Minggu, 31 Mei 2015

HARI LAHIRNYA PANCASILA

Hari ini, 70 tahun yang lalu: 1 Juni 1945, ibu Pertiwi melahirkan: Pancasila. Kini Pancasila telah menjadi kakek tua renta, gigi palsu semuanya dan sudah sangat pikun, tak kenal lagi siapa anak-cucunya.

Pancasila yang pikun membiarkan fakir miskin bangsa Amerika untuk keluyuran dan makan kenyang di negara ini, tapi bangsanya sendiri yang miskin disingkirkannya dan diberi makanan kambing. Orang Bule dihormati dengan terbungkuk-bungkuk, pribumi ditendangnya hingga terbungkuk-bungkuk.

Oh, kakekku.............!

 
Pancasila pikun berkata:
 
1. Tidak usah berketuhanan sajalah.
 
2. Tidak usah berperikemanusiaan sajalah.
 
3. Tak perlu persatuan Indonesia.
 
4. Biarlah DPR kita menjadi badut-badut. 
 
5. Buat apa keadilan sosial itu?

UPAYA-UPAYA PEMISKINAN

Ketika pabrik mobil sudah kelebihan produksi, maka dijalinlah persekongkolan dengan pemerintah daerah untuk mengadakan peremajaan angkutan kota. Mobil-mobil angkot yang lama dipaksa harus berganti yang baru, maka para pemilik angkot dibuat mempunyai utang baru, membayar bunga, bank tersenyum gembira. Kabar buruk bagi si sopir, uang setoran dinaikkan sekalipun tidak ada kenaikan harga BBM, ditengah-tengah semakin sepinya penumpang.

Kalau bupati menambah istri simpanannya, maka dibakarlah pasar di kota itu supaya ada proyek pembangunan pasar yang anggarannya bisa dibuat untuk membelikan rumah istri simpanannya yang baru. Para pedagang dibuat kebakaran jenggotnya. Ditengah persaingan usaha yang semakin ketat, ditengah biaya hidup yang semakin berat dan ditengah menumpuknya utang, kini harus ditambah dengan masalah baru: menempati kios darurat. Kios darurat, pelanggannya banyak yang lari, terjadilah perubahan besar bagi rejekinya. Masa depan adalah membayar kios yang baru yang harganya nggak karu-karuan mahalnya, dan harus mengangsur sekian puluh tahun.

Jika sebuah pasar berada di tengah kota dan dianggap mengganggu arus lalulintas kendaraan antar kota, maka pemerintah lebih memilih memindahkan pasar daripada memutarkan arus lalulintas atau membuatkan fly over. Para pedagang menjadi diusik rejekinya. Bayar kios baru dan harus memulai usahanya dari nol. Padahal dalam hati para pedagang itu berpikir: lebih baik disuruh membayar mahal kiosnya yang sekarang ini dari pada menempati kios baru sekalipun digratiskan. Sebab merubah kebiasaan atau tradisi itu sulit. Pelanggan sudah terlanjur terbiasa berbelanja ke tempatnya secara turun-temurun.

Dan jika pemerintah menilai para pedagang tidak tertib serta mengganggu keindahan kota, maka merekapun dipindahkan ke lokasi lain yang sekalipun digratiskan namun sepi.

Kita hidup di negeri yang susah untuk hidup.

Peremajaan Angkot Ibarat Buah Simalakama

http://berita.suaramerdeka.com/peremajaan-angkot-ibarat-buah-simalakama/

SEMARANG, suaramerdeka.com – Peremajaan angkutan kota (angkot) di kota Semarang, ibarat buah simalakama. Artinya, jika angkot itu diremajakan, butuh biaya tidak sedikit dari pemiliknya.
Adapun jika telah diremajakan menghabiskan biaya banyak, dikhawatirkan bisa tidak balik modal. Lantaran banyak masyarakat yang lebih memilih moda transport lain, baik bis atau kendaraan pribadi.
Hal itu disampaikan Wasi Darono Ketua Organda Kota Semarang, menanggapi razia angkot tak layak jalan dan upaya peremajaan angkot, Kamis (7/5). “Intinya, belum mampu. Karena angkot di kota Semarang itu urip ora mati yo ora (hidup tidak, mati ya tidak),”kata Wasi.
Harapan Wasi adalah antara organda dan pemkot duduk bersama pembangunan bersama melalui transportasi, supaya angkot bisa berkembang baik. “Namun nampaknya, trayek-trayek di masing jurusan terlalu over, sehingga tidak mampu mencari setoran, dan biaya perawatan agak susah,”tandasnya.

Pedagang menduga, Pasar Turi sengaja dibakar

source: http://daerah.sindonews.com/read/673212/23/pedagang-menduga-pasar-turi-sengaja-dibakar-1347957868

Pedagang menduga, Pasar Turi sengaja dibakar

http://daerah.sindonews.com/read/673212/23/pedagang-menduga-pasar-turi-sengaja-dibakar-1347957868

Sindonews.com - Hingga saat ini penyebab kebakaran pasar turi lama masih misterius. Namun para pedagang yakin kalau kebakaran Pasar Turi Lama ini sengaja dibakar. Dugaan tersebut menyusul temuan satu botol spirtus di stand Blok SS oleh pedagang bernama Zaenal.

"Kami minta agar kebakaran ini diusut tuntas. Sebab selama ini pengusutan kasus kebakaran cenderung setengah-setengah," kata Sekretaris Tim Pemulihan Pasar Turi Pasca Kebakaran (TPPPK) Kemas A Chalim, Selasa (18/9/2012).

Ia mencontohkan, penyebab kebakaran Pasar Turi Baru pada tahun 2007 juga belum tuntas.

Saat ini, kata Kemas, sejumlah pedagang yang berada di Pasar Turi Baru berada di Tempat Penampungan Sementara (TPS). Saat terbakar, sejumlah pedagang di TPS khawatir api akan merembet ke tempaat mereka.

Kemas juga menyoal terkait langkah pemadaman listrik yang terjadi di lapak-lapak pedagang TPS. "Kami ingin listrik ini dihidupkan karena tidak ada sangkut pautnya dengan Pasar Turi Lama," ujarnya.

Pedagang pantas marah, karena pedagang di TPS mendpatkan listrik dari PLN sementara Pasar turi Lama yang terbakar, pasokan listriknya dari genset.

Sementara itu, Wakil Ketua TPPPK Khoping menambahkan, kebakaran pasar turi lama ini berimbas kepada sejumlah pedagang di TPS. Sebagian pengunjung stand TPS adalah pengunjung Pasar Turi Lama.

“Apalagi masyarakat yang tidak tahu sudah pasti mikirnya bahwa Pasar Turi kini sudah terbakar habis semua," jelasnya.

Terkait munculnya opini dari pedagang bahwa kebakaran kemarin malam adalah disengaja. Menyusul ditemukannya botol sepirtus sebelum terbakar di stand Blok SS oleh Zaenal, salah satu pedagang tentunya membuat resah pedagang.

"Jika penyebabnya konsleting listrik sangat tidak mungkin. Karena, pedagangn Pasar Turi Lama menggunakan Genset bukan listrik PLN. Terlebih lagi menyusul ditemukan botol spirtus itu," tukasnya.


Pedagang Masih Enggan Pindah

http://www.radar-palembang.com/pedagang-masih-enggan-pindah/

tempat-penampungan-sementar

RADAR PALEMBANG – Rencana pembangunan Pasar tradisional 10 Ulu masih terkendala dengan masih banyaknya pedagang yang enggan dipindahkan ketempat penampungan sementara yang terletak dipinggir sungai musi.
Dari sekitar 215 pedagang baik itu pedagang ikan laut dan sungai, sayuran dan pakaian jadi yang selama berjualan dipasar tradisional 10 Ulu baru sebagian kecil saja yang berkenan pindah ketempat penampungan sementara. Banyaknya pedagang yang enggan berpindah ketempat penampungan sementara dikarenakan lokasinya yang dianggap jauh serta tempatnya yang kurang nyaman dan luas sehingga para pedagang tersebut takut kehilangan pelanggan mereka. “ tempatnya terlalu jauh, takutnya nanti tempat penampungan sementara tersebut sepi, kalau disini masih rame karena banyak dipinggir jalan utama,” Ujar salah seorang pedagang pakaian yang enggan namanya disebutkan (7/10).
Disamping itu juga, bagi pedagang yang rumahnya terletak dikawasan pasar 10 Ulu, lebih memilih membawa barang dagangannya pulang ke rumah dibandingkan menempati lapak yang telah disiapkan di penampungan sementara. Kerena menurut mereka lapak yag telah disiapkan terlalu kecil sehingga tidak bisa memuat semua barang dagangan mereka.
“Saya mendingan membawa barang saya pulang kerumah, dan berjualan didepan rumah saya saja, dari pada saya berjualan ditempat penampungan sementara,” kata salah seorang pedagang sayuran yang namanya juga enggan disebutkan.
Sementara itu Iqbal Pengawas Lapangan dari PD Pasar Palembang Jaya yang mengawasi pembuatan tempat penampungan pedagang sementara mengatakan, seharusnya hari selasa kemarin tempat pasar sementara tersebut sudah selesai dirampungkan, namun karena masalah, makam diperkirankan hari rabu ini pasar tersebut sudah bisa dioperasikan. Namun dari 200 lebih jumlah lapak yang telah disediakan masih sedikit pedagang yang mau pindah.
“Padahal lapak ini gratis bagi semua pedagang yang sudah terdaftar dipasar 10 Ulu, hendaknya para pedagang untuk segera pindah, agar pembangunan pasar 10 Ulu bisa berjalan dengan lancar,”jelasnya (mil)


Dibentuk Tim Khusus Penataan Pasar Tumpah

http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/dibentuk-tim-khusus-penataan-pasar-tumpah/

BREBES- Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Brebes bersama instansi terkait, kini membentuk tim khusus untuk melakukan penataan para pedagang yang berada di pasar tumpah sepanjang jalur mudik dan balik Lebaran.
Upaya itu dilakukan sebagai persiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran mendatang agar pasar tumpah tidak lagi menjadi pemicu titik kemacetan. ”Kami bentuk tim khusus yang meliputi Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Satpol PP, Polsek serta instansi terkait lainnya. Ini sebagai langkah awal kami dalam persiapan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Brebes Zaenudin KA, kemarin.
Dia menjelaskan, tim khusus itu akan bertugas menata pegadangan di pasar-pasar tumpah sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas saat mudik dan balik Lebaran. Mereka juga akan menyosialisasikan kepada para pedagang terkait penataan tersebut. ”Selama ini, pasar tumpah selalu menjadi pemincu kemacetan saat arus mudik dan balik Lebaran di Brebes, baik itu di jalur pantura, tengah maupun selatan. Karena itu, kami melakukan persiapan agar para pedagang bisa ditata dan arus lalu lintas lancar,” terangnya.
Pemicu Kemacetan Menurut dia, ada 14 pasar tumpah yang menjadi sasaran penataan melalui tim khusus tersebut. Di jalur pantura misalnya, ada beberapa titik pasar tumpah yang harus mendapat perhatian serius karena memang menjadi pemicu kemacetan. Di antaranya Pasar Induk Brebes, Pasar Limbangan, Pasar Bulakamba, Pasar Tanjung, dan Pasar Losari. Sedangkan di jalur tengah yang menjadi perhatian adalah Pasar Dermoleng (Ketanggungan), dan Pasar Larangan. ”Sudah kami petakan, titik pasar tumpah mana saja yang akan menjadi sasaran penataan,” tandasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, pola penataan pedagang di pasar tumpah itu nantinya disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Apakah pedagang ditarik ke dalam pasar atau dipindahkan di sekitar pasar yang lokasinya tidak mengganggu arus lalu lintas. ”Kalau soal pola penataan, kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Yang jelas, pada H-7 Lebaran, semua pasar tumpah ini kami targetkan sudah tertata,” jelasnya. (H38-60)



Mengapa tak dibangun fly over saja?

ANEH JIKA PENGUJIAN DEMIKIAN RUWET

Masak suatu metode pengujian bisa mengubah non kimia menjadi kimia atau kimia menjadi non kimia? Memangnya pengujian model apaan itu, koq nggak masuk akal?! Begini sajalah, singkirkan saja laboratorium itu, pakai metode sederhana saja; dilihat, dicium, dibakar dan dimasak. Jika sama sebagaimana biasanya, ya sudah, saya akan terima sebagai tidak ada beras plastik. Tapi jika ada perbedaan, barulah dilakukan uji laboratorium.

Dan saya yakin dipaksakannya uji laboratorium kepada banyak lembaga seperti saat ini menyatakan pengujian fisiknya terdapat perbedaan; dari bentuk berbeda, dari aroma berbeda, ketika dibakar berbeda dan ketika dimasak berbeda. Ada yang mencurigakan, kecuali polisi-polisi itu dungu atau buta matanya. Karena itu beras plastik itu ada, entah penyebarannya baru sedikit maupun sudah meluas. Saya yakin dengan beberapa pemberitaan media massa; Bekasi, Depok dan Yogyakarta.

Yang aneh, mengapa polisi tidak memulai pengumumannya dari secara fisiknya; dilihat, dicium, dibakar dan dimasak, melainkan langsung pada hasil uji laboratoriumnya? Seharusnya ada kata pendahuluannya, alasan mengapa perlu diuji laboratorium, seperti: "diduga........" sebagai awal untuk menindaklanjutinya. Jadi, sekarang begini saja: umumkanlah secara fisiknya seperti apa, supaya masyarakat tidak terlampau dibingungkan.

Yang jelas antara ciptaan TUHAN dengan buatan manusia ada perbedaannya. Jika ciptaan TUHAN tidak dicetak dengan cetakan, sedangkan buatan manusia harus melalui cetakan. Karena itu 1.000 buah mangga ada 1.000 macam bentuknya. Tak ada mangga yang kembar. Tapi buatan manusia 1.000 biji adalah 1 bentuk saja, karena dicetak, kecuali manusia membikin onde-onde atau pisang goreng.


Ahli Kimia UI Meminta Sucofindo dan BPOM Duduk Bersama  

http://tekno.tempo.co/read/news/2015/05/30/061670772/Ahli-Kimia-UI-Meminta-Sucofindo-dan-BPOM-Duduk-Bersama

TEMPO.CO Depok - Pakar toksikologi kimia Universitas Indonesia Budiawan mengatakan untuk memastikan akurasi hasil data pengujian beras yang diduga mengandung plastik harus dilihat dari tiga aspek, yaitu badan atau lembaga penguji harus memiliki pengetahuan, skill, dan pengalaman.

Ia melihat Sucofindo serta Badan Pengawasan Obat dan Makanan memiliki kemampuan untuk mengujinya. Tinggal, kata dia, melihat metode apa yang digunakan dalam meneliti beras tersebut. "Masing-masing punya kompetensi dan sertifikasi untuk menguji dan diakui. Bahkan, memiliki ISO," ia menjelaskan.

Namun perbedaan hasil dari kedua penelitian lembaga tersebut bisa jadi disebabkan Indonesia belum memiliki standar baku untuk melakukan pengujian kandungan plastik tersebut. World Health Organisation mempunyai standar OECD yang berlaku di Eropa untuk mengukur kandungan plastik. Selain itu, ada juga FDA untuk mengukur kandungan dalam makanan. "Kedua metode itu bisa diadopsi untuk melakukan verifikasi dan validasi kandungan plastik dalam makanan," ucapnya.

Untuk menuntaskan masalah ini, ia menyarankan pemerintah duduk bersama Sucofindo dan BPOM untuk melakukan uji ulang dengan metode yang sama. Sebab, ada macam-macam cara untuk menguji kandungan plastik. Paling mudah dengan menggunakan infrared untuk menganalisis gugus utama karakteristik plastiknya.

Intinya, ia kembali menegaskan, Sucofindo dan BPOM harus duduk bersama untuk kembali menguji kandungan plastik agar kesimpangsiuran beras sintetis hilang. Ia menyarankan kedua lembaga tersebut menggunakan metoda FTIR, yaitu alat khusus untuk menentukan gugus utama monumer dalam plastik, sebagai penyusun utama polimer yang ada dalam plastik.

Sebab, menurut dia, penelitian kimia ini merupakan cara yang eksak dan hasilnya pasti.

"Bisa terukur pengujian ini dengan pasti, terverifikasi, dan tervalidasi. Asal duduk bersama," ia menjelaskan.

Sucofindo, kata Budiawan, merupakan lembaga jasa untuk pengujian berbagai macam hal, yang hasilnya juga bisa dipertanggungjawabkan. Sedangkan BPOM juga lembaga yang memang fokus untuk meneliti kandungan dalam obat dan makanan. "Jadi dua-duanya bisa dipertanggungjawabkan. Untuk masalah ini, lakukan uji ulang sampel yang selama ini diduga beras sintetis dengan duduk bersama."

Ia menuturkan selama ini juga terjadi kesimpangsiuran mengenai beras tersebut. Budiawan mempertanyakan apa yang dimaksud dengan beras sintetis. Apakah terbuat dari benar-benar plastik atau ada campuran plastik. Sebab, ada juga daging sintetis yang bisa dimakan untuk mereka yang vegetarian. "Harus benar-benar jelas apa yang dimaksud beras sintetis," ujarnya.

IMAM HAMDI

YANG BAIK ITU BUMN - 3

Pak Sonny;

Sy sudah tiba pada tataran tidak percaya pak! 

Birokrasi kita biarlah ngurusi atturan hukum saja. Gak usah berbisnis. Gak bakalan jadi. Sampe kedatangan Yesus kali kedua...

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Saya juga sudah nggak percaya siapa saja yang ada di dunia ini, pak. Karena itu saya tinggalkan keduniawian, saya menjadi hamba TUHAN.

Saat ini saya membantu dunia supaya tidak terlampau parah dalam kejatuhannya, yaitu supaya mereka kembali ke rel yang benar, yakni konstitusi.

Jangan harap untuk mengikuti jalan TUHAN, jika jalan yang mereka buat sendiri tidak mereka jalani.

PENELITIAN DAMPAK ALFAMART DAN INDOMART - 4

Pak Sonny;

Hehehe....sebagiian mereka adalah toko kelontong yang berubah jd penjual baksa, friedchiken, burjo dll pak.

Sudah pernah sy cerita kalau toko kelontong gede ygg pertama ada di perempatan itu tutup. Ownernya saya tanyaa apa tdk rugi? Dijawab malah senang. Mengapa? Krn harga tanahnya naek 3x lipat. Dia siap2 mau jual rumah dan dipecah jadi 3 rumah sesuai 3 anaknya. Masing2 bth rumah.

Sy bilang mosok dijual skrg? Dia jawab ndak sekarang pak. Lantas hidup dari mana? Eh dijawab enteng. Sy ganti jualan. Skrg jualan kue basah.

Dan ternyata laris pak...

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Setiap persaingan pasti menimbulkan pembunuhan. Tapi kalau sama-sama toko di kampungnya, itu persaingan yang seimbang. Mereka kulak dari tempat yang sama, dengan harga yang sama, serta dengan cara yang sama pula. Tapi kehadiran Alfamart dan Indomart, itu bukanlah tandingan mereka.

Tentang terciptanya keramaian di wilayah tersebut bukanlah semata-mata oleh kehadiran Alfamart dan Indomart, tapi oleh kesepakatan bersama secara tak tertulis dan tak terucapkan, bahwa mereka sebaiknya meramaikan wilayah itu dari pada jauh-jauh ke kota. Sebab wilayah itu wilayah yang padat tapi yang jauh ke mana-mana. Ke bandara Juanda jauh, ke Sidoarjo jauh, ke Surabaya juga jauh. Kalau nggak salah 7 kilometer ke segala jurusan?!

Alfamart dan Indomart datang ke situ adalah atas "undangan" masyarakat di situ. Undangannya adalah jumlah kepadatan penduduknya.  Itulah gula yang mendatangkan semut.

Bentuk undangan lainnya adalah nama besar Alfamart serta mental penduduk di sana yang tidak Pojapan - Pola belanja Pancasila.

Tentang bergantinya jualan, dari toko kelontong menjadi kue basah, itu adalah kebangkitan dari kematian. Toko kelontongnya mati kalah saingan, sehingga ganti haluan jualan kue basahan. Itulah yang saya bilang terjadi pembunuhan.

PERTIMBANGAN MEMBUKA TOKO ECERAN - 3

Pak Sonny;

Nah itu dia pak, kenapa dlm 1 gang muncul 4 toko? Padahal gang kami paling panjang 100 meter? Di dlm cluster saya ada 5 gang dan di tiap gang ada toko kelontong minimal 2. Pdhl panjang masing2 gang gak ada 100 meter! 

Mosok mereka gak mikir?  Ketika alfa mart, indomart dan toko karunia hadir maka semua warga belanja di situ. Walau harus menempuh 500 meter ke pintu gerbang perumahan.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Itulah sebabnya saya mengeluarkan himbauan supaya pembaca blog ini tidak latah membuka toko. Sudah jenuh!


YANG BAIK ITU BUMN - 2

Pak Sonny;

Sejak Indonesia merdeka, BUMN mana yang sukses pak? Wong semua bobrok.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Yang bobrok orangnya, bukan konsepnya, pak. Konsep BUMN itu lebih baik dari pada konsepnya pedagang.

PENELITIAN DAMPAK ALFAMART DAN INDOMART - 3

Pak Sonny:

Loh? Alfa mart ada 6000 toko se Indonesia dgn 10 pegawai pertoko jadinya punya 60 ribu pegawai pak!

Emangnya tukang ngomel yang kritik alfa bisa pekerjaan orang sebanyak itu? Hihihi....

Mereka melayani kami konsumennya yang gak suka ama persaingan picik para toko kelontong.

Alfa Mart menyewa toko milik warga dgn harga premium. Pemilik nya tentu sumringah. Pun warga sekitar. Bermunculan pedagang baksa, fried chicken, pisang goreng, mie ayam dll di sekitar toko. Ratusan orang bisa bekerja.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Sekalipun yang mengkritik Alfamart tidak bisa menciptakan lapangan pekerjaan, Alfamart tetap harus dikritik. Sebab Alfamart melakukan pembunuhan!

Kalau pedagang bakso, Fried Chicken dan lain-lain itu adalah pendatang baru. Mereka belum ada sebelumnya. Yang sudah ada sebelumnya adalah toko-toko tradisional itu. Mengapa harus melakukan pembunuhan untuk mengadakan suatu perubahan?!

Mengapa kelahiran anak harus membunuh orangtuanya?!

Mengapa untuk membangun toll harus menyingkirkan orang? Memangnya ada orang yang senang diganggu orang? Memangnya orang itu ayam yang dikorbankan untuk orang lainnya?! Memangnya sedikit orang itu tidak berguna sehingga harus disingkirkan untuk kepentingan orang banyak?! Kalau begitu apa artinya hak azasi manusia jika tidak menghitung seorang?!

PERTIMBANGAN MEMBUKA TOKO ECERAN - 2

Pak Sonny;

Di perumahan saya ketika baaru buka ada warga yang langsung buka toko. Letaknya dua rumah di sisi kanan rumah saya. Gak lama kemudian tetangga yang paling jauh dari rumah saya buka toko juga. Begitu juga tetangga persis depan rumah saya. Bukaa toko juga.

Inilah watak rakjat yang berbisnis pak... mikirnya sederhana. Kalau dpt untung 1 jt per bulan saja maka sudah dpt bayar cicilan rumah.

Kami sebagai tetangga jd risih krn antar mereka jadi berkompetisi saling menjelekkan. Kalau kita belanja di salahsatu toko, maka toko yang laen jelek-jelekin kita.

Untunglah alfa mart muncul di mulutt perumahan. Wwarga yang tdk pengen terjebak dlm persaingan bisnis kampungan itu-akhirnya belanja di alfa mart.

Eh, gak lamaa kemudian indo mart muncul. Persis bersebelahan di perempatan gang masuk kompleks.

Warga perumahan dan kampung senang krrn perempatan jadii rame. Kejadian‎ begal di perempatan langsung hilang. Warga sekitar juga senang krn tanah mereka naek 3x lipat.

Minggu lalu sebuah minimarket lokal -jaringan toko Karunia- ygg banyak di sidoarjo kota juga buka toko dgn skala lebih besar.

akhirnya perempatan masuk perumahan saya jadi rame. Fasilitas atm berbagai bank disediakan.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Pak, Alfamart dan Indomart itu didukung oleh tenaga marketing handal, lulusan luar negeri. Karena itu mereka itu ahli meneropong masa depan. Mereka itu tahu suatu daerah memiliki prospek untuk dikembangkan atau tidak. Dan wilayah pak Sonny itu adalah wilayah perumahan dan wilayah persimpangan penting ke bandara Juanda, ke Sidoarjo dan ke Surabaya. Justru bodoh banget jika di wilayahnya pak Sonny yang padat penduduk tidak didatangi Alfamart dan Indomart. Kalau nggak salah itu banyak pegawai negeri dan swastanya, yang ekonominya mapan. Setidaknya di kompleksnya pak Sonny adalah bermobil semuanya.

Pak Sonny, salah satu tugas marketing itu adalah membuka atau merintis daerah-daerah baru. Jika kelak itu ramai, maka dia akan disebut sniper! Tembakannya jitu. Jika meleset akan disebut stupid nemen.


Itulah sebabnya gaji marketing itu besar, sebab dialah jantungnya perusahaan.

YANG BAIK ITU BUMN

Kalau ada perusahaan yang baik, itu adalah Badan Usaha Milik Negara. Itulah perusahaan yang kewajibannya untuk keuntungan masyarakat, bukan masyarakat untuk keuntungannya. Namun sayangnya pejabat-pejabatnya adalah koruptor, sehingga itupun tak layak untuk dipuji baik. Tapi berdasarkan ketentuannya adalah didirikan untuk kebaikan masyarakat.

http://id.wikipedia.org/wiki/Badan_Usaha_Milik_Negara

  • Semua risiko yang terjadi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pemerintah.
  • Untuk mengisi kas negara, karena merupakan salah satu sumber penghasilan negara.
  • Agar pengusaha swasta tidak memonopoli usaha yang menguasai hajat hidup orang banyak.
  • Melayani kepentingan umum atau pelayanan kepada masyarakat.
  • Merupakan lembaga ekonomi yang tidak mempunyai tujuan utama mencari keuntungan, tetapi dibenarkan untuk memupuk keuntungan.
  • Merupakan salah satu stabilisator perekonomian negara.
  • Dapat meningkatkan produktivitas, efektivitas, dan efisiensi serta terjaminnya prinsip-prinsip ekonomi.

PENELITIAN DAMPAK ALFAMART DAN INDOMART - 2

Pak Sonny;

Sudah bukan saatnya lagi pedagang kecil mewek pak. Kaum peduli harus turun tangan. Jangan kayak skrg ini, gak mau bantu tapi larang orang laen buka pekerjaan buat rakjat.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Eit, pekerjaan apa yang buat rakyat, ya?! Alfamart dan Indomart dibuka bukanlah untuk rakyat tapi untuk membesarkan perut pemiliknya. Setiap jiwa yang mereka rekrut adalah keuntungan bagi mereka. Mereka menggaji Rp. 2 juta, sudah ada kalkulasinya orang itu akan menghasilkan Rp. 2,5 juta.

Kita harus pandai membedakan antara: Alfamart untuk tenaga kerja dengan tenaga kerja untuk Alfamart.

Alfamart untuk tenaga kerja, jika seluruh keuntungan Alfamart diberikan ke pekerja, Alfamart tidak menikmati keuntungan, menjadi lembaga sosial seperti panti sosialnya Dinas Sosial. Tapi tenaga kerja untuk Alfamart, jika untuk membuka toko yang menghasilkan keuntungan itu Alfamart membutuhkan tenaga kerja. Jadi, tenaga kerja adalah alat bagi Alfamart.

Saya kira semua pekerjaan itu konsepnya sama, yaitu tenaga kerja untuk pengusaha. Karena itu jangan membuat puji-pujian untuk pengusaha. Tak ada pengusaha yang sosial. Lebih tepat kita katakan Alfamart itu brengsek daripada memujinya baik.









PERTIMBANGAN MEMBUKA TOKO ECERAN

Banyak orang mempunyai uang lebih, sementara istri di rumah menganggur, maka dibukalah toko eceran. Apakah itu menguntungkan?

Membuka usaha toko kalau sepintas lalu sepertinya gampang, seperti: kulak lalu dipajang di toko. Padahal sesungguhnya tidaklah semudah itu jika ingin berhasil. Jika pingin cepat bangkrut, asal-asalan saja memang nggak apa. Tapi saya pikir, masih lebih baik uangnya diamalkan daripada buka toko asal-asalan.

Yang diperlukan bagi sebuah toko eceran:

1. Jiwa menghargai uang sedikit. Sebab toko eceran itu untungnya sedikit; jangan
    makan ayam sebelum tokonya laris. Nggak logis jika tokonya sepi tapi setiap
    hari makannya mewah. Itu pertanda anda tak pandai berdagang. Sebab pedagang
    itu harus membagi keuntungannya untuk makan dan untuk simpanan. Jika tidak
    bisa menyimpan, maka masih belum sukses.

2. Ketika sedang enak-enaknya tidur siang dibangunkan anak-anak untuk membeli
    kerupuk Rp. 500,- harus bisa tetap tersenyum.

3. Harus mempunyai kebijaksanaan terhadap tetangga yang berutang. Jika tidak
    memberikan hutang jagalah supaya tetangga itu tetap menjadi pelanggan. Atau jika
    menagih utang jagalah juga supaya setelah utang lunas tidak kabur.

4. Mempunyai feeling tentang barang-barang yang sekiranya laku di lingkungannya.
    Sebab penjual itu harus mewakili keinginan pembeli.

5. Harus ulet ketika kulakan barang di toko grosir. Jangan semua barang dibelikan
    di satu toko saja. Sebab sebuah barang itu berbeda-beda harganya di setiap tokonya.
    Jadi, harus rajin berkeliling toko-toko, tidak boleh malas. Malas tandanya tak bakat.

6. Toko itu menyerap permodalan terus-menerus, sebab ketika barang anda laku 6,
    anda harus kulaknya 1 lusin, tidak mungkin laku 6 kulak 6. Selain itu untuk
    sekalian jalan/transport anda juga akan kulak barang lain yang baru laku 3, anda
    kulaknya 1 lusin. Juga karena setiap waktu selalu saja ada barang-barang baru
    yang menarik untuk dikulak. Jadi, modal berapapun pasti habis terserap, sementara
    keuntungannya nggak jelas.

    Anda pasti akan berkata: Toko ini laris, tapi uangnya ke mana?!

7. Harus selalu siap dengan modal cadangan[cash flow], sebab siapa tahu anda
    kedatangan sales-sales yang membawa program-program promosi dari pabrik
    yang menggiurkan?!

8. Harus memiliki ketegasan karena tidak menutup kemungkinan akan diincar oleh
    para penipu dan pemeras.

9. Harus memiliki kekejaman terhadap sesama, jika kehadiran toko anda nantinya
    merupakan persaingan bagi toko-toko yang sudah ada.

    Jangan katakan toko anda beda menunya; tetangga jual gado-gado, anda menjual soto.
    Sebab ketika orang membeli gado-gado, perutnya sudah kenyang, nggak bakalan
    membeli soto juga. Atau ketika orang membeli soto, uangnya sudah habis sehingga
    tidak bisa membeli gado-gado. Jadi, omong kosong kalau soto bukan saingan
    gado-gado.

10. Siap menghadapi pesaing baru. Siapa tahu setelah anda membuka toko, tak lama
      kemudian ada tetangga yang menyaingi. Dan ternyata itu adalah Alfamart atau
      Indomart, ya siap-siap kuburan saja jika yang datang itu mereka.

      Lariiiiiiiiii.............................!

11. Untuk laris itu sebuah perjalanan yang sangat panjang. Mungkin lebih cepat
      berjualan pisang goreng dari pada bentuk usaha toko.

      Sebab hak azasi para tetangga adalah untuk belanja sekalian cuci mata di Giant!
      Kecuali anda ajarkan Pojapan - Pola belanja Pancasila kepada mereka.

12. Kenapa toko sekarang tidak menguntungkan? Zaman dulu buka toko memang
      bisa cepat kaya. Tapi sekarang buka toko untuk makan saja susah. Kenapa? Sebab
      jumlah toko sudah mencapai titik jenuhnya. Lihat saja, setiap langkah adalah toko.
      Terlampau banyak.

13. Selalu menyisakan barang yang tak laku. Jika anda berjualan pisang goreng,
      masih ada kemungkinan habis terjual. Apa sebab? Sebab jenisnya hanya beberapa.
      Tapi toko yang dijual berbagai macam barang. Karena itu jika anda tentukan
      sebulan lagi hendak anda tutup, pasti pada hari itu masih banyak yang belum laku.

Jadi, sebaiknya janganlah membuka toko. Bikin ribet tetangga, bikin pusing kepala.  Lebih baik depositokan saja uangnya.

Maksud saya, bekerjalah menurut bakat anda. Itu akan seperti tanaman yang ditanam di tempat yang cocok untuknya, maka dia akan berbuah lebat.

PENELITIAN DAMPAK ALFAMART DAN INDOMART

Dampak Negatif Adanya Alfamart dan Indomart

https://badriyadi.wordpress.com/penelitian-ekonomi-2/dampak-negatif-adanya-alfamart-dan-indomart/

Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat observasi pada suatu obyek penelitian dalam jangka waktu tertentu yang dilakukan pada “TOKO SANJAYA” dengan judul Dampak Negatif Adanya Alfamart dan Indomart Terhadap Toko Sanjaya, di jalan MT Haryono 196 Dinoyo-Malang.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak negatif adanya alfamart dan indomart terhadap toko-toko kecil yang berada di sekitarnya termasuk toko Sanjaya, Karena dapat kita ketahui bahwa dengan adanya Alfamart dan Indomart membuat toko-toko kecil yang ada disekitarnya menjadi sepi pelanggan. Hal ini disebabkan karena pelayanan yang diberikan Alfamart dan Indomart lebih bagus dari pada Toko Sanjaya.
Dari hasil pengamatan, telah diketahui kelemahan dari Toko Sanjaya pada fasilitas, pelayanan dan jenis-jenis produk yang dijualnya, sehingga hal tersebut mempengaruhi tingkat permintaan konsumen serta mempengaruhi pendapatan Toko Sanjaya. Pengaruh ini dapat mengakibatkan kerugian pada Toko Sanjaya karena kehilangan konsumen-konsumennya dan sulit untuk mengembangkan usahanya.
Berdasarkan uraian diatas maka toko Sanjaya diharapkan dapat menggunakan kelebihan yang ada dengan mengurangi kelemahan yang timbul akibat adanya Alfamart dan Indomart, sebab jika tidak maka keberadaan Toko Sanjaya bisa tergeser olehnyak.

PENGARUH ALFAMART TERHADAP WARUNG KECIL

 http://senaaradea.blogspot.com/2013/10/pengaruh-alfamart-terhadap-warung-kecil.html

Anda tentunya sudah tahu tentang alfamart, bahkan mungkin setiap hari anda pun belanja di alfamart, karena seperti yang kita ketahui, hingga sampai saat ini alfamart mempunyai kurang lebih 3500 gerai yang terletak diberbagai kota besar Indonesia bahkan sampai ke kampung-kampung. Awal mula berdirinya alfamart adalah sebagai perusahaan dagang aneka produk oleh Djoko Susanto sekeluarga. Awal mula nama alfamart sendiri adalah alfa minimarket dan pertama beroperasi di karawaci, tangerang, banten. Perkembangan alfamart dibilang sangat cepat, meskipun banyak saingan utama seperti alfamidi, alfa express, indomart dan Omi. Berikut perkembangan dan sejarah awal mula alfamart dari tahun ke tahun :

Sejarah Perusahaan
Tahun 1989: Berdiri sebagai perusahaan dagang aneka produk oleh Djoko Susanto dan keluarga yang kemudian mayoritas kepemilikannya dijual kepada PT. HM Sampoerna pada Desember 1989.
Tahun 1994: Struktur kepemilikan berubah menjadi 70% PT HM Sampoerna Tbk dan 30% PT Sigmantara Alfindo (keluarga Djoko Susanto).
Tahun 1999 : Alfa Minimart pertama mulai beroperasi di Jl. Beringin Jaya, Karawaci, Tangerang, Banten.
Tahun 2003: Alfa Minimart’ menjadi ‘Alfamart’.
Tahun 2005 : Jumlah gerai Alfamart bertumbuh pesat menjadi 1.293 gerai hanya dalam enam tahun. Semua toko berada di pulau Jawa.
Tahun 2006 : PT HM Sampoerna Tbk menjual sahamnya, sehingga struktur kepemilikan menjadi PT Sigmantara Alfindo (60%) dan PT Cakrawala Mulia Prima (40%). Mendapat Sertifikat ISO 9001:2000 untuk Sistem Manajemen Mutu”.
Tahun 2007 : Alfamart sebagai Jaringan Minimarket Pertama di Indonesia yang memperoleh Sertifikat ISO 9001:2000 untuk Sistem Manajemen Mutu. Jumlah gerai mencapai 2000 toko. Memasuki Pasar Lampung.
Tahun 2009 : Menjadi perusahaan publik pada tanggal 15 Januari 2009 di Bursa Efek Indonesia. Jumlah gerai mencapai 3000 toko. Memasuki Pasar Bali.
Januari 2010 : Jumlah gerai lebih dari 3500

Analisis:
Dampak yang ditimbulkan akibat adanya alfamart yang berdekatan dengan usaha warung kecil adalah penurunan penjualan terhadap warung kecil tersebut, sedangkan dampak yang ditimbulkan di lingkungan masyarakat itu sendiri ada dampak positif dan negatif.
Dampak positifnya adalah masyarakat sekitar dapat berbelanja dengan nyaman karena mendapatkan fasilitas yg baik dari pihak alfamart itu sendiri, sedangkan dampak negatinya adalah kerusakan lingkungan akibat pembuatan bangunan dari alfamart itu sendiri.



DAMPAK NEGATIF ADANYA ALFAMART DAN INDOMART TERHADAP TOKO SANJAYA DI JALAN MT. HARYONO NO 196 DINOYO
Tugas Akhir Matakuliah Bahasa Indonesia
Dosen Pembimbing, Moh Badrih, S.Pd., M.Pd.


Description: E:\LOGO\UIM-FE.JPG








Disusun Oleh:
1.      Didik Ahyani                                                               (2100810068)
2.      Viki Andriawan                                                            (2100810070)
3.      Dani Asari                                                                 (2100810053)


UVERSITAS ISLAM MALANG
FAKULTAS EKONOMI
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
2010


ABSTRAK

Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat observasi pada suatu obyek penelitian dalam jangka waktu tertentu yang dilakukan pada “TOKO SANJAYA” dengan judul Dampak Negatif Adanya Alfamart dan Indomart Terhadap Toko Sanjaya, di jalan MT Haryono 196 Dinoyo-Malang.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak negatif adanya alfamart dan indomart terhadap toko-toko kecil yang berada di sekitarnya termasuk toko Sanjaya, Karena dapat kita ketahui bahwa dengan adanya Alfamart dan Indomart membuat toko-toko kecil yang ada disekitarnya menjadi sepi pelanggan. Hal ini disebabkan karena pelayanan yang diberikan Alfamart dan Indomart lebih bagus dari pada Toko Sanjaya.
Dari hasil pengamatan, telah diketahui kelemahan dari Toko Sanjaya pada fasilitas, pelayanan dan jenis-jenis produk yang dijualnya, sehingga hal tersebut mempengaruhi tingkat permintaan konsumen serta mempengaruhi pendapatan Toko Sanjaya. Pengaruh ini dapat mengakibatkan kerugian pada Toko Sanjaya karena kehilangan konsumen-konsumennya dan sulit untuk mengembangkan usahanya.
Berdasarkan uraian diatas maka toko Sanjaya diharapkan dapat menggunakan kelebihan yang ada dengan mengurangi kelemahan yang timbul akibat adanya Alfamart dan Indomart, sebab jika tidak maka keberadaan Toko Sanjaya bisa tergeser olehnya.












BAB 1
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Sebagai tempat berbelanja, toko kecil merupakan salah satu tempat usaha kebutuhan barang pokok yang diminati banyak orang, karena jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah dan sangat menguntungkan bagi para pemilik tokot. Hasil yang mencukupi untuk kebutuhan hidup para pemilik membuat kualitas usaha toko kecil banyak diminati orang sebagai salah satu usaha rumahan. Dengan usaha ini, pemilik bisa menyekolahkan anak, memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang lain, bahkan bisa menopang perekonomian dalam keluarganya.
Usaha ini tergolong usaha yang tidak begitu susah karena modal yang diperlukan tidak begitu banyak dan bisa dilakukan di rumah sendiri, oleh karena itu semakin banyak orang yang mendirikan usaha serupa dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan buat dirinya sendiri maupun keluarganya. Kebutuhan sehari-harinya pun bisa tercukupi karena penghasilannya dibilang cukup lumayan. Bahkan tidak sedikit dari pemilik toko tersebut bisa memberikan pendidikan kepada anaknya sampai jenjang yang lebih tinggi.
Namun sekarang ini, usaha toko kecil mulai tersingkirkan oleh toko - toko modern yang lebih besar. Keberadaan toko – toko modern membuat toko kecil banyak kehilangan pelanggn-pelanggannya. Keterbatasan yang dimiliki toko kecil, tidak memungkinkan untuk bisa bersaing secara baik dengan toko yang lebih besar. Fasilitas dan kualitas yang diberikan toko besar membuat konsumen lebih memilih untuk belanja di tempat tersebut termasuk Swalayan, Alfamart, Indomart maupun minimarket-minimarket sejenisnya yang mulai berkembang.
Saat ini begitu banyak bermunculan Swalayan, Minimarket atau toko- toko yang sejenis dengan Alfamart dan Indomart di Malang termasuk di sepanjang Jl. MT Haryono. Tidak hanya satu atau dua, tetapi ada beberapa Alfamart dan Indomart yang berjajar dengan jarak tidak begitu jauh.
Hal ini sangat menguntungkan bagi konsumen, sebab konsumen tidak susah untuk mencari kebutuhan yang diinginkan. Pelayanan, kelengkapan barang, dan kenyamanan yang diberikan membuat konsumen lebih berminat untuk berbelanja di Alfamart dan Indomart. Inilah hal yang membuat semakin banyaknya minimarket -minimarket di Malang terutama di Jl. MT Haryono ini, karena semakin banyaknya konsumen yang berbelanja di tempat tersebut.
Lain halnya dengan toko-toko kecil yang ada di sekitarnya. Pemilik toko merasa terugikan dengan adanya Alfamart dan Indomart. Karena keberadaanya membuat konsumen yang dulunya menjadi pelanggan toko-toko kecil pada beralih ke Alfamart dan Indomart yang ada disekitarnya. Dengan semakin berkurangnya konsumen yang berbelanja di toko-toko kecil, tentu ini juga sangat berpengaruh terhadap  perkembangan toko tersebut.
Toko Sanjaya yang pada dasarnya menjual berbagai macam kebutuhan pokok, yang letaknya tidak jauh dari Alfamart dan Indomart, tentu juga merasakan dampak negatif akan keberadaanya. Namun apa boleh buat, toko-toko kecil tersebut termasuk toko Sanjaya harus menjadi salah satu pesaing dari Alfamart dan Indomart. Dan hal ini sangatlah merugikan bagi pemilik toko, karena dari hasil penjualan itulah pemilik toko bisa menghidupi keluarganya.
Toko-toko kecil yang barang dagangannya kurang lengkap ditambah pelayanan serta kenyamanan yang diberikan tidak sebaik dan sebagus Alfamart dan Indomart, membuat persaingan ini sangat memberi dampak negatif terhadap toko-toko kecil. Modal apa adanya, SDM yang sebagian besar berpendidikan rendah membuat toko kecil tersebut semakin kalah saing dengan Alfamart dan Indomart.
Masyarakat sekarang ini lebih mengutamakan kenyaman dan pelayanan, tentu sudah mulai bosan dengan toko-toko kecil yang kurang memperhatikan kerapian dan juga kebersihan. Sehingga membuat konsumen lebih memilih Minimarket sebagai tempat yang nyaman untuk berbelanja.
Dan semakin lama tentu akan semakin banyak lagi bermunculan Alfamart dan Indomart yang lain. Ini tentu akan membuat toko kecil semakin terpinggirkan dan kemungkinan untuk tutup itu sangat besar karena semakin berkurangnya konsumen yang berbelanja di toko kecil tersebut. Dengan demikian pemilik toko kecil harus berusaha dengan semaksimal mungkin untuk mempertahankan usahanya agar tetap berjalan.
Campur tangan Pemerintah sangat berpengaruh untuk masa depan toko-toko kecil. Karena tanpa adanya izin dari pihak Pemerintah tidak akan banyak bermunculan Alfamart dan Indomart yang pada kenyataanya sangat berdampak negatif terhadap toko kecil yang ada disekitarya termasuk toko Sanjaya. Dan Pemerintah seharusnya lebih memperhatikan apa dampak adanya Alfamart dan Indomart terhadap toko-toko kecil.
Dari latar belakang masalah tersebut diatas, maka penulis terdorong untuk melakukan penelitian dengan judul “PENGARUH ADANYA ALFAMART DAN INDOMART TERHADAP TOKO SANJAYA DI JL. MT.  HARYONO NO 196 DINOYO”
B.     FOKUS MASALAH
Dari latar belakang tersebut, maka disusun rumusan masalah sebagai berikut:
1.      Apakah dampak negatif adanya Alfamart dan Indomart terhadap toko Sanjaya di Jl. MT Haryono No. 196?
2.      Apakah dengan adanya Alfamart dan Indomart berpangaruh pada tingkat pendapatan toko Sanjaya?
3.      Bagaimana tingkat permintaan konsumen terhadap toko Sanjaya?

C.    TUJUAN
1.      Untuk mengetahui dampak negatif adanya Alfamart dan Indomart terhadap Toko Sanjaya di Jl. MT Haryono No. 196.
2.      Untuk mengetahui tingkat pendapatan Toko Sanjaya setelah adanya Alfamart dan Indomart.
3.      Untuk mengetahui tingkat permintaan konsumen terhadap Toko Sanjaya.





D.    MANFAAT
1.      Manfaat Teoristis
a)      Sebagai bahan informasi dan pertimbangan bagi pengusaha toko kecil dalam menarik konsumen agar konsumen tidak beralih ke toko lain.
b)      Sebagai pembanding serta menambah referensi penelitian yang sama.

2.      Manfaat Praktis
a)      Penulis
Hasil dari karya tulis ini diharapkan dapat menambah wawasan serta memperbanyak informasi mengenai dampak negatif adanya Minimarket terhadap toko kecil.
b)      Mahasiswa
Bagi kalangan akademis, karya tulis ini diharapkan dapat memperkaya dan memberikan wacana konseptual bagi pengembangan kajian teori dan kebijakan ekonom.
c)      Masyarakat
Memberikan gambaran yang lebih kritis mengenai dampak modernisasi terhadap tradisionalisasi, budaya dan karakteristik Indonesia.

E.     DEFINISI OPERASIONAL
Dampak Negatif
      Dampak negatif adalah akibat buruk dari suatu hal yang mengarah pada kerugian baik bagi diri sendiri atau orang lain, misalnya : semakin banyak Minimarket yang bermunculan membuat toko-toko kecil sulit mengembangnya usahanya, karena banyak konsumen yang beralih ke minimarket.

Alfamart dan Indomart
Merupakan toko modern yang menjual berbagai macam barang kebutuhan pokok.  Toko ini terletak di tempat yang strategis dan selalu ramai dikunjungi banyak konsumen. Alfamart dan Indomart banyak menawarkan berbagai produk yang terjamin kualitas dan kuantitasnya. Tidak hanya itu, toko ini juga menawarkan promosi-promosi harga barang baru dan diskon-diskon yang menarik minat konsumen untuk berbelanja di toko tersebut. Suasana penataan Alfamart dan Indomart tergolong sangat baik yang tersusun rapi dan bersih, serta memiliki tingkat pelayanan lebih baik dari pada toko-toko lainnya. Disamping itu toko ini mempunyai fasilitas-fasilitas yang membuat nyaman konsumen seperti AC dan Musik yang membuat konsumen betah berbelanja di toko tersebut.

















BAB II
KAJIAN PUSTAKA

Dari hasil pengamatan, terdapat beberapa faktor yang menjelaskan bahwa ada banyak toko atau kios-kios kecil yang terkena dampak minimarket. Pertama, faktor harga, dimana minimarket banyak memberi potongan-potongan harga yang membuat harga barang tersebut relative lebih murah. Kedua, faktor fasilitas, dimana minimartket memiliki fasilitas-fasilitas yang lebih seperti AC dan Musik yang membuat konsumen merasa betah untuk belanja di tempat tersebut. Ketiga, faktor yang paling penting adalah pelayanan terhadap konsumen yang dimana Minimarket memberikan pelanyanan yang sangat bagus, misalnya: kesopanan, penyambutan, sampai dengan mencarikan barang yang diinginkan oleh konsumen (Suryadana, ddk. 2007).
Pemberlakuan aturan buku pendirian pasar tradisional dan pasar modern akan membuat persaingan keduanya semakin sengit dimasa mendatang. Data Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menyebutkan, Minimarket telah menyebabkan gulung tikarnya pasar tradisional dan kios-kios pedagang kecil menengah. Data yang dikumpulkan APPSI pada tahun 2005, saat minimarket belum menggejala seperti sekarang, memaparkan, di Jakarta terdapat delapan pasar tradisional dan 400 kios-kios yang tutup setiap tahun karena kalah bersaing dengan Minimarket (Indrakh, 2007).
2.1 Toko Tradisional
Toko Tradisional (toko kecil) adalah sebuah toko yang menjual barang-barang kebutuhan pokok. Toko ini didirikan oleh satu orang sebagai usaha dirumah untuk membatu kebutuhan ekonomi keluarga. Usaha ini tergolong usaha yang tidak begitu susah karena modal yang diperlukan untuk mendirikannya tidak begitu banyak dan bisa dilakukan di rumah sendiri, sehingga semakin banyak orang yang mendirikan usaha serupa.



2.2 Toko Modern
Toko Modern adalah Sebuah toko yang menjual macam-macam barang kebutuhan pokok yang lengkap. Toko modern ini terletak di tempat yang strategis dan selalu ramai dikunjungi banyak konsumen. Toko modern ini menawarkan berbagai produk yang terjamin kualitas dan kuantitasnya. Tidak hanya itu, toko modern ini juga menawarkan promosi-promosi harga barang baru dan diskon-diskon yang menarik minat konsumen untuk berbelanja di toko tersebut. Suasana penataan toko modern ini tergolong sangat baik yang tersusun rapi dan bersih. Toko modern ini memiliki tingkat pelayanan lebih baik dari pada toko-toko lainnya. Disamping itu toko modern ini mempunyai fasilitas-fasilitas yang membuat nyaman konsumen seperti AC dan Musik yang membuat konsumen betah berbelanja di toko tersebut.
  2.2.1 Minimarket
Minimarket sebenarnya adalah semacam "toko kelontong" atau yang menjual segala macam barang dan makanan, namun tidak selengkap dan sebesar sebuah supermarket. Berbeda dengan toko kelontong, minimarket menerapkan sistem swalayan, dimana pembeli mengambil sendiri barang yang ia butuhkan dari rak-rak dagangan dan membayarnya dikasir. Sistim ini juga membantu agar pembeli tidak berhutang. Minimarket yang ada di Indonesia adalah Alfamart, Indomaret, dan lain-lain.
           2.2.1.1 Alfamart
 Alfamart merupakan toko modern yang menjual berbagai macam barang - barang yang dibutuhkan oleh konsumen. Alfamart menjual berbagai produk dan jasa kepada para konsumen untuk keperluan konsumsi pribadi, tetapi bukan untuk keperluan bisnis dengan memberikan upaya terhadap penambahan nilai barang dan jasa tersebut. Alfamart dan Indomart mencoba untuk memuaskan kebutuhan-kebutuhan konsumen dengan mencoba memenuhi kesesuaian barang-barang yang dimilikinya, pada harga, tempat, dan waktu yang diinginkan pelanggan.
2.2.1.2 Indomart
Indomart merupakan minimarket sejenis dengan Alfamart yang menjual berbagai kebutuhan pokok. Indomart bergerak dibidang yang sama dengan Alfamart yaitu dibidang retail. Hal ini membuat Indomart saling bersaing dengan Alfamart dalam menarik minat konsumen untuk belanja di tokonya. Indomart memberikan pelayanan yang serupa dengan Alfamart mulai dari cara melayani konsumen, fasilitas-fasilitas yang diberikan, jenis-jenis produk serta kualitas dan kuantitas produk.
2.2.1.3 Manfaat Alfamart dan Indomart bagi konsumen
Ø  Memberikan kemudahan bagi konsumen untuk mencari barang yang diinginkan.
Ø  Memberikan kepuasan bagi konsumen dari pelayanannya.
Ø  Memberikan kenyamanan pada konsumen dalam berbelanja.
Ø  Menyediakan berbagai macam barang kebutuhan sehari-hari.
Ø  Memberikan diskon/potongan harga bagi konsumen.
  2.2.2 Supermarket
Supermarket adalah sebuah minimarket yang ukurannya lebih besar. Di Supermarket semua barang ada, dari kelontong, sepeda, TV dan camera, furnitur, baju, ikan dan daging, buah2an, minuman, pokoknya serba ada kebutuhan sehari-hari. Contohnya Giant Supermarket, Carrefour Express, Foodmart, Foodmart Gourmet, Super Indo dan lain-lain.
  2.2.3 Swalayan
Swalayan adalah sebuah toko yang menjual segala kebutuhan sehari-hari. Kata yang secara harfiah yang diambil dari bahasa Inggris ini artinya adalah pasar yang besar. Barang barang yang dijual di Swalayan biasanya adalah barang barang kebutuhan sehari hari. Seperti bahan makanan, minuman, dan barang kebutuhan seperti tissue dan lain sebagainya.
BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Dampak Negatif Adanya Alfamart dan Indomart terhadap Toko Sanjaya
  1. Mempempengaruhi Jumlah Konsumen Yang Berbelanja di Toko Sanjaya.
Dengan adanya Alfamart dan Indomart diantara Toko Sanjaya maka kecenderungan konsumenpun akan timbul untuk memilih tempat untuk berbelanja. Konsumen memandang Alfamart dan Indomart sebagai tempat yang menarik untuk berbelanja dibanding dengan toko-toko kecil yang ada disekitarnya, karena konsumen lebih memilih pelayanan yang diberikan oleh toko tersebut. Hal itu menyebabkan konsumen banyak yang beralih ke Alfamart dan Indomart.
  1. Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Toko Sanjaya.
Pada dasarnya Toko Sanjaya mempunyai pendapatan yang cukup untuk mengembangkan usahanya. Namun, setelah adanya Alfamart dan Indomart secara perlahan pendapatannya mulai berkurang seiring dengan semakin berkurangnya konsumen yang berbelanja di Toko Sanjaya. Hal ini mengakibatkan sepinya pelanggan bahkan toko ini tidak membuka secara penuh tokonya dan tidak jarang pula toko ini ditutup, sehingga sangat berpengaruh terhadap pendapatan pada toko Sanjaya.
  1. Menimbulkan Peluang Yang Semakin Menyempit Bagi Toko Sanjaya Dalam Memaksimumkan Keuntungan.
Awalnya Toko Sanjaya adalah toko kecil yang berkembang dengan baik,  tetapi setelah adanya Alfamart dan Indomart secara perlahan mulai tergusur karena kalah bersaing dengan Alfamart dan Indomart. Konsumenpun yang awalnya menjadi pelanggan pada Toko Sanjaya beralih ke Alfamart dan Indomart.
Berkurangnya konsumen yang berbelanja di Toko Sanjaya membuat permintaan akan barang-barang menurun. Sehingga pendapatannya juga ikut menurun seiring dengan berkurangnya konsumen yang berbelanja di Toko Sanjaya. Hal ini menyebabkan Toko Sanjaya sulit untuk memaksimalkan keuntungan dan sulit untuk mengembangkan usahanya.
3.2 Pengaruh Adanya Alfamart Dan Indomart Terhadapa Toko Sanjaya Pada Permintaan
Kualitas pelayanan, kelengkapan barang dan kenyamanan dari Alfamart Dan Indomart tentu sudah membuat Toko Sanjaya kalah bersaing. Konsumen lebih memilih beralih berbelanja ke Alfamart dan Indomart dari pada berbelanja di Toko Sanjaya. Hal Ini sangat berpengaruh terhadap permintaan barang di Toko Sanjaya. Karena permintaan seseorang atau suatu masyarakat kepada suatu barang ditentukan oleh bebrapa faktor yang terpenting diantaranya:
a)      Harga barang tersebut
Harga barang sangat berpengaruh terhadap tingkat penjualan dan permintaan terhadap suatu barang. Keberadaan Alfamart dan Indomart yang menawarkan barang-barang dengan harga yang relative murah membuat konsumen lebih memilih belanja di toko tersebut dari pada belanja di toko- toko kecil seperti Toko Sanjaya. Karena orang membeli suatu barang yang terlebih dahulu dilihat berapa harga dari barang tersebut, dan semakin murah harga barang tersebut maka akan semakin bnyak pula permitaan akan barang itu.
Dalam analisis Ekonomi dianggap bahwa permintaan suatu barang terutama dipengaruhi oleh tingkat harganya. Oleh karena itu dalam teori permintaan yang terutama dianalisis adalah hubungan antara jumlah permintaan suatu barang dengan harga barang tersebut (Sadono Sukirno, pengantar mikro ekonomi 2002: 76)
Dari analisis ekonomi diatas sudah terlihat bahwa harga adalah penentu dari banyak atau tidaknya sebuah permintaan terhadap suatu barang. Discon atau potongan harga yang diberikan Alfamart dan Indomart membuat daya tarik bagi konsumen untuk berbelanja disitu. Sehingga toko sanjaya yang hanya menawarkan barang tanpa adanya discon atau potongan harga harus mendapat dampak negative karena mulai berkurangnya konsumen yang membeli.
Dalam hukum permintaan dijelaskan sifat hubungan antara permintaan suatu barang dengan tingkat harganya. Hukum permintaan pada hakikatnya merupakan suatu hipotesisya yang menyatakan: makin rendah harga suatu barang maka makin banyak permintaan terhadap barang tersebut. Sebaliknya, semakin tinggi harga suatu barang maka semakin sedikit permintaan terhadap barang tersebut.
Jumlah permintaan dan tingkat harga memiliki sifat hubungan seperti dalam hukum permintaan karena dua sebab
1.      Sifat hubungan seperti itu disebabkan karena kenaikan harga menyebabkan pembeli mencari barang lain yang dapat digunakan sebagai barang pengganti terhadap barang yang mengalamai kenaikan harga. Sama halnya yang terjadi pada toko Sanjaya di saat ini, dengan semakin banyaknya berdiri Alfamart dan Indomart membuat pelanggan atau konsumen yang dulunya menjadikan tokonya sebagai tempat membeli kebutuhan pokok, kini sudah mulai beralih ketoko yang lebih besar, lengkap, nyaman da memberikan pelayanan yang memuaskan.
Harga yang bersaing dengan toko-toko modern membuat konsumen lebih memilih belanja di Alfamart dan Indomart, selain karena kelengkapan, pelayanan dan kenyaman, toko modern tersebut berani memberikan tawaran discon atau potongan harga sehingga konsumen tertarik untuk berbelnja disitu, sehingga ini menjadikan Toko Sanjaya sepi akan pelanggan.
2.      Kenaikan harga menyebabkan pendapatan Riel para pembeli berkurang. Pendapatan yang merosot tersebut memaksa para pembeli untuk mengurangi pembeliannya terhadap berbagai jenis barang, dan terutama barang yang mengalami kenaikan. Dan hal ini sudah di antisipasi oleh toko-toko modern seperti Alfamart dan Indomart, sehingga ketika barang -- barang naik toko ini sudah menyiapkan solusi bagaiman agar kenaiakan barang – barang tersebut tidak mengurangi minat konsumen untuk belanja di situ, namun toko kecil seperti Toko Sanjaya tidak bisa melakukan hal itu, sehingga Toko Sanjaya tetap harus merasakan dampak yang kurang baik karena adanya toko – toko modern yang menjadi pesaing mereka.
b)      Selera Masyarakat
Selera mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap keinginan masyarakat untuk membeli barang-barang. Baik cita rasa masyarakat terhadap kwalitas atau macam-macam barang yang ditawarkan maupun juga terhadap pelayanan dan kenyamanan yang diberikan.
Kualitas barang, pelayanan, dan kenyaman yang diberikan Alfamart dan Indomart terhadap konsumen membuat toko kecil sekelas Toko Sanjaya menjadi sepi akan permintaan. Dampak ini sangat terlihat ketika Toko Sanjaya tidak membuka secara penuh tokonya. Bahkan akhir -- akhir ini Toko Sanjaya lebih sering tutup. Tentu hal ini semakin memperjelas bahwa adanya Alfamart dan Indomart membawa dampak negatif yang sangat mengancam kelangsungan usaha toko-toko kecil yang ada disekitarnya.
Selera masyarakat yang sudah mulai terpengaruh akan sebuah kemewahan, membuat konsumen mulai enggan belanja di toko-toko tradisional atau toko kecil dan lebih memilih belanja di toko modern yang lebih mengutamakan kualaitas, kenyaman dan pelayanan.
c)      Ramalan mengenai keadaan dimasa yang akan datang
Perubahan –perubahan yang diramalkan mengenai keadaan yang akan datang dapat mempengaruhi permintaan. Toko-toko kecil seperti Toko Sanjaya tidak berfikir tentang masa yang akan datang dari kelangsungan penjualan dan perilaku konsumen. Karena SDM pemilik toko yang kurang memadai membuatnya tidak menyadari akan adanya ancaman dari pesaing-pesaing yang membuat toko tersebut harus kehiangan banyak pelanggan, dan bahkan ancaman untuk tutup juga sangat besar.
Alfamart dan Indomart merupakan ancaman bagi Toko Sanjaya untuk kedepannya. Tempat, fasilitas, kualitas, dan SDM yang bagus membuat Alfamart dan Indomart bisa dengan mudah bersaing dengan toko-toko kecil yang ada disekitarnya. Karena selain kualitas dan kwantitas barang yang ditawarkan, apa yang akan terjadi di masa yang akan datang telah difikirkan. Baik dari segi kenaikan harga, tingkah laku konsumen, maupun ancaman yang akan terjadi dari pesaing-pesaing dimasa yang akan datang. Dan ini tidak pernah dilakukan oleh toko kecil seperti Toko Sanjaya hanya memikirkan apa yang terjadi sekarang tanpa memikirkan dampak atau ancaman masa yang akan datan. Sehingga ancaman akan kebangkrutan sangat besar akibat kalah dalam sebuah persaingan.
3.3 Pengaruh Alfamart Dan Indomart Terhadap Toko Sanjaya Pada Pendapatan
Dari pembahasan diatas sudah jelas bahwa pendapatan suatu usaha termasuk toko itu tergantung seberapa besar permintaan yang dilakukan. Semakin besar permintaan yang terjadi tentu akan semakin besar pula pendapatan yang diperolehya. Dan sebaliknya semakin kecil permintaan yang terjadi, semakin kecil pula pendapatan yang diperolehnya.
Dan inilah yang terjadi pada Toko Sanjaya setelah adanya Alfamart dan Indomart didekat Toko Sanjaya berada. Pendapatan yang dulu dikatakan lumayan kini untuk mendapatkan keuntungan sangat sulit sekali, karena konsumen yang sudah pada beralih ke toko modern tersebut. Karena sepinya pelanggan bahkan toko ini tidak membuka penuh tokonya dan tidak jarang pula toko ini ditutup. Sehingga hal ini sangat berpengaruh terhadap pendapatan pada Toko Sanjaya ini.
Alfamart dan Indomart yang berdiri didekat Toko Sanjaya memang sudah membuat toko ini yang dulunya ramai dikunjungi konsumen kini sepi akan pembeli. Banyak konsumen yang beralih ke Alfamart dan Indomart karena kelengkapan, fasilitas, Kualitas dan pelayanan yang dberikan. Perbandingan yang sangat mencolok sangat terlihat ketika melihat pembeli yang datang ke Toko Sanjaya maupun Alfamart dan Indomart. Ini menadakan bahwa keberadaannya telah mematikan pendapatan dari toko-toko kecil yang ada disekitarnya.
Persaingan tidak sempurna yang terjadi pada Toko Sanjaya dan toko modern, memang sangat telihat dari konsumen yang datang ke Toko Sanjaya, yang tentu ini sangat berpengaruh terhadap pendapatannya. Dan ini akan membawa dampak yang luar biasa buruk terhadap masa depan toko-toko kecil seperti Toko Sanjaya ini.

BAB IV
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Kelebihan yang dimiliki oleh Alfamart dan Indomart baik dari segi tempat, kualitas barang dan pelayanan membuat Toko Sanjaya kalah bersaing dengannya, karena kualitas barang dan pelayanan yang diberikan Toko Sanjaya tidak sebaik yang diberikan Alfamart dan Indomart yang membuat persaingan itu menimbulkan dampak negatif terhadap Toko Sanjaya, baik dari segi permintaan maupun pendapatan. Hal ini disebabkan karena konsumen lebih memilih toko modern sebagai tempat untuk berbelanja dibandingkan dengan toko-toko kelontong termasuk Toko Sanjaya karena lebih menyukai pelayanan yang diberikan oleh toko modern. Akibatnya, permintaan akan barang-barang terhadap Toko Sanjaya menjadi berkurang karena konsumen beralih ke toko-toko modern seperti Alfamart dan Indomart. Berkuangnya permintaan tersebut akhirnya menimbulkan pengaruh terhadap pendapatan Toko Sanjaya yang semakin berkurang seiring dengan berkurangnya konsumen yang berbelanja. Hal tersebut menimbulkan peluang yang semakin menyempit bagi Toko Sanjaya dalam memaksimalkan keuntungannya dan juga menyebabkan Toko Sanjaya menjadi sulit berkembang, dan bahkan kecenderungan usaha itu untuk tutup sangat besar.
B.     Saran
1)      Penulis untuk Toko Sanjaya
a.       Ubahlah pola pelayanan lama, dengan memberikan susuatu yang extra kepada langganan kita, caranya berikan bonus-bonus tetentu kepada langganan. Sebab, mereka ingin di istimewakan, ingin selingan, ingin mendapat fasilitas atas kesetiaan mereka membeli di toko anda.
b.      Memberikan diskon khusus terhadap salah satu atau beberapa barang. Tujuannya adalah agar pelanggan kembali lagi ke toko anda, carilah diskon barang yang di butuhkan sehari-hari, contohnya indomie, sabun dll. Jangan lupa bahwa kebutuhan pembeli tidak saja sabun dan indomie saja tapi pasti ada yang di butuhkan selain sabun, sehingga dengan pemberian diskon ini merupakan sugesti atau daya tarik dari toko anda.
2)      Penulis untuk peneliti selanjutnya
      Dapat memperpanjang periode pengamatan, sehingga jumlah sampel yang digunakan semakin besar sehingga hasil yang diperoleh semakin akurat. Selain itu peneliti selanjutnya juga dapat menspesifikasikan obyek penelitian pada suatu jenis industri tertentu, yang lebih penting bagi peneliti berikutnya adalah mempertimbangkan kondisi-kondisi eksternal diluar obyek penelitian, misalnya kondisi ekonomi makro dalam pengajuan hipotesis-hipotesis penelitian.










BAB V
DAFTAR PUSTAKA

G. Lipsey, Richard dkk, 1994, Pengantar Mikro ekonomi, Jakarta, Binarupa Aksara.
Sukirno, Sardono, 2002, Pengantar Teorokonomi Mikro, Jakarta, Rajawali Pers.
Widya Utami, Kristin, 2010, Manajemen Retail Edisi 2, Jakarta, Salemba Empat.
Supriono, R.A. 1998, Manajemen Strategi dan Kebijakan Bisnis, Yogyakarta, BPFE
UGM.
http://id.wikipedia.org/wiki/Supermarket.