Jumat, 31 Januari 2014

3 VERSI AL QUR’AN

3 VERSI AL QUR’AN
    >> Musshaf Warsh

    >> Musshaf Qaloon

    >> Musshaf Al Madinah

 Dari bung Richan.

PERKEMBANGAN BLOG

http://bloghakekatku.blogspot.com

01/01 – 267/432.492
02/01 – 171/432.618
03/01 – 203/432.850
04/01 – 327/433.192
05/01 – 227/433.392
06/01 – 198/433.628
07/01 – 169/433.760
08/01 – 217/434.039
09/01 – 122/434.136
10/01 – 321/434.409
11/01 – 298/434.702
12/01 – 404/435.119
13/01 – 384/435.500
14/01 – 282/435.854
15/01 – 345/436.254
16/01 – 301/436.419
17/01 – 319/436.737
18/01 – 253/437.050
19/01 – 200/437.198
20/01 – 274/437.551
21/01 – 256/437.734
22/01 – 287/438.017
23/01 – 192/438.206
24/01 – 279/438.491
25/01 – 285/438.765
26/01 – 223/438.985
27/01 – 214/439.264
28/01 – 154/439.489
29/01 – 420/439.858
30/01 – 414/440.243
31/01 – 193/440.382

Afganistan, Afrika Selatan, Albania, Algeria, Aljazair, Amerika Serikat, Angola, Arab Saudi, Argentina, Australia, Austria, Azerbaijan, Bahrain, Bangladesh, Barbados, Belanda, Belarusia, Belgia, Bermuda, Bhutan,  Bolivia, Bosnia dan Herzegovina,  Botswana, Brasil, Britania Raya, Brunei, Bulgaria, Burkina Faso, China, Cile, Cote d'Ivoire, Denmark, Ekuador, El Salvador, Eritrea, Estonia, Etiopia, Fiji, Filipina, Finlandia, Georgia, Ghana, Grenada, Guatemala, Guyana, Haiti, Hongkong, Hungaria,  India,  Indonesia, Irak, Irlandia, Islandia, Israel, Italia, Jamaika, Jepang, Jerman, Kamboja, Kamerun, Kanada, Kazakstan, Kenya, Kepulauan Aland,  Kirgistan, Kolombia, Kongo – Brazzaville, Korea Selatan, Kosta Rika, Kroasia, Kuwait, Latvia, Lebanon, Lituania, Luksemburg, Makau, Makedonia,  Maladewa, Malaysia, Maroko, Mauritius,  Meksiko, Mesir, Mikronesia, Monako, Mongolia, Mozambik, Myanmar, Nepal, Nigeria, Norwegia, Nugini Papua Nugini, Oman, Otoritas Palestina, Pakistan, Panama, Peru, Polandia, Portugal,  Prancis, Puerto Riko, Qatar, Republik Cheska, Rumania, Rusia, Rwanda, Selandia Baru, Senegal, Serbia, Seychelles, Singapura, Siprus, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Sri Langka, Suriah, Suriname, Swedia, Swiss, Taiwan, Tanzania, Thailand, Timor Leste,  Togo, Trinidad dan Tobago, Tunisia, Turki, Turkimenistan, Uganda, Ukraina, Uni Emirat Arab, Vanuatu, Venezuela,  Vietnam, Yaman, Yordania, Yunani, Zimbabwe

3383/26/11/22/74/22/50/16/11/8/36/42/48/37/38/27/30/50/8/7/4/12/3/5/3/18/5/13/9/12/11/10/4.051
26.271/44/48/70/120/55/93/73/66/38/74/133/92/106/97/104/122/135/83/90/63/69/104/
113/62/62/65/56/70/68/29/49/28.713

287.513/880/795/909/913/993/901/995/916/810/1061/1099/1246/1253/1138/1104/1123/
1121/966/922/1046/977/1077/1094/992/1273/1342/1639/1429/897/895/759/319.842


2271/23/12/20/79/21/34/23/10/5/36/44/38/34/22/26/25/57/5/9/4/13/4/7/3/13/6/9/8/12/7/9/2.890

Membuat meja roti sajian

Keluaran 37:10-16
37:10Dibuatnyalah meja itu dari kayu penaga, dua hasta panjangnya, sehasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya.
37:11Disalutnyalah itu dengan emas murni dan dibuatnya bingkai emas sekelilingnya.
37:12Dibuatnyalah sekelilingnya jalur pinggir yang setapak tangan lebarnya dan dibuatnya bingkai emas sekeliling jalur pinggirnya itu.
37:13Dituangnyalah untuk meja itu empat gelang emas dan dipasangnyalah gelang-gelang itu di keempat penjurunya, pada keempat kakinya.
37:14Dekat ke jalur pinggirnyalah gelang itu, yakni tempat memasukkan kayu pengusung, supaya meja itu dapat diangkut.
37:15Dibuatnyalah kayu pengusung itu dari kayu penaga dan disalutnya dengan emas, yaitu supaya meja itu dapat diangkut.
37:16Dan dibuatnyalah perkakas yang di atas meja itu, yakni pinggannya, cawannya, piala dan kendinya, yang dipakai untuk persembahan curahan, semuanya dari emas murni.

YESAYA – 27


Download:


PASAL 41;

41:1        Dengarkanlah Aku dengan berdiam diri, hai pulau-pulau; hendaklah bangsa-bangsa
               mendapat kekuatan baru! Biarlah mereka datang mendekat, kemudian berbicara; baiklah
               kita tampil bersama-sama untuk berperkara!

               Dengarkanlah TUHAN dengan berdiam diri. Jangan berbantah, hai pulau-pulau – negara yang
               banyak pulaunya – Indonesia.

               Kamu akan mendapatkan sesuatu yang baru. Karena itu kenakanlah kekuatan yang baru,
               galilah pengetahuan sebaik-baiknya, baru setelah itu kita berdiskusi. Mari kita berdiskusi
               secara seimbang. Yang berpengetahuan melawan yang berpengetahuan. Yang tidak
               berpengetahuan jangan ikut-ikut, melainkan duduk manis saja menyaksikan.

41:2        Siapakah yang menggerakkan dia dari timur, menggerakkan dia yang mendapat kemenangan
               di setiap langkahnya, yang menaklukkan bangsa-bangsa ke depannya dan menurunkan raja-
               raja? Pedangnya membuat mereka seperti debu dan panahnya membuat mereka seperti
               jerami yang tertiup.

               Siapakah yang menggerakkan dia – saya, dari Timur? Siapakah yang membuat saya
               berkemenangan di setiap langkah saya?

41:3        Ia mengejar mereka dan dengan selamat ia melalui jalan yang belum pernah diinjak kakinya.

               Saya memburu anda dengan pertanyaan-pertanyaan dan selalu “selamat” dalam menjawab
               setiap pertanyaan anda, sekalipun saya tidak mempunyai pengetahuan di situ.

41:4        Siapakah yang melakukan dan mengerjakan semuanya itu? Dia yang dari dahulu memanggil
               bangkit keturunan-keturunan, Aku, TUHAN, yang terdahulu, dan bagi mereka yang
               terkemudian Aku tetap Dia juga.

               TUHAN-lah yang mengutus nabi-nabi terdahulu, DIA pula yang mengutus saya saat ini.

41:5        Pulau-pulau telah melihatnya dan menjadi takut, ujung-ujung bumipun menjadi gemetar;
               mereka datang dan makin mendekat.

               Indonesia telah melihatnya.

41:6        Yang seorang menolong yang lain dan berkata kepada temannya: "Kuatkanlah hatimu!"

               Bukankah dari pihak anda selalu ada kerjasama untuk saling menguatkan dalam
               melawan/menghadapi saya? Yang barusan, ketika saya berdiskusi dengan bung Tapson,
               berapa puluh orang Advent telah mengeroyok saya? Coba buka lagi diskusi kita di milis
               Quantum dan hitunglah berapa ratus orang yang mengejek saya?


41:7        Tukang besi menguatkan hati tukang emas, dan orang yang memipihkan logam dengan
               martil menguatkan hati orang yang menempa di atas landasan; ia berkata tentang patrian:
               "Itu baik," lalu menguatkannya dengan paku-paku, sehingga tidak goyang.

               Dalil-dalil amburadul dan konyol dikuatkan dengan paku-paku besar. Dipikirnya itu bisa
               untuk mengalahkan saya yang seorang dirian. Namun kenyataan membuktikan sayalah yang
               memenangkannya.

41:8        Tetapi engkau, hai Israel, hamba-Ku, hai Yakub, yang telah Kupilih, keturunan Abraham, yang
               Kukasihi;

               Hai Israel – hai orang-orang yang merindukan kebenaran, yang jiwanya bersih.

41:9        engkau yang telah Kuambil dari ujung-ujung bumi dan yang telah Kupanggil dari penjuru-
               penjurunya, Aku berkata kepadamu: "Engkau hamba-Ku, Aku telah memilih engkau dan tidak
               menolak engkau";

               Melalui milis ini TUHAN telah memanggil orang-orang Indonesia yang tersebar di 130-an
               negara;

               Afganistan, Afrika Selatan, Albania, Algeria, Aljazair, Amerika Serikat, Angola, Arab Saudi,
               Argentina, Australia, Austria, Azerbaijan, Bahrain, Bangladesh, Barbados, Belanda, Belarusia,
               Belgia, Bermuda, Bhutan,  Bolivia, Bosnia dan Herzegovina,  Botswana, Brasil, Britania Raya,
               Brunei, Bulgaria, Burkina Faso, China, Cile, Cote d'Ivoire, Denmark, Ekuador, El Salvador, Eritrea,
               Estonia, Etiopia, Fiji, Filipina, Finlandia, Georgia, Ghana, Grenada, Guatemala, Guyana, Haiti,
               Hongkong, Hungaria,  India,  Indonesia, Irak, Irlandia, Islandia, Israel, Italia, Jamaika, Jepang,
               Jerman, Kamboja, Kamerun, Kanada, Kazakstan, Kenya, Kepulauan Aland,  Kirgistan, Kolombia,
               Kongo – Brazzaville, Korea Selatan, Kosta Rika, Kroasia, Kuwait, Latvia, Lebanon, Lituania,
               Luksemburg, Makau, Makedonia,  Maladewa, Malaysia, Maroko, Mauritius,  Meksiko, Mesir,
               Mikronesia, Monako, Mongolia, Mozambik, Myanmar, Nepal, Nigeria, Norwegia, Nugini Papua
               Nugini, Oman, Otoritas Palestina, Pakistan, Panama, Peru, Polandia, Portugal,  Prancis, Puerto
               Riko, Qatar, Republik Cheska, Rumania, Rusia, Rwanda, Selandia Baru, Senegal, Serbia,
               Seychelles, Singapura, Siprus, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Sri Langka, Suriah, Suriname, Swedia,
               Swiss, Taiwan, Tanzania, Thailand, Timor Leste,  Togo, Trinidad dan Tobago, Tunisia, Turki,
               Turkimenistan, Uganda, Ukraina, Uni Emirat Arab, Vanuatu, Venezuela,  Vietnam, Yaman,
               Yordania, Yunani, Zimbabwe

               Seperti peristiwa pentakosta TUHAN mengumpulkan orang-orang Yahudi dari berbagai
               negara;

               >> Kisah   2:5      Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala
                                            bangsa di bawah kolong langit.

41:10     janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu;
              Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan
              tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.

               Tangan kanan TUHAN adalah JESHUA ha MASHIA.

41:11     Sesungguhnya, semua orang yang bangkit amarahnya terhadap engkau akan mendapat malu
               dan kena noda; orang-orang yang membantah engkau akan seperti tidak ada dan akan
               binasa;

               >> DENGAN BUNG TAPSON – BABI-1-10

41:12     engkau akan mencari orang-orang yang berkelahi dengan engkau, tetapi tidak akan menemui
               mereka; orang-orang yang berperang melawan engkau akan seperti tidak ada dan hampa.

               Kenapa saya tidak bisa menemui orang-orang yang memusuhi saya? Sebab sebelum saya
               datang mereka sudah dicabut nyawanya.

               >> Yesaya   30:15              Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel:
                                                          "Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam
                                                           tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." Tetapi kamu
                                                           enggan,

               Letak kekuatan saya – orang Kristen adalah bertobat dan tinggal diam.

41:13     Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu:
               "Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau."

               Yang akan berperang adalah YAHWEH, bukan kita.

41:14     Janganlah takut, hai si cacing Yakub, hai si ulat Israel! Akulah yang menolong engkau,
               demikianlah firman TUHAN, dan yang menebus engkau ialah Yang Mahakudus, Allah Israel.

               Kita hanyalah cacing. Karena itu jangan mengandalkan kekuatan kita sendiri.

41:15     Sesungguhnya, Aku membuat engkau menjadi papan pengirik yang tajam dan baru, dengan
               gigi dua jajar; engkau akan mengirik gunung-gunung dan menghancurkannya, dan bukit-
               bukitpun akan kaubuat seperti sekam.

               Gunung-gunung tinggi adalah agama-agama besar.

41:16     Engkau akan menampi mereka, lalu angin akan menerbangkan mereka, dan badai akan
               menyerakkan mereka. Tetapi engkau ini akan bersorak-sorak di dalam TUHAN dan bermegah
               di dalam Yang Mahakudus, Allah Israel.
41:17     Orang-orang sengsara dan orang-orang miskin sedang mencari air, tetapi tidak ada, lidah
               mereka kering kehausan; tetapi Aku, TUHAN, akan menjawab mereka, dan sebagai Allah
               orang Israel Aku tidak akan meninggalkan mereka.

               Kita tidak akan bisa mengatasi masalah sendirian, melainkan perlu melibatkan TUHAN.

41:18     Aku akan membuat sungai-sungai memancar di atas bukit-bukit yang gundul, dan membuat
               mata-mata air membual di tengah dataran; Aku akan membuat padang gurun menjadi
               telaga dan memancarkan air dari tanah kering.

               TUHAN bisa melakukan hal-hal yang mustahil. Apa yang tidak mungkin kita lakukan, bagi
               TUHAN selalu mungkin.

41:19     Aku akan menanam pohon aras di padang gurun, pohon penaga, pohon murad dan pohon
               minyak; Aku akan menumbuhkan pohon sanobar di padang belantara dan pohon berangan
               serta pohon cemara di sampingnya,

               Menanam pohon – menanam orang. Artinya, di agama-agama yang mustahil menjadi
               Kristen, di sana TUHAN bisa memilih orang-orang yang akan setia menjadi umatNYA.

               >> KESAKSIAN- KESAKSIAN

41:20     supaya semua orang melihat dan mengetahui, memperhatikan dan memahami, bahwa
               tangan TUHAN yang membuat semuanya ini dan Yang Mahakudus, Allah Israel, yang
               menciptakannya.

               YAHWEH adalah nama ALLAH Israel.

41:21     Ajukanlah perkaramu, firman TUHAN, kemukakanlah alasan-alasanmu, firman Raja, Allah
               Yakub.

               Ajukanlah argumentasi-argumentasi anda mengenai Natal, hari Minggu, Trinitas, makanan
               haram, vegetarian, dan lain-lainnya.

41:22     Biarlah mereka maju dan memberitahukan kepada kami apa yang akan terjadi! Nubuat yang
               dahulu, beritahukanlah apa artinya, supaya kami memperhatikannya, atau hal-hal yang akan
               datang, kabarkanlah kepada kami, supaya kami mengetahui kesudahannya!

               Coba anda terangkan arti ayat-ayat atau nubuatan-nubuatan yang sudah dituliskan ribuan
               tahun yang lalu. Juga tentang hal-hal yang akan datang/terjadi, seperti apa kesudahan dunia
               ini? Islam mengatakan perang yang akan mengakhiri dunia ini, tapi Alkitab menyatakan
                bahwa kedatangan JESHUA ha MASHIA yang keduakalinyalah yang akan mengakhiri dunia
                ini.

41:23     Beritahukanlah hal-hal yang akan datang kemudian, supaya kami mengetahui, bahwa kamu
               ini sungguh allah; bertindak sajalah, biar secara baik ataupun secara buruk, supaya kami
               bersama-sama tercengang melihatnya!

               Buktikanlah dengan cara apapun kalau memang anda mempunyai ALLAH. Baik melalui
               diskusi maupun melalui tanda-tanda ajaib.

               Ketika nabi Elia menghadapi 850 nabi Baal, nabi Elia menyuruh mereka menuangi korban
               mereka dengan minyak banyak-banyak, tapi apinya supaya dari dewa mereka. Dan itu tidak
               bisa mereka lakukan. Sementara itu korban Elia disuruhlah mereka menuanginya dengan air
               banyak-banyak sampai basah kuyup yang tidak mungkin bisa terbakar. Tapi TUHAN
               mendengarkan permohonan nabi Elia, sehingga korban yang basah oleh air itupun menyala
               terbakar.


               Di zaman ini saya menantang orang-orang Advent untuk membuktikan bahwa vegetarian itu
               menyehatkan. Saya suruh kumpulkan mereka sebanyak-banyaknya supaya mereka
               menyantap sayuran bersama-sama, dan mereka bertanya: “jika kami makan sayuran, kami
               akan sakit apa dan kapan matinya?” Maka saya jawab: “Kamu tidak akan sakit tapi akan
               langsung mati pada hari itu juga.” Dan mereka tidak berani menerima tantangan saya
               tersebut.

              
41:24     Sesungguhnya, kamu ini adalah seperti tidak ada dan perbuatan-perbuatanmu adalah
               hampa; orang yang memilih kamu adalah kejijikan.

               Orang seperti apa yang memilih para pejabat Advent itu? Orang-orang kudus atau orang-
               orang berdosa?! Kalau orang-orang kudus yang memilih, tidak mungkin bisa seperti tong
               kosong yang nyaring bunyinya.

41:25     Aku telah menggerakkan seorang dari utara dan ia telah datang, dari sebelah matahari terbit
               Aku telah memanggil dia dengan namanya. Seperti tukang periuk menginjak-injak tanah liat,
               demikian dia akan menginjak-injak penguasa-penguasa seperti lumpur.

               Yang dari utara, Ny. Ellen G. White, dari Portland, Maine, Amerika Serikat, telah datang.
               Sedangkan saya dari timur, diberi nama panggilan: “Hakekat” yang artinya: intisari atau
               dasar, atau kenyataan yang sesungguhnya, atau yang alamiahnya – aslinya.

41:26     Siapakah yang memberitahukannya dari mulanya, sehingga kami mengetahuinya, dan dari
               dahulu, sehingga kami mengatakan: "Benarlah dia?" Sungguh, tidak ada orang yang
               memberitahukannya, tidak ada orang yang mengabarkannya, tidak ada orang yang
               mendengar sepatah katapun dari padamu.

               Dari pihak anda, siapakah yang telah mengungkapkan nubuatan-nubuatan Alkitab?

41:27     Sebagai yang pertama Aku memberitahukannya kepada Sion, dan Aku memberikan orang
               yang membawa kabar baik kepada Yerusalem.

               Injil diberitakan yang pertama-tama kepada orang-orang Yahudi;

               >> Kisah   13:46  Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata: "Memang kepada
                                                          kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi kamu
                                                          menolaknya dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup
                                                          yang kekal. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain.
            
41:28     Apabila Aku melihat berkeliling, maka tidak ada seorangpun, dan di antara semua mereka ini
               tidak ada yang dapat memberi petunjuk, atau yang dapat memberi jawab kalau Aku
               menanyakan mereka.

               Anda sekaliannya tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang saya tanyakan yang
               berasal dari TUHAN.

41:29     Sesungguhnya, sekaliannya mereka seperti tidak ada, perbuatan-perbuatan mereka hampa,
               patung-patung tuangan mereka angin dan kesia-siaan.



>> YESAYA 1-20

      Download:

>> YESAYA – 21

      Download:

>> YESAYA – 22

      Download:

>> YESAYA – 23
    
      Download:

>> YESAYA – 24

     Download:

>> YESAYA – 25

      Download:

>> YESAYA – 26

     Download:



DETEKSI AKHIR ZAMAN -4k

Download:





25. PROPINSI SULAWESI TENGAH;

Banjir di Palu Paksa Liburkan Sekolah Dasar


 Palu, Seruu.Com - Sekolah Dasar (SD) Negeri Inpres Negeri Silae, Kota Palu, Jumat (17/1/2014), diliburkan karena ruang kelas tergenang air bercampur lumpur sehingga kegiatan belajar dan mengajar tidak bisa dilakukan. 

Guru SD Inpres Negeri Silae, Nirwana mengatakan murid sekolah bersama para guru membersihkan sisa banjir di ruang kelas.

Sehari sebelumnya, banjir menerjang daerah tersebut hingga ketinggian hampir satu meter akibat hujan yang turun hampir selama 10 jam.

Nirwana mengaku belum mengetahui sampai kapan murid-murid diliburkan mengingat ruang kelas dan kantor guru kemasukan air hingga membasahi kursi serta beberapa buku pelajaran.

Murid-murid juga mengeluarkan meja dan kursi untuk dijemur di luar kelas agar cepat kering agar bisa digunakan kembali.

Selain sekolah dasar, sebuah Taman Kanak-Kanak milik yayasan Alkhairaat yang berada di sebelah SD N Inpres Silae juga kebanjiran sehingga peserta didik juga diliburkan.

Banjir di Kota Palu yang terjadi pada Kamis sore (16/1) telah surut pada Jumat pagi, dan menyisakan lumpur dan kotoran di sejumlah jalanan yang sebelumnya terendam banjir. Banjir terjadi di Kecamatan Palu Barat, Kecamatan Ulujadi dan Kecamatan Tatanga. 

Tiga Kecamatan di Kota Palu Terendam Banjir


Tiga Kecamatan di Kota Palu Terendam BanjirPabrik tahu di bantaran sungai Palupi yang disapu banjir.

SIAGA – PALU Sejumlah sungai di Kota Palu Sulawesi Tengah meluap. Menyusul guyuran hujan yang turun sejak Rabu malam, 15 Januari 2014. Akibatnya, ratusan rumah terendam air setinggi lutut orang dewasa.
Ratusan rumah milik warga terendam banjir sejak pukul 10.00 WITA. Banjir terparah menggenangi wilayah Kecamatan Palu Barat, Kecamatan Ulujadi, dan Kecamatan Tatanga. Warga yang panik langsung menyelamatkan benda berharga miliknya.
Di wilayah Palu Barat, banjir mengenangi rumah-rumah warga di Kelurahan Kampung Lere dan Baru.
Sementara di wilayah Ulujadi, banjir merendam rumah dan jalan raya di kelurahan Silae dan Kabonena.
Sedangkan di wilayah Tatanga, luapan air sungai Palupi meluber hingga merendam rumah dan jalan raya di kelurahan Palupi, Tatanga, dan Nunu.
Selain menggenangi perumahan dan jalanan, sebuah pabrik tahu di bantaran sungai Palupi nyaris ludes tersapu banjir. Sejumlah peternak hewan juga mengalami kerugian karena ternak yang berada di dalam kandang hilang terbawa banjir.
Menurut kesaksian salah satu warga Palupi, H Safran memperkirakan air sungai naik hingga lima meter. Safran juga mengalami kerugian, karena sebagian tanah kosong miliknya ikut terkikis banjir.
“Tanah saya kurang lebih tujuh meter persegi hilang terkikis banjir. Air mulai naik pada jam sepuluh pagi,” kata Safran.
Hingga sore ini, air masih merendam sejumlah pemukiman di wilayah Palu Barat. Sementara hujan yang mengguyur Kota Palu mulai mereda.
Untuk mengantisipasi bertambahnya luapan air dari drainase, sejumlah warga terpaksa membongkar penutup drainase. Selain itu, warga juga membongkar median jalan agar air hujan yang turun tidak tertampung di badan jalan.
Sementara itu, Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika Kota Palu menyatakan intensitas hujan masih akan tinggi hingga beberapa hari kedepan.
Ketinggian air dianggap masih dalam kondisi belum mngkhawatirkan, sehingga warga dihimbau untuk tidak panik dan tetap berada di sekitar pemukiman.

Hujan Deras, Tolitoli Dilanda Banjir


Hujan Deras, Tolitoli Dilanda BanjirWarga Tuweley Tolitoli yang berjalan di aliran banjir.

SIAGA – PALU Banjir tidak hanya melanda Kota Palu, Sulawesi Tengah. Di wilayah lain provinsi tersebut, banjir juga melanda Kabupaten Tolitoli, Kamis 16 Januari 2014.
Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan banjir di kota Tolitoli. Akibat guyuran hujan, sungai Tuweley dan sungai Lembah kemudian meluap. Luapan air mengenangi sejumlah kawasan dan jalan strategis di daerah setempat.
Genangan air yang tinggi membuat kendaraan tidak bisa melintas. Ketinggian air lebih satu meter.
Warga yang panik mengungsi ke rumah keluarga yang dinilai lebih aman. Warga mengevakuasi anak-anak mereka karena khawatir terjebak banjir. Para warga juga mengevakusi perabot rumah tangga dan kendaraan.
Namun ada juga yang masih bertahan dilantai dua rumah masing–masing. Beberapa ruas jalan terpaksa ditutup oleh warga karena khawatir terjadi kecelakaan karena jalan rusak.
Ratusan rumah penduduk dan beberapa titik jalan terendam banjir. Beberapa kawasan yang sebelumnya tidak terkena banjir, seperti jalan Magamu, Muhammad Hatta, Pertokoan, Samaran Panggesar Tanjung Batu, dan beberapa jalan lainnya telah tergenang air setinggi lutut orang dewasa.
Lokasi pemukiman warga kompleks Kelurahan Panasakan, Perumnas, Kelurahan Lembah juga terendam banjir. Karena curah hujan di daerah setempat masih tinggi, Warga hawatir akan ada banjir susulan.
Akibat banjir tersebut, belum diketahui kerugian materi yang dialami warga Tolitoli.

Banjir Donggala Merugi Rp13 Miliar


SIAGA – DONGGALA Kerugian yang diakibatkan banjir bandang di Kabupaten Donggala ditaksir tembus Rp13 miliar. Untuk mencegah banjir di kemudian hari, pemerintah setempat akan menormalisasi sungai.
Banjir yang melanda 5 kecamatan di wilayah Kabupaten Donggala sudah merugikan masyarakat. Tidak hanya itu, banjir juga merusak infrastruktur berupa jalan dan jebatan. Bahkan, rumas sakit umum daerah (RSUD) Kabelota Donggala harus merugi hingga tiga miliar rupiah.
“Kalau ditaksir, kerugian akibat banjir di wilayah kabupaten Donggala mencapai tiga belas miliar rupiah. Itu termasuk alat kesehatan yang rusak di rumah sakit Kabelota,” kata Kasman Lassa kepada wartqwan di Banawa, Senin malam 27 Januari 2014.
Bupati Kasman menjelaskan, wilayah sebaran banjir ada di Kecamatan Sirenja, Sindue, Tanantovea, Banawa Induk, dan Kecamatan Sojol. Akibat banjir, lebih dari 500 unit rumah warga digenangi air.
Sejauh ini, Pemda Donggala sudah menyalurkan bantuan kepada korban banjir. Sementara infrastruktur berupa jembatan yang putus di Desa Dampal, perlu dilakukan perbaikan total. Untuk sementara, warga sekitar Dampal harus memutar arah.
“Bantuan sudah diberikan. Sekarang tinggal jembatan Dampal yang diganti total,” katanya.
Musibah banjir yang sudah sering terjadi di kabupaten Donggala, menurut Kasman Lassa harus dicegah. Cara terbaik adalah dengan menormalisasi sungai dan anak sungai yang tersebar di wilayah Donggala.
Karena anggaran normalisasi sungai tidak sedikit, maka Pemda Donggala membutuhkan campur tangan Pemda Sulteng dan Pemerintah Pusat.
“Harus ada normalisasi sungai. Hanya ini cara terampuh untuk mengatasi banjir,” jelasnya.
Terkait longsor di jalan trans Sulawesi, sepanjang jalur Kebun Kopi, menurut Kasman Lasa itu adalah kewenangan Pemda Provinsi Sulteng.
Ia juga berterimakasih kepada Gubernur Sulteng H Longki Djanggola yang sudah meninjau langsung sejumlah titik longsor sekaligus meminta pihak terkait segera bertindak untuk mengatasi longsor dan dampaknya.
“Terima kasih atas kesigapan Gubernur Longki Djanggola. Dengan demikian, jalur yang tertimbun longsor bisa segera diatasi,”
Untuk warga yang bermukim di daerah pegunungan Kebun Kopi, Kecamatan Tanantovea, Kasman Lassa menghimbau agar masyarakat setempat segera mengamankan diri dulu. Hal itu dianggap penting untuk menghindari bencana longsor yang sewaktu-waktu bisa terjadi.
“Sebaikanya warga Kebun Kopi mengungsi dulu. Saya harap saudara-saudara bisa sadar akan bahaya longsor,” tandasnya.
Banjir bandang yang menerjang puluhan desa di 5 kecamatan diwilayah kabupaten DOnggala diakibatkan guyuran hujan yang turun sejak Jumat malam, 17 Januari 2014.

Jalur Masuk Kota Palu Terputus Akibat Banjir dan Longsor

JPNN

PALU - Hujan deras yang mengguyur wilayah kebun kopi Minggu (26/1) mengakibatkan ruas jalan Trans Sulawesi tepatnya di wilayah Kebun Kopi tertimbun longsoran alias putus total. Sejumlah kendaraan yang akan berpergian ke arah Pantai Timur Kabupaten Parimo harus kembali lagi ke Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Pasalnya beberapa titik jalan di wilayah tersebut tidak bisa lagi dilewati karena banyaknya badan jalan tertimbun longsoran material. 

Hasil pantauan Radar Sulteng (JPNN Group) sekitar pukul 06.00 sampai 15.00 Wita sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat terjebak antrean di jalur kebun kopi. Pasalnya sejumlah ruas jalan di wilayah Kebun Kopi arah Toboli tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat, karena banyaknya badan jalan yang tertimbun longsoran khususnya sekitar KM 24 sampai 40 ke arah Taweli . Bahkan banyak kendaraan yang bosan menunggu terpaksa harus memutar arah untuk kembali ke Kota Palu. 

Muji ( 22) Warga Tondo yang hendak pergi ke Parigi mengaku bahwa dirinya menunggu hampir 4 jam namun belum ada penanganan, terpaksa harus kembali ke Kota Palu, ditambah lagi melihat kondisi jalan yang tidak memungkinkan untuk dilewati serta hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. 

‘’Melihat hujan yang semakin deras dan kondisi jalan yang kian parah dengan adanya sejumlah longsor di depan terpaksa saya membatalkan perjalanan ke Parigi dan balik ke arah Palu,” jelasnya. 

Sementara itu, banyaknya alat berat yang ada di beberapa titik jalan di wilayah Kebun Kopi namun hanya sebagian yang beroperasi, sedangkan sebagian alat berat lainnya hanya diparkir di beberapa bibir jalan. Hingga sore kemarin, belum ada penanganan badan jalan yang tertimbun longsoran. 

Sementara hujan deras selama sehari yang juga mengguyur wilayah Kota Palu dan Kabupaten Donggala mengakibatkan arus lalulintas di Jalan Trans Palu-Donggala lumpuh total Sabtu kemarin (25/1). 

Di beberapa titik di sepanjang jalan trans Palu-Donggala yang mengalami kemacetan karena banyaknya material galian C di atas badan jalan setelah dibawa arus banjir akibat hujan. Seperti di Kelurahan Buluri Indah, dan Kelurahan Loli Dondo. Tapi yang paling parah yaitu di Jalan Trans Palu-Donggala kilo meter 24 Dusun Pangga Kecamatan Banawa karena semua badan jalan tertutup total oleh material galian c sehingga arus lalulintas di jalan tersebut macet. 

Salah seorang pengawas lapangan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sulteng, Mas Adi, mengatakan material yang menimbun badan jalan itu, kurang lebih sepanjang 35 meter dengan ketinggian material sekitar satu setengah meter. ‘’Setelah kita lakukan pengukuran, maka selanjutnya kita akan turunkan alat berat untuk membuang material yang ada supaya aktivitas jalan kembali lancar,” katanya. 

Menurut Mas Adi, jalan yang sudah tertimbung galian C itu, memang memerlukan perhitungan jika hendak dilakukan tindakan perbaikan. Namun pihaknya akan menunggu dulu sampai hujan berhenti dan longsor material galian C tidak turun lagi. 

Banjir akibat hujan seharian juga terjadi di wilayah Kota Palu dan sekitarnya. Kondisi itu tidak hanya menimbulkan genangan air dimana-mana. Tetapi hujan deras seharian tersebut, mengakibatkan beberapa rumah warga tergenang. Seperti yang terjadi di Kelurahan Pantoloan Kecamatan Tawaeli. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Sulteng, hujan deras di wilayah ini menyebabkan salah satu danau di wilayah Ova Kelurahan Pantoloan meluap. Luapan danau tersebut menyebabkan banjir dan mengalir ke pemukiman warga. Akibatnya puluhan rumah warga tergenang. 

"Air yang menggenangi rumah kita ini luapan air dari danau Sibili, yang ada di wilayah Kelurahan Pantoloan ini," ujar Aryani (54) salah satu warga yang rumahnya terendam. 

Banjir itu menggenangi setiap rumah warga, setinggi lutut orang dewasa. Kondisi itu menyebabkan warga terpaksa memindahkan sebagian isi rumah yang berharga ke tempat yang lebih tinggi. "Di wilayah ini, ada sekitar tiga puluh rumah yang terendam, termasuk rumahku," katanya lagi. (nto/cr8/cdy)

Kapal-kapal Nelayan Donggala Rusak Dihantam Ombak


Palu (antarasulteng.com) - Para nelayan di Pantai Barat, Kabupaten Donggala, mulai dari Kecamatan Sirenja sampai Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli, mengeluh karena kapal mereka rusak dihantam gelombang saat diparkir di pantai.

"Belum ada data rinci mengenai berapa banyak kapal yang rusak, tapi menurut laporan yang kami terima, jumlahnya cukup banyak," kata Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng Agus Sudaryanto di Palu, Jumat.

Ia juga belum merinci tingkat kerusakan kapal-kapal tersebut karena masih menunggu laporan dari PPI Mtanga di Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala.

Menurut dia, dalam beberapa hari terakhir, nelayan-nelayan Donggala dan Tolitoli yang sehari-hari beroperasi di Selat Makassar, menunda turun ke laut karena cuaca buruk.

Namun ketika kapal-kapal itu ditambatkan di pantai, gelombang besar datang menghantam sehingga beberapa bagian kapal rusak karena terhempas ke darat.

Para nelayan, katanya, memang telah diperingatkan untuk sementara tidak melaut karena angin kencang dan gelombang besr di selat Makassar.

"Kemarin (Kamis 16/1), tidak satu kapal pun yang merapat membongkar hasil tangkapan di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Donggala," kata Agus.

Namun, katanya, pada Jumat pagi, sebagian kapal tampak mulai meninggalkan pantai untuk turun ke laut dan sebuah kapal telah merapat ke pelabuhan untuk membongkar hasil tangkapannya.

Sementara itu, Marwan, seorang ketua kelompok nelayan di Donggala mengakui bahwa sejak sebulan terakhir, nelayan Donggala tidak rutin melaut karena kondisi gelombang yang tidak memungkinkan.

"Dalam sebulan terakhir, para nelayan rata-rata hanya dua sampai tiga kali melaut, padahal sebelumnya bisa 10 sampai 13 kali. Kita hanya liat-liat, kalau kondisi memungkinkan, kami turun," ujarnya.

Hal ini menyebabkan harga ikan sekarang melonjak cukup tinggi. Ikan cakalang (deho) misalnya dijual rata-rata Rp700.000/baskom yang sebelumnya hanya Rp400.000 sedangkan ikan layang kini Rp1 juta/baskom yang sebelumnya hanya Rp600.000/baskom.

Marwan juga mengakui bahwa sejumlah kapal nelayan rusak dihantam gelombang saat diparkir di pantai, namun kerusakannya masih bisa diperbaiki sendiri oleh masing-masing nelayan. (R007)

Ajaib,Bocah di Tolitoli, Sulawesi Tengah Masih Hidup Usai Terse











26. PROPINSI SULAWESI TENGGARA;

Gelombang Tinggi di Kolaka, 9 Kapal Urung Berangkat


 KOLAKA - Sembilan kapal ferry tujuan Kolaka-Bajoe menunda pelayaran akibat tingginya gelombang yang di sertai angin kencang, di Perairan Kolaka, Sulawesi Tenggara. Cuaca ekstrim itu terjadi sejak dua hari lalu.

“Dari sepuluh unit kapal ferry, baru satu unit ferry yang melakukan pelayaran pagi tadi dengan tujuan Bajoe,” kata Kepala ASDP Kolaka, Mursalim, Jumat (17/1/2014).

Ketinggian gelombang saat ini mencapai dua hingga tiga meter sehingga membayakan pelayaran. Para calon penumpang yang ingin melakukan penyeberangan harus kecewa dan turun dari kapal. Pelayaran baru akan kembali dilakukan sampai cuaca normal.

Tata Kota Amburadul, Banjir Mengancam


KENDARI - Kota Kendari, Sulawesi Tenggara dipastikan belum aman dari bahaya bencana banjir, seperti yang terjadi Juli 2013 lalu. Berbagai terobosan dalam hal tata kota termasuk pembenahan infrastruktur memang lumayan membantu, tapi tidak akan cukup membebaskan kota ini dari musibah tersebut. Masih banyak hal yang harus dilakukan pemerintah untuk meminimalisir potensi terjadinya banjir.  
  
"Pasca banjir beberapa waktu lalu, kita melihat memang sudah ada progress (kemajuan) dari sisi  perbaikan beberapa hal, terutama soal drainase di dalam kota. Tapi itu hanya salah satu, masih ada indikator lain yang harusnya menjadi perhatian Pemkot," ujar M Arsal Tahir, seorang magister tata kota, yang kini menjadi staf pengajar di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, saat dihubungi Kendari Pos (JPNN Group), Minggu (26/1).
Menurutnya, perbaikan drainase saja tidak cukup untuk mengantisipasi terjadinya banjir, tapi harus disertai dengan perbaikan kanal-kanal besar yang akan mengalirkan air itu. "Termasuk semua daerah tepian air (sungai) mestinya harus steril dari pembangunan. Ini butuh konsistensi pemerintah untuk menerapkan aturan yang ada," katanya.
  
Memang mestinya, sesuai aturan tidak boleh ada pemukiman di pinggir bantaran sungai, pesisir pantai dan aliran air lainnya. Pasalnya, rawan dengan potensi terjadinya pendangkalan atau pencemaran sehingga memberi andil besar terjadinya banjir. Kondisi inilah yang menjadi kekhawatiran Ketua Prodi Diploma Teknik Arsitektur UHO tersebut.
  
"Banjir Jakarta menjadi contoh nyata. Karena banyaknya pemukiman di bantaran sungai sehingga setiap hujan datang pasti kebanjiran. Ini mestinya jadi perhatian kita bersama," ungkapnya sambil menyebut beberapa pinggiran sungai di Kendari sudah banyak berdiri pemukiman, yang kian hari justru kian padat, bahkan sudah berdiri bangunan-bangunan permanen.
  
Di sisi lain, soal penataan ruang pembangunan (pemukiman) secara umum menurut Konsultan Perencanaan Tata Ruang Kota ini sudah cukup baik. Itu dapat dilihat dari falsafah penataannya yang menggunakan prinsip zonasi. Artinya, penempatan pembangunan berdasarkan zona sehingga lebih teratur. Meski begitu, masih ada hambatan lain yang sebenarnya juga turut menyumbang terjadinya banjir, yakni penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) belum optimal.
 
"Idealnya, minimal 30 persen dari total wilayah Kota harus jadi RTH. Ini fungsinya, bukan hanya sekadar keindahan tapi juga sebagai sarana penyerapan air. Kondisi ini juga mestinya jadi perhatian pemerintah, kalau tidak ingin kejadian sebelumnya terulang. Pastinya, minimnya RTH menjadi salah satu penyumbang terjadinya banjir. Jadi memang butuh komitmen pemerintah dan kesadaran masyarakat,"terangnya.
  
Dengan segala daya upaya pemerintah Kota saat ini, kata Arsal itu belum menjamin Kendari bebas banjir. Selain beberapa persoalan internal Kota (drainase, normalisasi sungai, hingga pemukiman pinggir sungai). Masih ada faktor lainnya, yakni keberadaan daerah sekitar (kabupaten lain). Biar bagaimanapun, persoalan banjir itu dari hulu hingga hilir. "Potensi banjir tetap ada. Hanya bagaimana caranya meminimalisir potensi itu. Memang tidak bisa sendiri. Penyelesaiannya harus terintegrasi dengan daerah lain,"tandasnya. (cr3)


27. PROPINSI SULAWESI UTARA;

Kronologis Banjir & Tanah Longsor Manado pada 15 Januari 2014


KRONOLOGI BENCANA

Pada hari Selasa tanggal 14 Januari 2014, terjadi hujan deras disertai angin kencang di wilayah Manado dan sekitarnya sejak pagi sampai tengah malam. Hujan deras disertai angin kencang berlanjut sampai esok harinya, 15 Januari 2014, menyebabkan DAS Sawangan dan DAS Tondano tidak mampu menampung debit air yang besar. Akibatnya pada sekitar pukul 05:30 WITA, air mulai meluap dan secara cepat terjadi banjir di sejumlah wilayah di Kota Manado. Pada sekitar pukul 09:30, banjir bandang disertai arus air sudah meluas ke 10 Kecamatan di Kota Manado dan 8 Kecamatan di Kabupaten Minahasa, juga mengakibatkan terjadinya tanah longsor di beberapa titik di ruas jalan trans Sulawesi yang merupakan urat nadi perekonomian Sulawesi Utara.

 
PENYEBAB BENCANA

•Bulan Januari merupakan puncak musim hujan Manado.
•Adanya pusat tekanan rendah di utara Sulut, tepatnya di perairan selatan Filipina (Mindanao Selatan) yang menyebabkan pengumpulan massa udara di atas daratan Sulut.
•Distribusi hujan maksimum berada di lereng-lereng DAS sungai, sehingga meningkatkan debit air sungai (tertinggi dibanding kejadian banjir terdahulu).
•Angka curah hujan di DAS Tondano: 230mm, kondisi aman normal yaitu <50mm/hari. Di aliran sungai Tomohon tercatat 200mm.
•7 sungai yang mengalir ke Manado semua sama dengan angka curah hujan di atas.
•Adanya perubahan iklim (climate change) yang mengakibatkan terjadinya pemanasan global (global warming), anomali cuaca.
DAMPAK BENCANA TERHADAP KONDISI INFRASTRUKTUR
1. Sarana & Prasarana Transportasi Darat
•Jalur jalan utama Trans-Sulawesi (via Tanawangko dan Tomohon) terputus.
•Akses Jalan di Kota Manado sebagian lumpuh karena terdapat  jembatan yang putus, material ikutan banjir serta barang Rumah Tangga lainnya
•Akses Manado – Minahasa Utara tersendat akibat longsor
•Transportasi umum dalam Kota Manado terhambat karena kemacetan parah di berbagai titik akibat banjir.
2. Jalur Komunikasi
•Hingga saat ini komunikasi seluler mengalami gangguan, panggilan telepon susah dilakukan dan sering terputus.
•Penyebaran informasi terbantu dengan adanya radio, meskipun sempat terganggu.
3. Keadaan Jaringan Listrik
•Pada tanggal 15 Januari 2014, jaringan listrik padam di seluruh kota Manado sejak pagi hingga sore hari. Sore hari listrik menyala di beberapa lokasi tetapi sampai saat ini masih padam di lokasi lain.
•Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, mengalami pemadaman listrik selama dua hari.
4. Keadaan Jaringan Air Bersih
•Ada beberapa laporan kerusakan jaringan air PDAM. Para pengguna sumur yang mengandalkan pompa air juga kesulitan memperoleh air saat terjadi pemadaman listrik.
•Hingga saat ini banyak warga kesulitan air bersih.
5. Fasilitas Perkantoran & Kesehatan
•Gedung Kantor Walikota Manado terendam banjir setinggi 3 meter.
•Gedung Dinas Sosial, Dinas PU, Dinas Perhubungan, Badan Ketahanan Pangan terendam banjir setinggi 3-4 meter. Disamping itu terdapat sejumlah gedung pemerintah lainnya yang juga terendam banjir.
•5 unit Puskesmas terendam (1 unit rusak berat)
•9 unit Puskesmas Pembantu dan 2 unit Puskesmas Keliling terendam
DATA KORBAN
1. Korban Meninggal sebanyak 19 orang yang tersebar di:

Kota Manado  6 orang

Kota Tomohon  6 orang

Kab. Minahasa  6 orang

Kab. Minahasa Utara  1 orang

2. Jumlah Warga Terdampak

+ 107.000 Jiwa

3. Jumlah Warga Mengungsi     

+ 15.000  Jiwa

*) Data Sementara hingga 21 Januari 2014, pukul 24:00 WITA

 

UPAYA PENANGANAN DARURAT YANG TELAH DILAKUKAN

Melaporkan kejadian awal bencana kepada Pemerintah Pusat dan BNPB.
Mengaktifkan dan membentuk Posko Penanggulangan Bencana di Provinsi. Pos komando di Kabupaten/Kota, Posko-posko lapangan (Posko Pengungsian, Posko kesehatan, dapur umum) serta media center.
Melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait (BPBD/ Dinsos/ Dinkes/ Dinas PU serta Pemerintah Kabupaten dan Kota).
Pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban dengan mobilisasi alat berat dan perahu karet.
Pendataan dampak bencana (korban dan kerusakan)
Menyatakan status tanggap darurat dan menentukan masa tanggap darurat selama 14 hari sejak tanggal kejadian.
Peninjauan lapangan bersama dengan instansi terkait antara lain : Dinas sosial, Dinas PU, Dinas kesehatan, BPBD Kota manado, TNI, POLRI yang dipimpin oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara.
Mendistribusikan bantuan dasar antara lain :makanan siap saji, ikan kaleng, air mineral, peralatan evakuasi, matras dan selimut serta kebutuhan operasional.
 

Untuk memperoleh data lainnya, seperti peta, data logistik, korban dan kerusakan, serta kegiatan POS KOMANDO TANGGAP DARURAT Banjir & Tanah longsor silahkan kunjungi

www.poskotdsulut15jan2014.blogspot.com

Banjir di Manado, Alam Tak Bisa Disalahkan

JAKARTA, KOMPAS.com — Artis peran Sandy Tumiwa ikut merasakan kepedihan warga Kota Manado, Sulawesi Utara, yang terkena banjir bandang akibat hujan lebat yang turun dari Selasa (14/1/2014) hingga Rabu (15/1/2013) pagi. Namun, menurut Sandy, dengan adanya musibah itu, Pemerintah harus bisa membuat evaluasi terhadap pembangunan dan tata kota tersebut.

"Dulu Manado enggak pernah banjir. Yang jadi pertanyaan, 'Kenapa air bisa sampai ke kota dan, sekarang, bukan Jakarta saja yang banjir, Manado juga," kata Sandy dalam wawancara per telepon oleh Kompas.com di Jakarta, Rabu petang.

Menurut Sandy, pembangunan pesat di Manado, yang tak diimbangi dengan tata kota dan infrastruktur memadai, menjadi salah satu penyebab banjir bandang masuk kota itu.

"Alam tidak bisa disalahkan. Siapa yang berani menyalahkan alam? Justru setelah banyak pembangunan di Manado ini baru terjadi banjir seperti itu. Dulu sih enggak," katanya lagi.

"Infrastruktur di sana juga masih kurang. Seperti dikatakan tadi, daerah resapan, gorong-gorong yang kecil, itu juga harus diperhatikan. Semestinya dilihat lagi blue print pembangunan awalnya seperti apa. Kalau menurut aku, sudah saatnya Pemerintah memikirkan infrastruktur dan segera merombak infrastruktur. (Kalau tidak) yang terjadi akan begitu terus, yang sedihnya bila sampai menelan korban jiwa," lanjut suami artis peran Tessa Kaunang ini.

Sebelumnya, diberitakan oleh Kompas.com, Desa Tateli, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, diterjang banjir bandang, Rabu (15/1/2014) siang. Terjangan air itu disertai kayu dan batu-batu. Puluhan rumah yang berada di tepi Sungai Tateli terseret banjir yang disertai lumpur tebal tersebut.

"Air datang secara tiba-tiba, hanya dalam sekejap air sudah sampai di pinggang. Saya hampir terseret," ujar Ndoro, warga Tateli Lingkungan 1.

Ndoro bersama ratusan pedagang lainnya hampir menjadi korban ketika Pasar Tateli ikut disapu banjir bandang tersebut. Dilaporkan, tiga warga hanyut terseret banjir. Satu korban sudah ditemukan dua jam setelah kejadian. Hingga saat ini, ratusan rumah di Tateli masih terendam lumpur. Ribuan warga mengungsi ke gereja dan bangunan aman lainnya.

Sementara itu, ratusan polisi dari Kesatuan Brigade Mobil Polda Sulut sudah dikerahkan untuk membantu warga. Berbagai alat berat juga diturunkan ke lokasi untuk menyingkirkan lumpur.

"Sudah puluhan tahun saya tinggal di sini, tetapi baru kali ini terjadi banjir seperti ini. Sebelumnya tidak pernah ada banjir begini," ujar Pengki, yang rumahnya ikut dihajar banjir. Cuaca buruk dalam sepekan ini membuat banjir terjadi hampir di seluruh wilayah Sulawesi Utara.

Di Manado, banjir setinggi dua meter terjadi di beberapa wilayah. Ribuan warga telah diungsikan ke tempat aman. Sementara petugas penyelamat kewalahan membantu evakuasi warga.

Editor :
Ati Kamil

Angin Puting Beliung Hantam di Kakenturan-Bitung


TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Warga yang bermukim di Kelurahan Kakenturan Satu, Kecamatan Maesa, Kota Bitung dibuat heboh oleh peristiwa angin puting beliung yang menerjang satu rumah di kelurahan itu, Kamis (30/1).
Seorang saksi mata menyebutkan, pusaran angin sempat berputar melewati atap rumah Keluarga Tawera-Makalare kemudian berbalik dan menghancurkan atap rumah naas tersebut. "Saya melihat anginnya sempat berputar melewati atap rumah, kemudian berbalik lagi menerjang atap rumah," kata warga di tempat kejadian.
Menurut saksi mata ini, rumah yang menjadi korban dari hembusan angin puting beliuang adalah milik Keluarga Tawera Makalare. "Saya melihat angin itu pecah di depan pohon mangga persis berada di depan rumah yang menjadi korban angin puting beliung yang berputar-putar ke udara," tandasnya.
Selvi Wilhelmus (53), saksi lainnya terkejut begitu melihat aksi angin yang berputar-putar. Selvi menyaksikan peristiwa itu dari kediamannya yang berada di bagian atas bukit.
"Waktu itu pukul 16.30 Wita, saya dan keluarga sedang duduk di teras rumah, tiba-tiba melihat tiupan angin kencang yang langsung menyambar atap rumah setinggi 50 sentimeter ke atas kemudian jatuh lagi tidak pada tempatnya," kata Selvi.
Selvi mengatakan kepada Tribun Manado, beberapa saat sebelum peristiwa, dia bersama warga lainnya berada di halaman belakang rumah yang di landa angin puting beliung. "Peristiwa itu terjadi hanya sesaat dan nampak terlihat jelas dari rumah saya yang berada di atas bukit anginnya cukup besar," kata Selvi.
Terpisah, Selvi Makalare (52), pemilik rumah naas ketika diwawancarai Tribun Manado, mengatakan tidak tahu- menahu dengan datangnnya angin puting beliung yang melanda rumahnya.
"Saat kejadian saya bersama Rio (anaknya) sedang duduk di dalam rumah, tiba-tiba saya kaget bagian atap yang menutupi kamar telah terangkat ke udara," ujar Makalare.
Lanjut warga RT 3, Lingkungan I ini sempat mendengar bunyi seng yang terangkat ke atas lalu jatuh tak beraturan di atapnya. "Beberapa saat setelah kegiatan saya langsung teriak meminta Rio untuk ke luar dari rumah," tandasnya.
Akibatnya, atap rumah tersebut terlepas dan harus diganti dengan tenda bantuan bencana milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung. Sementara Selvi dan Rio terlihat duduk kebingungan di depan rumahnya. *





































>> DETEKSI AKHIR ZAMAN -1

      Download:

>> DETEKSI AKHIR ZAMAN -2

     Download:

>>DETEKSI AKHIR ZAMAN -3

     Download:

>> DETEKSI AKHIR ZAMAN -4a

      Download:

>> DETEKSI AKHIR ZAMAN -4b

      Download:

>> DETEKSI AKHIR ZAMAN -4c

      Download:

>> DETEKSI AKHIR ZAMAN -4d

     Download:

>> DETEKSI AKHIR ZAMAN -4e

     Download:

>> Catatan Bencana Dekade Awal Abad XXI

       Download:


>> DETEKSI AKHIR ZAMAN -4f

      Download:

>> DETEKSI AKHIR ZAMAN -4g
     
      Download:

>> DETEKSI AKHIR ZAMAN -4h

      Download:

>> DETEKSI AKHIR ZAMAN -4i

     Download:

>> DETEKSI AKHIR ZAMAN -4j

      Download: