Senin, 28 Maret 2016

SIAPA YANG SELALU DIMUSUHI GUBERNUR AHOK

Selama beberapa minggu di berbagai wilayah DKI Jakarta terjadi penertiban pedagang secara besar-besaran. Satu rombongan razia diikuti oleh beberapa truk yang isinya penuh dengan gerobak-gerobak dagangan. Ada juga beberapa becak yang memang dilarang beroperasi di wilayah DKI Jakarta. Dan ketika para pedagangnya celingukan kebingungan, petugas Satpol PP-nya sangat sibuk memotret kejadian demi kejadian. Rupanya potret-potret ketika gerobak dinaikkan atau ketika pedagangnya menangis, itu akan dijadikan laporan kepada bigboss yang akan membuatnya tertawa terbahak-bahak sambil membagi-bagikan tanda-tanda penghargaan dan kenaikan-kenaikan pangkat.

Banyak sekali rupanya lahan garapan Satpol PP ini; membersihkan papan reklame, spanduk liar, gelandangan, pengemis, pengamen, pedagang asongan, warung-warung, kios-kios, kompleks pelacuran, dan bangunan-bangunan yang tidak sesuai IMB-nya.

Singkat cerita dari antara korban-korban penggerebegan Satpol PP itu manakah yang termasuk kelompok konglomerat, manakah yang termasuk pengusaha sukses, manakah yang termasuk orang kaya, atau yang termasuk golongan ekonomi menengah? Tak ada! Lalu golongan apakah mereka itu? Mereka semuanya termasuk fakir miskin dan rakyat terlantar.

Kalau pejabat hendak kampanye, "rakyat kecil" ini sangat diharapkan sekali photonya. Mantan jendral Wiranto tak segan-segan melakukan adegan sebagai pedagang asongan dan tukang becak. Itu artinya masyarakat kecil adalah bagian dari sebuah kota. Tapi manakala jabatan sudah didapatkan, mengapa justru mereka itu yang harus dijadikan tumbal pertamanya?

Tanpa obrakan Satpol PP saja presiden sudah dipusingkan oleh membengkaknya angka pengangguran dan kemiskinan yang tak bisa ditanggulangi. Maka berapa lagikah pertambahan kemiskinan dan pengangguran yang diakibatkan oleh aksi-aksi Satpol PP tersebut? Memangnya kenapa mereka nekat berdagang di daerah terlarang?

Daerah yang tidak memerlukan larangan berjualan adalah kuburan. Tidak perlu dibuatkan larangan berjualanpun tak mungkin ada orang yang berjualan di situ, sebab pasti tak lakunya. Tapi daerah-daerah "terlarang" jelas mengindikasikan itu daerah ekonomi. Itulah titik-titik strategis untuk mengais rejeki. Lihat saja apa saja yang mereka perdagangkan di lampu-lampu merah; koran, rokok, mainan anak-anak, barang-barang elektronik yang canggihpun dijual di situ.

Apa yang diharamkan oleh Satpol PP itu adalah makanan lezat para fakir miskin. Ketertiban Satpol PP sifatnya membunuh rejekinya fakir-miskin. Kedua konsep yang saling bertentangan ini akan berdiri seperti itu selamanya. Selama fakir miskin ada tak mungkin ada ketertiban. Lihat saja kota-kota kelas dunia yang disebut kota terbersih, pasti adalah kota-kota yang telah bebas dari masalah kemiskinan.

Dan Indonesia hendak dijadikan kota yang berdiri sejajar dengan kota-kota itu oleh Ahok? Ahok jelas terlalu mabuk! Ahok tak ubahnya ayah miskin beranak banyak tapi setiap hari harus makan enak, sekolah gratis, berpakaian necis dan bermewah-mewah. Itu namanya ayah miskin yang tak tahu diri. Dia hanya punya mimpinya saja, sedangkan yang dijadikan harapan untuk mewujudkannya tak ada.

Dan saking antusiasnya terhadap komputerisasi sehingga keberadaan angkutan online berbasis aplikasi seperti Gojek, Grab dan Uber didukung habis-habisan oleh Ahok. Puluhan ribu sopir se DKI melakukan demo besar-besaran selama beberapa hari tak dihiraukan sama sekali. Kata Ahok: "Yang penting saya bawa DKI supaya maju sejajar dengan kota-kota terkenal dunia." Bagus itu, Ahok, tapi apakah masyarakat yang kamu ajak itu sudah siap? Sebab jangan sampai yang terajak itu orang-orang di luar masyarakat itu sedangkan masyarakat itu sendiri masih utuh tak tersentuh.

Contohnya: "GOJEK." Pengemudi GOJEK umumnya adalah orang-orang pendatang baru yang bukan dari latar belakang tukang ojek tradisional. Mereka justru orang-orang yang sudah mempunyai pekerjaan tetap, guru, mahasiswa, dan lain-lainnya. Anak tetangga diajak kabur oleh Ahok, anak sendiri ditelantarkan.

Saya kos di sebuah gang kecil dan hanya untuk tidur saja. Suatu kali saya mencoba-coba membuat usaha gorengan. Di manakah saya akan melakukannya? Di dalam rumah atau di luar rumah? Kalau saya lakukan di luar rumah apakah itu saya bermaksud pameran? Bukan, tapi terpaksa! Dan itu kalau ketahuan Satpol PP pasti akan disikat habis itu. Jadi, untuk mendapatkan uang saya terpaksa harus melanggar ketertiban versi Satpol PP. Atau saya harus tunduk pada ketertiban Satpol PP sekalipun kelaparan seisi rumah?

Surabaya Tolak Izin Angkutan Umum "Online", Ini Alasan Risma

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharani menolak pemberian izin kepada perusahaan angkutan umum berbasis online seperti Gojek, Uber dan Grab.
"Jika di Surabaya, berkali-kali mau ketemu, saya tidak mau. Kenapa? Karena ini bahaya kalau gesekan di bawah ini. Saya tidak mau itu," kata Risma, Minggu (27/3/2016).
Sebetulnya, sebut Risma,  dirinya tidak menafikkan penggunaan teknologi. Hanya dia melihat adanya kompetisi yang tidak adil.  Menurut Risma, angkutan berbasis online mendapatkan subsidi dari pengelola aplikasi online, sementara angkutan umum konvensional tidak.

"Nah di tingkat bawah ini, terus terang saya takut ada gesekan. Karena yang dapat subsidi pasti menang. Sementara yang tidak dapat, tidak. Kalau terjadi gesekan mengerikan sekali, karena ini urusan perut," jelas Risma.

Apalagi bila ada tekanan, maka gesekan di tingkat bawah akan bisa menakutkan lagi.

Saat ini saja, sebut dia, angkutan umum sudah susah. Di antaranya akibat mudahnya mendapatkan kredit kepemilikan kendaraan motor.

"Sekarang saja tidak ada tekanan, dengan adanya banyak motor, sopir taksi itu sudah... sudah itu lho.. Angkot saja sudah mati," kata Risma.

Layanan online, menurut Risma, bukan menjadi masalah namun sekali lagi lebih pada urusan perut. 

Saat ini, pemerintah pusat sedang mentertibkan untuk usaha aplikasi ini agar memilih membuat usaha bisnis aplikasi atau usaha angkutan umum.

Bila menggunakan usaha aplikasi, harus menggandeng perusahaan operator angkutan umum yang sudah ada.

Bila untuk usaha bisnis angkutan umum, harus mendaftar sebagai perusahaan umum dengan mengurus izin usahanya sekaligus mendaftarkan armada yang dipakai.

Sementara itu, pemerintah pusat memutuskan bahwa taksi Uber dan GrabCar harus mematuhi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Darat.

Kedua perusahaan tersebut harus bergabung ke dalam operator angkutan yang legal. (Sri Handi Lestari)

Minggu, 27 Maret 2016

TERGERAK PUASA

Sejak tanggal 23 Maret 2016 saya digerakkan untuk doa dan puasa 3 hari 3 malam. Puji TUHAN, sekalipun fisik lemah, namun kesehatan prima sekali. Pesan yang TUHAN sampaikan adalah keprihatinan TUHAN bahwa umat sudah kehilangan minyak - kehidupan kerohaniannya.

Rabu, 23 Maret 2016

XXXIII. YESHUA BUKAN YESUS BUKAN ISA

Alkitab menubuatkan bahwa akhir zaman akan banyak anti KRISTUS dan mesias-mesias palsu;

>> Anti KRISTUS berarti bertentangan dengan YESHUA.

>> Masias palsu berarti bukan YESHUA dibilang YESHUA.

2Yohanes
1:9Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.
1:10Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu menerima dia di dalam rumahmu dan janganlah memberi salam kepadanya.
1:11Sebab barangsiapa memberi salam kepadanya, ia mendapat bagian dalam perbuatannya yang jahat.


APA PERBEDAAN YESHUA, YESUS DAN ISA?

YESHUA itu ANAK ALLAH dan ciptaan ALLAH;

1Yoh. 5:5Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?

Why. 3:14"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah:

Tapi jika anda bertanya kepada setiap orang Kristen di mana saja, di seluruh dunia, mereka akan menerangkan tentang YESUS itu adalah ALLAH, FIRMAN dan ROH KUDUS. Ya ALLAH, ya FIRMAN, ya ROH KUDUS.

>> Siapakah ALLAH? Ya ALLAH, ya YESUS, ya ROH KUDUS.

>> Siapakah YESUS? Ya ALLAH, ya YESUS, ya ROH KUDUS.

>> Siapakah ROH KUDUS? Ya ALLAH, ya YESUS, ya ROH KUDUS.

Itu menyatakan bahwa agama Kristen itu bukanlah JALAN TUHAN, melainkan penjelmaan dari agama Roma Katolik. Ketika mereka menolak Roma Katolik, lahirlah agama-agama yang memakai nama Kristen. Dan Kristen yang lahir dari Roma Katolik ini bukanlah Kristen yang disebutkan di Alkitab. Sebab kalau dari kalangan internal para rasul menamainya: JALAN TUHAN. Para rasul tak pernah menyebut ajarannya sebagai Kristen. Sebutan Kristen adalah julukan yang diberikan oleh masyarakat Antiokhia, sama seperti Roma Katolik menyebut Kristen-kristen itu sebagai Protestan, karena suka memprotes Roma Katolik. Roma Katolik enggan menyebut mereka itu sebagai Kristen.

Kis. 11:26Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.

Sedangkan ISA menurut Islam artinya adalah "nama seorang nabi", berbeda dengan arti YESHUA yang adalah "YAHWEH yang menyelamatkan." Jadi, ISA al MASIH menurut Islam adalah seorang nabi yang menjadi JURUSELAMAT;

>> ISA = "nama seorang nabi."

>> al  =  sesuatu atau seorang.

>> MASIH = JURUSELAMAT.

Alkitab menyebut ajaran YESHUA: JALAN TUHAN, orang Kristen menyebut ajaran YESUS: Kristen, orang Islam menyebut ajaran ISA: Nasrani.

Rambut YESHUA menurut Alkitab; pendek, rambut YESUS menurut Kristen; panjang, sedangkan Islam: tidak bisa menggambarkannya.

Hari kelahiran YESHUA tidak disebutkan dalam Alkitab, tanggal lahir YESUS: 25 Desember, sedangkan Islam menerangkan bahwa zaman ISA itu di zaman Musa dan Harun, karena ISA itu keponakannya Harun.

Sebagai orang Yahudi harusnya raut wajah YESHUA tampak Keyahudiannya. Tapi YESUS lebih mirip dengan ras Romawi. Sementara itu nabi ISA menurut kaum Muslim agamanya adalah Islam, sehingga kemungkinan ISA itu orang Arab.

Kebiasaan YESHUA menurut Alkitab adalah berhari Sabat, sedangkan YESUS berhari Minggu, sementara itu nabi ISA yang Islam pastinya berhari Jum'at.

YESHUA merayakan hari Paskah dengan roti dan anggur, Kristen merayakan Paskah dengan telor ayam, sedangkan kaum Muslim tak paham dengan apakah Paskah itu.

Orang Kristen sangat menentang nama YESHUA. Mereka lebih suka dengan nama YESUS, sedangkan kaum Muslim lebih suka dengan nama ISA. Jadi, terlihat sekali bahwa kedua kelompok itu, yakni: Kristen dan Islam dalam segala aspeknya selalu menentang yang Alkitab ajarkan. Mereka adalah anti KRISTUS yang sangat-sangat nyata.

Tokoh JALAN TUHAN yang terkenal adalah rasul Petrus dan rasul Paulus, sedangkan tokoh Kristen yang terkenal adalah Santa Klaus dan Swarte Piet.

Pohon yang terkenal di JALAN TUHAN adalah Pokok Anggur, sedangkan pohon terkenal di Kristen adalah pohon cemara, sedangkan menurut Islam, nabi ISA itu dilahirkan dibawah pohon korma.

Jika menurut Alkitab, YESHUA itu kini ada di sebelah kanan YAHWEH dan takkan turun-turun ke Bumi sampai kiamat nanti. Tapi YESUS sering kali dilihat oleh orang-orang Kristen; YESUS ada di sana, YESUS ada di sini;

Matius
24:26Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di padang gurun, janganlah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam bilik, janganlah kamu percaya.
24:27Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.

Kisah
1:11dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."


Menurut Alkitab, kita kelak akan dimasukkan ke kota Yerusalem Baru, tapi menurut Kristen dimasukkan ke sorga.

Menurut Alkitab baik kota Yerusalem yang Baru maupun neraka masih belum ada, tapi menurut orang-orang Kristen ada yang sudah pernah diajak keliling ke sorga dan ke neraka.

Orang-orang JALAN TUHAN bukanlah kelompok orang-orang formal, tapi orang-orang Kristen adalah agama resmi pemerintah. Tapi kaum Muslim tidak mau tahu, sekalipun Kristen merupakan agama resmi yang diakui pemerintah, kaum Muslim tetap saja berkeberatan dengan Kristen.

Selasa, 22 Maret 2016

XXXII. NAMA ASLI YESUS

Menurut "sarapanpagi.com":

Nama Yesus dalam bahasa Ibrani adalah יְהוֹשׁוּעַ - YEHOSYUA'/ YEHOSHUA , yõd - hê' - vâv - syïn - vâv - 'ayin, dan bentuknya dalam bahasa Aram adalah יֵשׁוּעַ - YESYUA'/ YESHUA , yõd-syïn-vâv-'ayin (dalam aksara ibrani). 

Contoh ayat yang memuat nama יֵשׁוּעַ הַמָּשִׁיחַ - YESYUA HAMASIAKH/ YESHUA HAMASIACH:

* Matius 1:1LAI TB, Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak AbrahamKJV, The book of the generation of Jesus Christ, the son of David, the son of Abraham.Naskah Bahasa Asli Yunani Textus Receptus (TR), βιβλος γενεσεως ιησου χριστου υιου δαβιδ υιου αβρααμTranslit, biblos geneseôs iêsou khristou huiou dabid huiou abraamHA-BERIT (naskah terjemahan Ibrani), 
סֵפֶר תּוֹלְדֹת יֵשׁוּעַ הַמָּשִׁיחַ בֶּן־דָּוִד בֶּן־אַבְרָהָם׃
Translit, SEFER TOLEDOT YESYUA HAMASIAKH BEN-DAVID BEN AVRAHAM

Jelas disini ada nama YESHUA HAMASIAKH dalam versi terjemahan bahasa Ibrani.


BAGAIMANA YESHUA BISA MENJADI YESUS?

Karena Helenisasi. Kitab Perjanjian Baru aslinya adalah yang berbahasa Yunani. Di zaman YESUS dunia dikuasai oleh kekaisaran Romawi, dan ada 4 bahasa yang dipakai: Ibrani sebagai bahasa agama, Aram sebagai bahasa sehari-hari, Yunani sebagai bahasa kaum intelektual, dan Latin adalah bahasanya bangsa Romawi. Mungkin seperti sekarang ini kalau di Islam; bahasa Arab sebagai bahasa agama Islam, bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari, bahasa Inggris sebagai bahasanya kaum intelektual, sedangkan bahasa China sebagai bahasanya suku China.

Mengingat YESUS mempunyai nama Ibrani: YESHUA ha MASHIA, itu artinya nama yang diberikan oleh ibunya berdasarkan Firman malaikat Gabriel;

Mat. 1:21Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."

YESHUA artinya adalah YAHWEH yang menyelamatkan. Bahwa melalui YESHUA, YAHWEH menyelamatkan kita. Dari YESHUA di Yunanikan menjadi IESUS. Apakah IESUS itu memiliki arti YAHWEH yang menyelamatkan, atau sekedar melidahkan saja? Maksud melidahkan adalah menyelaraskan ke lidah Yunani, seperti Liem Sioe Liong menjadi Salim, Liem menjadi Salim? Mungkinkah bahasa Yunani yang penyembah berhala dewa-dewa itu menyediakan nama YAHWEH, nama ALLAH Israel? Tidak mungkin! Karena itu IESUS bukanlah mengandung arti YAHWEH yang menyelamatkan, malah bisa jadi tak ada artinya sama sekali. Contoh lainnya: Joko Widodo menjadi Jokowi. Kalau "joko" dan "widodo" dalam bahasa Jawa masing-masing ada artinya, bagaimana dengan Jokowi. Apa artinya Jokowi jika faktanya nama itu hanya untuk mendongkrak popularitasnya belaka, supaya namanya tidak seperti kebanyakan orang Jawa: "Joko."

Apakah nama Jokowi ada dalam akta kelahirannya? Apakah nama IESUS ada dalam akta kelahiran YESHUA? Tidak mungkin! Jika "Jokowi" ada dalam akta-akta kenegaraan, itu namanya perubahan atau merubah dari aslinya. Patutkah kita merubah nama YESHUA yang diberikan oleh malaikat Gabriel menjadi nama Yunani: IESUS, oleh sebab bahasa Yunani termasuk bahasa resmi negara pada waktu itu? Jelas tidak bisa dibenarkan!

Nama berbeda dengan bahasa. Jikapun para rasul menuliskan kitab-kitab Perjanjian Baru dalam bahasa Yunani, masih bukan masalah. Dan jika kemudian disalin ke dalam bahasa Ibrani, tetaplah naskah aslinya adalah yang Yunani. Yang Ibrani tetap merupakan salinannya.

Orang China memberi nama anak-anak mereka dengan nama-nama China, tapi jika mereka perlu menulis untuk umum, mereka pasti akan menggunakan bahasa Indonesia, seperti cuplikan berita surat kabar ini:

"Pers Nasional di Indonesia, berhasil “menggedor” Mabes Polri pada periode Desember 2008 sampai Maret 2009 untuk kasus narkoba yang dipimpin Bandar Liem Piek Kiong alias MONAS ini."

Dari YESHUA menjadi IESUS - Yunaninya, menjadi YESUS - Indonesianya, menjadi ISA - bahasa Aram atau Arabnya. Patutkah kita memperlakukan nama TUHAN kita secara sembarangan seperti itu?

>> Nama aslinya: Chan Kong Sang, nama panggilannya: Chan Lung, nama populernya: Jackie Chan.

>> Nama aslinya: Lau Tak Wah, di Mandarinkan menjadi: Liu De Hua, nama populernya: Andy Lau.

>> Nama aslinya: Zhong Wanxue, nama Indonesianya: Basuki Tjahaja Purnama, nama populernya: Ahok, gubernur DKI Jakarta.

Coba bandingkan dengan kaum Muslim melestarikan nama Muhammad. Apakah ada nama bahasa Inggrisnya? Apakah ada nama bahasa Chinanya? Apakah ada nama bahasa Jepangnya? Sekalipun kalau di Indonesiakan artinya: "Yang terpuji", di Inggriskan: "Commendable", di Chinakan: "Zhídé chēngdào", dan di Jepangkan: "Shōsan niataisuru" Maukah mereka merubah Muhammad ke bahasa masing-masing negara? Tapi mereka telah memperlakukan terhadap nama YESHUA menjadi ISA.

Belum lagi Islam merubah nama nabi-nabi: Abraham menjadi Ibrahim, Elia menjadi Ilyas, Yehezkiel menjadi Zulkarnain, Henokh menjadi Idris. Padahal Islam juga bisa melestarikan nama: Musa, Harun, Ishak, Yakub, Nuh, Ayub, dan lain-lainnya. Apakah itu bisa disebut adil?

Karena itu saatnya kita menggugat agar nama YESUS di Kristen dan ISA di Islam dikembalikan ke nama yang sebenarnya: YESHUA ha MASHIA.

>> YESHUA artinya YAHWEH yang menyelamatkan.

>> ha artinya sesuatu atau seseorang. Kalau bahasa Arabnya: "al."

>> MASHIA artinya Yang diurapi atau Yang disahkan.

Yoh. 6:27Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."

Alkitab ILT - Indonesia Literatur Terjemahan telah membuat terobosan mengembalikan nama YAHWEH dari ALLAH atau TUHAN di Alkitab.

Silahkan download di sini:



Senin, 21 Maret 2016

XXXI. PERNIKAHAN GEREJANI

Lembaga pernikahan gereja adalah salah satu dari warisan gereja Roma Katolik yang diwariskan ke gereja-gereja Kristen sekarang ini. Lembaga pernikahan gereja ini tentunya dimaksudkan untuk memberikan kewibawaan bagi gereja, seolah-olah gereja memiliki kewenangan untuk mengawinkan pasangan suami-istri. Lembaga ini hanya memperpanjang dan membikin rumit sebuah perkawinan yang sama sekali bertentangan dengan Alkitab dan fakta alamiah kita.

Alkitab tidak mengenal lembaga pernikahan, yakni penerbitan surat kawin untuk mengesahkan sebuah perkawinan. Sebab pasangan yang melangsungkan perkawinan itu sudah memiliki keluarga yang berwewenang untuk mengawinkan mereka. Mereka sudah memiliki orangtua[ayah-ibu] yang memiliki hak untuk merestui atau tidak merestui perkawinan anaknya. Mengapa harus dibelokkan ke pendeta, jika orangtua sudah merestui? Karena pendeta wakil TUHAN? Kalau dalam hal Firman TUHAN, pendeta mengklaim diri sebagai wakil TUHAN, boleh. Tapi dalam hal perkawinan TUHAN sudah berbicara melalui tanda-tanda akil baliq.

Apakah anda laki-laki yang sudah akil-baliq? Apakah anda perempuan yang sudah akil-baliq? Jika keduanya sudah akil-baliq, silahkan melakukan hubungan seks suami-istri, asal tidak ada yang merasa dipaksa dan itu dilakukan dengan bertanggungjawab sebagai suami-istri. Hubungan seks itu sudah sah dihadapan TUHAN melalui tanda akil-baliq. Ilmu kedokteranpun menyatakan bahwa tanda akil-baliq merupakan tanda sudah diperbolehkannya orang melakukan hubungan seks.

Karena TUHAN sendiri yang sudah mengesahkan hubungan seks anda, maka ayah-ibu apalagi pendeta, sudah tidak ada nilainya apa-apa lagi. Jadi, perkawinan sebenarnya tidak memerlukan persetujuan ayah-ibu. Karena itu jika ayah-ibu anda tidak menyetujui pasangan anda, anda boleh mengabaikan mereka. Itu tidak dosa. Ayah-ibu menguasai anak-anaknya hanya sebatas mereka akil-baliq. Selebihnya, anak-anak harus dilepaskan. Jika ada orangtua yang masih mengendalikan anak-anaknya yang sudah akil-baliq, maka orangtua itu adalah perampok dan pemerkosa anak-anaknya. Merekalah yang berdosa, jika mereka tidak mengerti batas-batas mereka.

>> Kejadian   2:24            Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan
                                            bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.

Anda harus bersatu dengan pasangan anda, bukan dengan ayah-ibu terus-terusan. Ada waktunya anda terpisah dengan orangtua dan bersatu dengan pasangan anda.

Apakah saya mengajari anda kurangajar pada orangtua? Tidak. Anda perlu merundingkan perkawinan anda pada mereka. Anda harus menghormati mereka. Anda harus memperkenalkan pasangan anda pada mereka sebelum anda melakukan hubungan seks. Anda juga perlu mendengarkan pertimbangan-pertimbangan pemikiran mereka. Jika mereka tidak setuju, anda boleh memperhatikan omongan mereka. Anda boleh putuskan hubungan dengan kekasih anda itu demi nasehat orangtua. Tapi anda juga boleh mengabaikan ketidaksetujuan mereka. Jadi, anda memiliki kebebasan untuk menuruti ataupun tidak menuruti omongan mereka dalam hal perkawinan anda.
Jika anda mempunyai pasangan dan mendapatkan persetujuan orangtua, bersyukurlah, sebab itu artinya posisi anda semakin baik/kuat.

Jika anda mendapatkan restu orangtua, tundalah melakukan hubungan seks sampai acara pestanya.
Itu untuk penghormatan kepada orangtua. Tapi jika sebelum anda memperkenalkan pasangan anda kepada orangtua, anda sudah melakukan hubungan seks duluan, misalkan: ketemu di jalan lalu anda keburu melakukan hubungan seks, anda tidak perlu merasa berdosa. Itu halal di mata TUHAN. Asalkan anda bertanggungjawab, bukan main-main. Jika anda melakukan yang seperti ini, inilah yang dituliskan Alkitab, bahwa anda harus membayar Mas Kawin.

>> Keluaran  22:16          Apabila seseorang membujuk seorang anak perawan yang belum
                                           bertunangan, dan tidur dengan dia, maka haruslah ia mengambilnya menjadi
                                           isterinya dengan membayar mas kawin.
                        22:17             Jika ayah perempuan itu sungguh-sungguh menolak memberikannya
                                            kepadanya, maka ia harus juga membayar perak itu sepenuhnya, sebanyak
                                            mas kawin anak perawan."

Jadi, Mas Kawin adalah semacam denda jika anda melakukan hubungan seks sebelum ijin dari orangtua gadis itu. Jika itu anda bayar, maka anda tidak berdosa sedikitpun. Halal itu.

Berapakah Mas Kawin menurut Hukum Taurat?

>> Ulangan  22:29           maka haruslah laki-laki yang sudah tidur dengan gadis itu memberikan lima
                                            puluh syikal perak kepada ayah gadis itu, dan gadis itu haruslah menjadi
                                            isterinya, sebab laki-laki itu telah memperkosa dia; selama hidupnya tidak
                                            boleh laki-laki itu menyuruh dia pergi.


Syikal adalah ukuran timbangan di Timur Tengah pada zaman Alkitab sebesar 11,4 gram. Biasanya dipakai untuk ukuran jumlah uang. Syikal kudus ialah syikal (timbangan yang utuh, yang disimpan dalam Kemah Suci (Keluaran 30:13)


50 syikal perak = 50 x 11,4 gram = 570 gram perak.


Dengan demikian tidak ada istilah “kumpul kebo” atau “seks pranikah” atau “hamil diluar nikah”, sebab Alkitab tidak mengenal pernikahan. Semua istilah itu harus kita singkirkan. Tidak ada kebenarannya sama sekali itu. Setiap hubungan seks yang dilakukan oleh pasangan yang sudah akil-baliq dan bertanggungjawab adalah sah.

>> Lebih baik disebut kumpul kebo asalkan bertanggungjawab, daripada mempunyai surat kawin tapi
      tidak bertanggungjawab.

Tapi alangkah baiknya jika kita meluaskan makna akil baliq dari sekedar tanda-tanda lahiriah kepada tanda-tanda kedewasaan. Sebab akil baliq tapi pikirannya masih belum dewasa, maka perkawinan itu menjadi riskan sekali. Kedewasaan berpikir sangat diperlukan dalam membina rumahtangga.

Para orangtua boleh memperpanjang masa akil-baliq sampai ke masa kedewasaan anak dengan batasan usia yang relatif. Hanya saja jangan sekali-sekali mengatas-namakan TUHAN, jika TUHAN tidak mengatakan sesuatu. Juga jangan mempersulit perkawinan dengan tradisi-tradisi yang tidak
perlu.

Para nabi, para imam, TUHAN YESUS dan para rasul tidak ada yang mengadakan pemberkatan pernikahan. Karena itu pemberkatan pernikahan di gereja oleh pendeta harus ditiadakan. Yang boleh memberkati pernikahan dengan menumpangkan tangan ke atas kepala mempelai adalah orangtua. Pendeta bukan sanak keluarga mempelai biarlah datang sebagai tamu undangan, seperti TUHAN YESUS ketika diundang perkawinan di desa Kana. Syukur-syukur jika pendeta itu datang dengan menyumbang anggur, seperti yang TUHAN YESUS lakukan. Tapi kalau datang untuk bikin repot dan bikin ruwet, apalagi minta amplopan, lebih baik nggak usah diundang saja.

Pemberkatan dari TUHAN sudah diberikan melalui tanda akil-baliq. Di saat itu TUHAN seolah berkata kepada anda: “Sekarang,  silahkan anda kawin dengan siapa saja yang anda inginkan.” Dari segi kedokteranpun berkata yang sama dengan TUHAN. Jadi, jangan ada yang berlaku melebihi TUHAN dan dokter. Termasuk orangtuapun.


PERTUNANGAN.

Pertunangan adalah untuk mengikat pada perkawinan. Anda boleh mengikat pertunangan dengan anak kecil sekalipun. Misalnya anda hendak mengikat anak perempuan yang masih berumur 5 tahun. Itu boleh. Tapi untuk mengawininya harus menunggu sampai anak itu akil-baliq.



Mari, kita sudahi keberadaan pernikahan gereja yang merupakan warisan Roma Katolik ini. 

Sabtu, 19 Maret 2016

XXX. PEREMPUAN DALAM JEMAAT

Sebenarnya, makhluk perempuan itu tidak ada. Yang ada hanyalah laki-laki dan itu disebut manusia. Jadi, yang disebut manusia itu adalah laki-laki, sedangkan perempuan bukanlah manusia. Perempuan itu diambilkan dari laki-laki, bukan dibuat secara tersendiri. Pada saat sebagai suami-istri, keduanya menjadi satu daging, yaitu satu manusia saja, bukan laki-laki dan juga bukan perempuan. Jika saya menyebut manusia itu laki-laki, itu bukanlah soal kelamin laki-lakinya, sebab kelamin laki-laki baru dibuat setelah ada kelamin perempuan, pasangannya.

Kej. 2:24Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.

Kalau dalam bahasa Indonesia, "orang" itu tidak jelas laki-laki atau perempuannya. Itu harus diterangkan: "orang laki-laki" atau "orang perempuan." Tapi dalam bahasa Inggris, antara "orang" dengan "orang laki-laki" disamakan sebagai: "man", sedangkan perempuan menggunakan kata-kata yang berbeda: "woman."

Organ kelamin kita itu kaitannya dengan perut, sehingga ada perut ada kelamin, tak ada perut tak ada pula kelamin. Nah, kelak ketika kita dikasih tubuh yang baru oleh TUHAN YESUS, tubuh kemuliaan kita itu tidak ada lagi perutnya, tidak ada lagi usus, tidak ada lagi kelamin maupun anusnya. Di sorga tidak ada toilet, tidak ada orang yang membuang hajat, tidak ada hubungan biologis.

1Kor. 6:13Makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh.

Kita akan hidup seperti malaikat, tanpa perkawinan;

Mat. 22:30Karena pada waktu kebangkitan orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.

Batasan status perempuan; status perempuan itu dimulai dari haid pertamanya sampai tidak menstruasi lagi[menopause]. Jika pada saat menopause[berhenti haid] suaminya masih hidup, maka dia masih tetap sebagai perempuan. Tapi jika suaminya sudah mati, sehingga statusnya janda yang sudah menopause, maka statusnya sudah bisa sederajat dengan laki-laki, memiliki hak-hak sebagai laki-laki. Sebab dalam kehidupan berjemaat ada aturan-aturan yang membedakan antara laki-laki dengan perempuan, misalnya dalam hal kepemimpinan, perempuan dilarang memegang jabatan pemimpin. Tapi janda yang sudah menopause, sudah diperbolehkan menjadi pemimpin.

Perempuan sebagai ibu dari anak-anaknya memiliki hak memarahi anak-anaknya sampai batas anak-anak itu akil baliq. Jika anak itu perempuan, ibu masih berhak memarahinya sekalipun sudah akil baliq. Tapi jika itu anak laki-laki, seorang ibu harus memposisikan dirinya sebagai perempuan sedangkan anak laki-laki itu sudah menempati posisinya sebagai laki-laki yang di atas perempuan. Di saat itu seorang ibu sudah kehilangan haknya mengatur dan memarahi anak laki-lakinya. Jika anak itu nakal, ibunya harus melaporkan pada bapaknya atau paman-pamannya. Merekalah yang berhak mengatasi anak laki-laki itu.

Itu sebabnya TUHAN YESUS berani menyebut ibunya: "Hai perempuan!"

Yohanes
2:4Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba."

Dalam Terjemahan Lamanya;

Maka kata Yesus kepadanya, "Hai perempuan, apakah yang kena-mengena di antara Aku dengan engkau? Saat-Ku belum sampai."

Dalam versi bahasa Inggrisnya;

Jesus said to her, "Woman, what does your concern have to do with Me? My hour has not yet come."

Dalam kehidupan rumahtangga, suami haruslah dalam posisi kepala dan pengambil keputusan. Istri hanya boleh mengajukan usul atau saran-saran jika diminta oleh suaminya. Jika tidak dimintai pendapatnya, sebaiknya istri diam. Seorang suami berhak melakukan apa saja yang menjadi kewajibannya tanpa perlu meminta ijin pada istrinya. Tapi seorang istri jika hendak melakukan sesuatu harus seijin suaminya. Sebab suami adalah kepalanya istri;

1Kor. 11:3Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan Kepala dari Kristus ialah Allah.

Seorang perempuan yang bersuami tidak boleh berkomunikasi secara langsung dengan TUHAN, seperti ketika membaca Alkitab atau berdoa. Jika hendak berkomunikasi secara langsung dengan TUHAN untuk membaca Alkitab atau berdoa, perempuan harus mengenakan penutup kepala atau rambutnya. Tudung kepala/rambut itulah posisi suaminya. Karena itu untuk gadis atau janda karena tidak memiliki atasan: suami, boleh berkomunikasi dengan ALLAH secara langsung;

1Kor. 11:4Tiap-tiap laki-laki yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang bertudung, menghina kepalanya.
1Kor. 11:5Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya.
1Kor. 11:13Pertimbangkanlah sendiri: Patutkah perempuan berdoa kepada Allah dengan kepala yang tidak bertudung?

Tudung atau kerudung hanya dikenakan oleh perempuan yang bersuami di saat-saat dia membaca Alkitab atau berdoa saja. Tudung Kristen berbeda dengan kerudung Muslimah. Jika kerudung Muslimah dimaksudkan untuk menutupi aurat, kerudung Kristen untuk menghormati suaminya.

TUHAN sendiri berfirmannya kepada kaum pria, supaya kaum suami meneruskan kepada istrinya;

Ams. 8:4"Hai para pria, kepadamulah aku berseru, kepada anak-anak manusia kutujukan suaraku.

Ayat diatas menyamakan pria dengan anak-anak manusia. Adam sendiri sebelum ada Hawa, nama aslinya adalah Manusia. Baru setelah Hawa ada, dinamailah Adam.

Catatan: arti aurat adalah kelamin atau organ perkembangbiakan. Karena itu rambut bukan termasuk aurat. Kalau rambut termasuk aurat, mengapa rambut laki-laki tidak dimasukkan sebagai aurat juga? Mengapa hanya bagian-bagian tubuh perempuan saja yang disebut aurat? Sebab kalau soal hal yang bisa menimbulkan rangsangan seksual itu luas. Tanpa sosok perempuanpun laki-laki bisa dirangsang melalui daya imajinasinya. Belum lagi melalui gambar-gambar porno. Jadi, nggak perlu harus melihat rambut atau paha perempuan, bukan?! Dan konyolnya, perempuan berkerudungpun masih banyak yang menjadi korban perkosaan.

Kalaupun perempuan berkerudung tidak diperkosa, nyatanya banyak yang dikawin. Itu artinya sekalipun berkerudung masih menarik bagi laki-laki. Kerudung baru efektif jika tidak ada laki-laki yang mengawininya, artinya laki-laki sudah kehilangan selera. Karena itu saran saya untuk Muslim sebaiknya kaum perempuan itu dimasukkan ke dalam kardusnya kulkas biar nggak kelihatan, biar nggak ada yang naksir.

Yang membingungkan, bilangnya kerudung untuk menutupi aurat. Tapi nyatanya perempuan berkerudung justru kelihatan lebih cantik. Hah?! Bahkan busana Muslimahpun ketat-ketat memperlihatkan keseksian tubuhnya. Karena itu harusnya busana dan kerudung itu masuknya sebagai seragam kaum Muslimah, bukan sebagai penutup aurat.


Dalam pertemuan jemaat, perempuan dilarang memimpin laki-laki dan berbicara di depan umum. Jika ada pertanyaan harus ditanyakan pada suaminya di rumah;

1Timotius
2:11Seharusnyalah perempuan berdiam diri dan menerima ajaran dengan patuh.
2:12Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.

1Kor. 14:35Jika mereka ingin mengetahui sesuatu, baiklah mereka menanyakannya kepada suaminya di rumah. Sebab tidak sopan bagi perempuan untuk berbicara dalam pertemuan Jemaat.

14:37Jika seorang menganggap dirinya nabi atau orang yang mendapat karunia rohani, ia harus sadar, bahwa apa yang kukatakan kepadamu adalah perintah Tuhan.
14:38Tetapi jika ia tidak mengindahkannya, janganlah kamu mengindahkan dia.

Alkitab menyatakan perempuan yang berbicara di depan umum adalah perempuan yang tidak menghargai suaminya, perempuan yang tidak sopan. Karena itu kita tidak perlu menghormati perempuan yang demikian itu.

Bagaimana dandanan perempuan Kristen?

1Timotius
2:9Demikian juga hendaknya perempuan. Hendaklah ia berdandan dengan pantas, dengan sopan dan sederhana, rambutnya jangan berkepang-kepang, jangan memakai emas atau mutiara ataupun pakaian yang mahal-mahal,
2:10tetapi hendaklah ia berdandan dengan perbuatan baik, seperti yang layak bagi perempuan yang beribadah.

Apa yang diajarkan untuk janda-janda?

1Tim. 5:14Karena itu aku mau supaya janda-janda yang muda kawin lagi, beroleh anak, memimpin rumah tangganya dan jangan memberi alasan kepada lawan untuk memburuk-burukkan nama kita.

1Korintus
7:8Tetapi kepada orang-orang yang tidak kawin dan kepada janda-janda aku anjurkan, supaya baiklah mereka tinggal dalam keadaan seperti aku.
7:9Tetapi kalau mereka tidak dapat menguasai diri, baiklah mereka kawin. Sebab lebih baik kawin dari pada hangus karena hawa nafsu.

Untuk janda-janda yang sudah berumur rasul Paulus menganjurkan supaya tidak kawin lagi. Tapi jika tidak bisa menguasai diri lebih baik kawin dari pada hangus karena hawa nafsunya.

1Tim. 5:6Tetapi seorang janda yang hidup mewah dan berlebih-lebihan, ia sudah mati selagi hidup.

Sangat tidak pantas bagi seorang janda untuk hidup secara glamour. Dia sudah jauh panggang dari api, sudah sangat jauh dari Kekristenan. Karena itu janda seperti itu sudah mati selagi masih hidup. Dia sudah ditolak oleh TUHAN.

Jumat, 18 Maret 2016

SABAR - SEPERTI APAKAH ITU?

Orang sabar adalah orang yang tidak marah ketika seharusnya marah. Ada ukuran atau rumusan yang bisa membuat orang habis kesabarannya sehingga ia marah-marah, sama seperti kertas yang akan terbakar ketika kena api. Ukuran kertas yang bisa terbakar adalah kertas yang kering. Kertas yang basah tidak mungkin bisa dibakar.

Apa sebab orang tidak marah ketika seharusnya marah?

1. Orang idiot; biarpun dimaki-maki dia tetap tidak marah, sebab dia tidak mengerti.

2. Orang sedang sakit; karena tubuhnya lemas dia tidak sanggup marah.

3. Orang pingsan, koma, atau mati; karena tidak memiliki kesadaran sehingga dia tidak bisa marah.

4. Orang bebal; karena sudah terlatih semenjak kecil dimarah-marahi ibunya yang tukang ngamuk sehingga dia sudah kebal.

5. Orang yang tidak pandai bicara; karena orang yang pandai marah itu umumnya orang yang pandai bicara, maka orang yang tidak pandai bicara kesulitan menyampaikan isi pikirannya.

6. Orang yang dalam posisi bersalah; karena merasa bersalah sehingga dia menahan pemberontakan dalam dirinya.

7. Orang yang dalam posisi lemah; karyawan yang dimarahi bossnya, anak yang dimarahi orangtuanya, murid yang dimarahi gurunya, adik yang dimarahi kakaknya, sopir yang dimarahi polisi, atau orang yang sedang ditodong penjahat. Mereka semua itu tidak bisa memberikan perlawanan karena posisinya yang lemah.

8. Orang yang menggunakan wawasan atau pengertiannya; sebagai pejabat dia merasa tidak pantas marah-marah di depan umum. Karena itu dia menahan amarahnya. Atau orang menggunakan pengertiannya atas suatu sebab-akibat, sehingga dia mengenakan pengertiannya untuk tidak marah. Misalnya; mobilnya diserempet motor tidak marah dengan anggapan pengendara motor itu tidak sengaja.

9. Orang yang melepaskan kemarahannya;

Jika kemarahan itu seumpama nilai utang. Anda mempunyai utang 10 juta pada saya, tidak sanggup bayar, maka saya lepaskan utang sebesar itu. Jadi, anda menerima kemurahan hati saya sebesar 10 juta itu.

Hukum Taurat mengajarkan mata ganti mata, gigi ganti gigi, dan nyawa ganti nyawa. Ketika anda membunuh keluarga saya, saya mempunyai hak dari TUHAN untuk membunuh anda, sebagai nyawa ganti nyawa. Nah, hak itu tidak saya pergunakan, saya ampuni kesalahan anda itu. Itulah nilai dari kesabaran saya.

Jadi, hukum Taurat mengajarkan nilai-nilai bahwa mata itu senilai mata, gigi senilai gigi, nyawa senilai nyawa, rumah senilai rumah, mobil senilai mobil, cubitan senilai cubitan. Dari ajaran Taurat itu kita diberitahukan seberapa besar nilai kesabaran kita, yaitu apabila mengampuni kesalahan seseorang. Jika kita menggunakan hak tagih kita, maka kita menjadi sama jahatnya dengan orang yang berbuat jahat kepada kita, dan kita ternyata tidak memiliki kesabaran sama sekali. Sebagai orang Kristen kita kehilangan nilai-nilai Kekristenan kita.

ALLAH sendiri sekalipun menciptakan hukum nyawa ganti nyawa, namun ALLAH lebih suka tidak menggunakan hak tagihNYA. ALLAH lebih suka memberikan pengampunan dari pada menghukum kita. Kita yang seharusnya mati oleh dosa-dosa kita bisa diberikan hidup yang kekal melalui pekerjaan TUHAN YESUS.

Matius
5:38Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.
5:39Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
5:40Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.
5:41Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.
5:42Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.

Jadi, orang sabar menurut konsep Alkitab adalah orang yang memiliki hak balas tapi yang tidak menggunakan haknya itu.


APAKAH ORANG KRISTEN TIDAK BOLEH MARAH?

Ef. 4:26Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu

Ayat itu menyatakan kita boleh marah tapi jangan sampai kemarahan itu menjadi suatu dosa dan jangan sampai disimpan. Setiap kemarahan harus kita salurkan di hari itu juga dan harus selesai dengan damai. Marah bukanlah dosa selama masih berada dalam pagar 10 Hukum TUHAN.

Orang Kristen sebagai garam dan terang dunia justru harus pandai marah. Orang Kristen sebagai penginjil harus pandai bicara. Jadi, anda yang saat ini merasa tidak pandai bicara dan tidak pandai marah, harus belajar bicara dan belajar marah. Lebih-lebih sebagai orangtua dalam rangka mendidik anak-anaknya, atau sebagai pemimpin yang memimpin orang banyak, salah satu tonggak kepemimpinan adalah kemarahan, yaitu sikap tegas dan jelas, supaya bisa dijadikan standart yang jelas oleh anak-anak atau anak buah kita.

Kemarahan menyatakan di situlah letak kebencian kita yang harus diketahui oleh anak-anak dan anak buah kita. Semakin besar kemarahan kita semakin menyatakan tingkat kebencian kita terhadap sesuatu, supaya menjadi perhatian anak-anak dan anak buah kita di kemudian hari. Misalnya kita marah besar jika anak-anak berbohong atau mencuri. Di sini kita tidak boleh sabar, supaya tidak menjadi suatu kelonggaran bagi anak-anak.

Tit. 1:13Kesaksian itu benar. Karena itu tegorlah mereka dengan tegas supaya mereka menjadi sehat dalam iman,

Tegorlah dengan tegas adalah istilah lain untuk marahilah.


ANTARA MARAH DENGAN EMOSI;

Emosi itu perasaan yang jika tidak disertai dengan logika akan menjadi kemarahan yang liar. Sebab kalau menuruti emosi saya pasti akan membunuh anda. Tapi karena nalar mengingatkan saya akan hukumnya jika saya membunuh anda, maka emosi itu menjadi kemarahan yang terkendali. Jadi, emosi adalah perasaan yang memicu kemarahan. Tanpa emosi kita tidak bisa marah. Tapi jika emosi tidak dikendalikan dengan akal pikiran akan menjadi kemarahan yang liar, kemarahan yang berdosa.

Karena itu jangan mengharamkan emosi dan berkata: "kamu jangan emosi." Emosi itu boleh! Asal terkendali.

Dalam diskusi jika tanpa emosi akan menjadi diskusi yang hambar, diskusi yang banyak basa-basinya. Tapi emosi menjadi suatu ekspresi bahwa kita melakukan diskusi dengan segenap hati, segenap jiwa dan dengan segenap akal budi kita. Tanda bahwa kita sangat serius dan menghargai lawan diskusi kita.

Dalam diskusi saya sering mengambil inisiatif menciptakan emosi anda dengan kata-kata yang menggelitik. Tujuan saya supaya anda timbul kemarahan sehingga anda akan lebih bersungguh-sungguh menanggapi saya. Ini akan menjadi suatu tolok ukur bagi saya. Jika sampai anda mengambil batu atau menghunuskan pedang, itu pertanda anda kalah dan sayalah yang menang. Sebab seandainya anda masih bisa menjawab dengan kata-kata pasti anda takkan menjawab dengan lemparan batu atau menghunuskan pedang.

Sebagai petinju orang akan merindukan menang dalam bertinju. Saya juga, sebagai debater saya merindukan menang dalam berdebat atau diskusi. Dan tanda kemenangan mutlak saya adalah jika anda menghunus pedang. Itulah sebabnya saya ketawa kalau diancam orang, sebab itulah target yang saya inginkan.

Demikian pula dengan diblokirnya akun Facebook saya setiap hari oleh orang-orang yang kebakaran jenggot, menyatakan bahwa bidikan saya sudah tepat sasaran. Lampu menyala ketika saya tekan skakelarnya menyatakan sambungan kabelnya baik-baik saja.


SABAR TERHADAP APA, MARAH TERHADAP APA?

Sabar terhadap apa dan marah terhadap apa itu yang penting untuk kita ketahui. Bahwa kita harus sabar terhadap hal-hal yang sifatnya duniawi, tetapi harus keras dalam masalah kebenaran.

Anda punya utang pada saya dan tak sanggup membayar? Anda memukul saya? Anda menabrak saya? Anda berselingkuh dengan istri saya? Anda membunuh anak saya? Semua hal itu duniawi dan harus saya abaikan. Saya harus siap mengampuni semua itu. Tapi kalau soal Firman TUHAN saya tak mungkin berlaku lunak. Jangankan penyimpangan besar, penyimpangan satu inci saja harus saya perhitungkan.

Kalau uang saya yang diambil orang, mungkin saya akan diam. Tapi bagaimana kalau uang kepercayaan boss saya yang diambil orang? Tak mungkin saya diamkan saja sekecil apapun. Demikianlah tanggungjawab seorang hamba TUHAN terhadap Firman yang dipercayakan kepadanya, harus dia pertahankan mati-matian itu.

Firman TUHAN sebagai standart kebenaran harus terpelihara kebenarannya, sama seperti garam yang harus asin, lilin yang harus terang dan pisau yang harus tajam. Sebab jika garam tidak lagi asin, dengan apa lagi kita hendak mengasinkan masakan?


KEMARAHAN-KEMARAHAN ALLAH;

>> Di zaman Nuh, ALLAH menghukum manusia dengan air bah.

>> Di zaman Abraham, ALLAH menunggangbalikkan Sodom dan Gomora.

>> Di zaman nabi Musa, ALLAH membinasakan ribuan orang Israel yang tidak taat.

>> Nabi Elia melawan dan menyembelih 850 nabi-nabi palsu.

>> TUHAN YESUS sangat membenci orang-orang Farisi, Saduki dan ahli-ahli Taurat.

>> TUHAN YESUS marah terhadap orang-orang yang berdagang di Bait Suci.

>> Rasul Paulus memarahi rasul Petrus yang berlaku munafik.


ALLAH adalah kasih, itu benar. Tapi jika dikatakan kasih ALLAH itu tidak berbatas, itu tidak benar! ALLAH panjang sabar, bukan sabar terus!

Keluaran
34:6Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya,
34:7yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat."

Kasih dan kesabaran ALLAH itu ada batasnya!

Kamis, 17 Maret 2016

XXIX. MEMBERKATI, MENGUTUK DAN MENDOAKAN

Ul. 11:29Jadi apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau ke negeri, yang engkau masuki untuk mendudukinya, maka haruslah engkau mengucapkan berkat di atas gunung Gerizim dan kutuk di atas gunung Ebal.

TUHAN mengajari bangsa Israel bila hendak memberkati seseorang supaya tidak dilakukan di sembarangan tempat, melainkan harus diucapkan di atas gunung Gerizim, sedangkan jika hendak menyumpahi seseorang harus di atas gunung Ebal. Kedua gunung itu letaknya saling berdekatan, berada di wilayah Samaria, merupakan pertengahan dari negeri Palestina. Tentu saja sangat jauh sekali bagi orang-orang Israel yang tinggal di Sidon[utara] ataupun Yudea[selatan]. Mereka harus melakukan perjalanan berhari-hari untuk mencapai gunung Gerizim atau gunung Ebal. Dan setiap kesalahan orang terhadap hukum ALLAH di zaman Perjanjian Lama hukumannya adalah mati. Hukum Taurat menuntut orang memenuhinya secara tepat secara harafiahnya. Itu memberikan pengertian bagi kita yang hidup di zaman Perjanjian Baru supaya berhati-hati dalam memperlakukan Firman TUHAN, sekalipun itu bukan Hukum Taurat. Hargailah Firman TUHAN, jangan dianggap sepele, sebagaimana kita menuntut orang menghargai omongan kita.

Mengucapkan berkat di gunung Gerizim, kutuk di gunung Ebal, memberikan pesan supaya kita tidak sembarangan dalam memberkati, mengutuk, mendoakan maupun menumpangkan tangan ke atas seseorang. Bukan karena gampangnya mulut ini memuji, memaki atau mendoakan, dan bukan karena gampangnya tangan ini menumpangkan tangan, sehingga kita gampangan memberkati, mengutuk, mendoakan dan menumpangkan tangan. Tapi kita harus memikirkan siapa orangnya dan seperti apa kepentingannya. Harus tepat. Jangan sampai orang jahat kita berkati, orang benar kita kutuk!

Mulut ini memang dibuat mudah berbicara apapun, entah yang baik, entah yang buruk, entah memuji, entah memaki, entah tersenyum, entah marah, entah berbicara jujur, entah menipu, entah kebenaran, entah dongeng, entah terhadap TUHAN, entah terhadap sesama, entah terhadap suami, entah terhadap istri, entah terhadap orangtua, entah terhadap anak-anak. Kita bebas bicara apa saja, sebebas kita mengambil makanan yang tersedia di warung. Tapi jangan lupa bahwa setelah semuanya itu kita makan, kita harus membayarnya. Setelah kita mengucapkannya, kita harus mempertanggungjawabkannya.

Jangan karena hanya debu sehingga kita buat sembarangan, sebab debu itu bisa dijadikan manusia. Jangan karena hanya tongkat sehingga kita buat sembarangan, sebab tongkat itu bisa dijadikan ular. Jangan karena hanya air sehingga kita buat sembarangan, sebab air itu bisa dijadikan anggur. Demikian halnya dengan memberkati, mengutuk, mendoakan dan menumpangkan tangan, jangan dibuat sembarangan.

1. MEMBERKATI:

Yang termasuk memberkati adalah merestui, menyetujui, mendukung, memuji atau menyanjung. Di sini dalam berbasa-basi dengan orang kita sering dengan gampangan memuji orang. Padahal Alkitab tidak mempunyai acara berbasa-basi, melainkan harus berbicara secara apa adanya. Jika orang bersalah jangan kita puji: "Kamu memang betul. Langkah-langkahmu sudah benar itu", padahal sesungguhnya tidak benar. Tapi karena adat-istiadat berbasa-basi melarang menyinggung perasaan orang, maka kita sering terpaksa harus memuji orang yang harusnya kita luruskan. Basa-basi sering kali adalah kamuflase. Jadi, acara berbasa-basi ini harus kita hentikan karena justru menjerumuskan orang untuk melestarikan kesalahannya. Orang salah harusnya kita nasehati yang benar, malah kita biarkan tetap dalam kesalahannya.

Mat. 5:13"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

Sebagai garam dan terang dunia kita harus berfungsi untuk membawa dunia ke dalam kebenaran TUHAN.

2. MENGUTUK;

Yang termasuk mengutuk adalah menyumpahi, memaki atau kemarahan. Sering kali hanya dari mendengar cerita sepihak, pihak teman atau sahabat atau sanak famili, kita dibuat ikut masuk ke dalam emosi teman atau sahabat tersebut. Asal teman yang ngomong kita sudah langsung membenarkan dan memihaknya.

Sebagai orang Kristen kita harus mengambil inisiatif untuk masuk atau mencampuri perkara orang dengan tujuan untuk menengahi, mendamaikan dan menyelesaikannya. Sekalipun menurut pendapat umum mencampuri urusan orang lain itu ditabukan atau dianggap tidak pantas, namun menurut Alkitab itu merupakan tugas kita. Jadi, setiap kali kita mendengar ada orang bermasalah, jangan kita menutup mata dan menutup telinga, berlaku seolah-olah tidak tahu apa-apa. Kecuali itu berita dari koran atau televisi bahwa ada tawuran antara kampung A dengan kampung B, itu bukan bagian kita mengurusinya. Tapi dari apa yang terjadi di sekitar kita itulah kewajiban kita untuk berpartisipasi. Misalnya kita mendengar ada pertengkaran suami-istri atau pertengkaran antar tetangga, kita wajib menengahinya supaya kejadian itu bisa dipetik pelajarannya bagi masyarakat yang lainnya. Jangan sampai suatu perkara dibiarkan mengambang tanpa ketahuan mana yang salah dengan mana yang benar. Jangan sampai suami-istri yang bertengkar itu berakhir pada perceraian, jika seharusnya permasalahan itu bisa didamaikan. Jangan sampai pertengkaran antar tetangga itu berlarut-larut sehingga mereka menjadi tidak bertegur sapa selama-lamanya.

Tentu saja anda atau rumahtangga anda sendiri harus beres duluan. Anda dan rumahtangga anda harus sempurna duluan, baru kita bisa menyempurnakan orang lain, supaya jangan dibilang orang;

Mat. 7:3Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?

Sempurna? Bisakah kita sempurna? Bisa!

Mat. 5:48Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."

Asal semua ajaran Alkitab kita laksanakan, maka sempurnalah kita;

1Yoh. 2:1Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil.

Itulah ajaran kesempurnaan kita. Bahwa kita harus berusaha keras untuk tidak berbuat dosa. Namun jika masih tetap jatuh, kita mempunyai TUHAN YESUS KRISTUS yang menutupi dosa kita. Suatu dosa kita selesaikan, maka sempurnalah kita. Di zaman Perjanjian Lama, jika orang berbuat dosa dia membawa seekor kambing, disembelih, maka bereslah dosanya. Di Perjanjian Baru, jika kita berbuat dosa, minta ampun pada TUHAN YESUS, maka selesailah dosa kita. Oleh TUHAN YESUS kita yang berwarna merah seperti kirmizi akan dibuat putih seperti salju.

Jika hanya mengandalkan diri sendiri saja, maka tak ada orang yang sempurna. Benarlah kata dunia bahwa tak ada manusia yang sempurna. Tapi kita mempunyai andalan TUHAN YESUS KRISTUS. Dalam hal inilah kita berbeda dari orang dunia.


3. MENDOAKAN;

Jangan setiap orang sakit kita doakan, sebab kebanyakan orang sakit adalah karena dosa. Sakit adalah salah satu cara TUHAN menegur kita. Karena itu harus dilakukan pemeriksaan apakah penyakit itu penyakit biasa, atau merupakan hukuman atau merupakan ujian. Di Perjanjian Lama, setiap orang Israel yang sakit harus diperiksa oleh imam Lewi. Imam Lewi akan menyatakan apakah orang itu sakit biasa atau dikutuk TUHAN. Di Perjanjian Baru, kita bisa menguji melalui 10 Hukum ALLAH. Adakah pelanggaran terhadap salah satu hukum ALLAH? Jika tidak ada, maka penyakit itu merupakan ujian sebagaimana Ayub yang diuji dengan penyakit gatal-gatal di seluruh tubuhnya. Tapi jika ada pelanggaran hukum, maka itu harus diselesaikan dulu. Orang itu harus diajari kebenaran, diberitahukan kesalahannya, maka penyakit itu akan sembuh dengan sendirinya jika dosa-dosa itu sudah dibereskan dengan TUHAN YESUS.

Tapi jika orang tersebut dalam keadaan tidak sadar atau koma sehingga tidak bisa diajarkan kebenaran, maka sebaiknya kita melepaskannya ke tangan TUHAN, jangan sekali-sekali berdoa untuk orang itu, sebab orang itu berada dalam murka TUHAN. Kita tidak dibenarkan bersatu dengan orang yang dikutuk TUHAN. Kita harus tunggu sampai orang itu ada kesadarannya, barulah kita berbicara kebenaran padanya. Itu artinya TUHAN memberikan kemurahan, kesempatan pertobatan pada orang itu. Tapi jika pekabaran kita ditolaknya, maka kebaskanlah debu kaki kita, sebagai tanda kita telah melaksanakan tugas dan kewajiban kita sebagai hamba TUHAN.

Sebagai orang Kristen tugas kita adalah mengungkapkan kebenaran, memisahkan kebenaran dari kesalahan, dan tidak membiarkan suatu perkara berkeadaan tidak terurai. Kita harus membongkar atau mengungkapkan dosa-dosa yang disembunyikan orang. Misalnya perselingkuhan yang ditutup-tutupi, itu harus kita bongkar, seperti Yohanes Pembaptis membongkar perselingkuhan raja Herodes.

Lukas
3:19Akan tetapi setelah ia menegor raja wilayah Herodes karena peristiwa Herodias, isteri saudaranya, dan karena segala kejahatan lain yang dilakukannya,
3:20raja itu menambah kejahatannya dengan memasukkan Yohanes ke dalam penjara.


Dan sebagai orang Kristen yang mengutamakan kerohanian dari pada keduniawian, tentu sangat tidaklah tepat mendoakan orang sukses dalam pekerjaannya atau mendoakan kayaraya. Jadi, berdoalah yang selaras dengan Firman TUHAN.

Sekalipun dikabulkan atau tidaknya suatu doa itu bergantung dari kemurahan TUHAN, jangan karena berdoa itu gampang, hanya merangkai kalimat saja, maka kita berdoa secara sembarangan seperti menuliskan SMS yang pulsanya murah. Jangan perlakukan doa seperti SMS yang gratisan.

Keluaran
20:7Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

Itulah hukum ALLAH yang ke-3 dari 10 Hukum ALLAH.


4. MENUMPANGKAN TANGAN;

Penumpangan tangan adalah cara kita menyalurkan ROH KUDUS. Kita memberikan ROH KUDUS kepada orang itu. Di sini kita harus berhati-hati supaya jangan orang yang tidak niat hidup benar kita tumpangi tangan. Orang yang masih kental sekali keduniawiannya, orang yang masih menolak KETUHANAN YESUS, lebih-lebih yang tidak mempercayai keberadaan ALLAH, jangan kita tumpangi tangan dia. Jika sekiranya ROH KUDUS sia-sia berada dalam diri orang itu, maka janganlah orang itu diberi ROH KUDUS.

Mat. 7:6"Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu."