Sabtu, 31 Desember 2016

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 20

Peniupan sangkakala kelima dan keenam untuk masa hari kiamat;

Wahyu 16:10

Dan malaikat yang kelima menumpahkan cawannya ke atas takhta binatang itu dan kerajaannya menjadi gelap, dan mereka menggigit lidah mereka karena kesakitan,
16:11dan mereka menghujat Allah yang di sorga karena kesakitan dan karena bisul mereka, tetapi mereka tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan mereka.
16:12Dan malaikat yang keenam menumpahkan cawannya ke atas sungai yang besar, sungai Efrat, lalu keringlah airnya, supaya siaplah jalan bagi raja-raja yang datang dari sebelah timur.
16:13Dan aku melihat dari mulut naga dan dari mulut binatang dan dari mulut nabi palsu itu keluar tiga roh najis yang menyerupai katak.
16:14Itulah roh-roh setan yang mengadakan perbuatan-perbuatan ajaib, dan mereka pergi mendapatkan raja-raja di seluruh dunia, untuk mengumpulkan mereka guna peperangan pada hari besar, yaitu hari Allah Yang Mahakuasa.

Uraian dari ayat di atas ada pada Wahyu 17 dan 18.

>> Naga = iblis.

>> Binatang = kepausan[Katolik & Kristen Minggu]

>> Nabi palsu = Muhammad[Islam]

Tentang persamaan Katolik, Kristen Minggu dengan Islam telah berkali-kali saya bahas, di mana posisi mereka mengepung kebenaran, seperti posisi 2 penjahat yang disalibkan di sebelah kiri dan kanan ELOHIM YESHUA. Sekedar pengingat, salah satunya adalah:  Jum'at[Islam] - Sabtu[Al Kitab] - Minggu[Kristen].

Wahyu 17:1Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya.

Itulah malaikat yang membawa 7 cawan murka ELOHIM YAHWEH yang ditumpahkan ketika malaikat peniup sangkakala meniupkan sangkakalanya, yang sebagian telah kita bahas.

Siapakah pelacur besar? Dijelaskan di ayat 5, bahwa itu adalah Roma Katolik;  "Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: "Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi."

Wahyu 17:2Dengan dia raja-raja di bumi telah berbuat cabul, dan penghuni-penghuni bumi telah mabuk oleh anggur percabulannya."

Itulah yang dijelaskan dalam Wahyu 16:13-14, bahwa mereka itu adalah iblis, Roma Katolik dan Islam, yang menguasai penyesatan di seluruh dunia. Semua orang yang "bertobat" pasti akan terjebak ke salah satu dari 666 denominasi Kristen ataupun Islam dengan aliran-alirannya;

Mat. 23:13Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.

Pernah melihat pasukan tukang ojek? Kalau anda hendak memasuki suatu perkampungan atau perumahan, anda pasti akan dihadang oleh puluhan tukang ojek yang menawarkan jasa mereka. Yang satu datang, ketika anda tolak, akan datang yang lainnya dan yang lainnya lagi. Luputnya masuk Islam, masuk Kristen Bethany. Luputnya masuk Bethany, masuk GKI. Luputnya GKI, kena HKBP, begitu seterusnya. Semua gereja-gereja itu memasang perangkap untuk menyesatkan anda.

Wahyu 17:3

Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk.
17:4Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya.

Binatang berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, mengingatkan kita tentang "tanduk kecil" Daniel 7:25, yakni kepausan yang para uskupnya mengenakan jubah berwarna merah ungu, ungu dan merah, yang ketika si paus memimpin misa selalu mengunjukkan cawan emasnya.

Wahyu 17:6Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yesus. Dan ketika aku melihatnya, aku sangat heran.

Itulah yang dijelaskan oleh Daniel 7:25; "Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa."

Tentang penganiayaan oleh gereja Roma Katolik, paus Fransiskus telah menyampaikan permintaan maaf kepada kaum Protestan;


Vatikan mengumumkan, pada 31 Oktober Paus Fransiskus akan pergi ke kota Lund di Swedia, tempat Federasi Dunia Lutheran (LWF) didirikan pada 1947, untuk kebaktian bersama kaum Lutheran dalam peringatan Reformasi Protestan yang akan berlangsung di seluruh dunia tahun depan.

Martin Luther, pria berkebangsaan Jerman, diakui sebagai perintis Reformasi Protestan pada tahun 1517 dengan menulis 95 tesis yang mengkritik Gereja Katolik karena menjual pengampunan dosa dengan uang.

Langkah itu berujung pada perpecahan politik di seluruh Eropa dan dalam agama Kristen, memicu diantaranya Perang 30 Tahun di Eropa, penghancuran biara di Inggris, dan pembakaran sejumlah 'orang sesat' di kedua pihak.

Kelompok tradisionalis Katolik menyalahkan Fransiskus karena sikapnya yang terlalu longgar terhadap Lutheran, khususnya dalam "doa bersama" yang akan digunakan kedua agama selama peringatan Reformasi Protestan 2017.

Mereka menyebut doa tersebut terlalu memuji Luther, yang dikecam sebagai orang sesat dan dikucilkan.

Meski demikian, Paus Fransiskus telah menjadikan dialog antar agama sebagai keunggulan dalam masa jabatannya.

Wahyu 17:7

Lalu kata malaikat itu kepadaku: "Mengapa engkau heran? Aku akan mengatakan kepadamu rahasia perempuan itu dan rahasia binatang yang memikulnya, binatang yang berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh itu.
17:8Adapun binatang yang telah kaulihat itu, telah ada, namun tidak ada, ia akan muncul dari jurang maut, dan ia menuju kepada kebinasaan. Dan mereka yang diam di bumi, yaitu mereka yang tidak tertulis di dalam kitab kehidupan sejak dunia dijadikan, akan heran, apabila mereka melihat, bahwa binatang itu telah ada, namun tidak ada, dan akan muncul lagi.

Kepausan itu telah ada, namun tidak ada, akan muncul dari jurang maut untuk menuju kebinasaannya. Itu menerangkan bahwa binatang itu sempat terluka parah di tahun 1798, namun luka parahnya itu sembuh dan akan bangkit memerintah kembali;

Wahyu 13:3Maka tampaklah kepadaku satu dari kepala-kepalanya seperti kena luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka yang membahayakan hidupnya itu sembuh. Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu.

13:12

Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh.
13:13Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang.

>> Tahun 1798 kepausan luka parah.

>> 20 Juni 1894, paus Leo XIII menyatakan:  "Kami menduduki diatas dunia ini tempat Allah Yang Maha Kuasa."


PAUS LEO XIII dalam his Great Encyclical Letters berkata:

"Kami menduduki diatas dunia ini tempat Allah Yang Maha Kuasa." h.304

Pekerjaan otentik dari F. Lucii Ferraris, yang disebut PROMPTA BIBLIOTHECA CANONICA JURIDICA MORALIS THEOLOGICA yang dicetak di Roma, 1890, dan disahkan oleh Catholic Encyclopedia (Jil. VI. h. 48) kita menemukan kutihan-kutipan berikut yang menyebutkan tentang kuasa paus:

    "Paus begitu tinggi martabatnya dan begitu ditinggikan sehingga ia bukan1ah seorang manusia biasa, tetapi ia seakan-akan Allah, dan pengganti Allah...."

    "Itulah sebabnya Paus dimahkotai dengan mahkota berlapis tiga, sebagai raja di langit dan di bumi, dan bagian-bagian yang lebih bawah . . ." "Sehingga sekiranya saja mungkin bahwa para malaikat berbuat kesalahan dalam iman, atau boleh jadi berpikir bertentangan dengan iman itu, mereka dapat dihakimi dan dikucilkan oleh Paus . . ."

    "°Paus adalah seakan-akan Allah di muka bumi, pemerintahan satu-satunya dari Kristus yang setia, kepala raja diatas segala raja, memiliki kuasa yang lengkap, kepadanya telah dipercayakan oleh Allah yang maha kuasa, kuasa mengarahkan bukan hanya dalam kerajaan duniawi saja tetapi juga dalam kerajaan surgawi." DIKUTIP dalam SOURCE, BOOK, Revised Edition, h. 409, 410. Washington, D.C., 1927

The Catholic Encyclopedia mengatakan tentang Paus: "Kalimat-kalimat yang ia berikan diteguhkan di surga." Jil. X11, Art. Pope." h. 265

"Berperang melawan Paus sama dengan berperang melawan Allah, menyadari bahwa Allah adalah paus dan paus adalah Allah." Marenus (Catholic) History.

"Paus bukan hanya perwakilan Jesus Kristus saja, tetapi ia juga adalah Jesus Kristus Sendiri, yang terbungkus oleh daging (kemanusiaan)." Catholic National, July, 1895

Gereja mengajarkan orang awam wajib melakukan pengakuan dosa. Katekismus Joseph Darbie hal 279 "Imam sesungguhnya dapat mengampuni dosa-dosa berdasarkan kuasa yang diberikan kepadanya oleh Kristus" Lihat referensi Lanjut.

Ajaran Infability mengatakan Gereja Roma Katolik dan Paus tidak bisa berbuat salah. Alkitab mengajarkan semua orang sudah berbuat dosa, tidak seorangpun benar (Mazmur 14:3, Roma 3:23).


>> 11 Februari 1929;   Melalui Perjanjian Lateran, yang ditanda-tangani oleh fasis Benito Mussolini, Negara-Gereja Roma Katolik diakui kembali dan diberi gelar: “TAKHTA SUCI VATIKAN.”

Wahyu 17:9Yang penting di sini ialah akal yang mengandung hikmat: ketujuh kepala itu adalah tujuh gunung, yang di atasnya perempuan itu duduk,

Kota Roma adalah kota yang dikelilingi oleh 7 gunung;


The seven hills are:
* Aventine Hill (Latin, Aventinus; Italian, Aventino)
* Caelian Hill (Caelius, Celio)
* Capitoline Hill (Capitolinus, Campidoglio)
* Esquiline Hill (Esquilinus, Esquilino)
* Palatine Hill (Palatinus, Palatino)
* Quirinal Hill (Quirinalis, Quirinale)
* Viminal Hill (Viminalis, Viminale)

Wahyu 17:10

ketujuhnya adalah juga tujuh raja: lima di antaranya sudah jatuh, yang satu ada dan yang lain belum datang, dan jika ia datang, ia akan tinggal seketika saja.
17:11Dan binatang yang pernah ada dan yang sekarang tidak ada itu, ia sendiri adalah raja kedelapan dan namun demikian satu dari ketujuh itu dan ia menuju kepada kebinasaan.

Daftar kepausan sejak perjanjian Lateran 1929 adalah;


1.         Paus Pius XI                              1922-1939            
2.         Paus Pius XII                             1939-1958            
3.         Paus Yohanes XXIII                   1958-1963            
4.         Paus Paulus VI                           1963-1978            
5.         Paus Yohanes Paulus I                1978       
6.         Paus Santo Yohanes Paulus II     1978-2005            
7.         Paus Benediktus XVI                 2005-2013          
8.         Paus Fransiskus                          2013-sekarang   

Paus yang nomor 5 kita coret karena hanya memerintah selama sebulan saja: 26 Agustus - 28 September 1978. Dengan demikian maka paus ke-1 sampai paus ke-6 berstatus: "sudah jatuh."

Kepausan itu diangkat seumur hidupnya. Namun paus Benediktus XVI menyatakan mengundurkan diri sehingga digantikan dengan paus Fransiskus yang sekarang ini, sehingga sekarang ini ada 2 paus, menjadi suatu peristiwa yang langka dan menarik untuk dicermati. Al Kitab menerangkan: "yang satu sudah ada dan yang lain belum datang." Dengan kata lain: "yang satu masih hidup ketika yang lainnya datang."

Al Kitab menerangkan bahwa paus Fransiskus yang sekarang ini merupakan raja yang kedelapan tapi harus disebut yang ketujuh. Dan paus ini adalah paus yang terakhir. Jika mengingat usia paus Fransiskus yang sudah 80 tahun, kita bisa membayangkan betapa dekatnya kedatangan ELOHIM YESHUA. Menjadi pertanyaan kita mungkinkah paus Fransiskus yang hidup dengan satu paru-paru ini bisa mencapai 90 tahun? Luar biasa sekali itu!

KEGANJILAN DUNIA SAAT INI:

>> Ada 3 tokoh dunia yang dikenal merakyat: Barack Obama[Amerika Serikat], Jokowi[Indonesia] dan Paus Fransiskus.

>> Menjadi istimewa adalah Barack Obama pernah tinggal di Indonesia ketika masih kecilnya.

>> Ada 2 paus.

>> Paus Fransiskus yang hanya memiliki satu paru-paru.

>> Nubuatan Al Kitab menyatakan paus Fransiskus sebagai paus yang ke-7 dan ke-8 sekaligus.

>> Tanggal pemilihan kepausan Fransiskus: 13 - 3 - 2013 = jumlah 13[serba 13].

>> Paus Fransiskus dari ordo Jesuit. Untuk pertamakalinya dari ordo Jesuit memimpin takhta suci Vatikan.

>> Ramalan Saint Malachy bahwa paus Fransiskus ini merupakan paus yang terakhir;


Sebuah ramalan kuno menyatakan bahwa paus pengganti Benediktus XVI adalah paus terakhir. Teori ini bisa dilacak kembali ke masa 900 tahun lalu. Saat itu, di abad ke-12, Kardinal Irlandia, Malachy O’Morgair, mendapatkan sebuah penglihatan.

Legenda mengatakan Santo Malachy, begitu sang kardinal kemudian disebut, mendapatkan penglihatan aneh saat dia berkunjung ke Roma. Di Roma, Malachy melihat semua nama paus di masa depan, lengkap dengan ciri khas mereka, yang akan memimpin Gereja Katolik hingga akhir zaman.

Ramalan Malachy menyebut Paus Benediktus XVI adalah paus ke-111 atau paus sebelum yang terakhir. Penglihatan Malachy berakhir di paus ke-112.

Dalam buku Life of St Malachy karya St Bernard of Claivaux disebutkan bahwa Malachy adalah seorang peramal terhormat yang bisa memprediksi dengan tepat hari dan jam kematiannya sendiri.

Setidaknya, salah satu paus abad ke-20, Paus Pius X, sangat yakin bahwa ramalan Malachy benar adanya. Setidaknya lagi, begitulah menurut biografi Pius-X karya Rafael Merry del Val.


Saint Malachy pernah menulis:

“Pada akhirnya di Gereja Suci Roma, akan ada Petrus dari Roma, yang akan menggembalakan domba-dombanya di padang rumput kesengsaraan, dan ketika hal ini berakhir, kota tujuh bukit akan hancur dan hakim mengerikan akan menghakimi umat-Nya, selesai,” tulis Saint Malachy

>> Ramalan Nostradamus;


Nostradamus dalam ramalannya mengatakan, paus sebelum yang terakhir akan “meninggalkan Roma pada Desember di saat sebuah komet terlihat di siang hari”.


Setelah beratus tahun berselang, ramalan Nostradamus ternyata tak jauh meleset. Jika pernyataan Nostradamus ini dihubungkan dengan peristiwa alam, maka akan nampak kebenarannya.


Seperti prediksi para ahli, bisa jadi “matahari kedua” yang dimaksud Nostradamus adalah Komet ISON yang akan muncul pada 28 November tahun ini. (baca: Wow!! Komet ISON C/2012S1 Begitu Terangnya, Siang Hari pun Tampak!)

Komet yang juga sering disebut “bintang jatuh”, bisa jadi merupakan satu dari dua matahari yang dimaksud. Sedangkan matahari satunya lagi yang biasa menyinari bumi. Komet ISON, dengan ekor sepanjang 40.000 mil, terlihat beberapa bulan sebelum Paus Benediktus XVI memutuskan untuk mengundurkan diri.

Ramalan itu semakin nyata dengan tanda alam yang sangat jelas. Beberapa jam setelah Benediktus XVI mengumumkan pengunduran dirinya, petir menyambar kubah Basilila Santo Petrus. Beberapa hari kemudian, meteorit jatuh di Rusia.

Wahyu 17:12Dan kesepuluh tanduk yang telah kaulihat itu adalah sepuluh raja, yang belum mulai memerintah, tetapi satu jam lamanya mereka akan menerima kuasa sebagai raja, bersama-sama dengan binatang itu.
17:13Mereka seia sekata, kekuatan dan kekuasaan mereka mereka berikan kepada binatang itu.

Siapakah 10 raja itu? Ini yang masih meraba-raba karena dikatakan masih belum mulai memerintah. Yang jelas ke-10 negara itu adalah pendukung program-program Vatikan: "Tata Dunia Baru" - New World Order. Dan jika mereka semua sudah muncul, hitungan kekuasaan mereka hanyalah sejam saja, atau 15 hari nubuatan.

Wahyu 17:14Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia."

Itu menunjuk pada peperangan Harmagedon yang akan terjadi setelah kerajaan seribu tahun, atau seribu tahun setelah kedatangan YESHUA ha MASHIA yang keduakalinya[kiamat]. Persekutuan 10 negara itu akan melanjutkan rancangan mereka yang terhenti oleh kiamat.

Wahyu 17:15Lalu ia berkata kepadaku: "Semua air yang telah kaulihat, di mana wanita pelacur itu duduk, adalah bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa.

Itu adalah penjelasan untuk ayat 1; "Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya." Bahwa kerajaan Roma Katolik itu berlokasi di wilayah yang banyak bangsa, yang tidak lain adalah benua Eropa yang mengembang ke Amerika Serikat dan Australia.

Wahyu 17:16

Dan kesepuluh tanduk yang telah kaulihat itu serta binatang itu akan membenci pelacur itu dan mereka akan membuat dia menjadi sunyi dan telanjang, dan mereka akan memakan dagingnya dan membakarnya dengan api.
17:17Sebab Allah telah menerangi hati mereka untuk melakukan kehendak-Nya dengan seia sekata dan untuk memberikan pemerintahan mereka kepada binatang itu, sampai segala firman Allah telah digenapi.

Setelah selama sejam atau 15 hari mendukung Roma Katolik, mereka akan berbalik memusuhinya.

Wahyu 17:18Dan perempuan yang telah kaulihat itu, adalah kota besar yang memerintah atas raja-raja di bumi."

Takhta Suci Vatikan, itulah kota besar yang berkuasa atas seluruh dunia.
Hasil gambar untuk gambar raja kedelapan

Jumat, 30 Desember 2016

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 19

Peniupan sangkakala kelima dan keenam:

Kelihatannya komposisinya sekarang dibalik, jika semula Wahyu 16 untuk masa 1833-1844, sedangkan Wahyu 8 untuk hari kiamat, kini Wahyu 16 lebih cocok untuk hari kiamat sedangkan Wahyu 8, sekarang Wahyu 9, untuk masa 1833-1844 Tarikh Masehi.




1.      Apa yang terjadi ketika sangkakala kelima ditiup?

“Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya, dan aku melihat sebuah BINTANG yang
jatuh dari langit ke atas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci LOBANG JURANG MAUT.” – Wahyu 9:1.

Orang-orang Muslimin percaya pada para Nabi Israel [The family of Imran] dan pada YESUS sebagai nabi ALLAH yang terbesar dan terakhir sebelum datangnya Muhammad utusan itu. Pertengkaran orang-orang Islam bukan dengan nabi YESUS tetapi dengan agama Kristen, agama resmi di Rum [Roma], yaitu Byzantine atau Kerajaan Roma Timur. Agama ini telah menjadi jahat dengan kekafiran Yunani yang berpaham banyak ilah [Politeisme] dan penyembah berhala. Islam menghadapi agama Kristen yang setengah kafir ini dengan memproklamasikan hanya SATU ALLAH yang benar, sebagaimana yang dinyatakan kepada Abraham. Antara orang-orang Kristen yang setengah kafir dengan orang-orang Hindu yang politeis, proklamasi Muhammad tentang monoteism, bercahaya sebagai suatu terang yang menantang umat manusia supaya mencari ALLAH yang benar.

Bangkitnya kekuatan Arab dibawah pimpinan Muhammad merupakan bintang yang dikirim dari sorga, kepada siapa kunci diberikan. Istilah yang diterjemahkan ‘lobang jurang maut’ adalah ‘abyssos’ dalam bahasa Yunani berarti  suatu tempat yang tandus. Itu digunakan untuk melukiskan bumi dalam keadaan tidak karuan sebelum dibentuk TUHAN pada waktu penciptaan [Kejadian 1:2] dan selanjutnya melukiskan bumi hancur luluh setelah kebinasaan pada hari kiamat. Tanah Arab di sini disebut Abyssos oleh sebab padang-padang pasirnya dan tempat-tempatnya yang tandus.

2.      Bagaimana nubuatan menggambarkan pasukan Arab ?

“Maka dibukakanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu. Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajengking di bumi.” – Wahyu 9:2-3.

Tetangga-tetangga negeri Arab sudah biasa dengan pemandangan awan besar belalang-belalang yang muncul di langit sebagai asap yang tebal. Dari tanah di padang pasir tempat mereka berbiak, belalang-belalang itu bergerak maju sebagai tentara yang tidak terkalahkan. Tidak ada kekuatan yang dapat menghalangi atau membinasakan mereka. Inilah pemunculan Islam ketika ia bangkit di tanah Arab. Sama seperti gerombolan belalang-belalang yang biasa menutupi langit hingga menghalangi matahari, begitulah tentara Arab maju melintasi benua-benua sambil mengalahkan bangsa-bangsa. Sementara muncul seperti belalangbelalang yang menyerbu, namun pasukan-pasukan itu tidak mempunyai kekuatan sebagai belalang yang membinasakan, tetapi tampaknya mempunyai kekuatan kalajengking untuk menyengat.

3.      Apakah perintah nubuatan kepada kekuatan Muslimin?

“Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai ALLAH di dahinya.” – Wahyu 9:4.

Ketika suku-suku Arab berhimpun untuk menaklukkan Syria, pada tahun 632 TM, Abu Bakar, yang mengganti tampuk pimpinan setelah kematian Muhammad, memberikan perintah, sebagai berikut: “Apabila kamu bertempur dalam peperangan TUHAN, jalankan tugasmu sendiri sebagaimana orang-orang yang perkasa, tanpa membalikkan punggungmu; tetapi janganlah kemenanganmu dinodai oleh darah kaum wanita dan anak-anak. Janganlah membinasakan pohon-pohon palem, atau membakar ladang-ladang jagung. Janganlah menebang pohon buah-buahan, atau melakukan tindakan yang mencelakakan binatang ternak, hanyalah yang kamu akan makan yang boleh dibunuh. Bilamana kamu membuat suatu perjanjian atau pembicaraan, peganglah hal itu dengan sebaik-baiknya, dan tetaplah berlaku sesuai dengan perkataanmu. Apabila kamu bergerak maju, kamu akan menemukan orang-orang yang beragama yang tinggal dengan tenang di dalam biara-biara, dan anjurkanlah kepada mereka supaya menyembah ALLAH seperti itu; biarkanlah mereka sendiri, dan janganlah membunuh mereka atau menghancurkan biara mereka; dan kamu akan menemukan semacam orang lain, yang tinggal di rumah sembahyang setan, yang telah mencukur gundul kepalanya; hendaklah engkau dengan pasti memecahkan tengkorak mereka, dan janganlah memberi ampun kepada mereka sebelum mereka mengaku mengikut Muhammad atau membayar pajak.” – E. Gibbon,“THE HISTORY OF THE DECLINE AND FALL OF THE ROMAN EMPIRE.”, pasal 51, alinea 10.
 
Pasukan Arab tidak maju sebagai pembinasa. Warna hijau adalah lambang kehidupan dan pemeliharaan ALLAH untuk ciptaanNYA. Pasukan-pasukan Muslimin membiarkan hidup para penduduk setempat dan ladang-ladang mereka, mereka membawa keamanan di daerah itu dan mengakhiri penganiayaan  terhadap orang-orang Kristen oleh Roma dan Byzantium di mana saja mereka menegakkan kekuasaan. Ini adalah sesuai dengan nubuatan berabad-abad sebelumnya. Namun, ramalan itu melukiskan lebih daripada kebijaksanaan para penakluk yang mendapat terang. Hal itu menunjukkan bahwa ALLAH memilih Islam sebagai bahaya bagi mereka yang menolak meterai ALLAH di dahi mereka [yaitu Hari Sabat]. Pada abad pertama Islam, orang-orang Kristen Coptic, Nestoria dan Armenia memelihara Hari Sabat bertentangan dengan orang-orang Kristen di Roma, Constantinopel, dan kota-kota yang mereka perintah.  Orang Kristen yang menghormati hari yang ketujuh menyambut para penakluk sebagai pembebas, tetapi sebaliknya Rum melawan mereka sebagai musuh dan menderita kekalahan. Kekuatan Islam bukan untuk melawan mereka yang memelihara hari Sabat ketujuh, melainkan mereka yang menolak hari Sabat ALLAH dan menyucikan hari kekafiran matahari, hari Minggu.
 
4.      Apa ciri-ciri pasukan Arab?

“Dan rupa belalang-belalang itu sama seperti kuda yang disiapkan untuk peperangan, dan di atas kepala mereka ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia. Dan rambut mereka sama seperti rambut perempuan dan gigi mereka sama seperti gigi singa. Dan dada mereka seperti baju zirah dan bunyi sayap mereka bagaikan bunyi kereta-kereta yang ditarik banyak kuda, yang sedang lari ke medan peperangan.” – Wahyu 9:7-9.

-          Muka seperti muka manusia: mereka memelihara janggut.
-          Seperti rambut perempuan: rambut mereka panjang.
-          Mahkota seperti emas: mereka memakai penutup kepala atau turban yang bercahaya-cahaya.
-          Seperti gigi singa: orang-orang yang pemberani.
-          Kuda yang disiapkan untuk peperangan: Kuda Arab masih tetap merupakan ukuran mu tu di kalangan ahli menunggang kuda, sedangkan ketrampilan menunggang kuda adalah suatu kesenian orang Arab.

5.      Kuasa apakah yang diberikan ALLAH kepada bangsa Arab ?

“Dan ekor mereka sama seperti kalajengking dan ada sengatnya, dan di dalam ekor mereka
itu terdapat kuasa mereka untuk menyakiti manusia, lima bulan lamanya.” – Wahyu 9:10.

Mereka mempunyai kuasa menyakiti. Ini berbeda dengan kuasa untuk membunuh. Kemurahan ALLAH di sini menjadi bukti. Bahkan sampai kepada mereka yang menjadi musuhNYA, IA memberi kesempatan untuk bertobat. Sama seperti sengatan kalajengking, menyebarnya agama Islam menyakiti agama Kristen. Hanya sedikit saja yang mengetahui penghukuman ALLAH atas kemurtadan mereka dan bertobat.

Lima bulan dihitung menurut prinsip nubuatan adalah 150 tahun.
Permulaan Muhammad mengajar kepada umum adalah tahun 612 TM, sampai pada pembangunan kota Bagdad oleh Al Mansur pada tahun 762 TM adalah 150 tahun.

6.      Nama apakah yang diramalkan akan diberikan kepada pemimpin Islam ?

“Dan raja yang memerintah mereka ialah MALAIKAT JURANG MAUT; namanya dalam bahasa Ibrani ialah ABADON dan dalam bahasa Yunani ialah APOLION.” – Wahyu 9:11.

Di sini kita dapati 3 nama yang diberikan kepada pemimpin Islam; masing-masing oleh sekelompok orang yang berbeda-beda. Yang pertama ialah MALAIKAT JURANG MAUT. Kita sudah mengetahui bahwa Abyssos menggambarkan Arab, tempat kelahiran Islam. Kata bahasa Yunani yang lain untuk nama ini ialah AGGELOS yang artinya adalah UTUSAN. Atau UTUSAN DARI ARAB. Namun nama ini tidak diterima oleh orang-orang Yahudi atau Yunani. Masing-masing mereka mempunyai nama bagi dia dalam bahasa mereka sendiri yang berarti ‘PEMBINASA.’
 
7.      Apakah yang diperintahkan supaya dilakukan oleh malaikat yang keenam ?

“Celaka pertama sudah lewat. Sekarang akan menyusul dua celaka lagi. Lalu malaikat yang
keenam meniup sangkakalanya, dan aku mendengar suara keluar dari keempat tanduk mezbah emas yang di hadapan ALLAH. Dan berkata kepada malaikat yang keenam yang memegang sangkakala itu: Lepaskanlah keempat malaikat yang terikat dekat sungai besar Efrat itu.” – Wahyu 9:12-14.

Panggilan terhadap malaikat yang keenam menjadi suatu pokok penyelidikan yang mendalam selama tahun 1830 – 1844 TM. Sesuai dengan nubuatan, bilamana sangkakala yang keenam dibunyikan, empat malaikat akan dilepaskan dari sungai Efrat. Sudah diketahui dengan sebaik-baiknya bahwa sungai ini muncul dari Asia Kecil di daerah yang kemudian dikuasai oleh bangsa Turki.

8.      Bagaimana nubuatan melukiskan pasukan Turki ?

“Maka demikianlah aku melihat dalam penglihatan ini kuda-kuda dan orang-orang yang menungganginya; mereka memakai baju zirah, merah api dan biru dan kuning belerang warnanya; kepala kuda-kuda itu sama seperti kepala singa, dan dari mulutnya keluar api, dan asap dan belerang.” – Wahyu 9:17.

Dapatkah bahasa melukiskan dengan lebih tepat pasukan berkuda bangsa Turki ketika mereka mengendarai kuda menuju ke medan pertempuran dengan memakai seragam merah dan biru serta kuning ? Merah api dan biru dan kuning belerang ?
 
Adalah anak buah Ottoman yang memulai senjata api dalam peperangan. Pasukan berkuda ini menembakkan senapan mereka dari pinggul mereka ketika mereka sedang mengendarai kuda, dan bagi nabi [Yohanes] itu tampaknya seakan-akan asap keluar dari mulut kuda. Cerita-cerita tentang kemenangan orang-orang Turki memenuhi banyak buku yang diterbitkan. Pada puncak kekuasaannya mereka mengancam untuk menaklukkan seluruh Eropa.

9.      Berapa lamakah waktu yang ditetapkan sebagai zaman kekuasaan Ottoman dan apakah tingkat kekuasaan ini ? 
  
      “Maka dilepaskanlah keempat malaikat yang telah disiapkan bagi JAM dan HARI, BULAN
      dan TAHUN untuk membunuh sepertiga dari umat manusia.” – Wahyu 9:15.

      Ottoman bangsa Turki yang muncul di atas pemandangan sejarah di tanah mereka di sumber
      air sungai Efrat diberi kuasa selama 1 Jam, 1 Hari, 1 Bulan dan 1 Tahun. Berbeda dengan   
      apa yang diumumkan pada sangkakala kelima, kekuatan ini adalah untuk membunuh dan 
      membinasakan. Rum lama yang disakiti oleh penaklukan yang dilakukan oleh Arab telah 
      ditakdirkan akan jatuh di hadapan Turki. Kota Constantinopel yang besar pada akhirnya 
      akan menyerah pada kekuasaan Islam. Tetapi tidak semua orang beragama Kristen yang 
      murtad akan diserahkan kepada kepada Ottoman. Gelombang penaklukan berhenti sebentar 
      di Rusia dan  Eropa sementara di seberang Danube suatu pergerakan pembaruan terjadi di 
      kalangan orang-orang Kristen. Kuasa ini diberi waktu 1 jam, 1 hari, 1 bulan dan 1 tahun, 
      atau 391 hari nubuatan, yang berarti 391 tahun.

      Inilah waktu yang ditentukan untuk kekuasaan Turki [Ottoman]. Kapankah waktu itu ?
      Tahun 1448 TM yang sisa dari kerajaan Byzantine adalah Constantinopel dan distrik  yang
      disekelilingnya. Walaupun demikian ini adalah sebuah kota yang hebat dan merupakan 
      benteng pertahanan agama Kristen dibagian timur. Amurath, sultan Ottoman secara 
       menentukan telah dikalahkan di Varna pada tahun 1444, suatu perang salib yang timbul di 
      bagian barat sebagai harapan terakhir untuk memulihkan kekuasaan Kristen yang hilang. Di
      dalam kota itu terjadi perpecahan sehubungan dengan pengganti John Palaelogus yang 
       meninggal dunia tahun 1449 dengan tidak mempunyai anak. Beberapa dari penduduk kota 
      itu ingin bersekutu dengan agama Kristen di bagian barat sambil mengharapkan pertolongan.

      Yang lain berkata: Lebih baik turban dari sultan  daripada topi Paus. Constantine adik John 
      memperoleh dukungan yang kuat; tetapi sebelum memberanikan diri naik takhta, ia 
      mengirim  wakil-wakil sebagai duta kepada Amurath, sang sultan, untuk meminta 
      persetujuannya. Jadi, walaupun kota itu tidak diduduki secara militer sampai setelah suatu 
      pertarungan yang sengit pada tahun 1453, maka pada tahun 1449 itulah sultan 
      memperlihatkan kekuasaannya yang sesungguhnya, karena pemerintahan Constantine 
      bergantung atas persetujuannya. 

      Menghitung dari musim kemarau tahun 1449, 391 tahun akan membawa kita sampai kepada
      musim kemarau tahun 1840, yaitu berakhirnya masa kekuasaan Ottoman seperti yang 
      dinubuatkan. Pada tahun 1840 pasukan Muhammad Ali yang dibawah komando anaknya, 
      Ibrahim, sudah berada di pintu gerbang Istambul. Seluruh dunia mengharapkan kota itu 
      akan jatuh. Rusia menawarkan untuk mempertahanklan kota itu, dengan mengharapkan 
      dapat menguasainya.

      Kekuatan-kekuatan Eropa lainnya bergerak untuk mencegah gerakan Rusia. Pada konferensi
      yang diadakan di London tahun 1840, suatu ultimatum ditujukan kepada Mesir supaya 
      mengundurkan diri dari Asia Kecil atau menghadapi pembalasan Eropa. Ibrahim Pasha 
      menarik mundur pasukannya, dan kota itu selamat dari pendudukan militer. SF Mahmud 
      dalam bukunya: “STORY OF ISLAM” hal 279-280  memberikan komentar mengenai 
      peristiwa ini:

      “Hal itu menunjukkan satu perkara. Kerajaan Ottoman hidup dengan penderitaan mulai saat
      itu. Kalifah tinggal merupakan suatu bayangan dan kesultanan sudah menjadi olokan.”
      Tidak lama sebelum peristiwa-peristiwa ini  di Eropa, seorang mahasiswa nubuatan di 
      Amerika, Josiah Litch, membuat kepala berita dengan meramal tanggal pada akhir musim 
      kemarau 1840 untuk gerhana kekuasaan Ottoman. Ketika peristiwa itu terjadi sebagaimana 
      yang diramalkan, beribu-ribu orang Kristen dituntun untuk beralih kepada Kitab Suci dan 
      menyelidiki nubuatan-nubuatan itu untuk mendapatkan artinya. Mereka meningkatkan 
      kedudukan pergerakan Advent yang khususnya menyebarluaskan kebenaran-kebenaran 
      tentang hari kiamat. 
 
      Walaupun para sultan terus memerintah di Istambul sampai tahun 1918, mereka tidak 
      mempunyai kuasa terhadap ekonomi dan masalah-masalah luar negeri dari kerajaan itu. 
      Mereka kehilangan  hak milik mereka dalam peperangan dan tangan Eropa dan Rusia 
      menguasai administrasi mereka dengan sepenuhnya.

10.  Apakah peperangan Islam melawan agama Kristen yang murtad ini membawa pertobatan
     dan berakhirnya kemurtadan ?

      “Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobat dari 
      perbuatan tangan mereka; mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan 
      berhala-berhala dari emas dan perak, dari tembaga, batu dan kayu yang tidak dapat melihat 
      atau mendengar atau berjalan. Dan mereka tidak bertobat daripada pembunuhan, sihir, 
      percabulan dan pencurian.” – Wahyu 9:20-21.

      ALLAH merencanakan supaya manusia membuat catatan tentang penghukumanNYA, dan 
      menerima pelajaran-pelajaran yang direncanakanNYA untuk disampaikan di sana. Tetapi 
      alangkah lambannya mereka belajar, dan betapa buta terhadap petunjuk-petunjuk 
      Pemeliharaan!
      Peristiwa-peristiwa yang terjadi dibawah sangkakala yang keenam menciptakan celaka 
      kedua, namun penghukuman-penghukuman ini tidak membawa perbaikan dalam cara-cara 
      dan moral manusia. Mereka yang luput dari celaka-celaka itu tidak mempelajari apa-apa 
      dengan mereka melihat penghukuman ALLAH.

Kamis, 29 Desember 2016

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 18

Data tambahan untuk penyakit mematikan:

FLU SPANYOL:
Pandemik Flu 1918 (biasa disebut Flu Spanyol) adalah Pandemik Influenza kategori 5 yang mulai menyebar di Amerika Serikat, muncul di Afrika Barat dan Perancis, lalu menyebar hampir ke seluruh dunia. Penyakit ini disebabkan oleh Virus Influenza Tipe A subtipe H1N1. Kebanyakan korban Flu ini adalah Dewasa Muda. Flu Spanyol terjadi dari Maret 1918 sampai Juni 1920,[1] menyebar sampai ke Arktik dan kepulauan Pasifik. Diperkirakan 50 sampai 100 juta orang di seluruh dunia meninggal.

Flu Spanyol pertama kali dimulai pada tahun 1918 yang kemudian menyebar dengan sangat cepat dari Asia, Eropa, hingga juga Amerika bagian utara. Penyakit ini bertanggung jawab atas banyak sekali korban yang meninggal. Hanya dalam rentang waktu 2 tahun saja, diperkirakan telah ada 50 hingga 100 juta orang yang meninggal karena wabah paling mematikan satu ini. Hanya di Amerika Serikat saja diketahui lebih dari setengah populasinya telah meninggal.

Seperti kebanyakan wabah di daftar ini, pada saat penyakit ini pertama kali muncul, para penderitanya sudah divonis pasti meninggal. Karena seperti sekarang ini, tidak ada perawatan medis yang dapat menyembuhkan virus flu (obat era modern ini hanya memperpendek umur hidup si virus). Yang bisa dilakukan dokter hanyalah mencoba membuat pasien lebih merasa nyaman. Pada saat itu, mereka yang "beruntung" akan meninggal tenggelam di paru-paru mereka sendiri. Sebaliknya mereka yang tidak, akan terkena infeksi bakteri kedua dan harus meninggal dengan sangat menderita.

BAU BESAR:

Bau Besar (bahasa Inggris:The Great Stink) adalah suatu peristiwa yang terjadi pada musim panas tahun 1858 di mana bau menyengat dari limbah dan pembuangan manusia yang berasal dari Sungai Thames sangat kuat tercium di pusat kota London, Inggris.

Hingga akhir abad 16, warga London menggantungkan persediaan air mereka pada pasokan air yang bersumber dari air sumur dangkal, Sungai Thames beserta anak-anak sungainya, atau salah satu dari sekitar selusin mata air alami yang terdapat di London, termasuk mata air musim semi di Tyburn yang dihubungkan oleh pipa yang menyalurkan air ke sumur atau tangki besar di Cheapside. Pasokan air ini tidak diizinkan digunakan untuk tujuan komersial atau industri yang tidak sah. Untuk itu, pemerintah kota London menunjuk seorang penjaga saluran yang akan memastikan bahwa penduduk yang berprofesi sebagai pembuat bir, juru masak dan penjual ikan akan membayar untuk air yang mereka gunakan.[1]
Penduduk London yang kaya bertempat tinggal di dekat pipa saluran air dan bisa mendapatkan izin untuk penyaluran air ke rumah mereka, namun penyadapan tidak sah terhadap saluran air tetap saja tidak bisa dicegah, terutama oleh rumah tangga miskin. Air dari saluran diberikan kepada setiap rumah oleh operator air, yang dikenal dengan sebutan "cobs". Pada tahun 1496, para cobs ini mendirikan serikat mereka sendiri yang dinamakan "Persaudaraan Petugas Air dari St. Cristofer"[1]
Pada tahun 1582, seorang warga Belanda bernama Peter Morice menyewa sebuah bangunan di tepi utara Sungai Thames dan kemudian mendirikan sebuah kincir air yang berfungsi untuk memompa air dari Thames ke berbagai tempat di London. Kincir air lainnya kemudian ditambahkan lagi pada tahun 1584 dan 1701 dan tetap digunakan sampai tahun 1822. Namun, pada tahun 1815, limbah rumah tangga warga London diperbolehkan untuk dibuang ke Sungai Thames melalui saluran pembuangan. Pembuangan limbah ini terus dilakukan selama tujuh tahun berikutnya. Limbah ini berpotensi untuk dipompa kembali ke rumah tangga yang sama yang kemudian digunakan sebagai air minum, memasak, dan mandi. Sebelum Bau Besar, ada sekitar 200.000 cesspit (tempat pembuangan kotoran, mirip dengan septic tank di era modern) di London. Untuk mengosongkan satu cesspit ini warga diharuskan membayar sebesar satu shilling. Banyak warga London yang tidak mampu membayarnya. Akibatnya, bau kotoran merebak ke udara dan rumah tangga yang tidak mampu mengosongkan cesspit harus menyalurkan pembuangan mereka ke Sungai Thames.[1]

Kolera

Wabah kolera mulai meluas selama periode 1840-an. Penyebabnya tidak diketahui, namun teori yang paling banyak diterima adalah bahwa penyakit ini disebabkan oleh udara yang membawa "racun Miasma". Pada tahun 1854, Filippo Pacini mengungkapkan penemuannya tentang bakteri Vibrio cholerae yang menjadi penyebab utama penyakit kolera, namun teori ini diabaikan sampai ditemukan kembali tiga puluh tahun kemudian oleh Robert Koch. Pada tahun sama, seorang dokter bernama John Snow mengemukakan bahwa penyakit kolera ini ditularkan oleh air minum yang tercemar oleh limbah setelah terjadinya bencana epidemi yang berpusat di Soho pada tahun 1854, tetapi ide ini tidak diterima secara luas. Untuk Mengkonsolidasikan beberapa badan-badan lokal yang terpisah berkaitan dengan saluran pembuangan, Komisi Metropolitan Sistem Pembuangan dibentuk pada tahun 1848. Komisi ini bertugas melakukan survei terhadap sistem pembuangan London dan kemudian mulai membersihkan cesspit-cesspitt di ibukota.[3].


Cacar (Amerika Utara) - 1775

Pada era modern ini, penyakit cacar mungkin hanyalah sekedar penyakit ringan yang berasal dari virus dengan nama ilmiah Variola dan walaupun sangat mengganggu tapi dapat relatif mudah disembuhkan. Sayangnya hal itu tidak berlaku sama pada saat sejarah wabah penyakit ini muncul.
Ketika era politik dan perang revolusioner sedang terjadi di pesisir timur, sebuah penyakit yang dinamai The Great Smallpox atau singkatnya Cacar tengah menyerang seluruh benua Amerika Sebelah Utara, tepatnya pada tahun 1775 sampai dengan tahun 1782. Karena terjadinya perang Amerika maka tidak banyak yang diketahui mengenai wabah penyakit mematikan satu ini, namun yang diketahui adalah setidaknya hingga abad ke-20 setidaknya penyakit Cacar ini telah merenggut 300 Juta Korban Jiwa.



Peniupan sangkakala keempat:

a. Untuk masa 1833 - 1844 Tarikh Masehi;

Wahyu 16:8

Dan malaikat yang keempat menumpahkan cawannya ke atas matahari, dan kepadanya diberi kuasa untuk menghanguskan manusia dengan api.
16:9Dan manusia dihanguskan oleh panas api yang dahsyat, dan mereka menghujat nama Allah yang berkuasa atas malapetaka-malapetaka itu dan mereka tidak bertobat untuk memuliakan Dia.

Saya tidak menemukan catatan peristiwa di tahun-tahun itu, tapi selewat tahun itu ada banyak sekali dan di berbagai tempat di dunia diserang gelombang panas yang mematikan.

Bhataramedia.com – Gelombang panas yang terjadi tahun 2011 silam, terbukti menjadi pemecah rekor di seluruh Amerika Utara. Beberapa daerah di Amerika Serikat dan Kanada mencatat rekor suhu dan kelembaban tertinggi. Selain itu, gelombang panas ini juga mematikan. Lebih dari 40 orang meninggal sebagai akibat langsung dari suksesi hari-hari panas yang secara teratur mencapai 113 Fahrenheit dalam rentang dua bulan musim panas.
Jumlah korban tewas tidak seberapa jika dibandingkan dengan gelombang panas yang pernah direkam sebelumnya. Namun, hal tersebut menerima liputan pers lebih dari yang lain. Ini adalah perubahan yang lengkap, mengingat gelombang panas tidak pernah dilihat sebagai berita penting atau menarik di masa lalu. Bencana alam ini tidak sedramatis gempa bumi atau tornado; Namun, membunuh lebih banyak orang setiap tahunnya bila dibandingkan dengan dua lainnya.
Banyak gelombang panas terkenal yang tercatat, terjadi di abad ke-20 dan ke-21. Fenomena ini telah melanda di hampir setiap bagian dari dunia dan telah bertanggung jawab untuk banyak bencana alam dan bencana ekonomi. Efeknya tidak memiliki batas; negara-negara maju dan berkembang sama-sama telah terkena panas yang mencengangkan untuk jangka waktu yang lama.
Menurut artikel Eric Klinenberg tahun 2002 di Slate.com, lebih dari 400 orang Amerika meninggal karena penyakit yang berhubungan dengan panas di dalam satu tahun. Dengan kata lain, gelombang panas membunuh lebih banyak orang di AS daripada bencana alam lainnya yang dikombinasikan. Namun, menurut Eric, gelombang panas bergerak lambat dan lama, sehingga dapat dicegah.
“Kedatangan gelombang panas selalu diumumkan dan cukup mudah untuk mencegah kerusakan pada manusia,” tulisnya. “Korban panas cenderung lemas secara bertahap, sendirian di rumah, tidak berhubungan dengan keluarga, teman dan jasa sosial yang dapat menyelamatkan nyawa mereka. Memperlakukan mereka dengan air atau membawa mereka ke tempat yang ber-AC.”

Gelombang Panas di Amerika Utara, 1936

Amerika Utara telah terpukul oleh beberapa gelombang panas besar. Salah satu yang melanda pada tahun 1936 dianggap paling parah di alam sejarah Amerika modern. Waktu itu juga sungguh mengerikan. Bencana ini terjadi ketika Amerika Serikat dan Kanada berada di tengah-tengah Depresi Besar. Selain itu, tahun 1930-an adalah salah satu dekade terkering. Ini adalah era dari beberapa kekeringan dan badai debu terparah.
Selama musim panas tahun 1936, tujuh negara mencapai rekor tertinggi sementara tambahan 36 negara berada di atas suhu normal. Provinsi Ontario dan Manitoba di Kanada mencapai rekor tertinggi di atas 110 derajat Fahrenheit.
Gelombang panas ini sangat menghancurkan pada manusia. Pada era sebelum adanya Air Conditioner (AC), daerah perkotaan seperti Chicago, Detroit, St Louis, Milwaukee, Cleveland, Toronto dan daerah perkotaan di Amerika Utara lainnya “mendesis”. Lebih dari 1.693 orang, sebagian besar orang tua, tewas di kota-kota (beberapa perkiraan mengklaim sebanyak 5.000 mungkin telah meninggal karena gejala yang disebabkan oleh panas yang berlebihan).
Petani juga mengalami dampak ekonomi. Tanaman hancur oleh panas, sehingga harga jagung dan gandum melonjak. Beberapa lahan pertanian tetap tandus atau kering sampai September ketika suhu kembali ke tingkat normal.

Gelombang Panas di Chicago, 1995

Di antara tahun 1936 dan 1995, ada beberapa gelombang panas mematikan : New York City (1972, 1984), St. Louis (1980), Philadelphia (1993), Dallas (1998) dan Milwaukee (1995) (Klinenberg, 2002). Gelombang panas yang melanda Chicago pada tahun 1995 terbukti menjadi yang terburuk.
Lima puluh sembilan tahun setelah musim panas tahun 1936, kota Chicagi disiksa oleh suhu yang lebih tingii dari rata-rata. Hanya dalam waktu satu minggu di bulan Juli, 739 orang meninggal. Situasi ini sangat buruk sehingga truk trailer pendingin ditempatkan di dekat kamar mayat dan rumah sakit. Trailer-trailer ini digunakan untuk menyimpan mayat, yang telah memenuhi fasilitas ini.
Seperti biasa, orang tua merupakan korban yang paling terpukul. Selain itu, orang miskin atau mereka yang tidak memiliki AC juga menjadi korban.
Klinenberg membandingkan kematian dari gelombang panas ini dengan bencana lain yang terkenal di kota Chicago, serta dengan bencana alam lainnya di tahun 1990-an.
Untuk menempatkan gelombang panas 1995 dalam konteks, pikirkan kebakaran besar Chicago tahun 1871. Bencana ini menewaskan tidak kurang dari setengah populasi. Bencana terbaru lainnya, seperti Northridge, Gempa California 1994 atau Badai Andrews Tahun 1992, menewaskan sepersepuluh dan seperduapuluh dari jumlah orang,” tulisnya.
Namun, gelombang panas ini kemudian akan dikerdilkan oleh salah satu yang melanda Perancis dan Eropa pada tahun 2003.

Gelombang Panas di Perancis, 2003

Sebenarnya, gelombang panas yang melanda Perancis pada Agustus 2003 mempengaruhi sebagian besar Eropa. Rekor panas banyak dicapai di beberapa negara dan banyak dari negara-negara tersebut memiliki angka kematian yang cukup besar (perkiraan akhir untuk Eropa adalah 71.310, menjadikannya yang paling mematikan sejauh ini). Perancis terkena imbas paling parah.
Menurut laporan USA Today tahun 2003, laporan pemerintah dari National Institute of Health and Medical Research (INSERM) memperkirakan bahwa jumlah korban tewas mencapai 14.802 di Perancis saja.
Sekali lagi, orang tua merupakan korban yang paling banyak. Banyak warga senior di Paris menyerah selama puncak gelombang panas, ketika suhu mencapai 104 derajat Fahrenheit. Alasan lain jumlahnya begitu tinggi adalah bahwa Perancis merupakan negara yang jarang memiliki rumah tangga dan bangunan dengan sistem pendingin udara.
Pada awalnya, perkiraan pemerintah mencapai angka 11, 435. Namun, panas tidak membunuh beberapa orang secara langsung. Menurut laporan USA Today, banyak yang “memiliki kondisi sangat lemah selama suhu puncak, tetapi tidak meninggal sampai beberapa hari kemudian.”

Gelombang Panas di Amerika Utara, 2006 dan Setelahnya

Pada musim panas tahun 2006, banyak daerah di Amerika Serikat dan Kanada mengalami gelombang panas yang mematikan lainnya. Pada kejadian ini, 225 orang meninggal. 15 Juli adalah hari pertama. Pada hari ini, Pierre, South Dakota dipanggang di suhu 117 derajat Fahrenheit.
Selama periode antara 15 Juli dan 22 Juli hampir setiap negara (kecuali Alaska, Minnesota dan Dakota Utara) mencatat suhu 90 derajat Fahrenheit atau lebih.
Di California, 164 kematian dikaitkan dengan penyakit yang berhubungan dengan panas. Negara bagian Central Valley dan California Selatan dihantam oleh panas yang lembab, yang tidak biasanya terjadi di kedua daerah.
Benua Amerika akan mengalami gelombang panas lokal lainnya di tahun-tahun mendatang. Akhirnya, pada tahun 2011, banyak dari wilayah Amerika Serikat dan Kanada akan terpengaruh oleh gelombang panas yang sama. Pada saat ini, gelombang panas akhirnya diakui sebagai bencana alam, serta ada lebih banyak liputan oleh media.
Gelombang panas ini bukan yang pertama, tidak pula menjadi yang terakhir. Tren menunjukkan bahwa suhu rata-rata akan terus meningkat setiap musim panas. Selain itu, orang-orang yang berisiko (orang miskin dan orang tua) akan terus menjadi korban. Gelombang panas tidak dapat dicegah. Namun, kematian dapat dicegah jika dilakukan tindakan tertentu.

Terbaru : Gelombang Panas di India, 2015

Situasi saat ini di India tampak sangat muram. Korban tewas mendekati 2000, seiring naiknya suhu sebesar 15 sampai 20 derajat Celcius di atas normal. Menurut organisasi yang berbasis di Brussels, Emergency-Event Database, ini adalah gelombang panas paling mematikan kelima di dalam sejarah.
Sebagian besar wilayah di India telah terpengaruh. Hal ini terutama paling berdampak pada masyarakat miskin.
Menurut Voice of America News, banyak orang di negara tersebut berharap bahwa musim hujan (yang sering dimulai di sekitar waktu ini) akan membawa hujan dan cuaca dingin ke daerah selatan negara itu.
Chandra Bhushan, wakil direktur New Delhi-based Center for Science and Environment mengatakan : “Umumnya ada kenaikan suhu berjalan lambat, tetapi itu tidak terjadi. Kami memiliki bulan Maret dan April yang luar biasa dingin dan basah, kemudian dari minggu pertama Mei, suhu tiba-tiba mulai meningkat dan peningkatannya terjadi sangat cepat, sangat cepat. Artinya adalah pada waktu yang sangat singkat, suhu meningkat hampir 15 sampai 20 derajat Celsius. (dari VOA News, 2015)

Kebakaran Peshtigo - 8 Oktober 1871
Kebakaran yang tidak terlalu menyorot perhatian publik di wilayah Wisconsin dan terjadi bersamaan dengan Kebakaran Hebat Chicago ternyata menjadi kebakaran paling mematikan pada tahun itu. Kota Peshtigo, kota yang dilanda kekeringan itu dilalap si jago merah ketika angin kencang membawa api-api kecil dari padang yang terbakar. Api yang semakin tak terkendali terus merembet dan mencapai sisi lain dari sungai Peshtigo, membuat kota tersebut terperangkap dari dua sisi. Saat api berhasil dijinakkan, 1200 orang tewas dan dua belas kota hangus terbakar.


Gelombang Panas 1988 - Musim Panas 1988
Kekeringan yang melanda dan menghancurkan perekonomian agrikultur AS semakin diperburuk oleh serangan gelombang panas pada 1988. Kerugian pada sektor agrikultur akibat bencana ini melebihi US$ 61 miliar. Kondisi kekeringan ini memicu kebakaran yang melanda Taman Nasional Yellowstone dan Gunung Rushmore pada musim panas 1988. Sekitar 5000 hingga 10000 orang terkena berbagai komplikasi kesehatan akibat panas yang sangat menyengat ini.


Gelombang Panas 1980 - Musim Panas 1980
Serangan gelombang panas di tahun 1980 terbukti menjadi salah satu kondisi cuaca terburuk dalam sejarah AS. Temperatur bertekanan tinggi melanda pusat AS dan AS bagian selatan, menekan suhu hingga mencapai 90 derajat Fahrenheit (32,2 derajat Celsius). Sebanyak 10000 orang meninggal dunia akibat hawa panas dan berbagai penyakit dari stres berkepanjangan. Kerusakan agrikultur diestimasi sebesar US$ 48 miliar.


Kebakaran dan Gempa Bumi Dahsyat San Francisco
Penduduk San Francisco terbangun di pagi hari oleh gempa bumi berkekuatan 7,7 hingga 7,9 skala Richter yang berlangsung kurang dari satu menit. Walau hanya sebentar, gempa ini mengakibatkan kebakaran hebat di berbagai penjuru kota selama empat hari berturut-turut. Tak hanya merusak saluran gas kota, gempa juga merusak jaringan air bawah tanah.

Pemadam kebakaran pun kesulitan karena kekurangan air. Saat api berhasil dipadamkan, 3000 nyawa melayang dan lebih dari 500 blok terbakar. 225.000 orang yang berhasil selamat, harus menerima kenyataan pahit menjadi tunawisma.


GELOMBANG PANAS JEPANG:

Setidaknya dua orang tewas dan ratusan lainnya dibawa ke rumah sakit selama akhir pekan saat gelombang panas melanda Jepang. Seorang wanita 74 tahun pingsan saat bekerja di sebuah rumah kaca di Prefektur Chiba, dan kemudian dinyatakan meninggal. Sedangkan di dekat Ibaraki, seorang wanita 61 tahun ditemukan ambruk di kebunnya dan meninggal. Pada Ahad, seorang pria 76 tahun dibawa ke rumah sakit di Sera, Hiroshima, setelah pingsan di tepi sungai. "Dia diduga menderita heatstroke," kata seorang petugas ambulans melalui telepon. Pejabat itu mengatakan ada laporan yang belum diklarifikasi, yakni bahwa orang itu bekerja di sawah sebelum jatuh.

Lebih dari 190 orang dibawa ke rumah sakit pada Ahad lalu akibat penyakit yang berhubungan dengan hawa panas. Menurut Kyodo News, di 400 kota, suhu berada di atas 35 derajat Celcius. Suhu tertinggi tercatat di Tatebayashi di Prefektur Gunma dan Kota Ibigawa di Gifu, yaitu 36 derajat Celcius. Menurut Badan Meteorologi Jepang, di dua puluh lima lokasi di seluruh negeri, termasuk Kyoto, suhu melambung lebih dari 35 derajat Celcius. Pada Sabtu lebih dari 250 orang dibawa ke rumah sakit akibat penyakit yang berhubungan dengan hawa panas. Gelombang panas terburuk menghantam Jepang pada Agustus tahun lalu. Sebanyak 17 orang tewas saat suhu melonjak hingga 41 derajat Celcius di Ekawasaki di Shimanto, Prefektur Kochi.

GELOMBANG PANAS AUSTRALIA:

Tahun 2014 penduduk Australia yang menghadapi gelombang panas ekstrem mendapat peringatan bahwa situasi masih akan memburuk, dengan ratusan kebakaran melanda beberapa negara bagian dan suhu hampir mencapai rekor tertinggi. Sebagian besar Australia tenggara telah mengalami gelombang panas yang terik yang memicu kebakaran hutan parah di pesisir barat, membakar 55 rumah dan menewaskan satu orang pada Minggu.

Suhu mencapai lebih dari 40 derajat Celsius selama beberapa hari berturut-turut di Australia Selatan dan ada larangan total untuk menyalakan api untuk rekreasi di negara bagian tetangga Victoria, dimana para atlet tenis yang bertanding untuk Australia Terbuka pingsan, muntah dan keram di tengah panas terik. Permainan dihentikan Kamis siang karena panas ekstrem, dan seorang tukang kebun sekolah di Melbourne, berusia 76 tahun, meninggal dunia setelah jatuh ke tanah Rabu.

Para petugas kesehatan di Australia Selatan mengatakan 129 orang dibawa ke rumah sakit dalam tiga hari terakhir karena kelelahan dan dehidrasi akibat panas. Di Victoria, ada 109 kasus dan panggilan ambulan dilaporkan melonjak hampir dua kali lipat dari jumlah panggilan untuk kasus serangan jantung. Kebakaran hutan mengganas di dua negara bagian tersebut. Menurut dinas pemadam kebakaran Australia Selatan, ada 800 kobaran dan "pola api yang meningkat dalam lebih dari 48 jam ke depan."

GELOMBANG PANAS INDIA:

Meskipun beberapa daerah merasakan panas luar biasa, kamu harus bahagia karena tidak mengalami gelombang panas seperti di India sana. Bayangkan saja, gelombang panas di India tercatat sudah membunuh lebih dari 1.100 orang. Terdengar mengerikan memang, tapi ternyata gelombang panas itu bukan sekali ini terjadi. Pada tahun 2007 silam, lebih dari 100 orang warga di kawasan India Utara menjadi korban gelombang panas yang mencapai suhu 45 derajat celcius itu. Dan Uttar Pradesh menjadi lokasi korban terbanyak. Untuk kali ini, dalam sepekan terakhir kawasan selatan India yakni Telangana dan Andhra Pradesh yang menjadi korban. Dengan suhu paling rendah 47 derajat celcius dan rata-rata mencapai 50 derajat celcius, tentu kamu bisa membayangkan betapa panasnya kondisi India saat ini, seperti dilansir abcactionnews.

Pertanyaan pun muncul, mengapa gelombang panas di India kali ini sangat mematikan? Penyebab pun dituduhkan pada pemanasan global yang makin buruk. Beberapa ilmuwan di India menyimpulkan, "Gelombang panas yang ada meningkat dengan suhu rata-rata 8 derajat dalam 100 tahun terakhir. Pemanasan global yang disebabkan oleh manusia telah mengubah tahun 2014 sebagai tahun terpanas sepanjang sejarah Bumi," Rupanya tekanan panas yang dialami Bumi memang tengah meningkat dan tak hanya di India. Bahkan efek rumah kaca tercatat meningkat di Amerika Serikat karena polusi udara. Kini beberapa negara lain juga diperingatkan akan gelombang panas.

GELOMBANG PANAS PERANCIS:

Di Perancis, ada 14.802 kematian yang berhubungan dengan panas (terutama di kalangan orang tua) selama terjadinya gelombang panas, menurut data dari Institut Kesehatan Nasional Perancis. Perancis pada umumnya tidak mengalami musim panas yang sangat panas, terutama di daerah utara, namun selama tujuh hari pada bulan Juli-Agustus 2003, Perancis memiliki suhu lebih dari 40 °C (104 °F), yang tercatat di Auxerre, Yonne. Karena musim panas biasanya relatif sedang, kebanyakan orang tidak mengetahui bagaimana cara untuk bereaksi terhadap suhu yang sangat tinggi (misalnya, mengenai rehidrasi), dan sebagian besar rumah warga dan fasilitas perumahan yang dibangun dalam 50 tahun terakhir tidak dilengkapi dengan penyejuk udara. Selain itu, suhu tinggi sangat jarang dianggap sebagai ancaman utama.

Bencana itu terjadi pada bulan Agustus, bulan di mana banyak orang, termasuk menteri pemerintah dan dokter, sedang berlibur. Banyak mayat yang tidak diklaim selama berminggu-minggu karena kerabat mereka sedang berlibur. Sebuah gudang berpendingin di luar Paris digunakan untuk menampung mayat karena mereka tidak memiliki cukup ruang di fasilitas mereka. Pada 3 September 2003, lima puluh tujuh mayat yang masih tidak diklaim di kawasan Paris dikuburkan.

Tingginya angka kematian dapat dijelaskan dengan mengaitkan peristiwa-peristiwa yang tampaknya tidak berhubungan. Pada hari-hari normal, hampir setiap malam di Perancis cuacanya dingin, bahkan di musim panas sekalipun. Akibatnya, rumah-rumah (biasanya rumah batu, beton atau bata) tidak terlalu hangat selama siang hari, dan AC biasanya tidak diperlukan. Selama gelombang panas, suhu mencapai rekor tertinggi bahkan di malam hari, yang mencegah siklus pendinginan yang biasanya terjadi. Warga usia tua yang tinggal sendirian belum pernah menghadapi cuaca panas yang ekstrim seperti ini, dan tidak tahu bagaimana harus bereaksi, atau terlalu dilemahkan oleh cuaca panas sehingga tidak mampu mempertahankan diri. Warga usia tua yang tinggal dengan keluarga mereka atau di panti jompo mungkin bisa mengandalkan bantuan dari orang lain untuk melindungi diri. Hal ini menyebabkan kelompok-kelompok usia yang paling lemah memiliki tingkat kematian lebih tinggi dibandingkan dengan warga yang sehat secara fisik, sebagian besar korban berasal dari kelompok warga usia tua.

Buruknya sistem kesehatan negara sehingga mempengaruhi jumlah korban tewas adalah salah satu masalah yang menjadi kontroversi di Perancis. Pemerintahan Presiden Jacques Chirac dan Perdana Menteri Jean-Pierre Raffarin menyalahkan para keluarga yang meninggalkan orang tua mereka saat mereka berlibur. Selain itu, sistem hari kerja 35 jam, juga dituding mempengaruhi jumlah dokter yang bertugas pada saat itu. Banyak perusahaan-perusahaan yang tutup pada bulan Agustus, sehingga karyawan tidak punya pilihan lain selain pergi berlibur. Dokter keluarga juga memiliki kebiasaan untuk berlibur pada waktu yang sama.

Oposisi dan sebagian besar editorial pers lokal menyalahkan pemerintah atas banyaknya korban. Kebanyakan dari mereka menyalahkan Menteri Kesehatan Jean-François Mattei karena tidak segera kembali dari liburannya di saat ancaman gelombang panas semakin serius, dan para pembantunya juga memblokir tindakan darurat di rumah-rumah sakit umum (seperti panggilan untuk dokter). Seorang kritikus, Dr. Patrick Pelloux, kepala serikat dokter darurat, menyalahkan pemerintahan Raffarin karena mengabaikan peringatan dari para profesional kesehatan. Mattei kehilangan jabatannya dalam perombakan kabinet pada tanggal 31 Maret 2004

Gelombang panas yang terjadi di dunia akhir akhir ini memang sangat mengerikan, karena efek dan akibat yang ditimbulkan sangat besar. Sahabat anehdidunia.com fenomena mengerikan itu terjadi secara tak langsung memang karena perbuatan manusia yang secara serakah menumbangkan pohon pohon yang bertugas menjaga keseimbangan bumi. Mari kita kembalikan kehijauan bumi dengan menanam pohon dan menjaga kebersihan. Semoga dunia kembali tersenyum.


b. Untuk masa hari kiamat:

Wahyu 8:12

Lalu malaikat yang keempat meniup sangkakalanya dan terpukullah sepertiga dari matahari dan sepertiga dari bulan dan sepertiga dari bintang-bintang, sehingga sepertiga dari padanya menjadi gelap dan sepertiga dari siang hari tidak terang dan demikian juga malam hari.
8:13Lalu aku melihat: aku mendengar seekor burung nasar terbang di tengah langit dan berkata dengan suara nyaring: "Celaka, celaka, celakalah mereka yang diam di atas bumi oleh karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup sangkakalanya."

BLACK SUNDAY:


Sabtu dini hari waktu Indonesia bagian barat, dunia khususnya umat muslim dikejutkan dengan berita jatuhnya crane (alat berat) proyek pembangunan Masjidil Haram di Mekah yang kemudian menimpa sejumlah calon jemaah haji yang ketika itu sedang berada di lokasi kejadian. Berita terakhir mengabarkan bahwa 10 orang WNI turut meninggal dunia dalam peristiwa tersebut bersama lebih dari 100 calon jamaah haji dari negara lainnya.

Pemerintah setempat menyatakan bahwa jatuhnya crane tersebut sementara diduga diakibatkan oleh badai pasir, angin, dan hujan lebat. Badai pasir sendiri telah terjadi di Jedah sejak hari Selasa tanggal 8 September 2015. Tidak hanya Arab Saudi, badai pasir juga melanda negara-negara Timur Tengah lainnya seperti Libanon, Suriah, Israel, Siprus, dan Palestina. Israel sendiri menyatakan bahwa badai pasir tahun ini merupakan yang terburuk sepanjang sejarah negara itu.


Badai pasir yang dalam bahasa Inggris disebut ‘dust storm’ atau ‘sand storm’ ini merupakan sebuah fenomena meteorologi yang umum terjadi di daerah arid (gersang) dan semi-arid, utamanya tanah yang kering. Badai ini disebabkan oleh meningkatnya kecepatan angin dalam suatu wilayah yang luas. Badai pasir dapat memindahkan keseluruhan bukit pasir dan membawa pasir dalam jumlah besar hingga dapat menyerupai dinding pasir dengan tinggi yang bisa mencapai 1,6 km.


Salah satu badai pasir terburuk sepanjang sejarah, khususnya Amerika, adalah peristiwa ‘Black Sunday’ (hari Minggu yang hitam), badai pasir terparah yang terjadi pada tanggal 14 April 1935. Badai ini menyebabkan kerusakan ekonomi dan pertanian yang sangat besar, diperkirakan sebanyak 300 juta ton tanah pindah dari area padang rumput di Amerika Serikat.

Black Sunday pertama-tama menimpa Oklahoma Panhandle (wilayah Oklahoma yang menyerupai gagang panci meliputi Cimarron, Texas, dan Beaver) dan Oklahoma Barat Laut lainnya (meliputi Harper, Woods, Alfalfa, Grant, Kay, Ellis, Woodward, Major, Garfield, Noble, Dewey, Blaine, dan Kingfisher), yang lalu bergerak menuju wilayah bagian selatan. Badai ini terjadi di sore hari sekitar pukul 4 di Beaver, pukul 5.15 di Boise dan Amarillo (Texas) pada pukul 7.20. Kondisi paling parah menimpa Texas dan dampaknya terasa ke daerah-daerah di sekitarnya.


Badai Black Sunday merupakan bagian dari ‘Dust Bowl’ (mangkuk pasir) yang juga dikenal sebagai ‘Dirty Thirties’ (tahun 30-an yang kotor). Dust Bowl merupakan periode dimana badai pasir parah terjadi di wilayah Amerika Serikat dan Kanada pada tahun 30-an. Kejadian alam ini merusak ekologi dan pertanian, berdampak kekeringan parah dan kegagalan penerapan pertanian tanah kering untuk mencegah erosi yang disebabkan oleh angin atau proses Aeolian. Pada peristiwa ini kekeringan terjadi dalam tiga gelombang, 1934, 1936, dan 1939-40, tetapi di beberapa wilayah dataran tinggi mengalami kekeringan selama kurang lebih delapan tahun.


Menurut sejarah, perlakuan tanah oleh petani setempat juga menjadi pemicu fenomena alam ini. Pada masa awal eksplorasi oleh pendatang Eropa dan Amerika, area terjadinya Dust Bowl ini kurang menarik karena dianggap tidak cocok untuk pertanian gaya Eropa karena kurangnya air dan kayu. Area terjadinya Dust Bowl berada di ‘Great Plains’ (dataran besar), dataran berupa padang rumput dan stepa yang terletak di bagian barat sungai Missisipi dan bagian timur pengunungan Rocky di Amerika Serikat dan Kanada. Tetapi kemudian pada pertengahan tahun 1800-an, pada masa berakhirnya perang sipil, terjadi gelombang perpindahan penduduk ke area ini yang kemudian diikuti dengan pengolahan tanah kering dan semi kering ini menjadi area pertanian.


Berawal dari musim hujan yang tidak biasa, pemerintah yakin bahwa ‘rain follows the plow’, hujan mengikuti bajak, dimana iklim berubah karena menetapnya penduduk dan banyaknya pertanian di daerah tersebut. Yang pada akhirnya teori ini ditolak oleh para ahli klimatologi dan dianggap hanya takhayul saja. Akibat kepercayaan yang salah, saat itu pemerintah berpendapat bahwa iklim di area tersebut sudah berubah secara tetap atau permanen dan pasti berhasil untuk pertanian.

Metode pertanian yang dilakukan oleh para petani di jaman itu menyebabkan erosi dalam skala besar. Pembajakan tanah dalam-dalam dan persiapan lainnya membuat tanaman asli menghilang yang mana tanaman tersebut menahan tanah di tempatnya dan membantu mempertahankan kelembaban tanah. Lebih jauh lagi, para petani katun meninggalkan lahan gundul selama musim dingin ketika angin sedang kencang-kencangnya, dan membakar tunggul dengan maksud untuk mengendalikan gulma atau tanaman pengganggu sebelum menanam. Hal ini tentunya menghilangkan nutrisi organik tanah dan vegetasi permukaan tanah.

Setelah mengalami iklim yang baik dengan curah hujan dan musim dingin yang sedang di tahun 1920-an yang berakibat pada pertambahan jumlah penduduk yang menetap dan membuka lahan pertanian, wilayah ini tiba-tiba memasuki musim kemarau yang tidak biasa di tahun 1930-an. Akibat dari perlakuan terhadap tanah pada saat bertani yang mengakibatkan terjadi erosi dan hilangnya tanah permukaan, kekeringan mengakibatkan keringnya permukaan tanah dan seiring berjalannya waktu tanah menjadi rapuh, dan secara perlahan berubah menjadi pasir atau debu.


Pada tanggal 11 November 1933, badai pasir yang sangat kuat mengambil tanah permukaan pertanian di Dakota Selatan. Badai pasir besar selama dua hari kemudian terjadi mulai tanggal 9 Mei 1934 yang memindahkan tanah permukaan Great Plains sebanyak kurang lebih 12 juta pon pasir ke daerah Chicago. Dua hari kemudian, badai yang sama menuju ke timur, ke kota-kota seperti Cleveland, Buffalo, Boston, New York, dan Washington D. C. Badai debu yang parah membuat salju musim dingin di tahun itu (1934-1935) menjadi seperti berwarna merah hingga disebut ‘red snow’.

Puncak Dust Bowl terjadi ketika Black Sunday, badai pasir paling parah pada periode tersebut. Dan kata Dust Bowl sendiri tercetus saat Edward Stinley, editor berita Associated Press kota Kansas, ketika menulis kembali berita Black Sunday yang ditulis oleh reporter dari Denver yaitu Robert E. Geiger.

Pada tahun 1935, sekitar empat tahun kejadian Dust Bowl, penduduk setempat bermigrasi ke arah barat meninggalkan pertanian mereka untuk mencari pekerjaan. Lebih dari 500.000 orang tidak memiliki rumah, dan sebagian penduduk di daerah Kansas juga Oklahoma meninggal akibat sakit kekurangan nutrisi dan pneunomia.

Bagi masyarakat Amerika Serikat peristiwa alam ini cukup diingat oleh mereka. Hingga Christopher Nolan, sutradara film Interstellar di tahun 2014, menyertakan adegan badai pasir yang terinspirasi dari film dokumenter kejadian alam di tahun 30-an karya sutradara Ken Burns berjudul ‘The Dust Bowl’.

Alam memang tidak pernah bisa diketahui maksudnya dengan mudah oleh manusia. Kejadian masa lalu diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi kehidupan masa depan. Dengan belajar dari masa lalu, diharapkan manusia dapat lebih mengerti alam dan terhindar dari musibah-musibah di kemudian hari.

Hasil gambar untuk gambar badai pasir


Hasil gambar untuk gambar badai pasir


Hasil gambar untuk gambar badai pasir


Hasil gambar untuk gambar badai pasir

Hasil gambar untuk gambar badai pasir

Hasil gambar untuk gambar badai pasir

Hasil gambar untuk gambar badai pasir


Hasil gambar untuk gambar badai pasir

Hasil gambar untuk gambar badai pasir

Hasil gambar untuk gambar badai pasir

Hasil gambar untuk gambar badai pasir

Hasil gambar untuk gambar badai pasir