Sabtu, 31 Mei 2014

Inilah Kepalsuan Donasi Konstantin



Download:



Kepalsuan Donation Of Constantine pada abad ke delapan mengacaukan banyak hal.
Seperti ayahnya, Konstantine mendukung Kristen. Konstantin menghormati mereka sebagai kelompok yang mendukung perjuangannya menjaga tahta dari saudaranya Mexentius.
Sebelum pertempuran , Konstantin mendapat petunjuk. Dalam petunjuknya ia melihat sebuah salib bercahaya tergantung di langit dengan tulisan di bawahnya :
“ In Hoc Signo Vinces “ artinya “ Dengan Tanda Ini,Kalahkanlah “
Tradisi mencatat, untuk menghormati tanda yang didapat, ia memerintahkan pasukannya mengenakan seragam monogram Kristen-huruf Yunani Chi Rho, dua huruf pertama kata “Cristos”. Akibatnya kemenangan Konstantin atas Maxentius di Milvian Bridge diingat sejarah sebagai kemenangan agama Kristen atas Paganisme.
Menurut tradisi gereja, kejadian itulah yang “ mengubah “ Kekaisaran Romawi menjadi “ Kristen “.
PADAHAL KONSTANTIN TIDAK MELAKUKANNYA !
Pertama, Konstantine tidak berpindah ke Kristen. Ia tetap Paganis.
Ia mendapat visi di halaman Kuil Pagan Gallic Apollo di Vosges atau dekat Autun.
Saksi yang menemani Konstantin mengatakan, pengalaman itu sebenarnya muncul dalam bentuk Dewa Matahari – dengan nama : SOL INVICTUS ( Matahari Yang Tak Terkalahkan ).
Dan sebelum mendapatkan visi tersebut, Konstantin telah diinisiasi dalam sekte Sol Invcitus.
Setelah Perang , Senat Romawi mendirikan gerbang di Colosseum, bertuliskan : kemenangan Konstantin merupakan kemenangan “lewat bantuan dewa “.
Dewa tersebut adalah Sol Invictus.
Sepanjang hidupnya KOnstantin bertindak sebagai Kepala Pendeta. Kekaisarannya disebut “ Kekaisaran Matahari “ dan Sol Invictus terpampang termasuk bendera dan uang kerajaan.
Pendapat yang mengatakan Konstantin mengubah keyakinan menjadi Kristen adalah Salah Besar !

Kontantin sendiri belum dibaptis sampai tahun 337 M, ketika dalam keadaan sekarat dan terlalu lemah untuk memprotes. Ia juga tidak diberi piagam penghargaan monogram Chi Rho.
Bagi Kontantin, pemujaan Sol Invictus sederhana. Tujuan utamanya adalah kesatuan-dalam politis, agama dan teritori. Sebuah sekte atau agama Negara yang memasukkan segala pemujaan lainnya ke dalamnya, akan mempermudah jalannya kesatuan-Konstantin melihat, di bawah lindungan Sol Invictus, agama Kristen akan mendapatkan “kursi”.

Kristen Ortodoks memiliki banyak kesamaan dengan pemujaan Sol Invictus dan dibawah toleransi mereka saling menghormati
Dengan dekrit penyebaran pada tahun 321 M, Konstantin memerintahkan pengadilan hokum tutup pada hari “ Pemujaan Matahari “ dan memutuskan bahwa hari itu dijadikan hari istirahat 
Sebelumnya umat Kristen merayakan hari Sabbath bangsa Yahudi – Saturday ( hari Sabtu ) sebagai hari suci. 

Sekarang sesuai dekrit Konstantin hari suci itu diganti menjadi Sunday 
Dengan begitu pemeluk agama Kristen mengganti hari istirahat mereka dari Sabtu menjadi Minggu, dan hal itu membuat jarak dengan Yahudi makin lebar.

Hingga abad ke 4, ulang tahun Yesus dirayakan pada tanggal 6 Januari. 
Bagi pemuja Sol Invictus, hari penting mereka adalah tanggal 25 Desember, yang merupakan perayaan Natalis Invictus – Kelahiran Kembali Matahari.

Pemuja Sol Invictus senang bergabung dengan kaum Mithras, mereka dekat dan susah dibedakan. Keduanya menekankan pada kedudukan matahari, Keduanya menetapkan hari Sunday ( Hari Matahari ) sebagai hari suci. Keduanya sama-sama merayakan hari besar pada 25 Desember.
Sekte Mithras juga percaya pada jiwa yang abadi, pengadilan terakhir, dan kebangkitan kembali orang yang meninggal.
Pemeluk agama Kristen melihat kesamaan ini dan mersa cocok.

Dalam kepentingannya akan kesatuan, Konstantin memberikan toleransi yang besar pada pendewaan Yesus sebagai perwujudan Sol Invictus di bumi. Iapun membangun gereja dan bersamaan dengan patung Ibu Dewi Cybele dan Sol Invictus, yang kemudian menjadi imej dirinya sendiri.
Bagi Konstantin, keyakianan adalah urusan politik, dan keyakinan yang kondusif untuk persatuan dan kesatuan diperlakukan dengan baik.

Konstantin bukan pemeluk agama Kristen sebagaimana dikatakan 
, ia hanya menggabungkan beberapa keyakinan atas nama kesatuan dan keseragaman dalam bentuk Kristen Ortodoks.

Pada tahun 325 M, ia mengadakan KONSILI NICEA.
Pada Konsili itu hari PASKAH baru ditentukan.
Hukum dibatasi hingga menegaskan kewenangan uskup, karena itu dapat melicinkan jalan bagi pemusatan kekuasaan di tangan gereja.

Yang paling penting dari semuanya, keputusan Konsili Nicea diambil dengan pengambilan suara, bahwa Yesus adalah seorang dewa, bukan hanya sekadar nabi yang wafat.

Perlu ditekankan bahwa, pertimbangan terbesar Konstantin bukanlah kesalehan tetapi kesatuan dan kemanfaatan.
Sebagai seorang dewa Yesus dapat dihubungkan dengan Sol Invictus. Sebagai seorang nabi yang bisa wafat, ia lebih sulit menolong. Singkatnya ortodoksi ikut dalam kesatuan politis yang dikehendaki bersama dengan agama resmi Negara dan Konstantin memberi dukungan terhadap ortodoksi.

Setahun setelah Konsili Nicea, ia melegalkan perusakan semua karya yang menentang ortodoksi, yaitu karya pagan yang mengacu Yesus, dan orang Kristen penyebar bid’ah.
Ia juga mendanai gereja mendirikan keuskupan di Roma dan istana Lateran. Lalu tahun 331 M, membeli salinan kitab suci yang baru.

Sebelumnya, tahun 303 M, Kaisar Pagan – Diocletian telah memerintahkan untuk menghancurkan seluruh tulisan Kristen yang dapat ditemukan.
Akibatnya dokumen Kristen- di Roma menghilang.
Ketika KOnstantin memesan versi baru dokumen tersebut para pemelihara ortodoksi menuliskan kembali, mengedit dan meninjau materi tersebut.
Mereka melihat banyak sesuai ajaran mereka. Mungkin saat itulah “penggantian” pada Perjanjian Baru terjadi, dan sejak itulah Yesus mendapatkan status unik.

Tindakan Konstantin memesan versi baru karya Kristen tidak boleh dianggap remeh. 


GEREJA SESUDAH MASA KONSTANTIN AGUNG


Download:


Sesudah Konstantin Agung merebut tahta Roma (312 Masehi), keadaan gerejapun berubahlah. Mulai dengan pengakuan negara terhadap gereja sampai kepada gereja negara. Agama Kristen menjadi agama negara. Rakyat banyak masuk agama Kristen, sedangkan Kaisar adalah kepala gereja. Kemudian dengan pengembangan kePausan, Pauslah kepala gereja. Gereja menjadi kaya dan kuat secara duniawi tapi bersamaan dengan itu dunia juga masuk ke dalam gereja.
Kuasa rohani gerejapun menjadi lemah. Tradisi gereja lebih berkuasa dari Firman Raja gereja itu sendiri. Kuasa dan pemerintahan Kristus dalam segala bidang kehidupan melalui Firman dan RohNya, ditafsirkan sebagai pemerintahan gereja melalui pemimpin-pemimpinnya.


Gereja Reformasi melepaskan gereja dari pemerintahan tradisi gereja, mengembalikan gereja kepada kuasa Firman saja, keselamatan hanya karena anugerah.
Luther mengajarkan gereja reformasi untuk meninggalkan pedang duniawi, bahwa gereja harus menundukkan diri pada kekuasaan Firman Tuhan sebagai satu-satunya otoritas rohani.
Calvin membukakan penglihatan gereja akan pentingnya pengakuan kedaulatan Tuhan dalam segala lapangan hidup. Dalam bukunya, Iman Kristen dan Politik, O. Notohamidjojo menulis,
Calvinisme mengajarkan, bahwa juga penguasa wajib menundukkan diri kepada Tuhan dan bahwa penguasa itu terikat kepada Firman dan Hukumnya. Dengan demikian Calvinisme menolak segala kemahakuasaan negara dan pen-dewa-dewaan raja.
Lain daripada itu Calvinisme mengakui, bahwa penguasa itu suatu lembaga Tuhan, yang di samping gereja mempunyai kewajiban sendiri.
Menurut faham Calvin, gereja dan negara itu masing-masing mempunyai tempat dan panggilan dalam dunia. Keduanya wajib saling menghormati kewajiban dan batas masing-masing. Negara tidak tunduk kepada gereja; gereja tidak tunduk kepada negara. Negara dan gereja ke-dua-duanya tunduk kepada Tuhan dan kedua-duanya sederajat. Selanjutnya Calvin mengakui hak-hak penguasa bawahan. Ia menolak segala macam diktator, dan menuntut, supaya penguasa atasan mengakui hak-hak penguasa bawahan, dan supaya penguasa atasan dan bawahan itu saling mengawasi.
Lagi pula ia menuntut pengaruh rakyat yang sehat terhadap pemerintahan. Rakyat harus mengingatkan penguasa akan kewajibannya. Dipimpin oleh Firman Tuhan, rakyat wajib mengajak penguasa supaya patuh kepada Firman itu dan untuk menjamin hak-hak dan kebebasan asasi rakyat. Di Indonesia ini kehidupan politik dalam beberapa hal bercirikan Calvinisme (1972: 22).


PERKEMBANGAN BLOG

http://bloghakekatku.blogspot.com

01/05 – 300/456.911
02/05 – 158/457.097
03/05 – 157/457.231
04/05 – 143/457.333
05/05 – 221/457.671
06/05 – 213/457.815
07/05 – 131/457.943
08/05 – 120/458.028
09/05 – 150/458.248
10/05 – 194/458.382
12/05 – 166/458.766
13/05 – 123/458.896
14/05 – 207/459.130
16/05 – 51/459.231
17/05 – 82/459.293
18/05 – 85/459.372
19/05 – 188/459.570
20/05 – 168/459.758
21/05  - 93/459.834
22/05 – 151/459.983
23/05 – 200/460.184
24/05 – 207/460.405
25/05 – 164/460.562
26/05 – 168/460.724
27/05 – 132/460.851
28/05 – 243/461.092
29/05 – 237/461.350
30/05 – 194/461.534
31/05 – 166/461.693


Afganistan, Afrika Selatan, Albania, Algeria, Aljazair, Amerika Serikat, Angola, Arab Saudi, Argentina, Australia, Austria, Azerbaijan, Bahrain, Bangladesh, Barbados, Belanda, Belarusia, Belgia, Bermuda, Bhutan,  Bolivia, Bosnia dan Herzegovina,  Botswana, Brasil, Britania Raya, Brunei, Bulgaria, Burkina Faso, China, Cile, Cote d'Ivoire, Denmark, Ekuador, El Salvador, Eritrea, Estonia, Etiopia, Fiji, Filipina, Finlandia, Georgia, Ghana, Grenada, Guatemala, Guyana, Haiti, Hongkong, Hungaria,  India,  Indonesia, Irak, Irlandia, Islandia, Israel, Italia, Jamaika, Jepang, Jerman, Kamboja, Kamerun, Kanada, Kazakstan, Kenya, Kepulauan Aland,  Kirgistan, Kolombia, Kongo – Brazzaville, Korea Selatan, Kosta Rika, Kroasia, Kuwait, Latvia, Lebanon, Lituania, Luksemburg, Makau, Makedonia,  Maladewa, Malaysia, Maroko, Mauritius,  Meksiko, Mesir, Mikronesia, Monako, Mongolia, Mozambik, Myanmar, Nepal, Nigeria, Norwegia, Nugini Papua Nugini, Oman, Otoritas Palestina, Pakistan, Panama, Paraguay, Peru, Polandia, Portugal,  Prancis, Puerto Riko, Qatar, Republik Cheska, Rumania, Rusia, Rwanda, Selandia Baru, Senegal, Serbia, Seychelles, Singapura, Sint Maarten, Siprus, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Sri Langka, Suriah, Suriname, Swedia, Swiss, Taiwan, Tanzania, Thailand, Timor Leste,  Togo, Trinidad dan Tobago, Tunisia, Turki, Turkimenistan, Uganda, Ukraina, Uni Emirat Arab, Vanuatu, Venezuela,  Vietnam, Yaman, Yordania, Yunani, Zimbabwe

5.433/23/26/28/10/39/18/10/18/24/18/21/13/53/14/19/15/32/21/2/24/56/33/39/35/15/38/
25/27/12/6.178
34.887/85/93/81/88/86/75/88/58/77/68/48/58/109/61/80/91/117/65/59/69/130/99/80/75/
71/107/55/56/54/37.278

387.986/709/627/718/644/874/767/654/752/728/673/709/675/782/706/625/610/764/645/634/647/696/698/622/723/720/755/760/859/740/409.681

4.127/34/39/37/16/37/15/13/18/35/31/24/22/67/10/23/22/52/17/2/29/82/53/42/39/12/53/

26/29/16/5.080

AYUB – 2



Download:



PASAL  2;

2:1          Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datang
               juga Iblis untuk menghadap TUHAN.

               Babak pertama Ayub memenangkan ujiannya bagi kemuliaan TUHAN. Kini masuk ke babak
               kedua.

               Coba renungkan; sepanjang anda menjadi orang Kristen, pernahkah anda memenangkan
               ujian bagi kemuliaan TUHAN, seperti Ayub?

               >> Ayub  1:21      katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan
                                            telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN
                                            yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!"

               Perkataan Ayub ini amat populer dalam kehidupan kita sehari-hari, baik bagi kaum Muslim,
               Kristen, Hindu, Buddha, dan sekutu-sekutunya. Kita semua menyetujui bahwa harta yang kita
               miliki hanyalah titipan, bukan milik kita sendiri, karena kita lahir tak membawa apa-apa. Tapi
               sayang tak pernah teraplikasikan ke dalam kehidupan nyata kita. Ucapan tersebut
               kelihatannya masih sebatas hiasan bibir belaka, selain kumis.

2:2          Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN:
              "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi."

               “Dari mana engkau?” – Apakah engkau masih menebarkan kejahatan juga?

               Jawab iblis: “Demikianlah TUHAN, itu memang profesi saya, mengelilingi bumi untuk tipu sini
               tipu sana.”

2:3          Firman TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada
               seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan
               menjauhi kejahatan. Ia tetap tekun dalam kesalehannya, meskipun engkau telah membujuk
               Aku melawan dia untuk mencelakakannya tanpa alasan."

               “Apa salahku?” Banyak orang merasa heran ketika dirinya ditimpa kemalangan padahal tak
               merasa bersalah apa-apa. “Mengapa kamu memukul aku? Apa salahku?”, “Mengapa kamu
               memusuhi aku, apa salahku?”

               Jangan kaget bahwa di dunia ini ada banyak orang yang kesenangannya membuat gara-
               gara, menciptakan perkara tanpa alasan. Dan tanpa adanya orang-orang seperti itu maka
               dunia ini takkan ramai. Tiba-tiba rumah kita digerayangi maling, didatangi perampok,
               sekalipun kita tak bersalah apa-apa terhadap mereka.

               Itu ada. Manusia yang kerjanya tanpa otak, tanpa nalar yang jelas, itu ada. Jangan heran dan
               jangan kaget, sebab mereka itu antek-antek iblis. Bahkan sampai lahir ungkapan: “Air susu
                dibalas dengan air tuba.” Dikasih kebaikan balasannya kejahatan. Dikasih kebenaran
                balasannya salib. Kejahatan demikian itu sudah ada sejak lahirnya ungkapan itu.

               Istilah lainnya lagi: “anak durhaka.” Ini adalah kejahatan anak terhadap orangtuanya.
               Gantinya hormat pada orangtua, kurangajar. Jadi, sekali lagi: jangan heran dan jangan
               kaget. Tapi sebagai gantinya heran dan kaget lebih baik kita pikirkan bagaimana kita harus
               menyikapinya? Bagaimana ajaran Kristen menyikapi semua ini?

               1. Sabar.

                    Terimalah apa saja yang ditimpakan kepada kita dengan kesabaran yang maksimal. Tak
                    perlu gusar atau marah-marah. Pertahankanlah diri anda tetap sebagai orang yang baik.
                    Jangan terjebak untuk menjadi sama-sama jahatnya.

                    >> Roma   12:12            Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan
                                                          bertekunlah dalam doa!

               2. Bersyukurlah.

                    Bersyukurlah bahwa pelaku kejahatan itu bukan anda. Bersyukurlah anda bisa tabah
                    menghadapinya. Bersyukurlah bahwa TUHAN mempercayai anda untuk menghadapi
                    masalah itu. Bukankah kalau di bidang pekerjaan, anda senang sekali kalau dipercayai
                    boss untuk menangani suatu masalah yang rumit? Bukankah anda merasa bangga
                    memperoleh kesempatan diperhatikan oleh boss?

                    >> 1Petrus   2:20           Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena
                                                          kamu berbuat dosa? Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu
                                                          kamu harus menderita, maka itu adalah kasih karunia pada Allah.

                    Pencobaan itu adalah kasih karunia YAHWEH.

               3. Ampunilah.

                   Ampunilah kesalahan orang itu, sebab dia tidak kebagian mendapatkan pengetahuan
                   tentang kebenaran. Sebab seandainya orang itu memiliki pengertian, tentu dia tidak akan
                   melakukan kejahatan itu. Jadi, kasihanilah dia sebab dia tidak tahu dengan perbuatannya.
                   Seumpama pakaian yang terkena noda, bersihkanlah itu. Bersihkanlah jiwa anda dari
                   kotoran permusuhan terhadap siapapun. Sebab jika jiwa anda masih kotor, anda tak
                   diperbolehkan menghadap TUHAN. Karena itu lepaskanlah pengampunan baginya. Marah,
                   boleh, tapi untuk mendidik, bukan untuk balas dendam. Justru kalau anda tidak
                   menghardik orang yang salah, anda bersalah juga. Sebab sebagai orang Kristen kita ini
                   dibebani kewajiban untuk membimbing orang-orang yang berdosa.

                   >> Matius  5:23              Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas
                                                          mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati
                                                          saudaramu terhadap engkau,
                                      5:24  tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah
                                                          berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk
                                                           mempersembahkan persembahanmu itu.

2:4          Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Kulit ganti kulit! Orang akan memberikan segala yang
               dipunyainya ganti nyawanya.

               Kulit ganti kulit, artinya; orang baru akan bereaksi frontal kalau nyawanya terancam.

2:5          Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah tulang dan dagingnya, ia pasti mengutuki Engkau
               di hadapan-Mu."

               Kalau di babak pertama pencobaan Ayub dari luar tubuhnya, kini iblis meminta untuk
               mencobai tubuh Ayub.

2:6          Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, ia dalam kuasamu; hanya sayangkan nyawanya."

               Syarat TUHAN: jangan cabut nyawanya.

2:7          Kemudian Iblis pergi dari hadapan TUHAN, lalu ditimpanya Ayub dengan barah yang busuk
               dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya.

               Ayub ditimpa penyakit sebagai ujian baginya. Tidak ada pasal bahwa Ayub kesalahan pola
               makanannya.

2:8          Lalu Ayub mengambil sekeping beling untuk menggaruk-garuk badannya, sambil duduk di
               tengah-tengah abu.

               Jiwa Ayub ini jiwa yang praktis sekali. Apa masalahnya itulah yang dia tangani, di mana
               masalahnya di situlah yang dia atasi. Gatal kulitnya, ya dia garuk. Ayub tidak mau
               melebarkan masalahnya hingga ke mana-mana. Sakit ya diobati. Tidak ada gunanya mencari
               kambing hitam; menuduh salah makan atau menuduh perbuatan YAHWEH. Jangan mereka-
               rekakan hal yang tidak jelas. Resikonya bisa tambah dosa tambah parah penyakitnya. Lebih
               baik konsentrasikan diri pada satu hal saja, yakni apa masalahnya itulah yang diatasi.

2:9          Maka berkatalah isterinya kepadanya: "Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu?
               Kutukilah Allahmu dan matilah!"

               Perkataan istrinya itu merupakan ujian kesetiaan Ayub; apakah Ayub masih tetap setia pada
               YAHWEH jika keadaannya seperti itu? Sementara dirinya sendiri terbukti tidak setia terhadap
               Ayub, suaminya. Si istri hanya mau menerima Ayub ketika keadaannya baik-baik, seperti kata
               peribahasa: ada uang abang disayang, tak ada uang abang ditendang.

               Apakah Ayub sama seperti istrinya, mari kita lihat!

2:10        Tetapi jawab Ayub kepadanya: "Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau
               menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?" Dalam kesemuanya
               itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.

               Ternyata Ayub tidak sama seperti istrinya yang tidak setia. Ayub tetap setia pada YAHWEH,
               baik ketika senang maupun ketika susah.

               Kaum Muslim mempunyai ajaran poligami yang mengajarkan ketidaksetiaan;

               >> Seorang laki-laki boleh mempunyai istri hingga 4 orang.

               >> Jika seorang istri oleh suatu penyakit sehingga tidak bisa melayani hasrat seksual
                     suaminya, maka si suami boleh kawin lagi.

               >> Ketika di sorga, istrinya digantikan dengan 77 bidadari yang bisa selalu perawan.

               Celakalah perempuan Muslim dunia-akherat! Di dunia boleh diperlakukan semau gue oleh
               suaminya, di akherat dizholimi 77 bidadari. Betapa jahat dan kejamnya masyarakat sorga
               Muslim itu?! Tuhannya Muhammad benar-benar tidak adil dan ngawur konsep kerjanya.


2:11        Ketika ketiga sahabat Ayub mendengar kabar tentang segala malapetaka yang menimpa dia,
               maka datanglah mereka dari tempatnya masing-masing, yakni: Elifas, orang Teman, dan
               Bildad, orang Suah, serta Zofar, orang Naama. Mereka bersepakat untuk mengucapkan
               belasungkawa kepadanya dan menghibur dia.

               Si Ayub yang sakit tidak susah, sahabat-sahabatnya berbelasungkawa dan menghiburnya.
               Jika Ayub membawa api, para sahabatnya datang membawa air yang memadamkan api
               Ayub. Suatu kehadiran yang tidak tepat yang sering dilakukan oleh mereka yang menamakan
               dirinya sahabat. Mereka seharusnya datang untuk memberikan semangat kepada Ayub
               dalam ucapan syukurnya, tapi mereka datang untuk menjadi beban yang menekan pikiran
               Ayub.

               Ketika seorang berkelahi, sahabat-sahabatnya datang bukan untuk memperdamaikan, tapi
               malah menciptakan tawuran. Ketika seorang mengajak berjudi, sahabat bukannya
               menasehati, tapi malah ikut berjudi. Seringkali sahabat itu menjerumuskan kita pada
               keadaan semakin jahat.

               Sebagai orang Kristen kalau kita membezuk orang sakit atau kesusahan, kita harus berusaha
               menciptakan suasana yang membangkitkan semangat, bukannya malah memadamkannya,
               seperti sahabat-sahabat Ayub itu.

2:12        Ketika mereka memandang dari jauh, mereka tidak mengenalnya lagi. Lalu menangislah
               mereka dengan suara nyaring. Mereka mengoyak jubahnya, dan menaburkan debu di kepala
                terhadap langit.

               Ayub saja tidak menangis dan tidak menaburkan debu di kepala terhadap langit, artinya
               protes kepada YAHWEH.

2:13        Lalu mereka duduk bersama-sama dia di tanah selama tujuh hari tujuh malam. Seorangpun
               tidak mengucapkan sepatah kata kepadanya, karena mereka melihat, bahwa sangat berat
               penderitaannya.

               Mari kita hitung berapa banyak serangan yang dialami Ayub; anak-anaknya mati, hartanya
               habis, tubuhnya diserang barah, dihina istrinya dan didukakan oleh ke-3 sahabatnya. Tapi
               semua serangan itu bisa ditahan oleh Ayub.


>> AYUB – 1

      Download:




Jumat, 30 Mei 2014

HISOP (Syrian Hyssop)


Download:


Scientific name: Majorana syriacum (L.) Kostel
Synonym name: Origanum syriaca L.
Common name: Wild marjoram, Syrian Marjoram, Hyssop
Hebrew name: Esov, אזוב מצוי
Arabic name: Za'atar, زعتر‎
Family: Labiatae / Lamiaceae, שפתניים

    * Keluaran 12:22LAI TB, Kemudian kamu harus mengambil seikat hisop ('EZOV) dan mencelupkannya dalam darah yang ada dalam sebuah pasu, dan darah itu kamu harus sapukan pada ambang atas dan pada kedua tiang pintu; seorang pun dari kamu tidak boleh keluar pintu rumahnya sampai pagi.KJV, And ye shall take a bunch of hyssop ('EZOV), and dip it in the blood that is in the bason, and strike the lintel and the two side posts with the blood that is in the bason; and none of you shall go out at the door of his house until the morning. Hebrew,
    וּלְקַחְתֶּם אֲגֻדַּת אֵזֹוב וּטְבַלְתֶּם בַּדָּם אֲשֶׁר־בַּסַּף וְהִגַּעְתֶּם אֶל־הַמַּשְׁקֹוף וְאֶל־שְׁתֵּי הַמְּזוּזֹת מִן־הַדָּם אֲשֶׁר בַּסָּף וְאַתֶּם לֹא תֵצְאוּ אִישׁ מִפֶּתַח־בֵּיתֹו עַד־בֹּקֶר׃
    Translit,ULEQAKHTEM 'AGUDAT 'EZOV UTEVALTEM BADAM 'ASYER-BASAF VEHIGATEM 'EL-HAMASHKOF VE'EL-SYETEY HAMEZUZOT MIN-HADAM 'ASYER BASAF VE'ATEM LO TETSU 'ISY MIPETAKH-BEYTO 'AD-BOQER

    * 1 Raja 4:33LAI TB, Ia bersajak tentang pohon-pohonan, dari pohon aras yang di gunung Libanon sampai kepada hisop ('EZOV) yang tumbuh pada dinding batu; ia berbicara juga tentang hewan dan tentang burung-burung dan tentang binatang melata dan tentang ikan-ikan.KJV, And he spake of trees, from the cedar tree that is in Lebanon even unto the hyssop that springeth out of the wall: he spake also of beasts, and of fowl, and of creeping things, and of fishes.Hebrew, 
    וַיְדַבֵּר עַל־הָעֵצִים מִן־הָאֶרֶז אֲשֶׁר בַּלְּבָנֹון וְעַד הָאֵזֹוב אֲשֶׁר יֹצֵא בַּקִּיר וַיְדַבֵּר עַל־הַבְּהֵמָה וְעַל־הָעֹוף וְעַל־הָרֶמֶשׂ וְעַל־הַדָּגִים׃
    Translit, VAYEDABER 'AL-HA'ETSIM MIN-HA'EREZ 'ASYER BAL'VANON VE'AD HA'EZOV 'ASYER YOTSE BAQIR VAYEDABER 'AL-HABEHEMAH VE'AL-HA'OF VE'AL-HAREMES VE'AL-HADAGIM

    Image

Hisop, Alkitab Indonesia menyalin nama tanaman ini (Ibrani אֵזוֹב - 'EZOV; Yunani ὕσσωπος - HUSSŌPOS) menurut hurufnya, karena belum dikenal dengan pasti. Tapi jelas nama ini dipakai untuk beberapa macam tanaman, dan tanaman ini digunakan untuk tujuan pengobatan dan keagamaan. 

Dalam PL hisop digunakan pada perayaan Paskah (Keluaran 12:22), untuk pentahiran penyakit kusta (Imamat 14:4, 6), dan pada pengorbanan lembu betina merah (Bilangan 19:2-6; bnd Ibrani 9:19). Daya pentahiran hisop ditunjukkan dalam Mazmur 51:9. Tanaman ini mungkin asli dari Siria (Origanum syriacum). Hisop dalam 1 Raja 4:33 mungkin adalah jenis pakis, atau Capparis spinosa dan pasti berbeda dari hisop yg dipakai dalam upacara-upacara Paskah (Keluaran 12:22). Dalam PB tanaman yg dimanfaatkan pada penyaliban mungkin adalah Sorghum vulgare (Yohanes 19:29), semak seperti jagung, paling sedikit 2 meter tingginya.

Hisop (Syrian Hyssop) tumbuh subur di Israel dan gurun Sinai di antara semak-semak yg pendek, biasanya terdapat pada tanah berbatu. Disebut EZOV dalam bahasa Ibrani atau ZAATAR dalam bahasa Arab, digunakan dalam teh dan dimasak dan dipanggang di dalam makanan atau sebagai bumbu yang lazim dimakan dengan roti dan minyak zaitun.

MAZMUR – 46




Download:



PASAL  59;


59:1     Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Jangan memusnahkan. Miktam dari Daud, ketika
             Saul menyuruh orang mengawasi rumahnya untuk membunuh dia. (59-2) Lepaskanlah aku
             dari pada musuhku, ya Allahku; bentengilah aku terhadap orang-orang yang bangkit
             melawan aku.

              Daud mengartikan “lepaskanlah aku dari musuhku” adalah sebagai “bentengilah aku ….”
              Beri kekuatan untuk menghadapinya, bukan supaya disingkirkan masalahnya. Jadi, arti
              “lepaskanlah” di sini adalah berikan kemenangan.

              Hati-hati dengan ajaran nabi-nabi palsu yang dalam doanya memohon disingkirkan dari
              permasalahannya.  Itu kebohongan dan ajaran pengecut namanya. Sama dengan anak
              sekolah yang minta diluluskan tanpa melalui ujian, atau minta piala tanpa melalui
              pertandingan. YAHWEH mana mau mempunyai anak-anak yang lemah tak berdaya apa-apa,
              yang takut dihadapkan dengan ujian.

              Yang mungkin YAHWEH lakukan kepada kita adalah memberi kekuatan, sama seperti polisi
              yang dipersenjatai ketika memburu penjahat. Kalau suatu senjata sudah kuno akan diganti
              dengan senjata yang lebih canggih. Tujuannya, supaya selalu berhasil mengalahkan
              penjahat.

              Sebab kalau anda dipersenjatai oleh iblis, saya harus dipersenjatai oleh YAHWEH. Kalau
              anda dibantu oleh Rusia, saya akan minta bantuan pada Amerika Serikat yang lebih canggih.

              Dan itu merupakan kebohongan, sebab tak ada gunanya anda disingkirkan dari satu
              masalah, jika kenyataannya dalam hidup ini selalu ada masalah. Ketika lolos dari satu hal,
              hal lain sedang menghadang. Karena itu lebih baik kita hadapi saja masalah itu, entah
              apapun yang terjadi. Tapi setidaknya dalam masalah itu kita telah menambah pengalaman.

              ELOHIM JESHUA ha MASHIA ketika dihadapkan dengan salib juga ingin dilepaskan dari
              salib itu. Sebisanya tak usah disalib. Itu keinginan JESHUA. Tapi JESHUA kemudian
              menyerahkan pada kehendak BAPANYA.

              >> Matius  26:42       Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-
                                                    Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku
                                                    meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"
            
              Jadi, kehendak YAHWEH adalah anda harus melewati ujian dan memenangkannya.

59:2     (59-3) Lepaskanlah aku dari pada orang-orang yang melakukan kejahatan dan selamatkanlah
             aku dari pada penumpah-penumpah darah.

              Nah, di sinipun Daud mengartikan “lepaskanlah” sebagai “selamatkanlah.” Artinya, berikan
              keberuntungan sehingga bisa menang.


59:3     (59-4) Sebab sesungguhnya, mereka menghadang nyawaku; orang-orang perkasa menyerbu
              aku, padahal aku tidak melakukan pelanggaran, aku tidak berdosa, ya TUHAN,
59:4     (59-5) aku tidak bersalah, merekalah yang lari dan bersiap-siap. Marilah mendapatkan aku,
              dan lihatlah!

              Setelah yakin dirinya tidak berdosa, Daud menantang orang-orang perkasa itu. Dia tidak lagi
              ketakutan setelah tahu TUHAN ada di pihaknya.

              Jadi, kenapa anda ketakutan dengan masalah adalah sebab anda mempunyai dosa, sehingga
              anda diyakinkan YAHWEH tak mungkin bersama anda. Karena itu jangan berenang dalam
              dosa terus-terusan.

59:5     (59-6) Engkau, TUHAN, Allah semesta alam, adalah Allah Israel. Bangunlah untuk
              menghukum segala bangsa; janganlah mengasihani mereka yang melakukan kejahatan
              dengan berkhianat! Sela

              Kejahatan yang paling keji adalah pengkhianatan. Sebab kejahatan ini pelakunya adalah
              orang-orang yang dekat dengan kita. Dia kita kenal sebagai sahabat, bukan sebagai musuh.
              Berbeda dengan perampok yang merampok harta kita. Dia tidak kita kenal sama sekali.


59:6     (59-7) Pada waktu senja mereka datang kembali, mereka melolong seperti anjing dan
              mengelilingi kota.

              Ketika siang datang sebagai teman, ketika malam datang sebagai pengkhianat. Artinya, tidak
              berani berlaku secara terang-terangan.

59:7     (59-8) Sesungguhnya, mereka menyindir dengan mulutnya; cemooh ada di bibir mereka,
              sebab--siapakah yang mendengarnya?

              Ketika mencemooh mereka lakukan dengan sindiran sehingga siapakah yang mengerti
              maksudnya?

              Kalau anda mempunyai keberatan terhadap teman, nyatakanlah itu secara terus-terang
              sehingga ia mengerti kesalahannya. Tapi kalau melalui bahasa yang berbelit-belit, siapa yang
              bisa memahami maksud anda?

59:8     (59-9) Tetapi Engkau, TUHAN, menertawakan mereka, Engkau mengolok-olok segala
              bangsa.
59:9     (59-10) Ya kekuatanku, aku mau berpegang pada-Mu, sebab Allah adalah kota bentengku.
59:10   (59-11) Allahku dengan kasih setia-Nya akan menyongsong aku; Allah akan membuat aku
              memandang rendah seteru-seteruku.

              “ALLAH akan membuat aku memandang rendah seteru-seteruku” ini bukanlah suatu
              kesombongan. Sebab yang memperbuatnya adalah YAHWEH, bukan Daud sendiri. Kalau
              Daud memandang rendah musuh-musuhnya berdasarkan kekuatannya sendiri, itu baru
              kesombongan namanya.

              Kalau ketika di bumi saya berkata saya lebih besar dari gedung pencakar langit, ini
              kesombongan namanya. Takabur istilahnya, sebab tidak benar menurut kenyataannya. Tapi
               kalau ketika saya berada di atas pesawat terbang lalu saya katakan gedung-gedung itu kecil
               sekali, itu kebenaran, bukan kesombongan.

               Kalau bersama YAHWEH saya masih menganggap besar musuh-musuh saya, sehingga saya
               masih ketakutan, ini namanya menghina YAHWEH. YAHWEH menjadi tidak ada artinya
               jika keberadaanNYA sama dengan ketiadaanNYA.

59:11   (59-12) Janganlah membunuh mereka, supaya bangsaku tidak lupa, halaulah mereka kian ke
              mari dengan kuasa-Mu, dan jatuhkanlah mereka, ya Tuhan, perisai kami!

              Jangan dibunuh mereka itu, tapi supaya dipermainkan oleh YAHWEH. Kalau dibunuh
              orang-orang segera melupakan kesalahannya, sehingga tak ada pelajarannya. Tapi kalau
              orang berdosa itu dipermain-mainkan hidupnya, maka orang-orang yang menyaksikannya
              akan berpikir seribu kali untuk meniru-niru kejahatannya.

              Bikin saja sakit, sembuh, sakit, sembuh, sakit lagi, sembuh lagi, begitu seterusnya sampai tiba
              ajalnya. Jutaan orang yang tak mengenal YAHWEH telah dibuat seperti itu, tapi kebodohan
              membuat mereka tak menyadari kalau itu adalah hukuman TUHAN. Mereka mendengarkan
              kata dokter, bahwa penyakit itu karena pola makan mereka yang salah. Karena mereka tidak
              vegetarian dan tidak minum jus apokat.

              Hal demikian itu sama seperti saya kalau melihat tulisan Arab atau tulisan China, pasti saya
              lewati begitu saja, sebab saya tak bisa membaca dan tak mengerti artinya. Tapi bagi orang
              yang bisa berbahasa Arab atau China, tulisan itu pasti mereka perhatikan dan membacanya.
              Seperti itulah orang-orang yang tak mengenal YAHWEH, membaca keadaannya berdasarkan
              kata dokter. Tapi sebagai rohaniawan saya pasti fasih membaca pesan-pesan YAHWEH,
              seperti orang pramuka membaca huruf morse.

              Kenapa kamu sakit dan tak sembuh-sembuh? Kalau kamu punya TUHAN, bagaimana
              TUHAN-mu bisa tak sanggup menyembuhkan penyakitmu? Ada apa ini? Pasti ada yang
              salah – yang tidak beres, sehingga doa-doamu macet tak sampai ke telinga YAHWEH.

              TUHAN JESHUA kalau menyembuhkan orang sakit tidak berkata: “sembuhlah kamu”, tapi:
              “dosamu telah diampuni.” Dan oleh sebab menerima pengampunan, maka penyakitnyapun
               menjadi sembuh seketika. Sama seperti narapidana yang menerima pembebasan dari
               hukuman penjaranya, pada hari itu juga dia dikeluarkan dari penjara. Jika penyakit itu
               memang karena dosa, maka penyakit itu akan berhenti setelah dosa-dosanya diselesaikan.
               Bukan berangsur-angsur sembuh, tapi seketika.

               Dan karena saya bukan JESHUA, saya tidak bisa berkata: “dosamu sudah diampuni.” Itu
               bukan wewenang saya. Yang saya lakukan adalah membaca dosa-dosa anda, kemudian
               menyuruh anda bertobat. Setelah anda bertobat, barulah saya akan berdoa supaya anda
               dibebaskan dari hukuman itu.

59:12   (59-13) Karena dosa mulut mereka adalah perkataan bibirnya, biarlah mereka tertangkap
              dalam kecongkakannya. Oleh karena sumpah serapah dan dusta yang mereka ceritakan,
59:13   (59-14) habisilah mereka dalam geram, habisilah, sehingga mereka tidak ada lagi, supaya
             mereka sadar bahwa Allah memerintah di antara keturunan Yakub, sampai ke ujung bumi.
             Sela

             Jika YAHWEH memerintah sampai ke ujung bumi, berarti termasuk Indonesia juga, ‘kan?!

59:14   (59-15) Pada waktu senja mereka datang kembali, mereka melolong seperti anjing dan
             mengelilingi kota.

              Yang aneh dari orang jahat adalah bukannya segera sadar akan kejahatannya, tapi malah
              mengelilingi kota. Mereka bangga sekali dengan kejahatannya dan memamerkannya pada
              semua orang.

              Orang selingkuh. Begitu bangganya dia berselingkuh sehingga dia ceritakan kepada setiap
              orang. Bukan dengan sedih tapi malah dijadikan ketawaannya.

              Orang berandal. Begitu bangganya dengan keberandalannya, sehingga ditandainya tubuhnya
              dengan tato, ditindik telinganya dan dikenakannya pakaian yang aneh-aneh supaya diketahui
              orang kalau dirinya berandal.

              Orang ngawur. Begitu bangganya dengan kengawuran dan ketololannya, sehingga setiap
              hari Sabtu malam mereka kebut-kebutan motor di jalan, seolah-olah itu yang hebat.


59:15   (59-16) Mereka mengembara mencari makan; apabila mereka tidak kenyang, maka mereka
             mengaum.

              Keinginan hatinya harus dituruti, sehingga segala macam cara dihalalkannya.

59:16   (59-17) Tetapi aku mau menyanyikan kekuatan-Mu, pada waktu pagi aku mau bersorak-sorai
             karena kasih setia-Mu; sebab Engkau telah menjadi kota bentengku, tempat pelarianku pada
             waktu kesesakanku.
59:17   (59-18) Ya kekuatanku, bagi-Mu aku mau bermazmur; sebab Allah adalah kota bentengku,
             Allahku dengan kasih setia-Nya.



JASA AKUNTAN LEPAS (freelance)
                                                                                                      
      
Awal mula kehancuran sebuah bisnis bahkan bisnis sederhana sekalipun adalah tidak mempunyai pembukuan yang baik. Jika sekarang ini Anda belum mempekerjakan seorang Akuntan dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu misalnya gaji yang tinggi dan tunjangan-tunjangan karyawan lainnya, segera gunakan jasa Akuntan lepas.

Untuk kebutuhan tersebut khusus wilayah Balikpapan, kami menawarkan Jasa Pencatatan Transaksi dan Penyusunan Laporan Keuangan Lepas. Mulai dari pencatatan transaksi harian hingga laporan keuangan bulanan: neraca, laba-rugi, arus kas dan laporan perubahan modal, dimana laporan tersebut bisa digunakan untuk perencanaan bisnis berikutnya.

Mengenai honor atau fee tergantung dengan volume transaksi harian, bisa dibicarakan atau negotiable pastinya sangat terjangkau.


Hubungi: 

Yohanes Lybernando S.E.
Phone: 082113465284
E-mail : yohanes_lybernando@yahoo.com                 


PETUNJUK MEMBACA;

Mulailah dengan membaca Mazmur 1 hingga 9, baru kemudian Yehezkiel 1, kembali ke Mazmur 10, lalu Yehezkiel 2, secara selang-seling antara kedua pembahasan tersebut, sebab kedua kitab ini memberikan kolaborasi yang sangat indah.

>> YEHEZKIEL 1 – 39

>> MAZMUR 1 – 40

      Download:

>> MAZMUR – 41

     Download:

>> MAZMUR – 42

     Download:

>> MAZMUR – 43

     Download:

>> MAZMUR – 44

     Download:

>> MAZMUR – 45

      Download: