda yang diberikan oleh Tuhan untuk mendukung pendakwaan beliau.

HUJAT PARA PAUS

Santo Paus Nikolas I (Menjadi Paus dari 24 April 858 sampai dengan 13 November 867):

"Saya ada di dalam semua dan berada di atas semua, seperti Tuhan sendiri, dan saya, adalah wakil Tuhan, keduanya dalam satu kedudukan ... dan saya bisa melakukan hampir semua yang Tuhan bisa lakukan ... Saya kemudian, berada di atas semua ... dan dengan alasan ini, berada di atas segala allah." (Sumber: "The Church Historians of England: Reformation Period," Oleh Josiah Pratt, cet. 1856, hal.159)
"Oleh karena itu, jangan heran jika kekuasaan untuk membuang segala sesuatu berada dalam tanganku, ya, dengan ajaran-ajaran Kristus." (Sumber: s.d.a, hal.159)
Teks berikut ditulis oleh Paus Nicholas I dalam menanggapi surat yang dia terima dari para uskup Katolik di Lorraine:
"Anda menegaskan bahwa anda tunduk pada penguasa anda, dalam rangka menuruti kata-kata rasul Petrus, yang mengatakan, 'tunduklah kepada para raja, karena ia berada di atas semua manusia di dunia ini." Tapi anda tampaknya lupa bahwa kita , sebagai wakil Kristus, memiliki hak untuk menghakimi semua orang: dengan demikian, sebelum mematuhi raja, anda harus mematuhi kami, dan jika kami menyatakan raja bersalah, anda harus menolak dia dari persekutuan anda sampai kami mengampuni dia.
"Hanya kami yang memiliki kekuatan untuk mengikat dan melepaskan, untuk membebaskan Nero dan mengutuk dia, dan orang-orang Kristen tidak bisa, dengan ancaman hukuman pengucilan, menghakimi selain kami, hanya kami saja yang sempurna. Rakyat bukanlah hakim atas raja-raja mereka; mereka harus mematuhi tanpa mengeluh pada perintah yang paling bengis, mereka harus sujud dengan dahi mereka pada siksaan yang mereka harus terima untuk menyenangkan raja, karena sang penguasa dapat melanggar undang-undang dasar Negara, dan merebut kekayaan rakyat, melalui pajak atau dengan penyitaan, dia bahkan dapat mencabut nyawa mereka, rakyatnya tidak memiliki hak untuk memberikan bantahan sekecil apapun kepadanya. Tetapi jika kami menyatakan bahwa raja itu sesat dan lalim, jika kita mengeluarkannya dari Gereja, imam dan orang awam, apa pun derajat mereka, dibebaskan dari sumpah kesetiaan mereka, dan dapat memberontak terhadap kekuasaannya."
(Sumber: A Complete History of the Popes of Rome, from Saint Peter, the First Bishop to Pius the Ninth, the Present Pope: Including the History of Saints Martyrs, Fathers of the Church, Religious Orders, Cardinals, Inquisitions, Schisms and the Great Reformers (Google eBook), oleh Louis Marie DeCormenin, James L. Gihon, 1857, hlm. 242.)
Dalam suratnya kepada Charles The Bald, untuk menghasut dia melawan Raja Lorraine, Paus Nicholas I berkata:
"Kami memerintahkan anda, atas nama agama, untuk menyerang negara itu, membakar kotanya, dan membantai rakyatnya, sebagai tanggung jawab yang kita tuntut akibat perlawanan dari raja buruk mereka." (Sumber:.. s.d.a, Gihon, hal. 242.)
Kepada seorang utusan dari Konstantinopel, Paus Nicholas mengatakan:
"Ketahuilah, pangeran, bahwa wakil Kristus (paus) mengatasi pengadilan manusia, dan bahwa penguasa yang paling kuat sekalipun tidak punya hak untuk menghukum kejahatan paus, sebesar apapun kejahatan itu ... .; karena itu tidak peduli seberapa bejatpun skandal atau kejahatan yang dilakukan oleh Paus, anda harus mematuhi mereka, karena mereka duduk di kursi Santo Petrus.
"Takutlah, kepada amarah kami dan pada gemuruh pembalasan kami, karena Yesus Kristus telah menunjuk kami dengan mulut-Nya sendiri sebagai hakim mutlak atas semua manusia, dan raja-raja sendiri diserahkan ke dalam kekuasaan kami." (Sumber:.. s.d.a, Gihon, hal 243.)
Ketika Raja Bulgaria menjadi seorang penganut Katolik, ia menganiaya orang-orang dari rakyatnya yang menolak untuk mengikuti teladannya. Ini membuatnya mendapatkan pujian berikut dari Paus Nicholas I:
"Saya memuliakan anda karena telah melaksanakan kekuasaan anda dengan membunuh domba-domba yang berkeliaran yang menolak untuk masuk ke dalam kandang, dan anda bukan hanya tidak berdosa dengan menunjukkan ketegasan suci ini, tapi saya bahkan mengucapkan selamat kepada anda karena telah membuka Kerajaan Sorga bagi rakyat yang mengikuti aturan anda. Seorang raja tidak perlu takut untuk memberikan perintah pembantaian, demi membuat rakyatnya tetap dalam ketaatan, atau membuat mereka tunduk dalam iman kepada Kristus, dan Tuhan akan membalasnya di dunia ini, dan dalam kehidupan kekal, untuk pembunuhan ini." (Sumber:.. s.d.a, Gihon, hal. 244.)
Catatan: Paus Nicholas telah dijadikan SANTO oleh Gereja Roma pada tahun 1630, yang berarti bahwa sebagai pribadi "suci" ia harus dicontoh, dipatuhi dan ditempati berdoa.

Santo Paus Gregorius VII (Menjadi Paus dari 30 Juni 1073 sampai 25 Mei 1085):

Dari ‘Dictatus Papae’ para Paus, dari tahun 1075, kami mengutip pernyataan kepausan yang mengejutkan berikut:
"Bahwa hanya Paus Roma sendiri yang dapat dengan tepat disebut universal."
"Bahwa hanya dia sendiri yang dapat menggunakan lambang kerajaan."
"Hanya kepada paus saja semua raja harus tunduk mencium kakinya."
"Hanya namanya saja yang harus diucapkan di dalam gereja-gereja."
"Gelar ini [Paus] adalah spesial di dunia."
"Dia dapat diijinkan untuk menggulingkan raja."
"Tidak ada sinode yang dapat dianggap resmi tanpa perintahnya."
"Tidak ada pasal dan tidak ada buku dapat dianggap kanonik tanpa kekuasaannya."
"Hanya dia sendiri yang tidak dapat diadili oleh siapa pun."
"Bahwa Gereja Roma tidak akan pernah salah, dan tidak akan berbuat salah sampai selama-lamanya, Alkitab yang menjadi saksi."
"Paus Roma, jika dia telah ditahbiskan, tidak diragukan lagi menjadi suci dalam persekutuannya dengan Santo Petrus, Santo Ennodius, uskup Pavia, menjadi saksi, dan banyak bapa suci setuju dengan dia. Seperti yang terdapat di dalam keputusan paus Santo Symmachus."
"Dia dapat bebas dari tanggung jawabnya karena menjahati manusia."
(Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Dictatus_papae )
"Paus tidak perna salah." (Sumber: Paus Gregorius VII, (dikutip dari ‘The Benedictine Network’ dalam daftar hal-hal penting oleh berbagai paus sepanjang sejarah))

Paus Innocent III (Menjadi Paus dari 22 Februari 1198 sampai 16 Juli 1216):

"Kita dapat sesuai dengan kepenuhan kekuasaan kita, membatalkan hukum dan mengeluarkan aturan di atas hukum. Mereka yang telah dipisahkan oleh Paus Roma, itu bukanlah tindakan manusia yang memisahkan mereka tetapi Tuhan. Karena Paus telah menduduki posisi itu di bumi, tidak hanya dari manusia tetapi dari Tuhan yang benar. "(Sumber: "Decretals of Greogory IX," Buku 1, Bab 3.)
"Siapa pun yang mencoba untuk menafsirkan pandangan pribadi mengenai Tuhan yang bertentangan dengan dogma gereja harus dibakar tanpa belas kasihan." (Sumber: Papal Bull, 1198. Kutipan ini berasal dari Peter Tompkins, Symbols of Heresy in THE MAGIC OF OBELISKS, hal.57 (New York: Harper, 1981))
"Telah disampaikan kepada saya di dalam kitab nabi: "Aku mengangkat engkau atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam" (Yer 1:10.). . ..Yang lain telah dipanggil untuk melakukan pelayanan, tetapi hanya Santo Petrus yang telah diperlengkapi dengan kekuasaan penuh [plenitudo potestatis]. Lihatlah seperti apa hamba ini, diangkat untuk mengawasi seluruh rumah, dialah sebenarnya wakil Yesus Kristus , penerus Santo Petrus, Kristus Tuhan, Allah Firaun ... titik tengah antara Tuhan dan manusia ... yang dapat menghakimi segala sesuatu dan yang tidak dihakimi oleh siapa pun." (Sumber: Consecration Sermon, c. 1200, lihat Rome Has Spoken; Granfield, Patrick, The Limits of the Papacy:Authority and Autonomy in the Church, NY:. Crossroad, 1987; hal 32.)

Paus Gregorius IX (Menjadi Paus dari 19 Maret 1227 sampai 22 Agustus 1241):

Pope Gregory IX, pada 1229, mengeluarkan dokumen kepausan, Pengucilan, di mana dia mengabaikan perwakilan resmi yang mendakwa dalam percobaan Inkuisisi. (Sumber: Kirsch, 79)
Dia lebih lanjut mengadakan dewan gereja di mana ia memerintahkan bahwa setiap laki-laki yang berumur lima belas tahun ke atas dan setiap perempuan yang berumur tiga belas tahun ke atas harus bersumpah bahwa mereka akan mencela aliran sesat. Dewan Gereja juga menetapkan contoh penolakan untuk membiarkan para terdakwa mengetahui siapa yang menuduh mereka. (Sumber: Engh, 132)
Paus Gregorius IX pada tahun 1231 juga mendirikan Kantor Inkuisisi Suci sebagai pengadilan yang terpisah khusus untuk Paus. Aturan hukumnya adalah "bersalah sampai terbukti tidak bersalah." Pembakaran adalah hukuman yang biasa dalam sebuah undang-undang kepausan. Eksekusi dilakukan oleh otoritas sipil, bukan para imam, untuk menjaga “kesucian” gereja. (Sumber: Ellerbe, 78; Haught, 74 (1990); McBrien, 212)

Paus Bonifasius VIII (Menjadi Paus dari 23 Januari 1295 sampai 11 Oktober 1303):

"Kami menyatakan, katakanlah, menentukan, dan mengucapkan, bahwa untuk mendapatkan keselamatan, manusia harus benar-benar bergantung kepada Paus." (Sumber: Dokumen: "Unam Sanctum," seperti dikutip dalam "Apostolic Digest, Buku V: The Book of Obedience")
"Oleh karena itu, jika orang-orang Yunani atau orang-orang lain mengatakan bahwa mereka tidak mau taat kepada Petrus dan para penggantinya, maka mereka sebenarnya mengatakan bahwa mereka bukanlah domba Kristus, karena Tuhan mengatakan bahwa hanya ada satu kawanan dan satu gembala (Yoh 10:16) Jadi barangsiapa melawan kekuasaan ini, dia menolak perintah Tuhan sendiri". (Sumber: Pope Boniface VIII, Unam Sanctam, DNZ:468, (dikutip dalam Apostolic Digest, oleh Michael Malone, Book 4: "The Book of Christians", Chapter 4: "There is No Allegiance to Christ Without Submission to the Pope"))

Paus Klement VI (Menjadi Paus dari 7 Mei 1342 sampai 6 Desember 1352):

"Tidak ada manusia yang tidak taat kepada Paus Roma yang akhirnya dapat diselamatkan. Semua orang yang telah berdiri menentang iman Gereja Roma, dan meninggal tanpa menyesalinya telah terkutuk, dan pergi ke neraka." (Sumber: Pope Clement VI, "Super Quibusdam," seperti yang dikutip dalam "Apostolic Digest, Book V: The Book of Obedience")

Santo Paus Pius V (Menjadi Paus dari 7 Januari 1566 sampai 1 Mei 1572):

"Paus dan Tuhan adalah sama, sehingga dia memiliki semua kekuasaan di surga dan bumi." (Sumber: Paus Pius V, yang dikutip di Barclay, Cities Petrus Bertanous Chapter XXVII: 218.)
Catatan: Kata-kata hujatan di atas berasal dari Paus Roma yang telah dijadikan orang suci!

Yang Diberkati Paus Pius IX (Menjadi Paus dari 16 Juni 1846 sampai 7 Februari 1878):

"Saya sendiri ... saya adalah penerus para rasul, wakil Yesus Kristus… saya adalah jalan dan kebenaran dan hidup ..." (Sumber: History of the Christian Church, oleh Henry Charles Sheldon, hal. 59.)
"Dasar dari semua keyakinan kita adalah ditemukan di dalam Santa Perawan Maria. Tuhan telah mempercayakan kepada dirinya segala sesuatu yang baik, agar setiap orang tahu, bahwa melalui dia diperoleh setiap harapan, setiap rahmat, dan semua keselamatan. Ini adalah kehendak-Nya: agar kita mendapatkan segala sesuatu melalui Maria ". (Sumber: Ubi Primum, 1849.)
"Sosialisme, Komunisme, serikat klandestin, serikat Alkitab ... hama semacam ini harus dihancurkan dengan cara bagaimanapun juga." (Sumber: The ensiklik Quanta Cura, Ditetapkan pada 6 Desember 1866.)
"Tidak satupun dari persekutuan ini [Protestan], dan juga tidak di dalam penggabungan mereka semua, dapat dipandang menjadi satu dengan Gereja Katolik yang dibangun, dibentuk, dan agar terus ada oleh Kristus Tuhan. Tidak akan pernah bisa dikatakan bahwa mereka adalah anggota dan bagian dari Gereja selama mereka tetap tampak terpisah dari kesatuan Katolik. Oleh karena itu persekutuan seperti itu, kehilangan hidup yang ditetapkan oleh otoritas Tuhan, yang memerintahkan manusia di dalam iman dan kehidupan sehari-hari, memimpin dan mengatur mereka ke dalam semua hal yang menyangkut keselamatan kekal, mereka terus berubah-ubah dalam doktrin mereka tanpa menemukan akhir dari pergerakan dan ketidakstabilan mereka. Sehingga semua orang dapat dengan mudah memahami dan sepenuhnya memperhitungkan bahwa ini benar-benar berbeda dengan Gereja yang ditetapkan oleh Kristus Tuhan, di mana kebenaran harus selalu tetap sama dan tidak pernah mengalami perubahan apapun, disimpan seolah-olah menjadi lumbung, dipercayakan dan harus dijaga dengan sempurna secara keseluruhan. Untuk tujuan ini, gereja telah menerima janji dari kehadiran abadi dan bantuan Roh Kudus. Tidak ada yang kemudian menolak bahwa pertikaian [perbedaan pendapat] dalam doktrin dan pendapat ini berasal dari perpecahan sosial, yang berasal dari kelompok yang tidak terhitung dan yang selalu dan semakin menyebar itu dan membuat kerusakan yang berat pada masyarakat sipil dan Kristen." (Sumber : Apostolic Letter Iam Vos Omnes (1868))
"Saudara yang terhormat, kamu mengatasi semuanya, ketahuilah bagaimana dogma dari agama kita ini telah dengan suara bulat dan tak henti-hentinya dinyatakan, dibela dan didesak di dalam sinode oleh Bapa Gereja. Memang, mereka tidak pernah berhenti mengajarkan bahwa 'Tuhan adalah satu, Kristus adalah salah satu, Gereja yang didirikan di atas Petrus oleh suara Tuhan adalah satu;' 'dasar yang kokoh dari negara Kristen yang besar ini telah dibangun secara ilahi, sebagaimana adanya, di atas batu ini, batu yang sangat kuat ini;' 'Jabatan ini, adalah pemberian yang pertama dan unik, selalu dirancang dan dianggap sebagai Jabatan Petrus;' 'yang bersinar ke seluruh dunia sambil mempertahankan keutamaannya;' 'juga menjadi akar dan sumber dari mana kesatuan keimamatan bermunculan;' bukan hanya pemimpin, tetapi juga ibu dan guru  dari semua Gereja ... "Paus, yang memegang Kekuasaan atas seluruh dunia, adalah Penerus Petrus Yang Diberkati, Pemimpin Para Rasul dan menjadi Wakil Kristus yang sejati, kepala dari seluruh Gereja, dan adalah Bapa dan Guru yang terlihat dari semua orang Kristen. "Ada bukti yang lain, yang hampir tak terhitung jumlahnya, bukti yang diambil dari saksi-saksi yang paling dapat dipercaya yang jelas dan terbuka bersaksi dengan iman yang besar, ketepatan, rasa hormat dan ketaatan bahwa semua yang ingin menjadi bagian dari satu-satunya Gereja Kristus yang benar harus menghormati dan menaati Tahta Kerasulan dan para Paus. "(Sumber: Pope Pius IX, Amantissimus (On The Care Of The Churches), Encyclical diumumkan pada 8 April 1862, # 3.)
"Mereka yang terus menerus melawan kekuasaan Paus tidak dapat memperoleh keselamatan kekal." (Sumber: Pope Pius IX, Quanto Conficiamur Moerore, DNZ:1677, (dikutip di dalam Apostolic Digest, oleh Michael Malone, Book 5: "The Book of Obedience", Chapter 1: "There is No Salvation Without Personal Submission to the Pope"))
Catatan: Paus Pius IX, adalah Paus yang paling lama memerintah di dalam sejarah, sedang dalam proses untuk dijadikan santo oleh Gereja Roma.

Paus Leo XIII (Menjadi Paus dari 20 Februari 1878 sampai 20 Juli 1903):

"Pikiran kita diarahkan kepada sebagian besar dari mereka yang masih asing terhadap sukacita yang memenuhi hati semua umat Katolik: beberapa karena mereka bersandar pada penolakan mutlak terhadap Injil, yang lainnya karena mereka berbeda pendapat dengan keyakinan Katolik, meskipun mereka mengaku sebagai seorang Kristen. Pemikiran ini telah, dan, menjadi sumber keprihatinan yang mendalam bagi Kami, karena tidak mungkin untuk memikirkan begitu banyak umat manusia yang menyimpang seperti ini, sebagaimana adanya, dari jalan yang benar, sebagaimana mereka menjauh dari Kami, dan tanpa mengalami sebuah perasaan kesedihan yang mendalam. Tapi karena kami menempati di atas bumi ini tempat Tuhan Yang Mahakuasa..." (Sumber: Praeclara Gratulationis Publicae-The Reunion Kristen (Roma: 1894)).
"Tapi guru tertinggi dalam Gereja adalah Paus. Oleh karena itu, kesatuan fikiran, dibutuhkan, bersama dalam kesatuan yang sempurna dalam satu iman, berserah dan taat sepenuhnya pada kehendak dari gereja dan paus seperti kepada Tuhan sendiri." (Sumber: Sapientiae Christianae: dalamChristians as Citizens (10 Januari 1890))
"Ini adalah pelajaran terakhir dari kami untuk anda: terimalah, ukir dalam pikiran anda, anda semua: oleh perintah Tuhan keselamatan tidak ditemukan di tempat lain selain di dalam Gereja, kendaraan keselamatan yang kuat dan efektif tidak lain adalah Kepausan Roma." (Sumber: Amanat untuk ulang tahun ke 25 dari pemilihannya,  20 Februari 1903; Papal Teachings: The Church, Benedictine Monks of Solesmes, St. Paul Editions, Boston, 1962, halaman 653).
"Ingatlah dan pahami dengan baik bahwa di mana ada Petrus, disitu ada Gereja; dan mereka yang menolak untuk bergabung dalam persekutuan dengan ‘Kursi Petrus’ adalah milik Antikris, bukan kepada Kristus. Seseorang yang akan memisahkan diri dari Paus tidak akan memiliki ikatan lebih lanjut dengan Kristus." (Sumber: Paus Leo XIII, Satis Cognitum, dikutip dalam "Acts of Leo XIII: Supreme Pontiff", Roma: Vatikan Press, 1896, (dikutip dalam Apostolic Digest, oleh Michael Malone, Buku 4: "The Book of Christians", Bab 4: "There is No Allegiance to Christ Without Submission to the Pope"))
"Tapi guru tertinggi dalam Gereja adalah Paus. Oleh karena itu, kesatuan fikiran, dibutuhkan, bersama dalam kesatuan yang sempurna dalam satu iman, berserah dan taat sepenuhnya pada kehendak dari gereja dan paus seperti kepada Tuhan sendiri. Bagaimanapun juga, ketaatan ini harus menjadi sempurna ... (dan) akibatnya harus diterima tanpa keraguan ....
"Oleh karena itu hanya Paus yang memiliki kekuasaan untuk menilai hal-hal yang terdapat di dalam firman suci, juga mengenai doktrin mana yang sesuai, mana yang tidak cocok, dengan mereka, dan juga, untuk alasan yang sama, menunjukkan hal-hal apa yang bisa diterima sebagai kebenaran, dan hal-hal mana yang harus ditolak sebagai sesuatu yang tidak berharga, apa yang perlu dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan, untuk mencapai keselamatan kekal". (Sumber: Pope Leo XIII, in Sapientiae Christianae (On Christians As Citizens), Encyclical promulgated on January 10, 1890, #22-24.)

Santo Paus Pius X (Menjadi Paus dari 4 Agustus 1903 sampai 20 Agustus 1914):

"Paus bukan hanya sekedar wakil dari Yesus Kristus. Sebaliknya, dia adalah Yesus Kristus itu sendiri, yang terselubung di dalam daging, dan melalui dia dengan menjadi manusia biasa demi kemanusiaan melanjutkan pelayanan-Nya di antara manusia... Apakah Paus berbicara? itu adalah Yesus Kristus sendiri yang berbicara. Apakah dia mengajar? itu adalah Yesus Kristus yang mengajar. Apakah dia memberi berkat atau mengucapkan sebuah kutukan? itu adalah Yesus Kristus sendiri yang mengucapkan kutuk dan menyatakan berkat. Oleh karena itu dampaknya, ketika ada perkataan Paus, tidak perlu dikaji, tapi harus langsung ditaati: tidak boleh ada yang membatasi ikatan perintah, untuk memenuhi tujuan dari pribadi yang dituntut untuk taat: tidak boleh ada orang yang mencela kehendak yang telah diyatakan oleh Paus, dan memasukkan sesuatu yang hal lain selain dari yang dia telah tempatkan atasnya: tidak boleh ada prasangka-prasangka yang dibuat untuk disampaikan padanya: tidak ada aturan yang boleh dibuat untuk menentang aturan dari Bapa Suci untuk mengajar dan memerintah; keputusannya tidak untuk dikritik dan aturan-aturannya tidak boleh digugat. Oleh karena itu dengan pengukuhan Ilahi, semua orang, tidak peduli seberapa mulia orang itu - apakah ia mengenakan mahkota atau berpakaian kain ungu, atau mengenakan pakaian jubah suci: semua harus tunduk kepada-Nya yang segala sesuatu telah diletakkan di bawah-Nya." (Sumber: Evangelical Christendom, Vol. 49, 1 Januari 1895,  hal. 15, "the organ of the Evangelical Alliance," diterbitkan di London oleh J. S. Phillips.)
Catatan: Paus Pius X telah dijadikan suci [santo] oleh Gereja Katolik Roma. Hujatan kepada Yahuwah tidak menggugurkan seorang paus untuk menjadi "santo" di Gereja Roma.

Paus Benediktus XV (Menjadi Paus sejak 3 September 1914 sampai 22 Januari 1922):

"Penderitaan yang sedemikian rupa yang diderita oleh Maria sampai hampir mati karena penderitaan dan kematian Anaknya, penyerahan diri yang sedemikian itu dengan menyerahkan hak-hak keibuannya atas Anaknya demi: keselamatan umat manusia . . . jadi dengan tepat bisa kita katakan bahwa dia menebus umat manusia bersama-sama dengan Kristus" (Sumber: Inter Sodalicia, 1918)

Paus Pius XI (Menjadi Paus dari 6 Februari 1922 sampai 10 Pebruari 1939):

"Oh Maria, apa yang akan membebani engkau, untuk mendengar doa kami? Apa yang akan membebani engkau untuk menyelamatkan kami? Bukankah Yesus telah menempatkan di tanganmu semua harta kasih karunia dan rahmat-Nya? Engkau duduk sebagai ratu yang bermakhota di sebelah kanan Anakmu: kekuasaanmu sampai keujung langit dan kepada engkau tunduk  seluruh bumi dan semua makhluk yang tinggal di atasnya. Kekuasaanmu bahkan sampai kebawah jurang neraka, dan engkau sendiri, oh Maria, menyelamatkan kami dari tangan Setan".

"... Pendahulu abadi kami, Paus Leo XIII ..." (Sumber: Pope Pius XI, dalam Quas Primas (On the Feast of Christ the King), Encyclical promulgated on December 11, 1925, #18.)
"Tidak ada satupun orang yang ditemukan dalam satu Gereja Kristus, dan tidak ada satu orangpun yang bertekun di dalamnya, kecuali dia telah mengakui dan menaati kekuasaan tertinggi Santo Petrus dan para penggantinya yang sah." (Sumber: Paus Pius XI, Mortalium Animos, PTC: 873, (dikutip dalam Apostolic Digest, oleh Michael Malone, Buku 4: "The Book of Christians", Chapter 4: "There is No Allegiance to Christ Without Submission to the Pope"))

Paus Pius XII (Menjadi Paus dari 2 Maret 1939 sampai 9 Oktober 1958):

"O Bunda Maria yang penuh rahmat dan Pelindung orang-orang berdosa! Kami mohon kepadamu untuk memandang dengan mata yang mengasihani pada bidat dan pemecabelah yang buruk  ini. Engkau yang bertahkta di atas kebijaksanaan, cerahkanlah pikiran-pikiran celaka yang terselubung dalam kegelapan kebodohan dan dosa, agar mereka dapat dengan jelas mengakui Gereja Katholik Roma yang Kudus, sebagai satu-satunya Gereja Yesus Kristus, di luar itu tidak ada kesucian, tidak ada keselamatan yang dapat ditemukan. Panggillah mereka kedalam persekutuan satu kawanan, berikan mereka kasih karunia untuk percaya pada setiap kebenaran iman kudus kita dan berserah diri kepada Paus yang Agung, wakil Yesus Kristus di bumi, agar menjadi satu dengan kami melalui ikatan kebaikan yang manis, dari sana dapat segera menjadi satu kawanan dibawah satu Gembala yang sama, dan kita semua bersama-sama dapat, O Perawan yang Mulia, bernyanyi bersorak-sorai selamanya: "bersukacitalah, hai Perawan Maria, Engkau sendiri akan menghancurkan semua ajaran sesat di seluruh dunia!" Amin". (Sumber: Paus Pius XII, The Raccolta, Benzinger Brothers, Boston, 1957, No. 626.)
"Seperti yang Santo Bernard nyatakan, "adalah kehendak Tuhan agar kita memperoleh perkenaan melalui Maria, biarlah semua manusia cepat-cepat meminta pertolongan kepada Maria." (Sumber: Superiore Anno 1940.)
"Adalah mutlak diperlukan bagi komunitas Kristen untuk tunduk dalam segala hal kepada Kekuasaan Paus jika ingin menjadi bagian tetap dari umat ilahi yang dibangun oleh Sang Penebus kita." (Sumber: Paus Pius XII, Orientalis Ecclesiae, dikutip dalam "Acta Apostolicae Sedis", 36: 129, Roma: Vatikan Press, (dikutip dalam Apostolic Digest, oleh Michael Malone, Buku 4: "The Book of Christians", Chapter 4: "There is No Allegiance to Christ Without Submission to the Pope"))
"Kami mengajarkan, ... Kami menyatakan bahwa Gereja Roma oleh Ketentuan Tuhan memegang kekuasaan hukum tertinggi atas semua orang lain, dan bahwa kekuasaan hukum dari Paus ini, yang menjadi imamat yang sejati, secara langsung. Selanjutnya, para pendeta dan umat yang beriman dari status dan derajat manapun, baik secara individu maupun kolektif, terikat oleh tugas untuk tunduk dan taat sepenuhnya kepada hirarki, tidak hanya dalam hal-hal yang berkaitan dengan iman dan moral, tetapi juga pada hal-hal yang mereka bidangi yang menyangkut pengaturan dan pemerintahan Gereja yang tersebar di seluruh dunia, dengan cara seperti ini kesatuan persekutuan dan pergakuan Iman yang sama telah dijaga bersama dengan Paus, ada satu kawanan Gereja Kristus di bawah satu gembala tertinggi. Ini adalah ajaran kebenaran Katolik dan semua orang yang menyimpang dari ini akan kehilangan iman dan keselamatannya. "(Sumber: Pope Pius XII, Ad Apostolorum Principis (On Communism And The Church In China), Encyclical Promulgated on June 29, 1958, #46.)

Yang Diberkati Paus Yohanes XXIII (Paus dari 28 Oktober 1958 sampai 3 Juni 1963):

"Tidak ada seorang pun yang bisa masuk ke dalam kandang Kristus ini kecuali bila dia dipimpin oleh Kekuasaan Kepausan dan hanya jika mereka bersatu dengan paus seorang manusia dapat diselamatkan ..." (Sumber: Paus Yohanes XXIII, Coronation Homili, 4 November 1958.)

Paus Paulus VI (Menjadi Paus dari 21 Juni 1963 sampai 6 Agustus 1978):

"Gereja ... telah terbiasa meminta bantuan kepada pengantara yang paling siap, Bundanya Maria ... Karena seperti yang Santo Irenaeus katakan, dia 'yang menyebabkan keselamatan bagi seluruh umat manusia.'" (Sumber: Christi Matri)

Yang Diberkati Paus Yohanes Paulus II (Paus dari 16 Oktober 1978 sampai 2 April 2005):

"Jangan datang kepada Tuhan untuk pengampunan dosa: datanglah kepada saya." (Sumber: Los Angeles Times, 12 Desember 1984.)
"Kebenaran dari Asumsi itu, dijabarkan oleh Pius XII, ditegaskan kembali oleh Konsili Vatikan II, yang dengan demikian menyatakan iman Gereja: "Setelah dimerdekakan untuk selamanya dari semua kesalahan dosa turunan, tubuh dan jiwa dari Perawan yang Tak Bernoda telah diangkat ke dalam kemuliaan surgawi setelah penyempurnaan persinggahannya di bumi. Dia ditinggikan oleh Tuhan sebagai Ratu Semesta Alam... karena itu Bunda Kristus dimuliakan sebagai 'Ratu Semesta Alam'". (Sumber: Pope John Paul II, in Redemptoris Mater (On the Blessed Virgin Mary in the Life of the Pilgrim Church), Encyclical promulgated on March 25, 1987, #41.)
"Hari ini ... pengetahuan yang baru telah menuntun kita untuk mengakui teori evolusi bukan sekedar sebuah hipotesa." (Sumber: KOTA VATIKAN, 23 Oktober 1996, http://www.aloha.net/~mikesch/darwin.htm)
"Jangan takut ketika orang-orang menyebut saya 'Wakil Kristus," ketika mereka mengatakan kepada saya 'Bapa Suci', atau 'Yang Mulia', atau menggunakan gelar yang serupa dengan ini, yang tampaknya bahkan bertentangan dengan Injil." (Sumber: Paus Yohanes Paulus II, Crossing the Threshold of Hope (New York: Alfred A. Knoff 1995). 6.)

Paus Benediktus XVI (Menjadi Paus dari 19 April 2005 sampai 28 Februari 2013):

"Yesus tidak menggambarkan akhir dunia, dan ketika Dia menggunakan gambaran nubuatan, Dia tidak bertindak sebagai 'pelihat'. Sebaliknya, Dia ingin memastikan bahwa murid-murid-Nya di setiap zaman tidak tergoyahkan oleh tanggal dan prediksi-prediksi ..." (Sumber: Sebuah pernyataan yang dibuat pada tanggal 18 November 2012, selama ‘Monday Angelus’nya bagi umat beriman http://visnews-en.blogspot.com/2012/11/christ-guides-journey-of-humanity.html.)

Paus Francis I (Menjadi Paus dari 13 Maret 2013 sampai ????):

"Anda tidak dapat menemukan Yesus di luar Gereja." (Sumber: Diucapkan pada tanggal 23 April 2013, di Apostolic Palace’s Pauline Chapel, http://www.ewtnnews.com/catholic-news/Vatican.php?id=7508)
"Penafsiran Kitab Suci tidak boleh semata-mata hanya pada upaya ilmiah dari seseorang, tetapi harus selalu dibandingkan dengan, dimasukkan ke dalam, dan disahkan oleh tradisi hidup Gereja." (Sumber: 12 April 2013, berbicara kepada komisi Alkitab kepausan. http://www. catholicworldreport.com/Blog/ 2219/when_will_the_media_turn_ on_pope_francis.aspx#. UX8SPyv71Us

Sekarang, mari kita membandingkan kata-kata hujat, yang kali ini berasal dari dokumen-dokumen Vatikan:

"Kami menetapkan bahwa Tahta Kerasulan Suci dan Paus memegang kekuasaan atas seluruh dunia." (Sumber: The Most Holy Councils, Vol XIII, kolom 1167.)
"Semua nama-nama di dalam Kitab Suci yang dikenakan Kristus, dan yang berdasarkan itu menetapkan bahwa Dia ada di atas gereja, nama-nama yang sama itu semua dikenakan kepada Paus." (Sumber: Robert Bellarmine, Pada Authority of Councils, Volume 2: 266.)
"Paus bukan hanya perwakilan Yesus Kristus, tetapi dia adalah Yesus Kristus itu sendiri, yang tersembunyi di bawah selubung daging." (Sumber: Catholic National (Juli 1895))
"Berhati-hatilah agar kita tidak kehilangan keselamatan, pada kehidupan dan nafas yang telah engkau berikan kepada kami, karena engkaulah gembala kami, engkaulah penyembuh kami, engkaulah pemerintah kami, engkaulah pengusaha kami, dan akhirnya engkaulah Tuhan lain di bumi." (Sumber: Christopher Marcellus merujuk pada Paus Julius II dalam Konsili Lateran Kelima yang dimulai pada tahun 1512, seperti dikutip dalam,  Alexander Hislop, The light of prophecy let in on the dark places of the papacy (London: William Whyte and Co., 1846): 91 dan Letters between a Catholic and a Protestant on the doctrines of the Church of Rome originally published in Borrow's Worcester Journal (Worcester Journal, 1827): 29. Dapatkan versi Latin aslinya disini.).
"Tampaknya bahwa Paus Yohanes Paulus II sekarang memimpin Gereja di seluruh dunia dari tempatnya di atas salib Kristus." (Sumber:  "Auckland Bishop Says Pope Presides From the Cross" (Zenit, September 20, 2004))

"Para imam memiliki kekuatan kunci, atau kuasa untuk membebaskan orang-orang berdosa dari neraka, membuat mereka layak bagi surga, dan mengubah mereka dari budak setan menjadi anak-anak Tuhan. Dan Tuhan sendiri wajib mematuhi penghakiman imam-Nya, untuk tidak mengampuni atau akan mengampuni...

"Ketika Sang Penebus turun ke dalam gereja, dan duduk di bilik pengakuan dosa untuk menjalankan Sakramen Pertobatan, dan seorang imam duduk di bilik pengakuan dosa yang lain, Yesus akan mengatakan kepada setiap pengaku dosa, 'Aku mengampuni', imam itu juga akan mengatakan hal yang sama kepada setiap pengaku dosanya, 'Aku mengampuni,' dan masing-masing para pendosa itu akan sama-sama diampuni ...
"Dengan demikian para imam dapat, dalam kondisi tertentu, disebut pencipta dari Penciptanya, karena dengan mengucapkan kata-kata mencipta, dia menciptakan, seakan-akan, Yesus berada dalam sakramen, dengan memberinya keberadaan sakramental, dan menghasilkan dia sebagai korban yang akan ditawarkan kepada Bapa yang kekal ...
"Biarkan para imam," kata Santo Laurence Justinian, "mendekati altar seperti Kristus yang lain." (Sumber: St. Alphonsus Liguori, The Dignities and Duties of the Priest (1927))
"Paus mengambil posisi Yesus Kristus di bumi ... dengan hak ilahi Paus memiliki kekuasaan tertinggi dan kekuatan penuh atas moral dan iman dari setiap pendeta dan jemaatnya. Dia adalah wakil yang sejati, kepala seluruh gereja, bapa dan guru dari semua orang Kristen. Dia adalah penguasa mutlak, pendiri dogma, pembuat dan hakim bagi konsili, penguasa universal kebenaran, Pengadil dunia, hakim tertinggi langit dan bumi, hakim dari semua, yang tidak dihakimi oleh siapapun, sebagai Tuhan sendiri di bumi." (Sumber: Dikutip dari New York Katekismus.)

"Bahkan jika Paus adalah jelmaan setan, kita tidak boleh mengangkat kepala kita melawan dia, tapi dengan tenang berbaring untuk bersandar di dadanya. Orang yang memberontak terhadap Bapa kita akan dihukum mati, karena apa yang kita lakukan kepadanya kita lakukan untuk Kristus: kita menghormati Kristus jika kita menghormati Paus, kita tidak menghormati Kristus jika kita tidak menghormati Paus. Saya tahu betul bahwa banyak orang yang membela diri dengan membual: "Mereka begitu rusak, dan melakukan segala hal yang jahat!" Tetapi Tuhan telah memerintahkan bahwa, bahkan jika para imam, para pendeta, dan Kristus-di-bumi adalah jelmaan setan, kita harus patuh dan tunduk kepada mereka, bukan demi mereka, tapi demi Tuhan, dan demi ketaatan kepada-Nya . "(Sumber: St. Catherine of Siena, SCS, hal. 201-202, hal. 222, di kutip di dalam Apostolic Digest, oleh Michael Malone, Book 5: “The Book of Obedience”, Chapter 1: “There is No Salvation Without Personal Submission to the Pope”)
"Doktrin-doktrin Gereja Katolik sepenuhnya terpisah dari Kitab Suci." (Sumber: Familiar Explanation of Catholic Doctrine,  Rev. M. Mullers, hal.151.)

PEMBUKAAN METERAI-METERAI

Sampai dengan tahun 2003-an rupanya masih belum ada orang yang menghubungkan kitab Daniel ke kitab Wahyu. Itulah sebabnya anda takkan pernah mendapatkan buku yang berjudul: "DANIEL-WAHYU." Tapi ketika saya sebagai penginjil di kota Ngawi, Jawa Timur, mengadakan seminar: "Daniel-Wahyu", seorang pendeta senior Advent terkejut mendengar pemaparan saya yang menghubungkan ke-2 kitab tersebut, dan beliau berkata: "Seumur-umur saya menjadi pendeta baru sekali ini saya mengerti bahwa kitab Wahyu merupakan sambungan dari kitab Daniel. Saya belum pernah mendapatkan pelajaran yang seperti ini. Terimakasih sekali, bro."

Nah, bagaimana penyambungan ke-2 kitab tersebut?

Sekitar tahun 500 Sebelum Masehi atau 600 tahun sebelum rasul Yohanes mendapatkan penglihatan kitab Wahyu, seorang malaikat berkata kepada nabi Daniel;

Daniel 12:4Tetapi engkau, Daniel, sembunyikanlah segala firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah."
12:9Tetapi ia menjawab: "Pergilah, Daniel, sebab firman ini akan tinggal tersembunyi dan termeterai sampai akhir zaman.

"Pergilah, Daniel ...." maksudnya, beristirahatlah dalam kuburmu. Biarkan semua nubuatan-nubuatan itu tersembunyikan artinya sampai genap waktu pengungkapannya, yaitu akhir zaman.

Kitab yang termeterai itulah yang dilihat oleh rasul Yohanes dipegang oleh ELOHIM YAHWEH;

Wahyu  5:1Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai.

Siapakah yang berhak membuka ke-7 meterai itu?

Wahyu 5:5Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: "Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya."
5:7Lalu datanglah Anak Domba itu dan menerima gulungan kitab itu dari tangan Dia yang duduk di atas takhta itu.

Di zaman Perjanjian Lama, ketika bangsa Israel dipimpin oleh nabi Yosua memasuki negeri Kanaan, mereka dihadang oleh tembok kota Yerikho yang kokoh dan tak terobohkan. ELOHIM YAHWEH memerintahkan supaya bangsa Israel mengitari kota itu sekali putaran setiap hari selama 6 hari. Tapi di hari yang ke-7 supaya dikitari sebanyak 7 kali;

Yosua
6:2Berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Ketahuilah, Aku serahkan ke tanganmu Yerikho ini beserta rajanya dan pahlawan-pahlawannya yang gagah perkasa.
6:3Haruslah kamu mengelilingi kota itu, yakni semua prajurit harus mengedari kota itu sekali saja; demikianlah harus engkau perbuat enam hari lamanya,
6:4dan tujuh orang imam harus membawa tujuh sangkakala tanduk domba di depan tabut. Tetapi pada hari yang ketujuh, tujuh kali kamu harus mengelilingi kota itu sedang para imam meniup sangkakala.

Konsep 7 hari 7 putaran itu kelihatannya menggambarkan pembukaan meterai-meterai kitab Daniel yang hendak dibuka oleh ELOHIM YESHUA. Kitab itu dimeterai dengan 7 meterai, yang setiap meterainya menandai sebuah zaman, dan di meterai yang ke-7, meterai yang terakhir, terdapat 7 sangkakala. Di peniupan sangkakala yang ke-6 itulah kejayaan kekaisaran Ottoman, Turki - Islam, dinubuatkan, sedangkan di peniupan sangkakala yang ke-7 atau yang terakhir itulah segala rahasia kitab Daniel-Wahyu disingkapkan kepada Williem Miller dan Ny. Ellen G. White, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh.

Nama Yosua sendiri searti dengan YESHUA. Jika nabi Yosua membawa bangsa Israel memasuki negeri Kanaan, ELOHIM YESHUA membawa kita memasuki negeri Kanaan sorgawi, yaitu: Yerusalem baru. Jika bangsa Israel dihadang dengan tembok kota Yerikho, kita dihadang dengan kitab nabi Daniel yang termeterai, yang membuat rasul Yohanes menangis;

Wahyu
5:3Tetapi tidak ada seorangpun yang di sorga atau yang di bumi atau yang di bawah bumi, yang dapat membuka gulungan kitab itu atau yang dapat melihat sebelah dalamnya.
5:4Maka menangislah aku dengan amat sedihnya, karena tidak ada seorangpun yang dianggap layak untuk membuka gulungan kitab itu ataupun melihat sebelah dalamnya.

Nabi Yosua meniup sangkakala, di meterai yang ke-7 ada 7 malaikat yang meniup sangkakala juga.

Apa yang diceritakan oleh meterai-meterai dan sangkakala itu? Mari kita lihat;

METERAI PERTAMA;

Wahyu
6:1Maka aku melihat Anak Domba itu membuka yang pertama dari ketujuh meterai itu, dan aku mendengar yang pertama dari keempat makhluk itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: "Mari!"
6:2Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan.

Kuda adalah binatang tunggangan. Jadi, kuda adalah organisasi atau kumpulan orang-orang atau jemaat atau umat atau gereja. Warna putih menunjukkan kesucian jemaat JALAN TUHAN antara tahun 31 - 325 Tarikh Masehi, sebelum masuknya kaisar Konstantin Agung yang merusakkan Kekristenan. Penunggang kuda putih itu membawa sebuah panah, menyatakan bahwa jemaat JALAN TUHAN pada masa itu tegas dalam menjaga kesucian dan kemurnian ajarannya. Karena itu jemaat itu dikaruniakan sebuah mahkota kemenangan. Dalam surat kepada 7 jemaat, itulah jemaat Efesus;

Wahyu
2:1"Tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Efesus: Inilah firman dari Dia, yang memegang ketujuh bintang itu di tangan kanan-Nya dan berjalan di antara ketujuh kaki dian emas itu.
2:2Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta.
2:3Dan engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah.
2:4Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.
2:5Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.

ELOHIM YESHUA memuji pemeliharaan mereka terhadap ajaran-ajaran yang asli, tapi mencela hilangnya kasih mereka.

METERAI KEDUA:

Wahyu
6:3Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kedua, aku mendengar makhluk yang kedua berkata: "Mari!"
6:4Dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar.

Di zaman ini jemaat sudah tidak suci lagi, digambarkan oleh warna kuda yang merah padam, seperti warna iblis. Jemaat Kristen, tepatnya: Roma Katolik, mulai melakukan penganiayaan-penganiayaan. Ini adalah antara tahun 325 - 538 Tarikh Masehi, digambarkan sebagai jemaat di Smirna:

Wahyu
2:8"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Smirna: Inilah firman dari Yang Awal dan Yang Akhir, yang telah mati dan hidup kembali:
2:9Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu--namun engkau kaya--dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis.
2:10Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.

METERAI KETIGA:

Wahyu
6:5Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya.
6:6Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu."

Kuda hitam menggambarkan zaman kegelapan antara 538 - 1798 Tarikh Masehi. Secupak gandum sedinar menggambarkan langkanya kebenaran. Tapi ELOHIM YESHUA memberikan jaminan bahwa ROH KUDUS dan orang-orang pilihan masih tetap ada disepanjang zaman itu. ELOHIM YAHWEH menyimpan orang-orang Waldenses di padang gurun selama 1260 tahun itu. Dalam suratNYA kepada jemaat di Pergamus, ELOHIM YESHUA menuliskan;

Wahyu
2:12"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Pergamus: Inilah firman Dia, yang memakai pedang yang tajam dan bermata dua:
2:13Aku tahu di mana engkau diam, yaitu di sana, di tempat takhta Iblis; dan engkau berpegang kepada nama-Ku, dan engkau tidak menyangkal imanmu kepada-Ku, juga tidak pada zaman Antipas, saksi-Ku, yang setia kepada-Ku, yang dibunuh di hadapan kamu, di mana Iblis diam.
2:14Tetapi Aku mempunyai beberapa keberatan terhadap engkau: di antaramu ada beberapa orang yang menganut ajaran Bileam, yang memberi nasihat kepada Balak untuk menyesatkan orang Israel, supaya mereka makan persembahan berhala dan berbuat zinah.

Roma Katolik, sekalipun memakai nama Yesus Kristus, namun sesungguhnya adalah jemaah iblis.


METERAI KEEMPAT:

Wahyu
6:7Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keempat, aku mendengar suara makhluk yang keempat berkata: "Mari!"
6:8Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi.

Kita lihat dulu surat ke-4 kepada jemaat di Tiatira;

Wahyu
2:18"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah firman Anak Allah, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan tembaga:
2:19Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang pertama.
2:20Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.
2:21Dan Aku telah memberikan dia waktu untuk bertobat, tetapi ia tidak mau bertobat dari zinahnya.
2:22Lihatlah, Aku akan melemparkan dia ke atas ranjang orang sakit dan mereka yang berbuat zinah dengan dia akan Kulemparkan ke dalam kesukaran besar, jika mereka tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan perempuan itu.
2:23Dan anak-anaknya akan Kumatikan dan semua jemaat akan mengetahui, bahwa Akulah yang menguji batin dan hati orang, dan bahwa Aku akan membalaskan kepada kamu setiap orang menurut perbuatannya.
2:24Tetapi kepada kamu, yaitu orang-orang lain di Tiatira, yang tidak mengikuti ajaran itu dan yang tidak menyelidiki apa yang mereka sebut seluk-beluk Iblis, kepada kamu Aku berkata: Aku tidak mau menanggungkan beban lain kepadamu.
2:25Tetapi apa yang ada padamu, peganglah itu sampai Aku datang.

Maut Hitam, disebut juga Wabah Hitam atau Black Death, adalah suatu pandemi hebat yang pertama kali melanda Eropa pada pertengahan hingga akhir abad ke-14 (13471351) dan membunuh sepertiga hingga dua pertiga populasi Eropa. Pada saat yang hampir bersamaan, terjadi pula epidemi pada sebagian besar Asia dan Timur Tengah, yang menunjukkan bahwa peristiwa di Eropa sebenarnya merupakan bagian dari pandemi multi-regional. Jika termasuk Timur Tengah, India, dan Tiongkok, Maut Hitam telah merenggut sedikitnya 75 juta nyawa. Penyakit yang sama diduga kembali melanda Eropa pada setiap generasi dengan perbedaan intensitas dan tingkat fatalitas yang berbeda hingga dasawarsa 1700-an. Beberapa wabah penting yang muncul kemudian antara lain Wabah Italia (16291631), Wabah Besar London (16651666), Wabah Besar Wina (1679), Wabah Besar Marseille (17201722), serta wabah pada tahun 1771 di Moskwa. Penyakit ini berhasil dimusnahkan di Eropa pada awal abad ke-19, tapi masih berlanjut pada bagian lain dunia (Afrika Tengah dan Oriental, Madagaskar, Asia, beberapa bagian Amerika Selatan).
Maut Hitam menimbulkan akibat drastis terhadap populasi Eropa, serta mengubah struktur sosial Eropa. Wabah ini mengakibatkan perburuan dan pembunuhan terhadap kaum minoritas seperti Yahudi, pendatang, pengemis, serta penderita lepra. Ketidakpastian untuk tetap bertahan hidup menciptakan suatu kecenderungan yang tak sehat pada masyarakat untuk hidup hanya untuk hari ini, seperti digambarkan oleh Giovanni Boccaccio pada The Decameron (1353).

Tingkat kematian dari wabah ini sangat bervariasi di seluruh daerah dan berbeda tergantung sumbernya. Diperkirakan wabah ini membunuh kurang lebih 200 juta orang pada abad ke-14.
Wabah ini membunuh sekitar 40% populasi Mesir pada saat itu.[1] Setengah populasi penduduk Paris meninggal, Florence Italia kehilangan populasinya dari 110 ribu orang pada tahun 1338, menjadi sekitar 50 ribu orang pada tahun 1351.60% penduduk Hamburg dan Bremen meninggal.[2] Sebelum tahun 1350, terdapat sekitar 170.000 penduduk di Jerman, dan angka ini berkurang hampir 40.000 pada 1450.[3] Pada tahun 1348 wabah ini menyebar dengan sangat cepat sebelum para dokter atau pemerintah dapat mengetahui asal wabah tersebut, populasi Eropa telah berkurang sepertiganya. Pada kota yang padat, sangat umum ketika setengah penduduknya meninggal karena wabah. Orang Eropa yang tinggal di daerah yang terisolasi tidak mengalami kerugian separah yang di kota. Salah satu pihak yang tingkat kematiannya juga tinggi adalah rahib dan biarawan, karena biasanya mereka yang merawat korban Maut Hitam.[4]

ELOHIM YAHWEH membunuh 200 juta jiwa. Wahyu 6:8 menyebutkan seperempat, Wikipedia menyebutkan sepertiga populasi Eropa. Selebihnya adalah pembunuhan terhadap orang-orang minoritas, tepat sebagaimana nubuatannya. Jadi, meterai ke-4 ini masih dalam zaman meterai yang ke-3: 538 - 1798 Tarikh Masehi, merupakan hukuman ELOHIM YAHWEH atas dosa umat manusia yang sudah bertimbun-timbun di zaman itu.

METERAI KELIMA:

Wahyu
6:9Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki.
6:10Dan mereka berseru dengan suara nyaring, katanya: "Berapa lamakah lagi, ya Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah kami kepada mereka yang diam di bumi?"
6:11Dan kepada mereka masing-masing diberikan sehelai jubah putih, dan kepada mereka dikatakan, bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka.

Ini adalah gaya bahasa personifikasi untuk menggambarkan pertanyaan orang-orang kudus: "Kapan zaman kegelapan ini akan berakhir?" Dan inilah surat ELOHIM YESHUA untuk jemaat ke-5: jemaat di Sardis:

Wahyu
3:1"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Sardis: Inilah firman Dia, yang memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu: Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati!
3:2Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hampir mati, sebab tidak satupun dari pekerjaanmu Aku dapati sempurna di hadapan Allah-Ku.
3:3Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.
3:4Tetapi di Sardis ada beberapa orang yang tidak mencemarkan pakaiannya; mereka akan berjalan dengan Aku dalam pakaian putih, karena mereka adalah layak untuk itu.
3:5Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya.

Tahun 1517 Tarikh Masehi, Martin Luther mengkritisi ajaran-ajaran Roma Katolik dan memisahkan diri. Kelihatannya sesuatu yang membuka harapan besar bagi kebenaran Kristen. Tapi ELOHIM YAHWEH melihat bahwa itu sesungguhnya masih sangat jauh dari sempurna. Dikatakan hidup padahal sesungguhnya mati. Terbukti pecahnya gereja sampai menjadi 666 denominasi Kristen, semuanya tak ada yang beres. Semuanya masih sama seperti induknya, yaitu: Roma Katolik. Bagaimana bisa hidup jika ibadahnya hari Minggu???? Hayo, tobat!

METERAI KEENAM:

Wahyu
6:12Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah.
6:13Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang.
6:14Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya.
6:15Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar serta perwira-perwira, dan orang-orang kaya serta orang-orang berkuasa, dan semua budak serta orang merdeka bersembunyi ke dalam gua-gua dan celah-celah batu karang di gunung.
6:16Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu karang itu: "Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas takhta dan terhadap murka Anak Domba itu."
6:17Sebab sudah tiba hari besar murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan?

ELOHIM YESHUA menerangkan kepada para murid tentang akhir dari masa 1260 tahun itu akan ditandai dengan tanda-tanda alam;

Matius 24:29"Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.

>> Tahun 1773 penganiayaan secara umum sudah berakhir,  tapi kepausan masih ada.

>> Tahun 1798 kuasa kepausan terluka parah oleh revolusi Perancis.


>> Tanggal 01 November 1755 gempa bumi di Lisbon.

>>  Tanggal 19 Mei 1780 matahari gelap.

>> Tanggal 13 November 1833 bintang-bintang berjatuhan.

Surat ELOHIM YESHUA kepada jemaat ke-6: jemaat di Filadelfia;

Wahyu
3:7"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.
3:8Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.
3:9Lihatlah, beberapa orang dari jemaah Iblis, yaitu mereka yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, melainkan berdusta, akan Kuserahkan kepadamu. Sesungguhnya Aku akan menyuruh mereka datang dan tersungkur di depan kakimu dan mengaku, bahwa Aku mengasihi engkau.
3:10Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.
3:11Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu.

Tahun 1830 - 1844 Tarikh Masehi, Williem Miller mengabarkan nubuatan 2300 petang dan pagi. ELOHIM YESHUA telah membuka pintu bagi umatNYA, melalui pengungkapan nubuatan tersebut. Dan semenjak terbukanya arti nubuatan 2300 petang dan pagi[Daniel 8:14], maka secara satu-persatu dari nubuatan-nubuatan yang lainnya berhasil disingkapkan artinya.

ELOHIM YESHUA menyatakan bahwa apa yang IA buka takkan ada seorangpun yang bisa menutup. Maksudnya, pengartian nubuat-nubuat itu hingga sekarang masih tetap sama sebagaimana dari awalnya disingkapkan. Tidak bisa dibengkokkan sebab itu tercatat dalam sejarah!

>> Masih ada 1 meterai lagi yang isinya 7 sangkakala.
Hasil gambar untuk gambar gulungan kitab yang termeterai